Life

Untukmu yang Merasa Bahwa Hidupmu Tak Lagi Berharga

hidup saya tidak berharga

Ketika kamu merasa hidupmu tak berharga, menganggap semua hal yang kamu upayakan sejauh ini tidak menghasilkan apa-apa. Semua rencana nihil, kegagalan karir, tidak dianggap orang sekitar atau putus hubungan dengan pasangan. Semua pikiran-pikiran itu selalu mengusikmu dijam-jam menjelang tidur dan justru kadang membuatmu terjaga sepanjang malam. Kegelisahan semakin dalam kamu rasakan ketika kamu melihat hidup orang lain terlihat lebih bahagia, lebih berhasil dan lebih baik dibanding hidupmu.

Dititik inilah kadang kamu merasa tidak memiliki siapapun dalam hidup untuk membuatmu merasa lebih baik. Merasa kehadiranmu tidak ada gunanya dan tak berharga bagi orang-orang sekelilingmu

Namun benarkah keadaanya separah itu? Atau jangan-jangan semua kejadian buruk yang menimpamu membuatmu menjadi gelap mata hingga kamu kesulitan mencari jalan keluar dan membenahinya pelan-pelan, sampai-sampai kamu berpikir demikian.

Saat kamu merasa tidak berharga dan membuatmu ingin menyerah. Cobalah ingat hal ini  untuk mengusir perasaan  tersebut.

Belajar kendalikan perasaan pelan-pelan, semua tak seburuk yang kamu pikirkan

Memang berat rasanya untuk tetap berpikir jernih dan menenangkan pikiran ketika kita sedang jatuh, ‘bangkit’ seolah menjadi kata yang paling jauh. Tapi bukan berarti itu jadi alasan untuk pasrah membiarkan perasaan mengendalikan kita, menghabiskan energi untuk meratap sambil mempertanyakan nasib kenapa semua bisa begini? Tetaplah berfikir rasional agar mentalmu tidak jatuh.

Mengendalikan perasaan bisa kamu mulai pelan-pelan, ini adalah sesuatu yang harus kamu latih meski saat ini terasa sulit tapi dengan membiasakan tenang ketika masalah datang maka kamu juga akan lebih mudah menemukan jalan keluar dan tak membiarkan dirimu berlama-lama terjebak dalam pikiran negatif, Percayalah semua tidak seburuk yang kamu pikir, kamu berharga kamu tidak serendah itu.

Berhenti membandingkan hidupmu dengan hidup orang lain

Diantara kita mungkin punya luka tersendiri tentang pembandingan, entah di masa kecil kita sudah terbiasa mengalami perbandingan yang diciptakan orang-orang sekitar tentang fisik, bakat, nilai di sekolah atau apapun sehingga kebiasaan itu terbawa sampai kita dewasa, merasa hidup belum cukup kalau kita belum ‘lebih’ dari oranglain. kamu jadi kehilangan fokus pada diri sendiri dan mulai mengutukki diri betapa tidak beruntungnya hidupmu dan mulai menggunakan standar hidup orang lain untuk dirimu sendiri.

Padahal setiap orang juga punya masa sulit, punya cerita berjuangnya masing-masing. Tidak seharusnya apa yang ditakdirkan untuk orang lain menjadi keharusan kita untuk bernasib sama, yang perlu kamu lakukan adalah berjuang di jalan ceritamu sendiri, menjadi lebih baik dari dirimu yang kemarin dan tak perlu resah dengan pencapaian orang-orang sebab waktu datangnya kesuksesan dan kebahagiaan untuk setiap berbeda-beda, untukmu hari ini mungkin belum tapi nanti pasti ada waktunya.

Jika sosial media membuatmu makin tak tenang, lebih baik sejenak tinggalkan

Ditengah kebosanan, kamu mencari hiburan dengan terus beraktivitas di dunia maya. Memposting sesuatu yang mungkin bagimu bisa mengundang perhatian berharap ada yang simpati dan memberi solusi. Alih-alih menenangkan diri yang didapat justru kegelisahan lebih dalam karna waktumu diterbuang untuk menceritakan sesuatu yang oranglain tak peduli dan menghabiskan waktu dengan melihat postingan orang-orang tentang pencapaian dan kebahagiaan mereka yang belum tentu nyata. Semua itu tidak membantu sama sekali bukan?

Lebih baik luangkan waktumu untuk menyenangkan dirimu sendiri dengan aktifitas lain, membaca buku, menonton film, berbincang dengan keluarga atau aktifitas apapun yang membuatmu keluar dari kegiatan berlama-lama bermain sosial media.

