Spirituality

Kamu Merasa Waktu Berjalan Begitu Cepat? Hindarilah 10 Kegiatan yang Hanya Membuang Waktu

Kamu selalu merasa bahwa waktu berjalan begitu cepat, padahal kamu belum melakukan segala sesuatu secara maksimal. Dalam sehari, manusia memiliki waktu yang sama yakni 24 jam dalam 1 hari. Jika kamu merasa masih kurang, mungkin kamu belum memanfaatkannya dengan optimal.

Bisa jadi tanpa kamu sadari, kamu telah melakukan kegiatan yang membuang-buang waktu. Kebiasaan-kebiasaan ini membuat waktu berharga terbuang sia-sia. Agar kamu bisa memanfaatkan waktu dengan maksimal, sebaiknya kamu menghindari kebiasaan ini.

MENGHABISKAN WAKTU LUANG YANG SANGAT SEDIKIT DENGAN MENONTON TV

Penyebab yang paling sering membuat waktu seseorang jadi terbuang percuma ialah terlalu banyak menonton televisi. Ya, memang di dalam televisi banyak sekali hiburan yang disuguhkan, tetapi kebanyakan isinya adalah sesuatu yang tidak mendidik dan bermanfaat. Sebagian besar acara televisi didominasi oleh sinetron, reality show, talkshow, dan drama.

Daripada membuang waktumu menonton televisi, lebih baik gunakan internet sebagai media penghiburmu. Menjelajah internet kita bisa mendapatkan banyak hal, tidak hanya hiburan, tetapi pengetahuan-pengetahuanbaru yang bersumber dari artikel, gambar, maupun video. Tapi ingat, gunakan internet dengan bijak ya!

MEMAKSA MENANG DALAM SETIAP DEBAT, WAKTUMU HANYA TERBUANG UNTUK KEGIATAN TIDAK PENTING

Kamu selalu memaksakan diri untuk menang dalam setiap perdebatan. Sifat egois dan keras kepalamu akhirnya malah membuang-buang waktu. Setelah menang perasaan apa yang kamu dapat? Hanya puas saja bukan? Percuma jika kamu bahagia tetapi orang-orang di sekitarmu malah kesal atau tidak merasa bahagia atas kemenangan yang kamu peroleh. Kurangi sedikit ego, dan coba menerima pendapat orang lain. Mendengarkan pendapat orang lain akan membantumu mendapat pengetahuan baru.

MELAKUKAN PEKERJAAN YANG TIDAK KAMU SUKAI ATAU TIDAK SESUAI PASSION KAMU

Membuang waktu yang paling efektif adalah dengan melakukan sesuatu yang tidak kamu sukai tapi tetap dikerjakan. Kamu mengerjakan pekerjaan tersebut hanya untuk membahagiakan orang lain, dan mengabaikan kebahgiaan dirimu sendiri. Hidupmu tidak bermakna karena melakukan semuanya serba terpaksa. Belajarlah menolak berbagai permintaan yang tidak kamu sukai. Berikan mereka pengertian yang baik mengapa kamu sampai menolak permintaan mereka, dengan begitu mereka akan lebih memahami kamu dan kamu pun bisa berhenti membuang-buang waktu. Orang sukses adalah orang yang mengatakan “tidak” terhadap hampir semua tawaran.

SELALU MENGELUH DENGAN PERUBAHAN YANG TERJADI DALAM HIDUPMU

Kebiasaan sering mengeluh tanpa kamu sadari telah membuang banyak waktumu. Ketika mengeluh, perasaan memang jadi lega. Tetapi kalau keseringan mengeluh tentang perubahan yang terjadi dalam hidupmu, itu sama sekali tidak ada manfaatnya. Lima menit waktu yang kamu pakai untuk mengeluh dama dengan 5 menit kamu membuang waktumu untuk bersyukur.

TERLALU BANYAK AKTIF DI SOSIAL MEDIA

Dunia yang serba internet seperti sekarang ini, mengakses media sosial jadi lebih gampang. Didukung dengan sinyal yang kencang, kegiatan pamer di sosmed jadi lebih asyik. Tapi, secara tidak sadar banyak waktu yang telah terbuang karena terlalu sering aktif di media sosial. Kalau untuk urusan bisnis atau pekerjaan tidak masalah, tetapi jika hanya untuk menunjukan eksistensi itu kegiatan yang tidak terlalu bermanfaat. Lihat saja, apa yang kamu dapatkan setelah update status? Kebahagiaan? Jempol? Love? Komentar? Coba deh kegiatan update sosmed itu kamu alihkan dengan melakukan pekerjaan yang bermanfaat, kamu pun akan mendapatkan manfaat yang lebih berguna juga.

