Business

Alasan Mengapa Temanmu Sulit Sekali Membayar Hutang Kepadamu

membayar hutang

Berhutang sepertinya sudah jadi sebuah kebutuhan bagi banyak orang. Mulai dari orang biasa. pembisnis, hingga artis sekalipun. Pasti pernah mengalami yang namanya berhutang.

Entah berhutang untuk kehidupan sehari-hari, bisnis, cicilan hingga keadaan darurat yang tidak disangka-sangka. Berhutang memang jadi cara tercepat untuk mendapatkan dana segar dalam waktu yang singkat. Namun yang hal yang menyebalkan dari pinjam meminjam uang ini adalah ada kemungkinan uang yang telah kita pinjamkan ke orang lain tak sepenuhnya balik bahkan tak dibayarkan sama sekali.

Awalnya dia datang memelas, menyebutkan sejumlah angka yang dia butuh sambil meyakinkan jika sudah waktunya bayar akan dia lunasi, tapi ternyata tak sedikit juga yang ingkar janji, berbelit menjelaskan dia tidak bisa bayar hari ini atau besok pasti saya bayar dan tiba-tiba menghilang. sebenarnya banyak faktor yang menyebabkan mereka enggan mengembalikan uangmu.

Memang Tidak Memiliki Niat Untuk Membayar

Salah satu hal yang membuat hutang tidak pernah terbayarkan adalah tidak adanya niat untuk membayar hutang itu.

Karena hal awal yang memudahkan seseorang untuk membayar hutang adalah ‘niat’yang kuat untuk membayar. Jika niatnya saja sama sekali tidak ada bagaimana hutang akan bisa lunas.

Jika seseorang memiliki hutang dan kemudian  berjanji memprioritaskan hutang tersebut diatas kebutuhan yang lain.

Maka sedikit demi sedikit dia pasti akan mampu membayar hutangnya, Karena saat niat ada . Secara alam bawah sadar keinginan untuk mencicil pun pasti ada. Dan sedikit demi sedikit hutang pun akan lunas cepat atau lambat.

Tidak Memiliki Cukup Uang Untuk Membayar

Hal yang satu ini sudah sangat jelas. Selain niat. Kesulitan yang membuat seseorang dalam membayar hutang adalah karena tidak adanya uang yang cukup untuk disisihkan untuk membayar hutang tersebut.

Tapi tidak adanya uang bukan jadi alasan tepat jika masih bisa menabung untuk membayar hutang meski pelan dan lambat, atau setidaknya ada komunikasi yang baik sehingga bisa meminta dimaklumi bukan malah hilang tiba-tiba

Beban Hutang Lebih Besar Dari Pendapatannya

Kesulitan nyata lainnya seseorang sulit membayar hutang adalah hutangnya lebih besar dari pendapatan yang dia miliki. Sehingga proses pengembalian hutang jadi sulit dan tersendat-sendat.

Oleh karena itu penting untuk mempertimbangkan kemampuan pendapatan saat akan berhutang agar tidak mengalami kesulitan dalam pengembaliannya nanti. Meski sedang membutuhkan dana yang besar selalu ukur kemampuan pendapatan yang kamu miliki agar tidak terlalu berat nantinya.

Merasa Hutang Itu Bukan Tanggung Jawabnya

Banyak orang yang senang berhutang tanpa pernah berpikir panjang, dan banyak pula yang tidak menganggap bahwa hutang adalah sebuah beban yang harus di selesaikan. Bahkan beberapa orang terang-terangan meminjam uang untuk kebutuhan yang tidak benar-benar mereka perlukan, tapi tidak merasa bahwa mereka memiliki beban berat yang harus segera di selesaikan. Perasaan tanpa beban ini lah yang sering membuat orang jadi lupa diri meski memiliki banyak kewajiban.

Untuk itu bagi kamu yang ingin meminjamkan uang, lihatlah dulu bagaimana gaya hidupnya, apakah orang itu cukup bertanggung jawab dan dapat di percaya?

