Spirituality

Hidup Memang Sebuah Pilihan, dan Saat Rasa Sesal Menghampiri atas Pilihan yang Sudah Ditetapkan.

Aku tau hidup ini adalah anugrah dari Tuhan, terlepas dari menyenangkan atau membahagiakan dalam setiap perjalanannya. Namun ada yang aku tak tau mengapa Tuhan memberikan beberapa pilihan dalam hidup yang aku jalani, apakah ini bentuk kasih sayangnya yang lain? Sehingga aku bisa bebas menjalani hidup yang aku inginkan? Atau ini sebagai hukuman yang Tuhan berikan padaku, sehingga hidup ini menjadi begitu membebankan karena pilihan itu.

Manusia memiliki segala keterbatasan, terbatas untuk berpikir, terbatas pengetahuan tentang dunia dan segala aspeknya. Hal itu juga berlaku padaku tentunya, sehingga aku tak tau apa yang akan terjadi satu menit, satu bulan, satu tahun kemudian di dalam hidupku. Entah aku harus merasa ini adil apa tidak untukku, ketika Tuhan memberikan kesempatan untuk memilih namun aku tak tau apa yang akan terjadi di masa depan andaikata aku mengambil sebuah pilihan.

Dan apa yang harus aku lakukan jika ternyata pilihan yang aku ambil justru membuat semua hal menjadi semakin sulit?  Semua terasa salah dan rumit. Rasa sesak datang bersama sesal yang bergelut dihati. Seketika semua hal menjadi tak menyenangkan dan perasaan lelah datang lebih berat dari biasanya. Seketika aku sadar keputusan yang aku ambil adalah keputusan yang salah, aku telah gegabah mengambil tindakan. Perasaan ingin kembali ke masa lalu menyeruak hanya untuk menarik semua keputusan itu ataupun mengganti pilihanku.

Ingin Memutar Waktu Namun Aku Sadar Itu tak Ada Gunanya

Saat sesal datang memang sungguh menyesakkan. Pikiran untuk memutar waktu tak bisa ku hindari, keinginan untuk memperbaiki, seribu pengandaian menghampiri, dan ribuan sesal yang hanya bisa aku tangisi. Aku marah karena aku ingin pilihan yang aku ambil sesuai dengan segala ekspetasiku.

Namun aku sadar sekeras apapun keinginanku untuk memutar waktu, semua tidak akan berguna. Bahkan hanya akan membawaku ke dalam keterpurukan yang mungkin akan membuatku semakin lebih menyesal dengan segala hal yang telah aku pilih. Rasanya akan semakin menyiksa diri ku jika aku berandai-andai dan berharap waktu dapat di putar ulang serta membuang waktu yang aku punya dengan menyalahkan diri sendiri yang terlalu bodoh menentukan pilihan.

Meskipun Salah, Rasanya Aku Tak Perlu Menghukum Diriku Sendiri dan Membuat Semuanya Semakin Terpuruk.
Setelah pilihan yang aku ambil justru membuatku semakin terpuruk, dan aku ingin semuanya tidak menjadi semakin buruk. Aku tau aku salah dan mungkin bodoh karena gegabah mengambil keputusan, namun menyalahkan dan mengutuk diri rasanya tak akan membantuku menjadi lebih baik. Keputusan telah ditetapkan tetapi Tuhan masih memberimu kesempatan. Kesempatan untuk memperbaikinya, kesempatan untuk tidak melakukan kebodohan yang sama.

Rasanya hatiku akan lebih menerima jika aku mengakui kebodohan yang lalu, namun ingin memulai semuanya lagi dengan awal yang baru. Meskipun tak bisa mengulang waktu yang sudah lalu, setidaknya aku ingin masa depanku tak seburuk masa lalu. Kesalahan dan penyesalannya ini akan aku jadikan cambuk diriku untuk bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi dari segala hal. Mungkin ini cara Tuhan mendidik diri ku, agar aku tidak hanya sekedar hidup namun juga bisa memaknai hidup.

