Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; mvp_ad_widget has a deprecated constructor in /home/tatajiwa/public_html/wp-content/themes/Gaung/widgets/widget-ad.php on line 12

Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; mvp_catlist_widget has a deprecated constructor in /home/tatajiwa/public_html/wp-content/themes/Gaung/widgets/widget-catlist.php on line 12

Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; mvp_catrow_widget has a deprecated constructor in /home/tatajiwa/public_html/wp-content/themes/Gaung/widgets/widget-catrow.php on line 12

Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; mvp_gallery_widget has a deprecated constructor in /home/tatajiwa/public_html/wp-content/themes/Gaung/widgets/widget-gallery.php on line 12

Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; mvp_facebook_widget has a deprecated constructor in /home/tatajiwa/public_html/wp-content/themes/Gaung/widgets/widget-facebook.php on line 12

Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; mvp_pop_widget has a deprecated constructor in /home/tatajiwa/public_html/wp-content/themes/Gaung/widgets/widget-pop.php on line 12

Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; mvp_tagfeat_widget has a deprecated constructor in /home/tatajiwa/public_html/wp-content/themes/Gaung/widgets/widget-tagfeat.php on line 12

Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; mvp_taglist_widget has a deprecated constructor in /home/tatajiwa/public_html/wp-content/themes/Gaung/widgets/widget-taglist.php on line 12

Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; mvp_tagrow_widget has a deprecated constructor in /home/tatajiwa/public_html/wp-content/themes/Gaung/widgets/widget-tagrow.php on line 12

Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; mvp_tags_widget has a deprecated constructor in /home/tatajiwa/public_html/wp-content/themes/Gaung/widgets/widget-tags.php on line 12
Orang Tua Merupakan Harta yang Berharga di Dunia, Kamu Bisa Tetap Membahagiakannya Meski dengan Cara Sederhana
Spirituality

Orang Tua Merupakan Harta yang Berharga di Dunia, Kamu Bisa Tetap Membahagiakannya Meski dengan Cara Sederhana

Sebagai anak, tentunya kita ingin membahagiakan orang tua. Entah sudah berapa banyak utang budi kita sebagai anak kepada orang tua kita dari sejak di dalam kandungan hingga umur yang sudah dewasa seperti sekarang. Sebesar apapun usaha yang kita lakukan tetap tidak bisa menggantikan pengorbanan yang telah orang tua lakukan kepada kita.

Meski begitu jangan khawatir, orang tua biasanya akan mengerti usaha kita untuk membahagiakan mereka walau dengan cara yang sederhana.

MEMBAHAGIAKAN ORANG TUA TAK PERLU MENUNGGU JADI KAYA

Kebanyakan anak muda sekarang berpikir bahwa cara membahagiakan orang tua harus dengan materi. Untuk mendapatkan materi itu, kamu perlu menjadi orang yang banyak uang. Kamu pasti berpikir harus membelikan ibumu baju baru setiap bulan, memberinya kado pada hari ibu, atau mengajaknya jalan-jalan ke tempat wisata pada akhir pekan. Ya, ibumu mungkin memang akan senang jika diberikan semua itu olehmu. Tetapi, untuk membahagiakannya tidak harus selalu dengan materi.

Banyak cara sederhana yang sebenarnya bisa membuat orang tua kita bahagia meski tak punya banyak harta, seperti memijat pundaknya yang pegal, membiarkannya bersantai di rumah sementara kamu mengerjakan seluruh pekerjaan rumah, menemaninya pergi belanja ke pasar, dan sebagainya.

SEBENTUK PERHATIANMU SUDAH CUKUP MEMBUAT MEREKA MERASA BAHAGIA

Kesibukanmu selama ini membuatmu jauh dari orang tua, kamu juga jarang bertemu mereka. Kamu mungkin selama ini sering memberi pada orang tuamu berbagai macam barang dari yang biasa sampai yang mewah pada sebagai bentuk perhatian. Tetapi, materi yang kamu berikan tidak akan membuat orang tuamu merasakan bahagia yang sesungguhnya. Hal  ini karena kamu tidak memberi perhatianmu secara langsung.