Hargai diri sendiri dengan fokus pada kelebihan

Tanpa disadari kita sering merendahkan diri dengan menyesali kekurangan, padahal kenyataannya kamu hanya tidak mau melihat ke dalam dirimu lebih dalam lagi. Bahwa sesungguhnya tubuh yang kamu anggap tidak beruntung ini juga memiliki kelebihan.

Entah orang lain mau bilang apa, fokuslah pada apa yang kamu suka atau yang menjadi kelebihanmu diantara sisi buruk yang mereka bilang, buktikan bahwa kamu juga punya kelebihan, kamu bisa berhasil dengan caramu sendiri.

Jika merasa gagal ini bukanlah akhir, ucapkan terima kasih ke dirimu sendiri karena sudah berani mencoba

Kegagalan itu bagian dari proses, nikmati saja perjalananya jika lelah jangan dulu menyerah, beristirahatlah dan luangkan waktu untuk merenung bahwa ketika kamu sudah ada di titik inipun juga merupakan sebuah pencapaian, meski gagal setidaknya ada pelajaran yang bisa kamu ambil yang tak mungkin kamu dapatkan jika hanya berdiam diri dan tak berani mencoba, ucapkanlah terima kasih pada dirimu sendiri karena sudah berjalan sejauh ini.

Jangan lupa juga untuk selalu mengembangkan diri, menjadikan gagal sebagai bekal jika kelak kamu dihadapkan dengan masalah yang sama di depan sana, kamu sudah tahu keputusan apa yang akan kamu ambil agar tak gagal lagi.

Carilah teman bercerita yang bisa dipercaya, seperti keluarga atau sahabat misalnya

Saat kamu merasa bahwa pikiranmu stuck  dan kamu merasa kehilangan semangat. Cobalah bercerita pada sahabat yang kamu miliki. Sesekali cobalah membagi beban dan perasaan membingungkan yang kamu rasakan. Seandainya saat kamu bercerita kamu ingin menangis. Menangis saja tidak masalah .

Karena dengan menangis beban yang kamu punya bisa saja hilang dan juga berkurang. Meski tidak berkurang semuanya. Setidaknya kamu jadi merasa sedikit lebih lega saat bercerita atas keluh kesah yang kamu rasakan. Motivasi mungkin bisa saja muncul kembali saat kamu mulai terbuka berbagi dengan orang terdekatkmu. Karena kamu tidak pernah tahu darimana motivasi itu timbul dan juga berasal.

Kembalilah Pada Tuhan, sebagai hambaNya keberadaanmu itu berharga

Ingatlah selalu bahwa apapun yang tercipta di dunia ini pasti memiliki makna, sekelam apapun hidupmu jika kamu mau merubah hidupmu dan tetap Dia yang jadi tujuanmu, bagiNya sebagai seorang hamba kamu begitu berharga

Kamu tidak boleh lupa bahwa di atas segala rencanamu sebagai manusia. Serapih apapun kamu rerncana dalam hidup tetap ada yang Maha Menguasai Mahkluknya. Dia yang menentukan segala yang di luar batas kemampuanmu sebagai manusia. Dia pula yang paling tahu hal terbaik untukmu. Maka bila suatu hari rencanamu tidak sesuai kamu jangan pernah menyalahkan Tuhan dan siapapun. Ketahuilah bahwa meski rencana atau semua yang kamu harap tidak sesuai harapan .Setidaknya kamu sudah mencoba melakukan yang terbaik. Paling tidak rasa penasaranmu sudah terjawab.

Menghilangkan rasa tidak berharga dalam hidup memang tidak mudah. tapi bukan berarti kamu tidak mampu melakukannya. Bisa jadi yang menciptakan kegelapan yang sedang kamu alami saat ini adalah dirimu sendiri. Sesungguhnya kamu punya kendali penuh juga untuk menghilangkannya.

Jadilah manusia yang tetap fokus pada segala tujuan-tujuanmu. Meski kamu mengalami kekecewaan, kendalikan pikiran juga perasaanmu dengan baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Business

Alasan Mengapa Temanmu Sulit Sekali Membayar Hutang Kepadamu

membayar hutang

Berhutang sepertinya sudah jadi sebuah kebutuhan bagi banyak orang. Mulai dari orang biasa. pembisnis, hingga artis sekalipun. Pasti pernah mengalami yang namanya berhutang.