Penyesalan ini Sungguh Menyesakkan, Namun Aku Ingin ini Bukan hanya Sekedar Kebodohan.

Rasa sesak justru mengintimidasi diriku setelah keputusan itu aku buat, dan aku tau keputusan yang aku buat adalah sebuah kesalahan. Tapi aku harus menghibur diri ku, bukankah setiap detik hidup kita itu atas izin-Nya. Bahkan kesalahan ini pun sudah di izinkan Tuhan untuk aku alami. Dan rasanya menyalahkan Tuhan juga bukan keputusan yang tepat.

Baiklah akan aku coba melihat hal ini dari sudut pandang lain, dan ternyata masih ada berbagai macam pesan yang Tuhan titipkan untuk ku karena mengambil pilihan yang aku anggap salah ini. Ternyata aku belajar banyak hal dari kesalahan itu. Aku belajar untuk tidak lagi gegabah mengambil setiap keputusan, aku tidak boleh mengambil keputusan beradasarkan nafsu sesaat. Dan aku harus libatkan Tuhanku untuk segala keputusan yang ingin aku buat.

Aku rasa ini adalah salah satu cara Tuhan memberikan cambuk atas segala hal yang aku lakukan, yang hanya terbatas dari ego. Seharusnya ini menjadikan aku semakin dewasa dalam segala hal, bukan justru menangisi kesalahan ini seperti bayi yang masih membutuhkan asi.

Karena Salah dan Benar Itu Hanya Sebatas Pemikiran, Aku Memilih Berdamai dengan Kesalahanku dan Menelan Semua Resiko itu.

Lelah rasanya jika aku hanya menyalahkan keadaan yang sudah terjadi. Sadar itu hanya membuatku semakin sulit, aku memilih untuk berdamai saja dengan keadaan. Tak sama dengan pasrah, karena aku tak ingin kejadian ini terulang. Akan aku ingat dan tak akan aku biarkan penyesalan ini terjadi lagi padaku. Hidup itu memang penuh dengan resiko, termasuk pilihan yang aku ambil juga menyimpan segala resikonya.

Tak bisa menghindar memang, jadi aku nikmati saja sesak itu datang sebagai bagian dari warna dalam hidupku. Aku yakin sesak itu akan hilang seiring berjalannya waktu dan perbaikan atas kualitas diriku. Dan ini bukan hal yang harus dilebih-lebihkan, mungkin Tuhan sudah menyediakan hal yang lebih indah dari apa yang sudah aku sesali.

Sesakit Apapun Hal itu, Masa Depanku Masih Memberikan Kesempatan Untukku Mengukir Kebahagiaan

Aku memang tidak bisa memutar waktu untuk kembali hadir dan merubah semua hal yang sudah berlalu. Tetapi masa depan masih menyediakan banyak ruang untukku memperbaiki banyak hal, termasuk kesalahanku di masa lalu. Mungkin tidak bisa memperbaiki sepenuhnya, setidaknya aku masih bisa kembali berdiri dan terus berusaha untuk kebaikan dan kebahagiaan hidupku di masa depan.

Masih banyak orang yang lebih sedih ataupun lebih bahagia hidupnya dari yang aku jalani saat ini. Dan lagi-lagi ini adalah pilihan, apakah aku ingin meratapi kesalahan atau aku berdiri untuk memulai lagi. Luka itu mungkin masih ada, rasa sesal mungkin masih menghantui tetapi kebahagiaan tak bisa hadir jika tak pernah aku ciptakan. Aku tak pernah tau apa yang akan aku hadapi di masa depan, akan berapa banyak lagi pilihan yang hadir dan akan berapa banyak lagi penyesalan yang akan aku rasakan.