KAMU BERPURA-PURA BERGAUL DAN MENYUKAI ORANG-ORANG YANG ADA DI SEKITARMU

Buat apa membuang waktumu percuma hanya untuk bergaul dengan orang-orang yang sebenarnya tidak kamu suka? Hidupmu terlalu singkat untuk dihabiskan hanya untuk berteman dengan ornag yang tidak memberi manfaat pada hidupmu. Alhasil, waktumu hanya terpakai sia-sia untuk menyenangkan orang lain. Untuk membuat orang suka akan keberadaanmu. Ujungnya kamu akan lelah karena berusaha membuat orang-orang untuk menyukaimu dengan susah payah. Hingga pada akhirnya,kamu jadi kehilangan diri sendiri.

MEMBUAT MASALAH YANG DIBUAT-BUAT

Seseorang biasanya akan menciptakan masalah palsu atau yang dibuat-buat untuk menghindari masalah lainnya. Hal ini malah berbahaya dan cuma membuang-buang waktu saja. Ada baiknya, jika kamu mempunyai masalah, hadapilah dengan berani dengan tubuh yang tegap. Masalahmu tidak akan selesai jika terus menghindarinya. Kalaupun ada resiko hadapilah! Setidaknya hatimu akan lebih tenang karena telah menghadapi satu permasalahan yang selama ini menggentayangimu.

TERLALU BANYAK MEMBICARAKAN KEBURUKAN ORANG LAIN

Mengobrol selama itu bermanfaat dan menambah pengetahuan sih tidak masalah, malah dianjurkan agar kamu semakin pintar. Tapi jika ujungnya kamu malah membicarakan keburukan orang lain dan obrolan-obrolan yang gak jelas, lebih baik tinggalkan atau diam. Membicarakan sesuatu yang jelek tentang orang lain tidak akan memberi manfaat apapun untukmu.  Sama saja kamu membuang waktumu yang berharga. Coba bayangkan efek tidak bergosip, pekerjaanmu akan selesai lebih cepat. Jika pekerjaan selesai lebih cepat, waktu bersantai yang lebih lama pun bisa kamu dapatkan.

Daripada kamu menyakiti hati orang dengan menggosipkannya, lebih baik ubah kebiasaan itu menjadi sesuatu yang bermanfaat.


Life

10 Cara Meningkatkan Daya Ingat Yang Efektif Biar Gak Gampang Lupa

cara meningkatkan daya ingat

Otak merupakan organ vital yang harus dijaga. Selain berfungsi untuk mengatur aktifitas yang akan diteruskan ke saraf tubuh agar tubuh bergerak, otak juga memudahkan kita dalam mengingat dan mengatur kehidupan. Sayangnya, kinerja otak dapat menurun seiring bertambahnya usia. Itulah mengapa banyak kita temui adanya pikun pada seseorag yang berusia lanjut. Lalu, bagaimanakah cara meningkatkan daya ingat yang efektif? 

Tidak hanya pikun yang umumnya terjadi pada usia renta. Seseorang dengan usia berapapun bisa saja lupa dengan nama orang, wajah, deadline tugas, hingga lupa dimana ia meletakkan barang.

Penyebab Sering Lupa

Sebelum membahas bagaimana meningkatkan daya ingat yang harus kamu pahami terlebih dahulu apa bahayanya bila gejala sering lupa ini kamu biarkan, lupa ini bisa jadi pemicu masalah lain yang lebih besar seperti penyakit demensia dan alzheimer. Untuk meningkatkan daya ingat yang kuat kamu harus tau akar masalah dan penyebabnya.

Berikut beberapa penyebab sering lupa yang kamu perlu tahu :

Kurang tidur dimalam hari

Satu hal yang jarang orang sadari dan anggap sepele adalah kurang tidur dimalam hari, padahal kurang tidur punya peranan yang memberikan pengaruh ke memori kamu. Selain membuatmu mudah lupa, kurang tidur bisa membuatmu cemas dan suasana hati yang buruk.

2. Terlalu sering mengonsumsi obat-obatan penenang/antidepresan serta tekanan darah

Hal yang kedua mempengaruhi ingatanmu adalah obat-obatan yang kamu konsumsi, membuatmu sulit mengingat hal-hal baru. Untuk masalah ini kamu bisa berkonsultasi dengan dokter.