Entah berhutang untuk kehidupan sehari-hari, bisnis, cicilan hingga keadaan darurat yang tidak disangka-sangka. Berhutang memang jadi cara tercepat untuk mendapatkan dana segar dalam waktu yang singkat. Namun yang hal yang menyebalkan dari pinjam meminjam uang ini adalah ada kemungkinan uang yang telah kita pinjamkan ke orang lain tak sepenuhnya balik bahkan tak dibayarkan sama sekali.

Awalnya dia datang memelas, menyebutkan sejumlah angka yang dia butuh sambil meyakinkan jika sudah waktunya bayar akan dia lunasi, tapi ternyata tak sedikit juga yang ingkar janji, berbelit menjelaskan dia tidak bisa bayar hari ini atau besok pasti saya bayar dan tiba-tiba menghilang. sebenarnya banyak faktor yang menyebabkan mereka enggan mengembalikan uangmu.

Memang Tidak Memiliki Niat Untuk Membayar

Salah satu hal yang membuat hutang tidak pernah terbayarkan adalah tidak adanya niat untuk membayar hutang itu.

Karena hal awal yang memudahkan seseorang untuk membayar hutang adalah ‘niat’yang kuat untuk membayar. Jika niatnya saja sama sekali tidak ada bagaimana hutang akan bisa lunas.

Jika seseorang memiliki hutang dan kemudian  berjanji memprioritaskan hutang tersebut diatas kebutuhan yang lain.

Maka sedikit demi sedikit dia pasti akan mampu membayar hutangnya, Karena saat niat ada . Secara alam bawah sadar keinginan untuk mencicil pun pasti ada. Dan sedikit demi sedikit hutang pun akan lunas cepat atau lambat.

Tidak Memiliki Cukup Uang Untuk Membayar

Hal yang satu ini sudah sangat jelas. Selain niat. Kesulitan yang membuat seseorang dalam membayar hutang adalah karena tidak adanya uang yang cukup untuk disisihkan untuk membayar hutang tersebut.

Tapi tidak adanya uang bukan jadi alasan tepat jika masih bisa menabung untuk membayar hutang meski pelan dan lambat, atau setidaknya ada komunikasi yang baik sehingga bisa meminta dimaklumi bukan malah hilang tiba-tiba

Beban Hutang Lebih Besar Dari Pendapatannya

Kesulitan nyata lainnya seseorang sulit membayar hutang adalah hutangnya lebih besar dari pendapatan yang dia miliki. Sehingga proses pengembalian hutang jadi sulit dan tersendat-sendat.

Oleh karena itu penting untuk mempertimbangkan kemampuan pendapatan saat akan berhutang agar tidak mengalami kesulitan dalam pengembaliannya nanti. Meski sedang membutuhkan dana yang besar selalu ukur kemampuan pendapatan yang kamu miliki agar tidak terlalu berat nantinya.

Merasa Hutang Itu Bukan Tanggung Jawabnya

Banyak orang yang senang berhutang tanpa pernah berpikir panjang, dan banyak pula yang tidak menganggap bahwa hutang adalah sebuah beban yang harus di selesaikan. Bahkan beberapa orang terang-terangan meminjam uang untuk kebutuhan yang tidak benar-benar mereka perlukan, tapi tidak merasa bahwa mereka memiliki beban berat yang harus segera di selesaikan. Perasaan tanpa beban ini lah yang sering membuat orang jadi lupa diri meski memiliki banyak kewajiban.

Untuk itu bagi kamu yang ingin meminjamkan uang, lihatlah dulu bagaimana gaya hidupnya, apakah orang itu cukup bertanggung jawab dan dapat di percaya?

Dia Merasa Kamu Adalah Temannya Yang Selalu Memberi Pengertian

Namanya teman baik mungkin kita merasa ingin menolongnya ketika dia sedang kesusahan, tapi sayangnya kebaikan ini sering disalah artikan oleh teman yang suka berhutang. Mereka berpikir hanya karena kita berteman menunda untuk membayar kewajiban hutang bukanlah masalah besar, padahal nyatanya mereka tak mengerti seberapa butuhnya kita terhadap uang yang dipinjamnya ketika waktu peminjaman sudah jatuh tempo. Memberi pengertian terhadap teman kita memang baik tapi bagaimapun juga tetap ada batasnya.

Tidak Berusaha Menyimpan Uang Untuk Mencicil

Kesulitan terakhir orang yang sulit mengembalikan hutang adalah tidak adanya inisistif sama sekali untuk mencicil. Meski dengan hanya menyimpan sedikit uang yang nantinya dibayarkan pelan-pelan.