Tuhan memang tak pernah menjanjikan kemudahan dalam setiap kehidupan, namun berjanji akan selalu ada untuk orang-orang yang percaya dengan kuasa-Nya. Segala rasa yang ada jadikan itu sebagai bagian dalam hidup, tawa, tangis, dan segala perasaan yang dirasakan menjadikanmu menjadi manusia yang semakin baik lagi.


Spirituality

25+ Kata-kata Bersyukur yang Membuat Hari-harimu Bersemangat

kata kata bersyukur

Salah satu nasihat baik yang sering kita dengarkan adalah bersyukur. Kata syukur sering diucapkan orang-orang untuk mengingatkan orang lain maupun menenangkan diri sendiri. Rasa iri, dengki, merasa selalu kekurangan dapat membuat kita lepas kendali. Dengan syukur, kita dapat mengendalikan penyakit hati tersebut dan menerima segala keadaan yang ada pada diri kita.

Namun, mengucap kata syukur  tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terkadang, keserakahan dan keegoisan untuk memenuhi hasrat duniawi lebih diutamakan. Padahal, sebagai manusia kita tidak boleh lupa bahwa semua hal duniawi yang kita incar hanyalah titipan. Apa yang telah Tuhan berikan kepada kita, patut kita syukuri sebagai tanda kasih sayang-Nya kepada makhluknya.

Kumpulan kata bijak Bersyukur

Mengungkapkan rasa syukur melalui kata-kata sudah semestinya dilakukan seorang hamba kepada sang pencipta. Penting pula bagi kita untuk menanamkan kata-kata syukur di hati kita sebagai pengingat dikala rasa angkuh, sombong, serakah, dan penyakit hati lainnya mulai menyerang. 

Selain sebagai pengingat diri, kata-kata bersyukur juga dapat kita gunakan untuk mengingatkan orang-orang tercinta di sekitar kita.

Berikut quote atau kumpulan kata-kata bersyukur kepadasang maha pencipta atas nikmatnya yang telah diberikan kepada kita :

Bahagia dengan Bersyukur

“Kebahagiaan tidak menghampiri mereka yang memiliki segalanya. Namun, kebahagiaan akan menghampiri mereka yang terus bersyukur atas nikmat-Nya.”

“Kamu tidak akan menemukan kebahagiaan jika terus menuntut kesempurnaan. Syukuri apa yang kamu miliki, maka di sana akan kau temukan kebahagiaan.”

“Bersyukurlah saat sukses maupun gagal. Sesungguhnya kekayaan dan kebahagiaan sejati ada dalam diri seseorang yang bersyukur.”

“Bahagia tidak ditandai dengan apa yang terlihat di sosial media. Bahagia ada di dalam hatimu, tentang seberapa besar syukur yang hatimu rasakan.”

“Bersyukurlah bagaimanapun keadaanmu saat ini. Kebahagiaan dimulai dari rasa syukur yang selalu dipanjatkan.”

“Bahagialah secukupnya, Sedih seperlunya, mencintai sewajarnya, membenci sekadarnya, dan bersyukurlah sebanyak-banyaknya.”

“Bahagia itu sederhana. Sesederhana senyum dan syukur yang kita panjatkan atas apa yang telah kita miliki.”

“Orang yang paling bahagia adalah orang yang dapat selalu bersyukur, bahkan dalam kondisi terburuk.”

“Seluruh alam semesta takkan mencukupi hasrat orang serakah. Namun, jika kamu bersyukur, kamu akan merasa sangat cukup dengan apa yang kamu miliki saat ini.”

Bersyukur dan Berprasagka Baik dengan Tuhan

“Kita akan terus merasa kurang. Maka, jangan terus meminta penambahan nikmat, mintalah kelapangan hati agar merasa cukup dengan nikmat yang telah diberikan.”

“Segala yang Tuhan berikan pasti selalu untuk yang terbaik bagi diri kita. Tuhan maha tau. Maka dari itu, bersyukurlah atas apa yang Dia berikan.”

