Life

Sulit Bangun Pagi? Mungkin Ada yang Salah dengan Pola Hidupmu

Masyarakat Jepang memiliki kebiasaan memulai aktivitasnya sejak subuh, dimulai sejak jam 5 pagi. Mereka bekerja terus-menerus di pagi hari sampai pekerjaan mereka selesai pukul jam 9 pagi. Setelah jam 9, mereka beristirahat sejenak sebelum melanjutkan aktivitas yang lain. Kebiasaan ini mereka lakukan karena mereka menilai pagi hari adalah waktu yang penting untuk menjemput rezeki dan memulai aktivitas sehingga mereka tidak menyia-nyiakannya.

Sama seperti masyarakat kita, jika orang dulu bilang,”Orang yang bangun siang adalah orang yang merugi karena mereka membiarkan rezekinya dipatok ayam”.

Kebiasaanmu yang susah sekali untuk bangun pagi bisa jadi disebabkan karena pola hidup kamu yang buruk. Yuk, mulai sekarang biasakan bangun pagi jika tidak ingin rezekimu dipatok ayam! Begini caranya.

DIAWALI DENGAN SARAPAN YANG SEHAT DAN MENYENANGKAN

Tubuh yang sehat akan berpengaruh pada tidur yang berkualitas. Kualitas tidur yang baik dan cukup tentunya akan membuatmu bangun pagi lebih mudah. Kenapa? Hal ini karena berhubungan dengan sistem hormon pada tubuh yang berhubungan dengan bangun tidur dapat bekerja sebagaimana mestinya. Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, kamu bisa mengawali harimu dengan membuat menu sarapan yang sehat dan baik bagi tubuh.

Kurang tidur yang menyebabkan bangun terlambat bermula dari tubuh yang tidak fit dan pikiran yang stres. Untuk itu, di pagi hari bisa dimulai dengan meminum chamomile tea yang hangat, teh ini memiliki kandungan yang dapat menenangkan pikiran dan juga punya manfaat baik bagi tubuh.Setelah itu dilanjutkan dengan sarapan sehat dan bergizi.Bisa berupa campuran oat dan buah-buahan, nasi dan lauk pauknya, atau roti dan susu.

BIASAKAN MINUM AIR PUTIH SETELAH DAN SEBELUM TIDUR AGAR BANGUNMU BISA LEBIH CEPAT

Sebagai suplai tenaga agar kamu bisa bangun pagi, minumlah air putih sebelum tidur di malam hari. Hal ini dikarenakan, karena air  putih dapat mendorong tubuh kamu untuk segera buang air kecil di pagi hari. Dengan cara sederhana ini, kamu akan bangun pagi lebih cepat.

Sesaat setelah buang air kecil di toilet, isi kembali tubuh kamu dengan air putih. Minum air putih di pagi hari setelah bangun tidur akan memberi manfaat luar biasa bagi tubuh, diantaranya lancarnya sistem pencernaan, membersihkan usus, membuat otak lebih segar, mengganti cairan tubuh yang hilang, dan lain-lain.

MANDI SESAAT SETELAH BANGUN TIDUR, AIR DINGIN DAPAT MEMBUAT OTAKMU CEPAT FRESH DAN MATA TERBUKA LEBAR DENGAN MUDAH

Pagi-pagi setelah bangun tidur biasanya apa yang kamu lakukan? Bengong? Tidur lagi? Atau malah bermalas-malasan? Umumnya, sebagian besar orang akan terdiam sejenak setelah bangun tidur. Ada yang bilang kebiasaan bengong atau diam sesaat setelah bangun tidur adalah b  agian dari proses “pengumpulan roh” agar kembali seutuhnya ke dalam tubuh.

Tetapi, karena alasan itu, kamu jadi lama untuk melakukan tindakan di pagi hari, alhasil kamu jadi kurang semangat, gak fokus, dan bawaannya malas saat pagi hari tiba. Jika, sudah terlalu lama terdiam setelah bangun tidur, dipastikan kamu akan terlambat menuju kantor, sekolah, atau kampus.