Meski hanya sedikit, menyisihkan uang untuk membayar hutang adalah sebuah keharusan. Karena dari nominal yang sedikit itulah nantinya akan terkumpul dan jadi lebih banyak saat waktu pengembalian.

Jadikan kebiasaan menyisihkan uang meski sedikit. Karena ini akan membantu melunasi hutang-hutang meski dalam waktu yang cukup lama.

Meski mengembalikan uang yang dipinjam memang sulit. Tapi bukan berarti tidak mungkin bukan, Karena hutang adalah kewajiban yang harus segera diselesaikan. Dibutuhkan komitmen yang kuat agar bisa melunasinya walau dengan jumlah yang kecil dan juga waktu yang lama.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Business

Cara Menikmati Hidup Sederhana Untukmu yang Selalu Merasa Kurang

manfaat hidup sederhana

Hidup sederhana atau minimalisme sepertinya memang sedang banyak di gemari banyak orang di dunia. Tampaknya gaya hidup ini pun mulai diminati banyak orang karena banyaknya keuntungan yang didapat dari trend ini. Sadar atau tidak trend minimalisme memang menawarkan banyak sekali kelebihan yang bisa di dapat.

Manfaat hidup sederhana:

  • Hidupmu ajak jauh lebih nyaman
  • Bisa menghemat uang, waktu dan sumber daya alam
  • Mudah bersyukur untuk hal yang kecil sekalipun
  • Meminimalisir beban dalam pikiran
  • Lebih menerima hidup apa adanya
  • Lebih mengerti tentang kebutuhan hidup sendiri
  • Hidup tenang tanpa diperbudak keinginan

Jika mampu menerapkan dengan benar dan tepat. Bukan tidak mungkin strategi hidup sederhana ini  akan membuat kamu bebas finansial dalam hitungan beberapa tahun saja. Lalu bagaimana hidup sederhana yang benar untuk tujuan hidup yang lebih baik?

Mengendalikan Keinginan dan Kebutuhan Membuatmu Paham Mengatur Keuangan

Saat kamu sedang memegang uang atau baru saja gajian. Pasti rasanya ingin membeli semua yang kamu inginkan dan sudah ditunggu sekian lama. Boleh saja. Asal kamu juga mampu mengelola mana barang yang benar-benar jadi kebutuhanmu dan mana yang hanya jadi keinginanmu saja.

Karena biasanya manusia cenderung membeli secara impulsive atau berdasarkan keinginan semata tanpa tahu barang yang mereka beli itu berguna atau tidak.

Pernahkah kamu nonton film Shopaholicyang bercerita tentangseorang perempuan yang kecanduan belanja hingga harus membekukan kartu kreditnya di dalam kulkas, nyatanya menahan keinginan belanja memang sulit bukan? Kadang kita yang sudah berusah mati-matian berhemat dan membagi pengeluaran yang perlu dan tidak perlu saja masih kesulitan.

Itulah mengapa jika kamu memang berniat hidup dengan sederhana dan ingin  memiliki tabungan yang besar di kemudian hari. Mulai sekarang belajarlah membedakan apa yang benar-benar ingin kamu beli dan apa yang butuh kamu beli. Agar keuanganmu dapat terkendali dengan baik tanpa khawatir uangmu terbuang sia- sia.

Hiduplah Dibawah Kemampuan Meski Kamu Mampu Berlebih-lebihan

Salah satu masalah terbesar orang Indonesia adalah lebih sering hidup diatas kemampuan yang mereka miliki daripada keuangan mereka yang sebenarnya.

Misalnya di Indonesia kita akan lebih banyak menemui orang yang berhutang demi terlihat kaya. Daripada orang kaya yang berusaha hidup sederhana. Karena ini adalah fakta.

Padahal dengan hidup dibawah kemampuan meski mampu hidup berlebihan. Keuangan akan lebih stabil dan hidup sederhana namun kaya raya tetap bisa dijalankan.

Contoh hidup dibawah kemampuan adalah: jika kamu punya gaji sebesar 15 juta kamu lebih memilih motor daripada mobil daripada  kamu harus mencicil. Jika mampu membeli motor dan menyimpan lebih banyak uang tanpa dipusingkan cicilan .Mengapa harus membebani diri terlihat kaya kalau berat untuk diri sendiri?