“Percayalah, apa yang diberikan Tuhan adalah yang terbaik. Tugas kita hanyalah bersyukur dan menjaga nikmat yang Tuhan berikan.”

“Jika Kamu mampu bersyukur atas nikmat yang tuhan berikan. Maka Tuhan akan menambah nikmat-Nya kepadamu.”

“Sejak kita membuka mata di pagi hari ada ribuan nikmat yang telah kita dapatkan dari sang pencipta, namun sering kita lupakan. Mari bersyukur.”

“Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik di hari ini, esok, atau lusa nanti. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Kita hanya perlu bersyukur dan percaya.”

Jangan Iri Atas Pencapaian Orang Lain

“Tak perlu iri atas keberhasilan orang lain. Teruslah menjadi orang yang bersyukur. Percayalah, Tuhan telah mempersiapkan keberhasilan untukmu juga.”

“Semua punya waktunya masing-masing. Jika orang lain terlihat sukses, mungkin ini memang masanya. Kamu juga akan memiliki masamu sendiri.”

“Lihatlah orang orang yang keadaannya berada di bawahmu. Berbagi dengan mereka adalah salah satu cara terbaik untuk bersyukur atas nikmat-Nya.”

“Saat penyakit hati menyerangmu, berhentilah melihat ke atas. Coba lihat ke bawah, di sana kita akan merasakan arti syukur yang sesungguhnya.”

“Harta dan ilmu tidak akan berarti jika hanya dinikmati sendiri. Mari berbagi, itu adalah cara bersyukur yang paling tinggi.”

Tetap Bersyukur Meskipun Menghadapi Masalah Berat

“Ketika hati dipenuhi rasa kekecewaan, bersyukurlah. Masih banyak hal dalam hidupmu yang membuatmu bahagia. Jangan biarkan setitik kekecewaan membuatmu  terjatuh.”

“Saat diri merasa kehidupan sangat berat, sudahkah kita bersyukur atas oksigen yang kita hirup? Atau udara dan mentari pagi yang menghangatkan tubuh kita? Lihatlah ke bawah, banyak yang kehidupannya lebih berat darimu.”

“Terkadang, kamu perlu untuk berhenti sejenak, meiihat kebelakang, lalu bersyukur.

Masalahmu memang berat, tapi rasa syukurmu bisa lebih kuat.”

“Kamu hanya hidup sekali. Maka, syukurilah perjalanan hidupmu yang singkat ini.”

“Hidup adalah belajar. Belajar bersyukur meski tak cukup. Belajar ikhlas meski tak rela, taat meski berat, dan belajar memahami meski tak sehati.”

“Jangan menunggu merasa bahagia baru bersyukur. Bersyukurlah, maka kamu akan bahagia.

Jangan terus memikirkan apa yang hilang dari hidupmu, lebih baik bersyukur dengan apa yang kamu miliki saat ini.”

“Tidak ada penderitaan yang abadi. Yang ada hanya rasa syukur yang sering dilupakan.”

Manfaat Bersyukur

Kenyataannya bersyukur masih menjadi pelajaran yang sulit bagi sebagian orang meskipun penerapannya untuk hal yang paling mudah sekalipun yaitu dengan mengucapkan kalimat yang tertulis diatas misalnya. padahal jika kita dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari akan banyak manfaat baik yang di dapat.

berikut ini sederatan manfaat yang akan kamu dapat jika pandai bersyukur :

Perasaan menjadi lebih nyaman

Energi positif bisa dengan mudah mengalir di tubuh kita jika kita pandai mensyukuri nikmat, pikiran menjadi lebih terbuka untuk melihat hal-hal yang sudah kita miliki yang ternyata tak semua orang bisa mendapatkan hal tersebut. tentu ini akan membuatmu jauh dari perasaan gelisah yang selalu merasa kurang dengan apa yang sudah Tuhan beri