Perhatian langsung dapat menyampaikan perasaan sayangmu yang sebenarnya dan lebih tulus dibanding hanya memberi materi yang bisa hilang kapanpun.

KAMU SUDAH BISA MENGURUS DIRI SENDIRI SAJA ITU SUDAH CUKUP

Orang tua selama ini kerepotan mengurusmu. Apalagi jika kamu adalah anak yang susah diatur. Tapi mereka selama ini melakukannya tanpa pernah bosan, tanpa pernah mengeluh, tanpa pernah mengharapkan sesuatu darimu. Mereka melakukannya semua dengan tulus dan ikhlas.

Ketika kamu beranjak dewasa dan sudah mulai bisa mengurus diri sendiri. Orang tua akan lebih lega, karena setidaknya satu beban mereka telah lepas. Sekaligus mereka akan merasa bangga karena kamu telah bisa hidup mandiri dan menjaga diri sendiri. Masa tua mereka pun bisa dijalani dengan tenang.

MENDENGAR KABARMU SAJA MEREKA SUDAH MERASA TENANG DAN LEGA

Tak perlulah mobil mewah dan harta berlimpah. Cukup kamu yang sering memberi kabar pada ibu dan bapakmu dapat membuat hati mereka tenang dan merasa bahagia. Perasaan orang tua akan lebih lega ketika mengetahui anak kesayangannya selama ini masih baik-baik saja,  walau kini kamu dan mereka telah terpisah oleh jarak ribuan kilometer jauhnya. Tak ada orang tua manapun yang tidak bahagia ketika mendengar anaknya memberi kabar dengan nada yang riang gembira.

WAJAHMU YANG TERSENYUM TANPA ADA MASALAH MEMBUAT MEREKA TIDAK KHAWATIR

Ketika anak bahagia, orang tua pun akan turut merasakannya. Orang tua ialah orang yang akan selalu mendukungmu hingga akhir. Ibu dan bapakmu tidak pernah mau membebanimu yang sedang menjalani proses menuju kesuksesan dengan embel-embel ingin diberikan hadiah. Ketika mereka melihat wajahmu yang tersenyum lebar ketika berhasil menggapai seluruh impian, orangtua pun akan otomatis merasa bahagia. Mereka tidak meminta apapun darimu, cukup satu senyuman penuh kebanggan darimu dapat membuat hati mereka senang dan dipenuhi rasa syukur.

LUANGKAN WAKTU UNTUK SEKEDAR BERJALAN DAN BERBINCANG BERSAMA ORANG TUA

Semakin tua, orang tua kamu tidak semakin aktif dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah yang tentunya membosankan. Mereka butuh teman mengobrol untuk mengusir kebosanan yang mereka alami di masa tua mereka. Untuk itu, ketika di akhir pekan saat kamu punya waktu luang, sempatkanlah berbincang-bincang dengan mama atau ayahmu dalamwaktu yang cukup lama.

Meski hanya obrolan ringan, mengobrol dengan santai di teras atau halaman rumah sambil minum secangkir teh atau kopi. Kemudian ajak mereka berjalan ke luar rumah menghirup segarnya suasana alam yang masih asri. Mengajak orang tuamu keluar rumah akan membuat mereka senang karena selama ini mereka telah menghabiskan banyak waktu di dalam rumah yang sumpek.

BERTERIMAKASIH

Hal yang paling penting yang perlu kamu lakukan sebagai anak yang berbakti pada orang tua ialah tidak lupa zmengucapkan rasa terima kasih. Meski ini sangat mudah dan sederhana, ucapan terima kasih yang kamu ucapkan dengan tulus akan membuat hati orang tua tersentuh. Mereka mungkin tidak mengharapkan kamu untuk mengucapkannya, tetapi ketika kamu melakukannya dengan sungguh-sungguh mereka pun akan merasakan perasaan senang yang luar biasa.


Life

Tanpa Perlu Menunggu Kaya, Cara Membahagiakan Orang Tua ini Sederhana Tapi Layak Kamu Coba

cara membahagiakan orang tua tanpa prestasi

Sebagai seorang  anak kamu pasti  selalu merasa tidak pernah mampu  membahagiakan orang tuamu dengan maksimal. Karena kenyataannya memang tidak akan pernah ada anak yang mampu membalas semua pengorbanan yang telah orang tua mereka lakukan.