Tidak Membeli Barang Karena Tren Semata, Membuatmu Jadi Lebih Tahu Apa Yang Tepat Untukmu

Masih berhubungan dengan keinginan dan kebutuhan. Terutama untuk kaum wanita .Sering bukan kamu  yang hobi membeli make up dan skincare hanya karena sedang tren saja.

Padahal apa yang kamu beli kadang tidak kamu pakai sama sekali. Atau hanya menumpuk tanpa tahu kapan akan habis.

Itulah mengapa terkadang setiap tren tidak perlu selalu kamu ikuti. Karena meski menarik untuk didikuti. Tren sendiri kadang justru membuatmu tidak disiplin dan lalai dalam mengatur keuanganmu sendiri.

Jika kamu ingin hidup sederhana namun tetap trendi. Bedakan mana tren yang cocok dan bisa kamu beli dan mana yang hanya akan menghabiskan isi dompetmu saja.

Kendalikan Diri dan Jangan Gengsi Jadi Kunci Yang Utama

Sering lapar mata dengan barang yang dimiliki teman. Lalu membelinya karena takut dianggap tidak mampu beli?

Sebaiknya yang seperti itu kamu tinggalkan segera. Karena rasa gengsi itu justru akan menghancurkan menajemen keuanganmu.

Toh yang membeli barang itu kamu kan? Dan bukan temanmu yang membelikannya untukmu. Pada akhirnya jika kehabiasan uang apa temanmu akan menolong? Tidak kan?

Sebaiknya jika kamu memang sedang berusaha hidup sederhana bahkan ingin bebas finansial. Belajarlah untuk tidak gengsi. Dan tetap santai pada apa yang orang lain miliki. Karena ujungnya kamu sendiri yang akan rugi. Pikirkan keuangan masa depan daripada keinginan sesaat yang membuatmu menyesal

Baca juga: Alasan Mengapa Temanmu Sulit Sekali Membayar Hutang Kepadamu

Selalu Memprioritaskan Menabung Jadi Kebutuhan Untukmu

Hidup sederhana intinya adalah tidak memaksakan sesuatu berlebihan meski mampu dan lebih memprioritaskan menabung untuk masa depan. Saat kamu membiasakan hidup sederhana atau bahkan sedang belajar hidup sederhana.

Sadar atau tidak kamu akan lebih mengutamakan menabung dan selalu berusaha menyisihkan sedikit uang yang kamu miliki secara terus menerus. Sedikit demi sedikit kamu pun mulai terbiasa dengan kebiasaan mengurangi anggaran demi menyimpan lebih banyak. Selain hal ini bermanfaat untuk masa depanmu. Sadar atau tidak kemu pun mulai mampu mengatur antara keinginan dan kebutuhan yang sebelumnya sulit kamu lakukan.

Meski untuk hidup sederhana banyak hal yang harus kamu atur dan kendalikan. Termasuk keuangan dan keinginan membelanjakan uang, tapi dengan hidup sederhana. Kamu akan lebih belajar menghargai setiap nominal yang diperoleh. Kemudian belajar  memanfaatkannya dengan tepat.  Tanpa ada rasa penyesalan kemana sebetulnya uang itu pergi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Relationship

Tak Peduli Sebesar Apa Cintamu, Tetap Tak Ada Tempat Bagi Perusak Hubungan Orang

perusak hubungan orang

Mencintai memang hak setiap orang. Bahkan kadang jatuh cinta bisa tak mengenal batasan sedikitpun. Karena terkadang perasaan itu hadir dengan sangat tiba- tiba. Tak jarang perasaan itu bahkan ada di antara orang yang telah memiliki pasangan. Kamu pun sebetulnya tahu mencintai dan menyukai seseorang yang bukan milikmu adalah hal yang buruk.

Tapi kamu pun tak bisa mengelak bahwa perasaan itu begitu sulit dibendung. Namun meski begitu, Tidak seharusnya kamu memaksakan diri untuk merebut apa yang bukan milikmu. Inilah alasan mengapa sebaiknya kamu jangan jadi perusak hubungan orang, Meski kamu sangat ingin melakukannya, bahkan memiliki kesempatan.

Jika Disuruh Memilih, Pastinya Kamu Pun Mungkin Tak Akan Pernah Mau Kehilangan Orang Yang Kamu Cintai

Tahukah kamu betapa sulitnya menjaga kesetiaan dalam sebuah hubungan. Betapa sulitnya menjaga hati dan pikiran  hanya untuk satu orang. Jika kamu tahu betapa sulitnya itu. Kamu pun mungkin tak akan pernah mau jika orang yang mati-matian kamu jaga perasaannya berkhianat padamu.