Terbentuknya pola pikir sehat untuk mencapai kesuksesan

Tanpa kita sadari perasaan yang dihasilkan dari rasa bersyukur membentuk mentalmu menjadi mental juara, yang tak mudah menyerah ketika gagal, mampu bersaing dengan cara-cara yang sehat, dan dianugerahi pikiran yang jernih untuk mengambil setiap keputusan karena kamu menyadari apapun hasil dari apa yang kamu usahakan tak lepas dari campur tangan yang di Atas, segala kejadian yang menimpamu pasti tak asal terjadi, ada tujuan dan pesan yang ingin di sampaikan oleh Tuhan.

Menjauhkan kita dari resiko penyakit degeratif

Pada sebuah riset ilmiah dari American Journal Of Cardiology tahun 1995 memaparkan bahwa orang yang terbiasa dengan aliran energi positif baik secara pikiran maupun emosi maka organ tubuhnya akan terus berfungsi dengan baik, jadi rasa syukur juga punya peran penting terhadap kondisi kesehatanmu.

Terhindar dari penyakit hati

Penyakit hati seperti sombong, iri dan dengki bisa bersarang dihatimu jika kamu terus menerus membandingkan kebahagian orang lain dengan kebahagiaanmu sendiri, dengan bersyukur kamu jadi lebih fokus untuk menciptakan kebahagianmu dibanding terus menerus berkeluh kesah tanpa merubah apa-apa.

Baca juga : Kata Pujian Untuk Suami Tercinta

Nikmat hidup akan bertambah

Seperti janji Tuhan yang akan menambahkan nikmat bagi hambanya yang selalu bersyukur atas setiap keadaan, sudah seharusnya memanjatkan syukur tak bisa kamu lepaskan dari hidupmu jika kamu ingin menjalani hidup dengan lebih baik lagi kedepanya.


Inspiration

Pola Pikir Salah, Jadi Penyebab Kemiskinan Kita




Hidup miskin atau susah rasanya bukanlah mimpi semua orang, sebaliknya kita pasti selalu menginginkan hal yang terbaik dalam hidup kita. Jika tak bisa menjadi kaya minimal kita bisa hidup dengan serba berkecukupan dan bahagia, tapi kenyataan kadang berbanding terbalik dengan harapan.

Akan tetapi, menjadi aya dan bahagia bukanlah suatu keberuntungan,  melainkan hasil dari kerja keras dan usaha dari setiap orang. Ya, kecuali nenek moyangmu memang orang kaya. Nah, kalau memang merasa hidup susah, cobalah untuk memeriksa kembali hal-hal yang sering kita jadikan tolak ukur untuk berpikir. Barangkali ada yang salah dari pemikiran tersebut.

Selalu Merasa Tidak Cukup Pintar Sehingga Beranggapan Bahwa Kita Tidak Memiliki Potensi Untuk Menjadi Kaya

Merasa rendah diri untuk tingkat kecerdasan yang kita miliki, dengan selalu beranggapan bahwa kita bukanlah orang pintar. Lantas bagaimana mungkin bisa menjadi kaya ? ini adalah salah satu pikiran yang sangat keliru dan perlu dibuang jauh-jauh.

Kita harus tau bahwa seseorang dengan tingkat kecerdasan yang tinggi tidak selalu lebih kaya, jika dibandingkan dengan mereka yang kecerdasan dibawah rata-rata. Ini berarti untuk menjadi kaya tidaklah harus pintar, mampu memanfaatkan semua kesempatan dan waktu yang kita miliki adalah kuncinya.