Agar proses terdiam setelah bangun tidur gak terjadi lama, disarankan kamu langsung mandi untuk menyegarkan badan, pikiran, dan hati. Selain adem, mandi di pagi hari juga merupakan langkah cepat agar matamu cepat terbuka lebar. Gak ada lagi deh yang namanya bermalas-malasan di pagi hari, karena kamu sudah mandi, rapi, dan wangi

KAMU YANG TERBIASA MAKAN BERAT SEBELUM TIDUR, COBA DEH DIKURANGI

Setelah makan, memang tubuh terasa jadi cepat ngantuk. Tapi bukan berarti cara itu dibenarkan agar tubuh cepat tidur di malam hari. Justru sebaliknya, kamu malah akan tetap terjaga. Hal ini karena makan malam sebelum tidur akan menghasilkan kalori yang membuat tubuh ingin melakukan pekerjaan.

Kebiasaan makan berat sebelum tidur dapat berdampak buruk pada kesehatan loh! Penyakit-penyakit akan bersarang di tubuhmu, seperti diabetes, serangan jantung, dan lain-lain.

KEBIASAAN BEGADANG JADI PENYEBAB UTAMA SUSAHNYA BANGUN PAGI, COBA SESEKALI BACA BUKU AGAR TIDURMU CEPAT TERLELAP

Kamu pasti sudah tahu begadang tidak ada manfaatnya bagi kamu. Jika jam tidur kamu telat tidur, itu artinya kamu akan telat bangun. Jam tidur berpengaruh pada hormon melatonin yang bertanggung jawab pada tubuh untuk memberitahu kapan waktunya tidur dan bangun.

Jika kamu tidur dengan jam yang teratur selama 8 jam sehari, dua jam sebelum ingin tidur keberadaaan hormon ini akan meningkat drastis. Inilah penyebab yang membuat kamu jadi ngantuk. Nah, pada saat tidur, hormon ini akan berkurang secara perlahan dan menghilang, hingga akhirnya kamu akan mudah bangun pagi. Nah, kalau kamu begadang, maka akan lama pula pengurangan zat hormon ini dalam tubuh itulah yang menyebabkan kamu sulit bangun di pagi hari.

Agar bisa tidur cepat, kamu bisa dengan memulai stop semua pekerjaan meski itu mendesak kalau jam sudah menunjukan waktu tidur, singkirkan semua smartphone, dan coba baca buku.

RAJIN-RAJIN BEROLAHRAGA AGAR TUBUH TETAP SEGAR

Berolahraga dapat membantu menjaga tubuhmu tetap sehat dan bugar. Tubuh yang sehat dan bugar itu karena organ-organ yang ada di dalamnya berfungsi sebagaimana mestinya, termasuk kinerja dari hormon melatonin. Tidak perlu olahraga berat, kamu bisa melakukan gerakan-gerakan ringan saat berada di kamar atau saat sedang bekerja di kantor.

 


Life

Kamu Gampang Emosi? Cobalah Cara Mengendalikan Emosi Berikut Ini

cara mengendalikan emosi

Emosi merupakan luapan hati yang sering muncul dalam diri kita. Jika emosi yang muncul adalah rasa senang, maka emosi tersebut adalah emosi positif yang patut dipertahankan.

Namun, jika emosi yang muncul adalah emosi negatif seperti marah, tidak bisa bersabar dongkol, atau badmood, maka sebaiknya kita mencoba mengendalikan emosi tersebut agar tidak mendominasi tindakan.

Emosi dapat mempengaruhi tindakan yang kita ambil selanjutnya, Seringkali seseorang salah mengambil tindakan karena dirinya sudah dikuasai oleh emosi negatif.

Cara Mengendalikan Emosi

Dalam beraktivitas, kita tentu ingin mempertahankan emosi positif dan membuang jauh-jauh emosi negatif. Dengan begitu, apapun yang kita kerjakan akan terasa ringan. Nah, untuk mengendalikan emosi-emosi tersebut, ada beberapa tips mengendalikan emosi yang dapat kamu coba, antara lain:

1. Berpikir Positif

Hal pertama yang dapat dilakukan untuk mengendalikan emosi adalah dengan membuang jauh-jauh pikiran buruk. Biarkan pikiranmu tenang dengan pikiran-pikiran positif. Dengan begitu, kamu dapat mencegah pikiran-pikiran negatif yang dapat merusak mood.