Termasuk dirimu dan siapapun yang sedang membaca ini. Namun meski begitu, bukan berarti kamu sama sekali tidak bisa membuat orang tuamu bahagia dengan cara mu sendiri.

Karena membuat orang tua bahagia tidak melulu tentang materi berlimpah yang kamu berikan untuk mereka. Tapi tentang niat tulus yang mampu mereka lihat dari dirimu.

Sebetulnya cara membahagiakan orang tua kita tidak  serumit itu kok. Ada banyak hal sederhana yang bisa membuat mereka bahagia. Kamu hanya perlu mencobanya dan juga membiasakannya.

Tak Perlu Sesuatu Yang Berlebihan, Tutur Katamu Yang Lembut Sudah Lebih dari Cukup Untuk Mereka

Orang tua sebetulnya tak pernah menuntut sesuatu yang tidak mampu anaknya beri. Mereka paham jika kamu masih berjuang demi hidupmu sendiri.

Cukup bahagiakan mereka dengan tutur katamu yang lembut dan sopan. Sesungguhnya tutur katamu yang lembut itu  adalah hadiah dari perjuangan mereka dalam mendidikmu. Ada sebuah kebanggaan kecil yang terselip dari orang tuamu saat kamu berbicara lemah lembut pada mereka. Artinya mereka  telah berhasil mendidikmu menjadi manusia yang baik dan mampu memperlakukan siapapun dengan baik.  

Mendengarkan Saran Orang Tuamu Mungkin Berlawanan Dengan  Hatimu,Tapi Apa Salahnya Mempertimbangkan Pendapat Mereka

Meski sudah dewasa dan mampu memutuskan semuanya sendiri. Tidak ada salahnya mendengarkan pendapat orang tua dan saran mereka meski kamu sama sekali tidak memintanya.

Walau terkadang pendapat mereka berlawanan arah denganmu .Tidak masalah. Kamu hanya perlu menerimanya dan tidak harus selalu melakukan yang mereka sarankan jika menurutmu itu tidak sesuai denganmu.

Karena saat mereka memberi nasehat padamu. Itu hanya wujud kasih sayang tiada batas  pada anak yang mereka cintai. Mereka hanya ingin yang terbaik untuk anaknya. Agar anak yang dicintainya selalu bahagia.

Bertanyalah Kabarnya Setiap Hari Meski Tak Selalu Bisa Berkunjung

Untuk kamu yang sedang menuntut ilmu atau berkarir jauh dari kedua orang tuamu. Pasti ada rasa kangen tak terbendung yang tak bisa kamu ungkapkan setiap hari. Meski tak mampu pulang untuk bersua dengan orangtua tercinta.

Kamu tidak perlu merasa bersalah sama sekali. Kamu  masih bisa kok membuat mereka  bahagia  dengan selalu menanyakan kabar mereka melalui telpon atau video call.  Meski ragamu tidak selalu hadir untuk memeluk mereka. Setidaknya menanyakan kabar mereka setiap hari bisa jadi pengobat rindu mereka padamu yang sedang jauh dan tak tersentuh.

Jadilah Anak Terbaik Meski Tidak Dengan Materi Terbaik

Meski tak mampu memberi materi berlebih. Kamu tetap bisa membahagiakan mereka dengan  menjadi  yang terbaik untuk kedua orang tuamu. Cobalah selalu menjadi anak yang tak pernah mengecewakan mereka dalam hal apapun.

Misalnya saja.  Jagalah pergaulanmu agar kamu tidak terjerumus hal-hal yang sekiranya kurang pantas untukmu dan merugikan  orangtuamu. Dengan menjaga dirimu sendiri, Secara tidak langsung kamu sedang menjaga kehormatan orang tua yang selalu menyayangimu.

Setidaknya meski tak mampu memberikan kehidupan terbaik untuk mereka. Paling tidak kamu tidak membuat mereka terbebani dan mengkhawatirkan banyak hal yang tidak perlu mereka pikirkan.