3. Tiroid yang tak seimbang

Ketidak seimbangan hormon tiroid akan perngaruh juga pada daya ingatmu, ini menjadi salah satu penyebab juga mengapa tidurmu jadi tak teratur, membuatmu jadi depresi dan mood berantakan. Lakukanlah tes darah untuk tahu apa tiroidmu seimbang atau tidak.

4. Mengonsumsi minuman alkohol berlebih

Kamu akan sulit mengingat jika kamu terlalu sering mengonsumsi alkohol, tidak hanya ketika kamu meminumnya, bahkan ketika efek alkoholnya sudah hilang gangguan ingatan bisa tetap kamu rasakan. Biasanya efek ini berlaku untuk seseorang meminum minuman tersebut 2 gelas perhari.

5. Stres berlarut dan berkepanjangan

Masalah memori dapat ditimbulkan jika kamu stres berat untuk jangka waktu yang lama. Kamu jadi susah berkonsentrasi dan merangkum informasi baru.

6. Sering cemas berlebihan

Perasaan cemas berlebih menghalangi memori untuk membentuk ingatan, kita jadi sulit fokus dan susah juga memperhatikan sesuatu untuk kita ingat.

Cara Meningkatkan daya ingat

Padahal mengingat sesuatu adalah salah satu upaya untuk melatih kinerja otak. Untuk mengetahui cara meningkatkan daya ingat  yang efektif, yuk simak ulasannya berikut.

Berolahraga

Selain menjadikan badan lebih sehat dan berbentuk indah, berolahraga juga merupakan salah satu cara meningkatkan daya ingat. Olahraga dapat membuat sirkulasi darah menjadi lancar, meningkatkan aliran darah menuju otak, meredakan peradangan tubuh, serta membantu pertumbuhan sel saraf baru.

Sel saraf akan mengeluarkan protein fakto neutropis yang berpengaruh terhadap kemampuan kognitif, seperti kemampuan dalam belajar.

Di dalam jurnal Neuroscience (2010), dikemukakan bahwa seseorang yang melakukan olahraga secara rutin dapat menyelesaikan tugas lebih cepat dua kali lipat dibanding dengan mereka yang tidak berolahraga. Untuk melakukannya, kamu hanya perlu menyisihkan waktu 45 menit selama tiga kali dalam seminggu.

Memperhatikan asupan

Asupan gizi yang tepat juga dapat meningatkan daya ingat, conthnya seperti mengonsumsi sayuran hijau, ikan laut, teh hijau,serta makanan lain yang mengandung nutrisi untuk otak. Tidak hanya menambahkan jumlah asupan gizi yang tepat, kam juga perlu mengurangi kebiasaan buruk seperti minuman beralkohol. Sebab, minuman beralkohol justru akan merusak otak lho.

Hindari multitasing

Sebagian orang memilii target untuk menguasai banyak bidang. Namun siapa sangka bahwa multitasking ternyata dapat berakibat buruk pada otak. Tidak hanya itu, melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu juga dapat membuat otak bekerja lebih eras hingga akhirnya tidak fokus. Sebaiknya selesaikanlah dulu suatu pekerjaan sebelum memulai pekerjaan baru.

Aktif bersosialisasi

Berkomunikasi dengan sanak saudara, sahabat dan orang terdekat dapat mengurangi stres dan depresi. Hal ini juga berkaitan dengan peningkatan daya ingat. Namun, berhati-hatilah dengan lawan bicara yang justru dapat membuat stres meningkat. Memilah milih lawan bicara dalam bercengkrama boleh juga kok.

Tidur yang cukup

Saat sedang tidur, otak beristirahat sambil menyusun kejadian dan hal yang telah diingat hari ini. Tidur yang cukup dapat membuat otak semakin fokus serta meningkatkan daya ingat. Tidak hanya itu, tdur yang cukup juga dapat membuat kamu bugar dan terlihat fresh.

Memvisualisasikan

Jika kamu masih merasa sulit untuk mengingat nama seseorang, kamu bisa menyiasatinya dengan menyematkan ciri pada orang tersebut. Misalnya menandai bahwa orang tersebut bertubuh tinggi, berkulit hitam, rambut lurus dan sebagainya.