Memang tidak semudah saat mengucapkannya. Orang yang biasa terbawa emosi akan sulit menahan pikiran negatif. Cobalah untuk melawan pikiran negatif itu. Kamu bisa mencari tempat untuk menenangkan diri atau memakan makanan yang disukai untuk melupakan pikiran buruk tersebut.

2. Jangan Langsung Bertindak Saat Emosi

Saat emosi negatif muncul, seringkali kita sulit untuk menahan tindakan-tindakan buruk seperti marah, menangis, atau berteriak. Banyak orang yang menyesal setelah melakukan tindakan buruk karena dikuasai emosi negatif. Oleh karena itu, cobalah untuk menenangkan diri dan tidak meluapkan emosi negatif dengan tindakan negatif pula.

Ketika emosi memuncak, otak biasanya akan kesulitan untuk mengambil keputusan dan sulit pula menghadapi masalah yang ada. Saat itulah tubuh kita sudah dikuasai oleh emosi. Jika menuruti emosi negatif, bisa jadi masalah yang seharusnya tidak terlalu besar malah menjadi rumit.

Jika kamu berada dalam keadaan emosi yang memuncak, cobalah untuk menarik napas dalam-dalam dan menutup mata sejenak. Lakukan teknik pernapasan ini beberapa kali hingga merasa cukup tenang untuk berpikir. Saat pikiran sudah tenang, kamu dapat lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan selanjutnya.

3. Ubah Kebiasaan yang Dapat Memancing Emosi

Terkadang, emosi negatif muncul bukan karena faktor eksternal, namun karena faktor internal di dalam diri kita. Kamu bisa cek kebiasaan-kebiasaan mana yang sering memunculkan emosi dalam diri. Setelah itu, kamu bisa mencoba untuk mengurangi atau bahkan meninggalkan kebiasaan tersebut.

Misalnya, jika kamu sering emosi saat terburu-buru, cobalah mengendalikannya dengan datang lebih pagi dari biasanya. Dengan begitu, kamu tidak akan terburu-buru saat mengerjakan sesuatu karena memiliki rentang waktu yang cukup. Contoh lain adalah, jika kamu mudah emosi saat kelelahan, cobalah untuk menjauh dari kerumunan orang saat sedang lelah. Dengan begitu, orang-orang disekitarmu tidak terkena dampak dari emosimu dan kamupun terhindar dari masalah baru.

4. Memancarkan Energi Positif

Jika tidak ingin emosi negatif muncul seenaknya, penting bagimu untuk memancarkan energi positif kepada orang-orang disekelilingmu. Minimal, kamu dapat melakukannya di depan cermin dan memberikan energi positif kepada diri sendiri.

Tidak ada salahnya jika kamu tetap tersenyum, memberikan dukungan kepada orang lain, dan menebarkan aura positif. Selain dapat menenangkan diri, menebar aura positif juga dapat mengundang orang lain untuk memberikan aura positifnya pada kita.

Cobalah untuk melihat suatu permasalahan dari sisi baik. Permasalahan yang dilihat dari sisi baik akan lebih mudah untuk diatasi. Pikiran yang tenang dan positif dapat membantu kita menemukan akar permasalahan dan menyelesaikannya seefektif mungkin tanpa harus bersitegang.

5. Berlapang Dada dan Menerima Kesalahan

Terkadang, emosi terjadi karena keegoisan dalam diri. Keegoisan tersebut selalu mengatakan bahwa diri sendirilah yang paling benar. Seringkali seseorang yang mudah terbawa emosi tidak mau menerima jika ternyata kesalahan bersumber dari dirinya sendiri.

Ingatlah bahwa emosi tidak akan reda, dan masalah tidak akan selesai jika kamu tidak mau menerima kesalahan sendiri. Berlapang dada adalah kunci dari ketenangan, dan ketenangan adalah kunci dari mengendalikan emosi.