Jika kamu memposisikan dirimu di posisi orang yang kekasihnya direbut, kamu  tentu tidak  mampu menerima hal itu bukan? Kamu mungkin juga tidak akan rela sedikitpun jika apa yang kamu jaga dicuri seseorang.

Jadi sebelum kamu memutuskan untuk mengambil langkah yang terlalu jauh. Pikirkan jika posisinya dan posisimu ditukar. Tidak ada satupun yang akan sanggup menerimanya bukan?

Hakmu Dalam Mencintai Seseorang, Tapi Bukan Berarti Kamu Boleh Mengambil Apa Yang Bukan Milikmu

Tidak ada satupun yang melarangmu dalam mencintai seseorang. Itu adalah hak penuh yang Tuhan beri untukmu. Tapi bukan berarti kamu menggunakan cinta itu untuk mengambil apa yang sudah jadi milik orang lain. Ingatlah bahwa setiap hubungan selalu ada kerja keras dari dua orang yang rela bersama karena keputusan mereka sendiri dan sedikitpun kamu tidak punya hak merusak itu semua.

Kamu mungkin merasa puas saat mampu menghancurkan hubungan seseorang. Bagaimana jika ia tahu kamu sengaja merusaka hubungan mereka demi keegoisanmu saja?. Apa dia tetap mencintaimu? Tentu saja tidak. Karena dia akan tahu bahwa kamu sesungguhnya hanya terobsesi dengannya dan bukan tulus mencintai. Karena cinta yang sebenarnya tidak akan memaksakan kehendak sendiri, namun justru merelakan orang yang dia cintai bahagia dengan cinta yang diinginkannya.

Untuk Bahagia Kamu Tidak Perlu Merusak Kebahagiaan Orang Lain

Jika tolok ukur kebahagiaanmu adalah mendapatkannya sebagai kekasihmu. Maka kamu salah. Kamu mungkin bahagia dia berpisah dengan kekasihnya lalu melanjutkan hubungan bersamamu tapi apa kamu menjamin dia akan bahagia bersamamu? Tentu tidak bukan? Kamu pikir kamu pun akan bahagia dengan melakukannya, nyatanya itu hanya bahagia semu yang kamu buat sendiri. Dan itupun tak lama. Sesegera mungkin itu akan musnah, karena kebahagiaan yang dibangun dari menghancurkan kebahagiaan orang lain biasanya tak berumur panjang.

Terimalah Kenyataan Bahwa baginya, kamu bukanlah hati yang pantas dipilih untuk saat ini

Salah satu hal mengapa ada ungkapan “cinta itu kenyataan bukan paksaan” adalah karena banyak orang yang sulit menerima kenyataan saat mereka jatuh cinta. Mereka selalu berandai-andai dan hidup dalam imajinasi mereka bersama orang yang mereka inginkan. Sekalipun bukan miliknya.

Padahal mereka hanya hidup di halusinasi abadi yang mereka buat sendiri. Kenyataanya mereka bukan milikmu dan kamu harus menerimanya meski itu sulit. Apa untungnya bersama dengan orang yang tidak mencintaimu sekalipun kamu mencintainya.

Kamu pun harus segera sadar bahwa menerima kenyataan adalah hal yang terbaik karena tidak ada gunanya mnghancurkan hubungan orang lain. Kamu mungkin puas tapi kamu pun suatu hari juga akan menerima balasan yang sama.

Baca juga: Jangan Sakiti Hati Orang Lain Jika kamu Tidak Ingin Tersakiti

Hanya Karena Dia Membuatmu Terpesona, Bukan Berarti Kamu Bisa Memaksakan Dia Jadi Milikmu

Meski menurutmu kamu lah yang lebih pantas bersanding dengannya. Tapi kamu harus ingat dialah yang berhak memilih siapa yang dia cintai. Dan nyatanya dia memang tidak pernah mencintaimu.

Meskipun orang yang dia pilih menurutmu tak layak. Kamu bisa apa jika dia tak memilihmu . Kamu pun tak bisa memaksa seseorang yang memang tidak ditakdirkan jadi milikmu akan jatuh ke tanganmu.

Meski merelakan orang yang kita cintai tidak memilih kita  itu berat. Bukan berarti kamu harus melakukan cara rendah untuk menhancurkan kebahagian orang lain. Karena suka tidak suka kamu pun akan menuai hal yang sama dari apa yang pernah kamu tabur sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top