Melakukan asah otak

Banyak orang tua yang khawatir saat melihat anaknya bermain game. Padahal, jika diarahkan dan tidak berlebihan dapat membuat dampak yang baik bagi otak. Permainan yang dapat mengasah otak anatara lain puzzle, teka-teki silang, catur, tebak gambar, dan permainan strategi lainnya.

Pola hidup yang teratur

Mengatur aktifitas mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi juga merupakan salah satu cara meningkatkan daya ingat. Hidup yang terorganisir dapat melatih otak untuk mengingat jadwal maupun konsep yang sudah dibuat. Misalnya meletakkan sesuatu pada tempatnya, pergi ke kantor tepat waktu, dan sebagainya.

Mandiri

Melakukan segala aktifitas dengan mandiri membuat otak melatik kemampuan mengingat. Dengan demikian, otak akan terur bberlatih dan kemampuan mengingatpun bertambah.

Mengonsumsi obat sesuai resep dokter

Saat sakit dan diberi obat oleh dokter, mintalah aturan minum dan dosis yang jelas. Sebab, beberapa obat mempunyai pengaruh terhadap daya ingat.

Tips agar konsentrasi meningkat:

  • Membuat catatan. Catatan penting akan membuat kamu fokus dan membuat aktifitas menjadi terarah.
  • Membuat skala prioritas. Dengan skala prioritas, kamu dapat membagi anatara hal yang prioritas dan tidak. Lakukanlah yang yang prioritas terlebih dahulu agar aktifitas lebih fokus.
  • Matikan telepon genggam saat mengerjakan tugas atapun bekerja untuk meningkatkan konsentrasi.
  • Istirahat sejenak untuk recovery otak sehingga kemampuan konsentrasi pulih kembali.

Life

Kamu Gampang Emosi? Cobalah Cara Mengendalikan Emosi Berikut Ini

cara mengendalikan emosi

Emosi merupakan luapan hati yang sering muncul dalam diri kita. Jika emosi yang muncul adalah rasa senang, maka emosi tersebut adalah emosi positif yang patut dipertahankan.

Namun, jika emosi yang muncul adalah emosi negatif seperti marah, tidak bisa bersabar dongkol, atau badmood, maka sebaiknya kita mencoba mengendalikan emosi tersebut agar tidak mendominasi tindakan.

Emosi dapat mempengaruhi tindakan yang kita ambil selanjutnya, Seringkali seseorang salah mengambil tindakan karena dirinya sudah dikuasai oleh emosi negatif.

Cara Mengendalikan Emosi

Dalam beraktivitas, kita tentu ingin mempertahankan emosi positif dan membuang jauh-jauh emosi negatif. Dengan begitu, apapun yang kita kerjakan akan terasa ringan. Nah, untuk mengendalikan emosi-emosi tersebut, ada beberapa tips mengendalikan emosi yang dapat kamu coba, antara lain:

1. Berpikir Positif

Hal pertama yang dapat dilakukan untuk mengendalikan emosi adalah dengan membuang jauh-jauh pikiran buruk. Biarkan pikiranmu tenang dengan pikiran-pikiran positif. Dengan begitu, kamu dapat mencegah pikiran-pikiran negatif yang dapat merusak mood.

Memang tidak semudah saat mengucapkannya. Orang yang biasa terbawa emosi akan sulit menahan pikiran negatif. Cobalah untuk melawan pikiran negatif itu. Kamu bisa mencari tempat untuk menenangkan diri atau memakan makanan yang disukai untuk melupakan pikiran buruk tersebut.

2. Jangan Langsung Bertindak Saat Emosi

Saat emosi negatif muncul, seringkali kita sulit untuk menahan tindakan-tindakan buruk seperti marah, menangis, atau berteriak. Banyak orang yang menyesal setelah melakukan tindakan buruk karena dikuasai emosi negatif. Oleh karena itu, cobalah untuk menenangkan diri dan tidak meluapkan emosi negatif dengan tindakan negatif pula.

Ketika emosi memuncak, otak biasanya akan kesulitan untuk mengambil keputusan dan sulit pula menghadapi masalah yang ada. Saat itulah tubuh kita sudah dikuasai oleh emosi. Jika menuruti emosi negatif, bisa jadi masalah yang seharusnya tidak terlalu besar malah menjadi rumit.

Jika kamu berada dalam keadaan emosi yang memuncak, cobalah untuk menarik napas dalam-dalam dan menutup mata sejenak. Lakukan teknik pernapasan ini beberapa kali hingga merasa cukup tenang untuk berpikir. Saat pikiran sudah tenang, kamu dapat lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan selanjutnya.