Jadi, salah satu cara terbaik dalam mengendalikan emosi adalah dengan berlapang dada. Yakinlah bahwa mengakui kesalahan tidaklah memalukan. Justru dengan begitu, kamu dapat memperlihatkan kedewasaan sehingga mampu menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.


Life

Kiat dan Cara Menghadapi Masalah agar Cepat Selesai

cara menghadapi masalah

Menghadapi masalah adalah hal yang pasti dihadapi oleh manusia. Setiap orang yang hidup di dunia ini pasti akan menghadapi masalah. Namun, masalah yang dihadapi setiap orang berbeda-beda. Berat-ringannya suatu masalah pun tidaklah sama. Penilaian dalam suatu masalahpun tergantung sudut pandang masing-masing orang. Saat suatu masalah terasa ringan bagi seseorang, bisa jadi masalah tersebut akan berat bagi orang lainnya.

Masalah yang hadir harus disikapi dengan bijak. Sebagai manusia, kita harus percaya masalah yang diberikan sudah sesuai dengan kapasitas diri kita. Maka, janganlah berputus asa ketika ada masalah yang menerpa diri. Agar masalah dapat diselesaikan dengan kepala dingin, Berikut cara-cara menyelesaikan masalah dalam hidup :

Cara Menghadapi Masalah

menghadapi masalah

1. Ketahui Akar Masalahnya

Pernahkah kamu mendengar kata “akar permasalahan”? Untuk menyelesaikan suatu masalah, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengetahui penyebab masalah tersebut muncul. Dengan begitu kita jadi fokus masalah mana yang menjadi fokus untuk diselesaikan dan kita dapat mengambil langkah yang paling efektif untuk menyelesaikan masalah tersebut. Selain itu, mengetahui akar permasalahan dapat mencegah masalah yang sama untuk muncul di kemudian hari.

2. Tenangkan Diri Sebelum Mengambil Keputusan

Keputusan yang diambil saat keadaan hati sedang kacau biasanya hanya akan mendatangkan penyesalan di kemudian hari. Saat ingin menyelesaikan masalah, kita perlu menenangkan pikiran sebelum mengambil keputusan penting. Dengan begitu, kita dapat menganalisa apakah keputusan yang kita ambil tersebut benar atau tidak.

3. Berpikir Objektif

Berpikir objektif yang dimaksud di sini adalah melihat keseluruhan dengan berbagai sudut pandang. Jangan sampai masalahmu semakin rumit karena keputusan yang diambil berpihak pada perorangan atau bahkan egomu sendiri. Carilah win-win solution yang menguntungkan bagi semua orang yang terlibat dalam masalahmu.

4. Gunakan Pemikiran Sebab-Akibat

Ketika hati sudah tenang, maka kamu akan mempertimbangkan untuk memilih opsi terbaik yang akan diambil. Dalam proses pertimbangan tersebut, gunakanlah sistem berpikir sebab akibat di semua pilihan yang akan diambil. Misalnya, jika saya menegur dengan tegas, maka persahabatan akan terganggu. Atau jika saya menegur dengan halus, maka kesalahan yang sama akan terulang. Dengan memikirkan sebab akibat itu, maka kamu akan menemukan pilihan terbaik dalam menyelesaikan suatu masalah.

5. Minta Pendapat Orang Lain

Jangan malu untuk meminta pendapat orang lain seperti teman dekat, orang tua atau pasangan. Dengan begitu, kamu bisa mempertimbangkan apakah keputusan yang kamu ambil sudah tepat atau belum. Di sisi lain, bisa saja orang lain memberikan pilihan yang lebih tepat. Namun, kamu harus tetap berhati-hati. Bisa jadi, pendapat orang lain malah membuatmu berputar-putar pada pilihan yang ada. Pilihlah tempat berbagi yang terbaik sesuai dengan masalah yang ingin kamu selesaikan.

6. Jangan Membuat Masalah Semakin Rumit

Terkadang, masalah yang kita hadapi tidaklah sulit. Namun, karena emosi yang tidak terkontrol, masalah ringan bisa menjadi rumit. Jadi, saat menghadapi masalah, kendalikanlah emosimu dan sabar. Jangan membuat masalah semakin rumit dengan emosi yang tidak terkendali. Tetap tenang, tidak panik, dan selesaikanlah masalah tersebut dengan kepala dingin.