Bukan malah sibuk merendah diri hanya karena kita tidak pintar. Lihat peluang yang ditawarkan dan lakukan segala hal yang terbaik untuk hasil yang akan membuatmu bangga dan merasa puas. Dan berhenti untuk merasa dirimu bodoh. Karena setiap orang telah diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Takut Bermimpi Besar Membuat Kita Tidak Memiliki Target Untuk Di Capai

Membuat persiapan untuk seseuatu yang ingin kita cari adalah hal yang penting, tapi jika di awal saja kita sudah diburu rasa pesimis percayalah tak akan ada mimpi yang mampu kita buat. Kita harus berani untuk membuat banyak mimpi dan menetapnya sebagai target yang harus kita capai dalam jangka waktu tertentu. Gambaran tentang mimpi-mimpi besar harus selalu ditanamkan dalam diri untuk menjadi acuan dan sumber semangat untuk dapat menggapainya.

Sibuk Menabung Tapi Lupa Bagaimana Caranya Menambah Pendapatan

Mungkin selama ini kita termakan jargon bahwa rajin menabung akan membuat kita kaya, Ini salah. Justru terlalu terfokus untuk menabung tetap membuat kita miskin. Buang jauh-jauh pikiran  bahwa manabung akan membuat kita tiba-tiba kaya suatu saat nanti, jangan fokus pada menabung tapi cobalah untuk menggali cara berpikirmu untuk mencara bagaimana caraya untuk menambah pundi-pundi lain selain dari penghasilna bulanan yang kita terima.

Menutup Diri Untuk Hal-Hal Baru yang Bisa Mengembangkan Kemampuan

Jika selama ini kita berpikir kita cukup pintar jadi tidak perlu lagi untuk belajar atau berguru dengan yang lain, toh sendiri juga kita bisa. Tapi jika kita memang ingin kaya segeralah buang sifat ini, mereka yang kaya dan sukses biasanya tidak akan pernah malu untuk tetap mengembangkan kemampuan dan kepintaran yang dimilikinya.

Bahkan mereka akan dengan senang hati belajar untuk hal-hal baru yang akan menunjang keinginan mereka untuk mendapatkan sesuatu. Meski itu harus membuat mereka belajar dari orang yang mungkin tidak jauh lebih pintar dari mereka sendiri.

Takut Gagal Dan Bergaul dengan Orang yang Tidak Tepat

“Kegagalan adalah sukses yang tertunda”

Ingatlah selalu hal ini untuk menumbuhkan semangat dalam diri, jangan pernah takut gagal ketika memulai sesuatu. Jadikan semua kegagalan yang pernah kita alami sebagai bahan pembelajaran agar lebih baik lagi. Disamping itu buatlah rantai pergaulan yang baik untuk diri sendiri.

Berada dalam lingkungan yang salah jelas akan mempengaruhi keberhasilan kita sendiri Cobalah untuk bergaul dengan mereka yang memang sudah sukses, akan banyak hal baru yang kita dapatkan dari mereka. Meski hanya sekedar suntikan semangat itu akan memberikan efek positif untuk memacu keinginan kita.

Merasa Diri Paling Hebat Tapi Gampang Menyerah Dengan Situasi

Mudah berpuas diri hanya akan menghambat kita menjadi kaya, karena yang ada didalam pikiran kita adalah “Saya cukup hebat untuk sekarang kenapa harus belajar lagi?” Ini adalah salah satu pemikiran yang bahaya. Orang kaya akan selalu menumbuhkan niat untuk mau belajar, membuka diri dan berkembang.

Dan yang lebih anehnya lagi kita merasa cukup pintar untuk tidak usah belajar lagi tapi gampang menyerah untuk sesuatu yang tak sejalan dengan rencana kita, kegagalan adalah hal yang wajar tidak perlu ditakuti bahkan membuat menyerah. Percayalah orang paling kaya sekalipun pernah gagal dalam hidupnya.