3. Ubah Kebiasaan yang Dapat Memancing Emosi

Terkadang, emosi negatif muncul bukan karena faktor eksternal, namun karena faktor internal di dalam diri kita. Kamu bisa cek kebiasaan-kebiasaan mana yang sering memunculkan emosi dalam diri. Setelah itu, kamu bisa mencoba untuk mengurangi atau bahkan meninggalkan kebiasaan tersebut.

Misalnya, jika kamu sering emosi saat terburu-buru, cobalah mengendalikannya dengan datang lebih pagi dari biasanya. Dengan begitu, kamu tidak akan terburu-buru saat mengerjakan sesuatu karena memiliki rentang waktu yang cukup. Contoh lain adalah, jika kamu mudah emosi saat kelelahan, cobalah untuk menjauh dari kerumunan orang saat sedang lelah. Dengan begitu, orang-orang disekitarmu tidak terkena dampak dari emosimu dan kamupun terhindar dari masalah baru.

4. Memancarkan Energi Positif

Jika tidak ingin emosi negatif muncul seenaknya, penting bagimu untuk memancarkan energi positif kepada orang-orang disekelilingmu. Minimal, kamu dapat melakukannya di depan cermin dan memberikan energi positif kepada diri sendiri.

Tidak ada salahnya jika kamu tetap tersenyum, memberikan dukungan kepada orang lain, dan menebarkan aura positif. Selain dapat menenangkan diri, menebar aura positif juga dapat mengundang orang lain untuk memberikan aura positifnya pada kita.

Cobalah untuk melihat suatu permasalahan dari sisi baik. Permasalahan yang dilihat dari sisi baik akan lebih mudah untuk diatasi. Pikiran yang tenang dan positif dapat membantu kita menemukan akar permasalahan dan menyelesaikannya seefektif mungkin tanpa harus bersitegang.

5. Berlapang Dada dan Menerima Kesalahan

Terkadang, emosi terjadi karena keegoisan dalam diri. Keegoisan tersebut selalu mengatakan bahwa diri sendirilah yang paling benar. Seringkali seseorang yang mudah terbawa emosi tidak mau menerima jika ternyata kesalahan bersumber dari dirinya sendiri.

Ingatlah bahwa emosi tidak akan reda, dan masalah tidak akan selesai jika kamu tidak mau menerima kesalahan sendiri. Berlapang dada adalah kunci dari ketenangan, dan ketenangan adalah kunci dari mengendalikan emosi.

Jadi, salah satu cara terbaik dalam mengendalikan emosi adalah dengan berlapang dada. Yakinlah bahwa mengakui kesalahan tidaklah memalukan. Justru dengan begitu, kamu dapat memperlihatkan kedewasaan sehingga mampu menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.


Life

Kiat dan Cara Menghadapi Masalah agar Cepat Selesai

cara menghadapi masalah

Menghadapi masalah adalah hal yang pasti dihadapi oleh manusia. Setiap orang yang hidup di dunia ini pasti akan menghadapi masalah. Namun, masalah yang dihadapi setiap orang berbeda-beda. Berat-ringannya suatu masalah pun tidaklah sama. Penilaian dalam suatu masalahpun tergantung sudut pandang masing-masing orang. Saat suatu masalah terasa ringan bagi seseorang, bisa jadi masalah tersebut akan berat bagi orang lainnya.

Masalah yang hadir harus disikapi dengan bijak. Sebagai manusia, kita harus percaya masalah yang diberikan sudah sesuai dengan kapasitas diri kita. Maka, janganlah berputus asa ketika ada masalah yang menerpa diri. Agar masalah dapat diselesaikan dengan kepala dingin, Berikut cara-cara menyelesaikan masalah dalam hidup :

Cara Menghadapi Masalah

menghadapi masalah

1. Ketahui Akar Masalahnya

Pernahkah kamu mendengar kata “akar permasalahan”? Untuk menyelesaikan suatu masalah, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengetahui penyebab masalah tersebut muncul. Dengan begitu kita jadi fokus masalah mana yang menjadi fokus untuk diselesaikan dan kita dapat mengambil langkah yang paling efektif untuk menyelesaikan masalah tersebut. Selain itu, mengetahui akar permasalahan dapat mencegah masalah yang sama untuk muncul di kemudian hari.