7.  Menerima Kesalahan

Salah satu hal tersulit dalam menyelesaikan masalah adalah mengakui kesalahan sendiri. Tidak jarang masalah yang ingin kita selesaikan berkaitan dengan ego sendiri. Maka dari itu, belajarlah untuk berlapang dada dan menerima jika memang masalah tersebut  muncul karena pribadi kita yang tidak terkontrol dengan baik. Setelah mengakuinya, minta maaflah kepada orang – orang terkait. Dengan begitu, masalah dapat teratasi dengan lebih cepat.

8. Tetap Berpikiran Positif

Mungkin mudah untuk dikatakan, namun sulit untuk mempertahankan pikiran positif kita. Berpikir positif akan memberikan aura positif pula pada lingkungan sekitar kita. Dengan begitu, kita dapat mengambil keputusan sebaik mungkin.

9. Monitor dan Evaluasi

Ketika cara menghadapi masalah sudah ditemukan dan dieksekusi, hal lain yang harus kita perhatikan adalah memonitor progress dari solusi tersebut. Jika pada perjalanannya kamu menemukan banyak kejelekan, maka evaluasilah kembali keputusanmu sebelum terlambat. Dengan begitu, kamu dapat mengantisipasi masalah agar tidak bertambah rumit.

10. Ambil Hikmah dari Setiap Masalah

Setiap masalah yang dihadapi pasti memiliki manfaat di dalamnya. Saat menghadapi suatu masalah, jangan berlama-lama dirundung kesedihan dan merasa stress berat. Cobalah untuk mencari keuntungan dalam setiap masalahmu. Dengan begitu, kamu dapat memaksimalkan keuntungan tersebut. Di sisi lain, kamu dapat menghadapi masalah dengan pikiran yang lebih positif.


Life

Cara Sederhana Menghilangkan Rasa Bosan Untukmu yang Merasa Sendirian

cara menghilangkan rasa bosan

Rasa bosan adalah sesuatu yang umum dirasakan oleh manusia. Bosan bisa melanda siapa saja yang berpotensi merasakannya. Biasanya rasa bosan akan muncul saat sedang nganggur atau tidak ada kerjaan. Tak jarang rasa bosan ini membuat kita frustasi karena tak kunjung hilang dan tidak tau cara menghilangkannya.

Rasa bosan tidak boleh dibiarkan bersarang terlalu lama. Jika dibiarkan, tak jarang rasa bosan membuat hubungan dengan orang lain menjadi buruk sulit berpikir positif, serta self confidence (percaya diri) yang rendah. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengetahui tips menghilangkan rasa bosan.

Penyebab Munculnya Rasa Bosan

Sebelum kita mengetahui cara menghilangkan bosan, mari kita jabarkan apa saja penyebab munculnya bosan dalam diri. Berikut alasan atau penyebab bosan:

Stagnan

Stagnan adalah keadaan saat kita melakukan hal yang sama terus menerus. Ketika ini terjadi, rasa bosan akan menghampiri. Keadaan stagnan ini bisa muncul saat kita merasa kehidupan kita tidak ada perubahan berarti dari waktu ke waktu.

Kesendirian

Pernahkah kamu ditinggal keluarga sendirian di rumah sehingga tidak ada teman mengobrol? Ya, tentunya jika dibiarkan terus menerus, kesendirian akan terasa membosankan. Terkadang, kita memang butuh waktu untuk sendiri. Namun, sendiri dalam jangka waktu yang lama akan membuat hati merasa jenuh.

Tidak ada aktivitas

Selain pekerjaan yang sama dilakukan secara terus menerus, tidak ada aktivitas sama sekali juga dapat memunculkan rasa bosan lho. Rata-rata orang mengeluh bosan karena rasa “gabut” yang melanda.