Ketika ingin berkunjung ke orangtuamu, bawakan makanan kesukaan mereka

Membahagiakan orangtua tak harus selalu memberikan barang mewah dan mahal, satu hal sederhana yang bisa kamu lakukan adalah dengan membawakan makanan kesukaannya ketika kamu datang mengunjunginya, dengan begitu orangtuamu pasti akan bahagia karna sang anak sangat-sangat mengerti apa yang disukai orangtuanya.

Ingatlah tentang hari penting mereka, seperti ulangtahun ataupun hari ulang tahun pernikahan mereka

Doakan dan ucapkan selamat saat hari penting mereka tiba, jangan lupa untuk mengadakan perayaan kecil demi menghangatkan suasana, ajaklah orangtuamu makan diluar atau jika ingin lebih hemat kamu juga bisa mengadakannya dirumah dengan memasak makanan yang spesial untuk hari itu.

Saat berkumpul, ciptakanlah suasana nyaman. Lupakan sejenak tentang urusan kantor dan gadgetmu

waktu yang kamu habiskan dengan kedua orangtua mungkin adalah kesempatan yang jarang bagi sebagian orang. Manfaatkan waktu ini sebaik mungkin dengan banyak mengobrol tanpa perlu terganggu oleh urusan kantor dan gadgetmu, kamu sudah banyak menghabiskan waktumu diluar sibuk dengan duniamu sendiri, untuk kali ini saja fokuslah pada orangtuamu.

Terbukalah dan Lebih banyak Berkomunikasi Dengan Mereka

Cara membahagiakan orang tua yang selanjutnya adalah dengan selalu berkomunikasi dengan mereka dan berbagi tentang apapun yang kamu rasakan. Jadikan mereka orang pertam yang mengetahui kabar gembira dalam hidupmu. Meski terkesan sederhana.

Mereka akan selalu merasa bahwa mereka selalu jadi yang  utama di hidupmu. Komunikasinlah segala hal bersama mereka  agar mereka selalu merasa bahwa meski raga berjauhan tapi mereka selalu penting untukmu apapun yang terjadi. Cukup mudah bukan membahagiakan orang tua sebetulnya, Karena sesungguhnya yang mereka inginkan adalah kasih sayang serta penghormatan darimu. Membuat orang tua bahagia tidak melulu soal apa yang bisa dilihat dengan mata.  Namun  tentang apa yang bisa dirasakan dalam hati.


Inspiration

Ini Bahayanya Jika Anak Dibebani Terlalu Banyak PR dari Sekolah!

http://health.detik.com/read/2014/03/29/140514/2540508/1301/hati-hati-ini-dampak-buruk-jika-anak-stres-karena-pr

Bermain adalah hak anak. Idealnya anak-anak mendapat cukup waktu untuk bermain. Selepas pulang sekolah adalah waktu yang yang diharapkan bisa digunakan anak-anak untuk bermain-main. Sayangnya tidak semua anak bisa merasakan hal itu.

Bila guru memberi PR terlalu banyak, anak jadi tak bisa bermain sepulang sekolah, PR yang banyak menuntut anak untuk tetap berkutat dengan pelajaran sekolah sekalipun mereka telah berada di rumah. Kalau sudah begini alih-alih meningkatkan prestasi anak, PR yang terlalu banyak justru memberikan dampak negatif bagi anak.

Anak-anak yang Terlalu Banyak Mengerjakan PR Memiliki Resiko Obesitas Lebih Tinggi

Beban PR yang terlalu banyak akan membuat anak kehilangan kesempatan untuk melakukan aktivitas fisik. Selepas jam sekolah pun mereka harus tetap memeras otak untuk menyelesaikan PR yang diberikan oleh guru. Kalau sudah begini bisa dipastikan tingkat stres mereka akan jadi lebih tinggi. Kalau sudah begini, kecenderungan untuk gemuk pun akan jadi lebih besar.

