Life

Kamu Gampang Emosi? Cobalah Cara Mengendalikan Emosi Berikut Ini

cara mengendalikan emosi

Emosi merupakan luapan hati yang sering muncul dalam diri kita. Jika emosi yang muncul adalah rasa senang, maka emosi tersebut adalah emosi positif yang patut dipertahankan.

Namun, jika emosi yang muncul adalah emosi negatif seperti marah, tidak bisa bersabar dongkol, atau badmood, maka sebaiknya kita mencoba mengendalikan emosi tersebut agar tidak mendominasi tindakan.

Emosi dapat mempengaruhi tindakan yang kita ambil selanjutnya, Seringkali seseorang salah mengambil tindakan karena dirinya sudah dikuasai oleh emosi negatif.

Cara Mengendalikan Emosi

Dalam beraktivitas, kita tentu ingin mempertahankan emosi positif dan membuang jauh-jauh emosi negatif. Dengan begitu, apapun yang kita kerjakan akan terasa ringan. Nah, untuk mengendalikan emosi-emosi tersebut, ada beberapa tips mengendalikan emosi yang dapat kamu coba, antara lain:

1. Berpikir Positif

Hal pertama yang dapat dilakukan untuk mengendalikan emosi adalah dengan membuang jauh-jauh pikiran buruk. Biarkan pikiranmu tenang dengan pikiran-pikiran positif. Dengan begitu, kamu dapat mencegah pikiran-pikiran negatif yang dapat merusak mood.

Memang tidak semudah saat mengucapkannya. Orang yang biasa terbawa emosi akan sulit menahan pikiran negatif. Cobalah untuk melawan pikiran negatif itu. Kamu bisa mencari tempat untuk menenangkan diri atau memakan makanan yang disukai untuk melupakan pikiran buruk tersebut.

2. Jangan Langsung Bertindak Saat Emosi

Saat emosi negatif muncul, seringkali kita sulit untuk menahan tindakan-tindakan buruk seperti marah, menangis, atau berteriak. Banyak orang yang menyesal setelah melakukan tindakan buruk karena dikuasai emosi negatif. Oleh karena itu, cobalah untuk menenangkan diri dan tidak meluapkan emosi negatif dengan tindakan negatif pula.

Ketika emosi memuncak, otak biasanya akan kesulitan untuk mengambil keputusan dan sulit pula menghadapi masalah yang ada. Saat itulah tubuh kita sudah dikuasai oleh emosi. Jika menuruti emosi negatif, bisa jadi masalah yang seharusnya tidak terlalu besar malah menjadi rumit.

Jika kamu berada dalam keadaan emosi yang memuncak, cobalah untuk menarik napas dalam-dalam dan menutup mata sejenak. Lakukan teknik pernapasan ini beberapa kali hingga merasa cukup tenang untuk berpikir. Saat pikiran sudah tenang, kamu dapat lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan selanjutnya.

3. Ubah Kebiasaan yang Dapat Memancing Emosi

Terkadang, emosi negatif muncul bukan karena faktor eksternal, namun karena faktor internal di dalam diri kita. Kamu bisa cek kebiasaan-kebiasaan mana yang sering memunculkan emosi dalam diri. Setelah itu, kamu bisa mencoba untuk mengurangi atau bahkan meninggalkan kebiasaan tersebut.

Misalnya, jika kamu sering emosi saat terburu-buru, cobalah mengendalikannya dengan datang lebih pagi dari biasanya. Dengan begitu, kamu tidak akan terburu-buru saat mengerjakan sesuatu karena memiliki rentang waktu yang cukup. Contoh lain adalah, jika kamu mudah emosi saat kelelahan, cobalah untuk menjauh dari kerumunan orang saat sedang lelah. Dengan begitu, orang-orang disekitarmu tidak terkena dampak dari emosimu dan kamupun terhindar dari masalah baru.

4. Memancarkan Energi Positif

Jika tidak ingin emosi negatif muncul seenaknya, penting bagimu untuk memancarkan energi positif kepada orang-orang disekelilingmu. Minimal, kamu dapat melakukannya di depan cermin dan memberikan energi positif kepada diri sendiri.

Tidak ada salahnya jika kamu tetap tersenyum, memberikan dukungan kepada orang lain, dan menebarkan aura positif. Selain dapat menenangkan diri, menebar aura positif juga dapat mengundang orang lain untuk memberikan aura positifnya pada kita.

Cobalah untuk melihat suatu permasalahan dari sisi baik. Permasalahan yang dilihat dari sisi baik akan lebih mudah untuk diatasi. Pikiran yang tenang dan positif dapat membantu kita menemukan akar permasalahan dan menyelesaikannya seefektif mungkin tanpa harus bersitegang.

5. Berlapang Dada dan Menerima Kesalahan

Terkadang, emosi terjadi karena keegoisan dalam diri. Keegoisan tersebut selalu mengatakan bahwa diri sendirilah yang paling benar. Seringkali seseorang yang mudah terbawa emosi tidak mau menerima jika ternyata kesalahan bersumber dari dirinya sendiri.

Ingatlah bahwa emosi tidak akan reda, dan masalah tidak akan selesai jika kamu tidak mau menerima kesalahan sendiri. Berlapang dada adalah kunci dari ketenangan, dan ketenangan adalah kunci dari mengendalikan emosi.

Jadi, salah satu cara terbaik dalam mengendalikan emosi adalah dengan berlapang dada. Yakinlah bahwa mengakui kesalahan tidaklah memalukan. Justru dengan begitu, kamu dapat memperlihatkan kedewasaan sehingga mampu menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.

MOST SHARE

TataJiwa.com membahas tentang perbaikan diri, peningkatan kemampuan, relaksasi serta perbaikan hubungan dengan diri sendiri.

Facebook Page

To Top