2. Tenangkan Diri Sebelum Mengambil Keputusan

Keputusan yang diambil saat keadaan hati sedang kacau biasanya hanya akan mendatangkan penyesalan di kemudian hari. Saat ingin menyelesaikan masalah, kita perlu menenangkan pikiran sebelum mengambil keputusan penting. Dengan begitu, kita dapat menganalisa apakah keputusan yang kita ambil tersebut benar atau tidak.

3. Berpikir Objektif

Berpikir objektif yang dimaksud di sini adalah melihat keseluruhan dengan berbagai sudut pandang. Jangan sampai masalahmu semakin rumit karena keputusan yang diambil berpihak pada perorangan atau bahkan egomu sendiri. Carilah win-win solution yang menguntungkan bagi semua orang yang terlibat dalam masalahmu.

4. Gunakan Pemikiran Sebab-Akibat

Ketika hati sudah tenang, maka kamu akan mempertimbangkan untuk memilih opsi terbaik yang akan diambil. Dalam proses pertimbangan tersebut, gunakanlah sistem berpikir sebab akibat di semua pilihan yang akan diambil. Misalnya, jika saya menegur dengan tegas, maka persahabatan akan terganggu. Atau jika saya menegur dengan halus, maka kesalahan yang sama akan terulang. Dengan memikirkan sebab akibat itu, maka kamu akan menemukan pilihan terbaik dalam menyelesaikan suatu masalah.

5. Minta Pendapat Orang Lain

Jangan malu untuk meminta pendapat orang lain seperti teman dekat, orang tua atau pasangan. Dengan begitu, kamu bisa mempertimbangkan apakah keputusan yang kamu ambil sudah tepat atau belum. Di sisi lain, bisa saja orang lain memberikan pilihan yang lebih tepat. Namun, kamu harus tetap berhati-hati. Bisa jadi, pendapat orang lain malah membuatmu berputar-putar pada pilihan yang ada. Pilihlah tempat berbagi yang terbaik sesuai dengan masalah yang ingin kamu selesaikan.

6. Jangan Membuat Masalah Semakin Rumit

Terkadang, masalah yang kita hadapi tidaklah sulit. Namun, karena emosi yang tidak terkontrol, masalah ringan bisa menjadi rumit. Jadi, saat menghadapi masalah, kendalikanlah emosimu dan sabar. Jangan membuat masalah semakin rumit dengan emosi yang tidak terkendali. Tetap tenang, tidak panik, dan selesaikanlah masalah tersebut dengan kepala dingin.

7.  Menerima Kesalahan

Salah satu hal tersulit dalam menyelesaikan masalah adalah mengakui kesalahan sendiri. Tidak jarang masalah yang ingin kita selesaikan berkaitan dengan ego sendiri. Maka dari itu, belajarlah untuk berlapang dada dan menerima jika memang masalah tersebut  muncul karena pribadi kita yang tidak terkontrol dengan baik. Setelah mengakuinya, minta maaflah kepada orang – orang terkait. Dengan begitu, masalah dapat teratasi dengan lebih cepat.

8. Tetap Berpikiran Positif

Mungkin mudah untuk dikatakan, namun sulit untuk mempertahankan pikiran positif kita. Berpikir positif akan memberikan aura positif pula pada lingkungan sekitar kita. Dengan begitu, kita dapat mengambil keputusan sebaik mungkin.

9. Monitor dan Evaluasi

Ketika cara menghadapi masalah sudah ditemukan dan dieksekusi, hal lain yang harus kita perhatikan adalah memonitor progress dari solusi tersebut. Jika pada perjalanannya kamu menemukan banyak kejelekan, maka evaluasilah kembali keputusanmu sebelum terlambat. Dengan begitu, kamu dapat mengantisipasi masalah agar tidak bertambah rumit.

10. Ambil Hikmah dari Setiap Masalah

Setiap masalah yang dihadapi pasti memiliki manfaat di dalamnya. Saat menghadapi suatu masalah, jangan berlama-lama dirundung kesedihan dan merasa stress berat. Cobalah untuk mencari keuntungan dalam setiap masalahmu. Dengan begitu, kamu dapat memaksimalkan keuntungan tersebut. Di sisi lain, kamu dapat menghadapi masalah dengan pikiran yang lebih positif.

MOST SHARE

TataJiwa.com membahas tentang perbaikan diri, peningkatan kemampuan, relaksasi serta perbaikan hubungan dengan diri sendiri.

Facebook Page

To Top