Hal ini terjadi karena seseorang yang tengah dalam kondisi stres atau kurang tidur biasanya cenderung akan makan lebih banyak karena pengaruh hormon. Kondisi ini semakin diperparah oleh minimnya kesempatan untuk melakukan aktivitas fisik. Kalau sudah seperti ini, resiko obesitas pun jadi kian tinggi.

Beban PR yang Kelewat Banyak Bisa Mengakibatkan Anak Lebih Mudah Sakit

Sudah bukan menjadi hal yang aneh lagi, beban PR yang banyak secara otomatis membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama. Konsekuensinya jam tidur anak jadi berkurang. Padahal berkurangnya jam tidur biasanya diikuti dengan melemahnya daya tahan tubuh. Dalam kondisi seperti ini anak akan lebih mudah terserang penyakit.

Pekerjaan Rumah yang Terlalu Banyak Tak Hanya Membuat Anak Rawan Stres, Seluruh Anggota Keluarga Juga Terkena Imbasnya

Dalam kondisi tertentu, anak kadang perlu didampingi saat mengerjakan PR. Mengerjakan PR yang kelewat banyak tidak hanya menjadi beban bagi anak, orang tua atau pengasuh pun bisa saja ikut stres. Belum lagi bila anak sakit, seisi rumah pun akan direpotkan.

Memberi PR berlebihan pada anak memang tidak efektif. Bukan saja menempatkan anak dalam kondisi yang rentan stres. Hal ini juga memiliki pengaruh negatif terhadap kesehatan anak. Kalau sudah begini, perlu dilakukan komunikasi antara orang tua dan guru demi mendapatkan pola pembelajaran yang tepat untuk anak.


Spirituality

Hei Diri yang Masih Sering Menyakiti Orangtua, Apa Pantas Disebut Manusia Dewasa?

Meski saat ini usia kita sudah masuk di kepala 2 bahkan 3, tak dapat disangkal bahwa terkadang kita masih sering bertengkar dengan orangtua. Entah itu karena urusan yang sepele hingga yang berat, hingga kini pun kita masih belum bisa membahagiakan kedua orangtua kita.

Padahal, orangtua sudah bersedia merawat kita hingga menjadi sukses seperti saat ini. Dia rela berkorban tanpa imbalan hanya untuk membuat kita bisa tumbuh dengan baik. Bertengkar dengan mereka adalah sebuah kesalahan yang sepatutnya tidak kita lakukan.

Mereka juga hanya seorang manusia yang tidak sempurna, tetapi selagi mereka masih ada di hadapan kita, kewajiban kita hanyalah untuk selalu melindunginya dengan baik.

Kita Terlalu Sibuk Mendewasakan Diri Tanpa Kita Sadari Orangtua Pun Semakin Tua

Semakin bertambahnya usia, banyak pula beban dan tanggung jawab yang kita miliki. Permasalahan datang silih berganti, diri tidak henti untuk terus mengembangkan potensi. Setiap hari kita berkutat untuk menaklukan hidup, berusaha sekuat tenaga agar tidak menyerah. Namun, dibalik sibuknya kita untuk mendewasakan diri kita seringkali lupa bahwa orangtua pun semakin tua dimakan usia.

Sebagian dari kita lebih mementingkan diri sendiri tanpa peduli bagaimana nasib orangtua yang mungkin saat ini sedang mengkhawatirkan kita. Kita seringkali lebih mementingkan kekasih sendiri daripada orangtua yang setiap hari selalu mendoakan kita.

Berilah orangtua kamu perhatian selagi masih diberi kesempatan, jangan hanya sekadar memberi kabar, tapi kunjungilah mereka sesering mungkin. Kamu tidak tahu bahagianya mereka ketika melihat wajahmu meski tidak membawa apapun untuk mereka.

Setidaknya Buat Mereka Tersenyum Selagi Masih Ada Waktu, Kita Tidak Tahu Apa yang Akan Terjadi Besok

Sekeras apapun usahamu menghadapi kerasnya dunia, ingatlah selalu pada usaha orangtua yang telah membesarkanmu dari sejak lahir sampai sekarang tanpa kenal lelah dan mengeluh. Kita tidak pernah tahu derita dan luka apa yang telah mereka lalui selama mengasuh kita dan membuat kita bahagia. Jangan sampai kesibukan yang kamu jalankan saat ini membuat kamu jadi melupakan jasa orangtua yang tidak ternilai harganya.