Kondisi yang tidak Menyenangkan

Sama dengan mood, bosan juga bisa muncul berdasarkan kondisi hati. Saat hati sedang tidak nyaman, rasa bosan dapat menghampiri. Ada beberapa kondisi yang memungkinkan kondisi tidak menyenangkan ini terjadi, seperti menunggu sesuatu yang tidak pasti, disuruh-suruh, menyesal, selalu disalahkan, stres berat dan sejenisnya.

Cara Mengatasi Bosan atau Jenuh

Sebelumnya, perlu kita pahami bahwa bosan atau jenuh itu wajar. Kunci untuk mengatasinya adalah dengan pengendalian diri. Meskipun begitu, tetap ada tips ampuh untuk menghilangkan rasa bosan ini. Berikut beberapa penyebab rasa bosan diantaranya:

1. Lakukan Hobimu

Hobi identik dengan hal hal yang kita sukai. Ketika bosan, melakukan hobi dapat menjadi salah satu solusi. Namun, kamu harus tetap menyesuaikannya dengan situasi dan kondisi. Misalnya kamu memiliki hobi menonton film, maka disela-sela kesibukan atau saat jam istirahat, kamu dapat membaca berita-berita tentang film terbaru dan mendiskusikannya dengan teman untuk menyusun rencana liburan. Dengan begitu, rasa bosanmu dapat sedikit teratasi.

2. Cintai Pekerjaanmu

Mungkin mudah untuk dikatakan, tapi merealisasikan tips yang satu ini sangatlah sulit bagi sebagian orang. Banyak orang yang mengerjakan hal yang sama terus menerus di tempat kerjanya sehingga merasa bosan. Berbeda dengan orang yang memang mencintai pekerjaannya, mereka akan lebih bahagia di tempat bekerja dan jarang merasa bosan karenanya. Maka dari itu, jika kamu ingin tetap semangat tanpa merasa bosan, maka cintailah pekerjaanmu. Jika mencintai pekerjaan sekarang sulit, maka carilah pekerjaan yang kamu cintai. Jika mengerjakan sesuatu dengan enjoy, tentu pekerjaan yang sulit akan terasa lebih ringan.

3. Mencoba Hal Baru

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, salah satu penyebab bosan adalah stagnan. Jadi, salah satu tips mengatasi sesuatu yang stagnan adalah melakukan sesuatu yang berbeda. Cobalah meluangkan waktu di akhir pekan untuk mempelajari hal baru. Misalnya dengan mencoba yoga, renang, lari pagi, atau aktivitas lain yang belum pernah Kamu coba sebelumnya.

4. Mengubah Tampilan Ruangan

Coba lihat dengan seksama tampilan kamarmu saat ini. Kapan terakhir kali kamu mendekorasi ulang kamarmu? Jika sudah sangat lama, cobalah untuk membuatnya lebih menarik dan lebih enak dilihat. Kondisi ruangan baru akan membuatmu lebih semangat saat bangun tidur. Dengan begitu, kamu dapat melalui hari dengan semangat baru.

5. Mencari Suasana Baru

Saat bosan muncul, bisa saja itu terjadi karena kondisi hati sedang buruk atau sedang bad mood. Cobalah untuk memperbaiki kondisi hatimu dengan berjalan-jalan ke luar. Kamu juga bisa mencoba berjalan ke tempat-tempat baru untuk menyegarkan pikiran.

6. Bersosialisasi

Bosan bisa muncul saat sedang sendiri. Pada saat itu, mungkin yang kamu butuhkan adalah bersosialisasi. Cobalah untuk pergi ke tempat orang-orang yang kamu cintai untuk bersosialisasi. Jika tidak memungkinkan, Kamu juga bisa menelepon orang tua, pasangan, atau sahabatmu untuk sekedar curhat atau menanyakan kabarnya.

7. Memelihara Hewan

Memelihara hewan di rumah adalah kegiatan yang menyenangkan. Tak jarang kita tertawa karena tingkah laku hewan peliharaan yang lucu. Tak jarang karena hobi memelihara hewan yang sama, bisa bergabung Bersama komunitas pecinta hewan dan menambah koneksimu. Dengan begitu, kamu memiliki banyak aktivitas dan tidak cepat bosan.

MOST SHARE

To Top