Dia Merasa Kamu Adalah Temannya Yang Selalu Memberi Pengertian

Namanya teman baik mungkin kita merasa ingin menolongnya ketika dia sedang kesusahan, tapi sayangnya kebaikan ini sering disalah artikan oleh teman yang suka berhutang. Mereka berpikir hanya karena kita berteman menunda untuk membayar kewajiban hutang bukanlah masalah besar, padahal nyatanya mereka tak mengerti seberapa butuhnya kita terhadap uang yang dipinjamnya ketika waktu peminjaman sudah jatuh tempo. Memberi pengertian terhadap teman kita memang baik tapi bagaimapun juga tetap ada batasnya.

Tidak Berusaha Menyimpan Uang Untuk Mencicil

Kesulitan terakhir orang yang sulit mengembalikan hutang adalah tidak adanya inisistif sama sekali untuk mencicil. Meski dengan hanya menyimpan sedikit uang yang nantinya dibayarkan pelan-pelan.

Meski hanya sedikit, menyisihkan uang untuk membayar hutang adalah sebuah keharusan. Karena dari nominal yang sedikit itulah nantinya akan terkumpul dan jadi lebih banyak saat waktu pengembalian.

Jadikan kebiasaan menyisihkan uang meski sedikit. Karena ini akan membantu melunasi hutang-hutang meski dalam waktu yang cukup lama.

Meski mengembalikan uang yang dipinjam memang sulit. Tapi bukan berarti tidak mungkin bukan, Karena hutang adalah kewajiban yang harus segera diselesaikan. Dibutuhkan komitmen yang kuat agar bisa melunasinya walau dengan jumlah yang kecil dan juga waktu yang lama.


Life

Kamu Pikir Uang Segalanya? Ini Alasan Sebaiknya Kamu Tak Perlu Memuja Uang untuk Tetap Bahagia

Banyak dari kita yang bekerja dari pagi hingga malam demi menghasilkan uang yang berlimpah setiap hari. Seolah-olah uang menjadi tujuan utama seseorang untuk merasa hidup bahagia. Tidak dipungkiri memang, saat ini hampir semua kebutuhan hidup memerlukan uang, ke toilet umum pun harus bayar Rp2000. Tapi gak selamanya loh hidup kamu bahagia hanya dengan memiliki uang.

Gini deh, kamu pernah gak melihat orang yang hidupnya gak punya rumah tapi masih bisa tersenyum dan merasa bahagia? Atau orang yang hanya makan nasi satu hari sekali, ia bisa tertawa lepas dengan senangnya sehingga kamu pun merasa senang melihat tertawanya tersebut, walaupun sebenarnya ia merasa sakit karena harus menahan lapar.

Kenapa ya mereka bisa bahagia kayak gitu? Sedangkan sekarang kamu punya banyak uang tapi stres setiap hari, jangankan mau ketawa, senyum aja kadang susah karena banyaknya beban hidup yang kamu pikirin.

PUNYA UANG BANYAK GAK AKAN MENJAMIN KAMU BAHAGIA KALAU KAMU GAK PUNYA HUBUNGAN DENGAN SIAPAPUN DI DUNIA

Sudah takdirnya, manusia adalah makhluk sosial yang tidak terlepas dari orang lain. membangun hubungan dengan orang lain sangat penting dan ini salah satu cara untuk mendapatkan kebahagiaan. Ini juga yang menjadi alasan mengapa orang yang saat ini mungkin tidak punya uang lebih banyak dari kamu tetap bahagia, itu dikarenakan ia tidak khawatir karena banyak orang di dekatnya yang bisa memberi kebahagiaan.

Uang juga gak bisa menyelamatkanmu di saat genting, misalnya tiba-tiba kamu ketabrak mobil. Apa uang bisa langsung menolongmu? Gak kan? Orang-orang di sekitarlah yang akan menolongmu. Orang tua yang pertama kali akan mendatangimu ke rumah sakit, teman-teman dan kolega akan menjengukmu, bukannya uang. Maka dari itu penting untuk membangun hubungan baik dengan orang lain. Mulai dari keluarga, teman, hingga orang yang hampir setiap hari kamu temui di kantor.