Buatlah mereka tersenyum, tidak ada harta yang lebih bernilai dibanding saat melihat orangtua tersenyum bahagia karena melihatnya kini tumbuh dengan baik.

Orangtua Tidak Menuntut Apa-apa Kok, Tapi Kita Selalu Membebani Pikiran Sendiri dengan Harus Memberikan Mereka Sesuatu

Seringkali alasan kita enggan untuk bertemu dengan orangtua adalah kita masih belum sukses dan tidak bisa membawa sesuatu untuk dibanggakan. Padahal orangtua tidak menuntut apa-apa darimu, asal kamu bahagia dia pun akan merasa senang.

Sebagai anak, kita terjebak pada pikiran bahwa untuk membuat orangtua bahagia adalah dengan membelikannya barang mewah dan mengajaknya makanan di restoran. Pikiran-pikiran itu memang gak salah, tetapi terlalu kuat untuk dijadikan sebagai alasan untuk tidak bertemu orangtua kalau tidak memilikinya.

Daripada dipusingkan dengan pikiran repot seperti itu, lebih baik kamu sediakan banyak waktu untuk mengurus orangtuamu. Waktumu untuk mereka jauh lebih berharga daripada barang-barang mewah. Percuma saja kamu mengirimi mereka barang mewah tiap bulan, tapi kamu tidak pernah hadir sekalipun untuk menengok keadaannya.

Selalu Sempatkan Waktu untuk Menengoknya, Jangan Hanya Datang Ketika Butuh Sesuatu

Ya, seperti yang sudah disinggung pada poin sebelumnya, waktu jauh lebih berharga daripada barang-barang mewah. Sisakan waktumu untuk memanjakan orangtua. Meski kamu sibuk, tapi jika menyempatkan diri untuk menengok orangtua sepekan atau sebulan sekali itu akan membuat mereka senang.

Saat tahu, kamu akan mengunjungi mereka, orangtua manapun pasti akan bergegas memasakan makanan kesukaanmu sekalipun kamu tidak memintanya. Kenapa ya? Karena mereka sangat merindukan anak-anak yang telah didiknya sejak masih dalam kandungan.

Saat masih kamu anak-anak hingga remaja, kamu tinggal bersama orangtuamu. Wajar, jika mereka sangat merindukan kamu.

Jangan Sesekali Punya Pikiran untuk Mengabaikan Orangtua

Ada sebuah kisah, tentang seorang anak yang ingin meninggalkan ibunya di hutan. Ia menggendong sang ibu masuk ke hutan dan berencana meninggalkannya. Tapi, saat anak itu hendak pergi meninggalkan ibunya di hutan gelap sendirian, sang ibu berkata, “Nak, tadi ibu sudah meninggalkan jejak dengan ranting sepanjang perjalanan agar kamu pulang kembali ke rumah dengan selamat”.

Mendengar perkataan sang ibu, akhirnya ia mengurungkan niatnya untuk meninggalkan ibu di hutan dan pergi kembali ke rumah bersama sang ibu. Dia memutuskan terus merawat orangtuanya hingga ajal menjemput.

Ya, sejahat apapun kita pada orangtua kita, dia tidak akan kembali menjahatimu. Orangtua selalu ingin yang terbaik untukmu meski kamu tidak pernah berbuat baik sekalipun padanya.

Sungguh, belumlah kita dewasa jika masih menyakiti perasaan orangtua kita apalagi sampai ada niatan untuk mengabaikannya. Orangtua kamu mungkin terkadang menyebalkan dan merepotkan, tapi kelakuannya yang sekarang ini belum sebanding dengan kenakalan kita sewaktu masih kecil

Sayangilah orangtuamu, sampai kapanpun itu.

MOST SHARE

TataJiwa.com membahas tentang perbaikan diri, peningkatan kemampuan, relaksasi serta perbaikan hubungan dengan diri sendiri.

Facebook Page

To Top