Deprecated: comments_popup_script is deprecated since version 4.5.0 with no alternative available. in /home/tatajiwa/public_html/wp-includes/functions.php on line 4869
Spirituality

Mendengarkan Lagu Ini Akan Membuat Tingkat Kecemasanmu Berkurang hingga 65%.

Apakah kamu pernah mendengar pernyataan yang mengatakan jika pikiranmu sehat tetapi fisikmu sakit, maka tingkat penyembuhannya akan semakin cepat. Tetapi jika pikiranmu tidak sehat maka kamu bisa sakit meskipun sebetulnya sehat. Dan mungkin kamu juga sudah pernah mendengar ada orang yang merasa tubuhnya sakit, tetapi ketika diperiksakan ke dokter dia baik-baik saja. Pernyataan dalam kalimat tersebut sebenarnya menjelaskan bagaimana kekuatan pikiran memengaruhi kondisi fisik kita.

Kecemasan Menjadi Salah Satu Emosi yang Paling Melumpuhkan

Sebenarnya apa sih kecemasan itu? Kecemasan adalah sebuah kondisi takut terhadap objek (sumber kecemasan) yang tidak jelas. Kecemasan sangat mirip dengan kekhawatiran, yakni merasa takut atau berpikir negatif (berpikir buruk) yang berlebihan atas sesuatu yang belum atau sebetulnya sudah terjadi.

Setiap manusia memiliki kecemasan dalam hidupnya, akan tetapi jika kecemasan ini terjadi secara terus-menerus dan berkepanjangan akan berdampak kepada fisik kita. Kecemasan dapat menjadi salah satu emosi yang paling melumpuhkan. Dan itu berpengaruh terhadap pemikiran irasional yang menyebabkan ketakutan dan panik. Apa kamu pernah panik? Tahukah kamu, menurut penelitian, ketika didera panik respon tubuh kamu sama seperti saat sedang dalam kondisi sekarat.

Setidaknya Sepertiga dari Wanita Muda dan Sepersepuluh Pemuda Mengalami Serangan Panik secara Teratur

Sebenarnya kecemasan memang sudah dialami manusia dari jutaan tahun yang lalu, namun tingkat kecemasan yang dialami orang-orang semakin bertambah pada zaman sekarang ini, khususnya dikalangan anak muda. Sebuah penelitian di tahun 2013 mengatakan bahwa 57% mahasiswi Amerika mengalami tingkat “kecemasan akut”. Lembaga amal yang berbasis di Inggris ‘youthnet’ menemukan bahwa setidaknya sepertiga dari wanita muda dan sepersepuluh dari pemuda mengalami serangan panik secara teratur.

Faktor Teknologi, Orangtua yang  Overprotektif, Ujian Sekolah, dan Media Sosial Bisa Jadi Penyebabnya

Apa yang menyebabkan hal itu terjadi? Ternyata faktor teknologi, orangtua yang overprotektif, dan juga ujian sekolah yang menyebabkan mereka mengalami tingkat stres yang lebih tinggi. Hal ini jelas berhubungan erat dengan meningkatnya kecemasan.

Salah satu pemicu lainnya adalah media sosial. Karena dengan adanya media sosial seseorang akan membandingkan hidupnya dengan ratusan, ribuan, bahkan jutaan orang lainnya. Dan orang yang menghabiskan waktunya dengan sosial media cenderung menjadi lebih stres dan cemas karena mereka akan membandingkan kehidupannya dengan orang lain.

Mengambil Keputusan Berdasarkan Pilihan Sendiri juga Lebih Beresiko Membuat Seseorang Jadi Obsesif dan Merasa Cemas

Seorang psikolog yang tinggal di London, Pieter Kruger, menyetujui bahwa orang-orang yang dipaksa menjadi arah tertentu dalam hidupnya akan berakhir menjadi lebih tangguh dan tidak cemas karena mereka tidak perlu mengkhawatirkan perihal keputusan yang bisa saja salah.

Karena ketika seseorang dipaksa melakukan sesuatu dan ternyata keputusan itu salah, maka dia bisa menyalahkan siapa pun yang dia suka. Hal itu terjadi sebaliknya, jika seseorang mengambil keputusan berdasarkan pilihannya maka seluruh tanggung jawab dibebankan di pundaknya dan beresiko meningkatkan kadar kecemasannya.

“Kita menjadi jauh lebih obsesif karena kita ingin membuat keputusan yang tepat setiap waktu,” kata Kruger.

Kabar Baiknya, Ada Sebuah Lagu yang Disebut-sebut Dapat Mengurangi Kecemasan

Mengobati kecemasan biasanya melibatkan obat-obatan. Beberapa orang suka menggunakan metode holistik seperti yoga, meditasi, hingga pijat. Sedangkan terapi musik yang sementara tersedia, tidak umum digunakan. Dan ada kabar baik datang dari para ahli syaraf dan peneliti Mindlab Internasional yang mengatakan bahwa mereka telah menemukan sebuah lagu tertentu yang membantu rakyatnya mengurangi kecemasan mereka hingga 65%.

Para Ahli Mengklaim Lagu “Weightless” Bisa Mengurangi Produksi Kortisol dan Membuat Orang Tertidur Bahagia

Lagu, yang disebut “Weightless,” diciptakan khusus untuk membantu menginduksi keadaan menjadi sangat santai. Kelompok yang menciptakan lagu tersebut, Marconi Union, berkolaborasi dengan terapis suara untuk meneliti kerajinan kombinasi sempurna dari harmoni, irama, dan garis bass yang akan menghasilkan produk jadi dramatis menenangkan. Efek yang didapatkan ketika mendengar musik tersebut, tidak hanya tekanan darah dan detak jantung yang lebih rendah, tetapi juga mengurangi produksi kortisol, hormon pemicu stres.

Para ahli mengklaim bahwa pengaruh lagu ini begitu kuat sehingga banyak orang yang menemukan diri mereka tertidur dengan rasa bahagia dan rileks. Serta terbangun dengan perasaan dan pikiran yang lebih tenang dari biasanya. Karena efek yang begitu menenangkan, para ahli tidak menyarankan untuk mendengarkan musik tersebut dalam kondisi sedang mengendarai kendaraan apa pun.

Coba dengarkan lagunya! Dan sebarkan jika itu membantu kamu untuk bisa mencapai tingkat relaksasi yang tinggi.

MOST SHARE

To Top