PERKEMBANGAN DI DALAM DIRI ITU PENTING, INI YANG MENJADIKANMU BERBEDA DARI ORANG LAIN DAN BISA MEMBUAT KAMU BAHAGIA

Untuk bisa hidup bahagia, kamu harus membuat perubahan dalam diri kamu agar tidak stuck di tempat yang sama terus menerus. Perubahan yang membawa perkembangan positif patut dilakukan agar kualitas hidup kamu bisa meningkat dari ke hari. Perkembangan tersebut bisa kamu dapat dengan melatih skill-skill yang ingin kamu kembangkan. Misalnya saja, kamu hobi menyanyi, coba saja tekuni hobimu itu siapa tau bisa menjadi profesional suatu saat nanti.

Sudah menjadi sifat dasar manusia yang tidak pernah puas akan sesuatu dan selalu ingin sesuatu yang lebih. Sifat ini bisa kamu kembangkan menjadi sesuatu yang positif. Perkembangan yang terjadi di dalam diri dapat membuat kita bahagia dan terus termotivasi setiap hari.

MELAKUKAN HAL YANG BERBEDA SETIAP HARI MENJADI CARA TERMUDAH UNTUK BAHAGIA

Manusia seringkali mudah dihampiri rasa bosan. Kamu pasti sering dilanda rasa bosan ini ketika melakukan rutinitas kantor yang sama setiap harinya, siklus bangun – pergi kerja – lelah – pulang kantor – tidur yang sama setiap hari akan membuatmu dilanda rasa jenuh yang sangat amat akut. Untuk terhindar dari hal tersebut, melakukan hal yang berbeda setiap hari bisa pengusir rasa bosan dalam hidup. Minimal ada satu kegiatan yang berbeda yang kamu lakukan setiap harinya.

Misalnya jika setiap hari kamu hanya melakukan kegiatan bangun tidur – pergi kerja – merasa lelah – pulang kantor – tidur, disela-sela sebelum pulag kantor coba kamu sempatkan kunjungi tempat-tempat yang selama ini hanya kamu lewati saja tanpa pernah masuk ke dalamnya, seperti mengunjungi sebuah tempat makan dekat kanto kamu tapi kamu belum pernah makan di dalamnya. Bila perlu buat rincian hal apa saja yang ingin kamu lakukan setiap hari, seperti :

Senin :

Memasak menu saran sendiri

Selasa :

Berkunjung ke tempat teman

Rabu :

Berkunjung ke restoran Jepang dekat kantor

Kamis :

Jogging sebelum pergi ke kantor

Jumat :

Berbagi makanan ke warga sekitar

Buat daftar satu kegiatan baru setiap harinya agar kamu tidak mudah merasa bosan dan hidup lebih bersemangat.

MERASA DIBUTUHKAN ORANG LAIN DAN DIANGGAP PENTING DAPAT MEMBUAT HIDUP KITA LEBIH BERMAKNA

Setiap orang punya keunikannya masing-masing, perasaan untuk selalu merasa dibutuhkan orang lain dan dianggap penting oleh orang lain ada di dalam diri tiap orang termasuk kamu kan? Kamu bisa ahli dalam suatu bidang tertentu untuk mendapatkan perhatian orang lain dengan mudah.

Contohnya, jika kamu ahli memperbaiki komputer, pasti di kantor kamu banyak yang akan mencari kamu ketika mereka mengalami masalah pada laptop atau PC yang mereka miliki.

Sedikit rasa senang pasti akan kamu rasakan ketika orang-orang mulai membutuhkanmu dan banyak yang mencar-cari kamu, ada kebanggan di dalam diri akan hal ini. Penghargaan yang diterima dari orang lain akan menjadikan seseorang menjadi lebih hidup. Ia tidak akan merasa sendiri ketika orang lain menyadari keberadaannya, ketika pengakuan ari orang lain didapatkan, otomatis hal tersebut akn membuat orag yang dihargai merasa bahagia pula.

MOST SHARE

TataJiwa.com membahas tentang perbaikan diri, peningkatan kemampuan, relaksasi serta perbaikan hubungan dengan diri sendiri.

Facebook Page

To Top