Pasrah Karena Memang Tidak Di Lahirkan Dari Keluarga Kaya

Kepasraan seperti ini tidak seharusnya menjadi alasan, karena sungguh tidak masuk akal. Kaya atau tidaknya seseorang tidaklah ditentukan dari keluarga mana ia berasal, toh kita juga tidak tahu kan bagaiamna perjuangan ayah, kakek atau buyutnya untuk bisa menjadi kaya. Membandingkan hidup yang kita jalani dengan orang yang memiliki nasib berbeda bukanlah hal yang penting untuk kita lakukan.

Bahkan Bill Gates pernah berkata bahwa “If you are born poor it’s not your mistake, but if you die poor it’s your mistake” yang berarti kalau kamu terlahir miskin bukanlah kesalahanmu, namun kalau kamu meninggal dalam keadaan miskin adalah kesalahanmu.

Ini sekaligus memberikan kita gambaran bahwa siapapun kita dan darimanapun kita berasal kita berhak untuk menjadi kaya, karena keadaan tidak dapat merubah kita sebaliknya kitalah yang akan merubah keadaan dengan semangat dan kerja keras.

Dan yang Terakhir Mungkin Kita Jarang Bersyukur dan Jauh Dari Sang Empunya Hidup

Dan pada akhirnya sekaya apapun kita tidak akan berarti jika kita tidak tahu caranya mensyukuri hidup, banyak orang kaya yang tidak merasa bahagia karena tidak tahu caranya untuk bersyukur. Segala usaha dan kerja keras kita akan berjalan dengan baik jika kita juga tak lupa untuk mendekatkan diri kepada sang empunya hidup.

Tak hanya kekuatan diri sendiri kita juga perlu merayu-Nya untuk merestui segala usaha yang kita lakukan, karena apapun yang terjadi dan kita kerjaan tak satupun yang luput dari izinnya.

Setelah membaca satu persatu hal-hal diatas mungkin beberapa diantaranya masih sering kita lakukan, jadi jangan heran jika sampai saat ini kita belum kaya.





Business

Ternyata, Kecerdasan Emosional Jadi Faktor Penting Kesuksesan di Tempat Kerja




Pernahkah kamu mendengar pernyataan bila kecerdasan intelegensi tidak seberapa hebat dibandingkan dia yang mempunya kecerdasan emosi yang besar. Suatu penelitian yang dilakukan Carneigie Institute of Technology menunjukkan bahwa 85% kesuksesan finansial seseorang adalah karena kemampuan humanis. Seperti kepribadian dan kemampuan berkomunikasi, bernegosiasi dan memimpin, sementara itu pengetahuan teknis mengambil porsi 15%. Hal tersebut sudah membuktikan bahwa kecerdasan emosi seseorang sangat berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang.

Dalam sebuah survey builder career 2011 yang melibatkan lebih dari 2.600 manager perekrutan dan sumber daya manusia, 71% cenderung menyatakan bahwa mereka menghargai kecerdasan emosional pada karyawan yang melebihi IQ 75% mengatakan bahwa mereka lebih cenderung mempromosikan pekerja yang sangat emosional, dan 59% mengaku mereka telah melewatkan kandidat dengan IQ tinggi namun kecerdasan emosionalnya rendah.

Lalu adakah hubungannya perusahaan menempatkan standar yang tinggi untuk kecerdasan emosi. Kenapa kecerdasan emosi sangat penting dan berpengaruh besar terhadap pekerjaan?

Saat Masalah Datang, Mereka yang Memiliki Kecerdasan Emosi akan Menanggapinya dengan Tenang

Tekanan pada saat bekerja akan sangat sulit dihindari oleh siapa pun. Dan untuk menghadapi tekanan di tempat kerja dibutuhkan kemampuan untuk mengelola emosi kita. Orang yang memiliki tingkat kecerdasan emosi yang tinggi lebih mengetahui batasan diri mereka dan itu membuat mereka lebih mampu mengelola tingkat stresnya. Mereka cenderung memiliki cara yang baik untuk menangani tekanan sehingga bisa tetap bekerja secara efektif di situasi sulit sekalipun.

Orang yang Memiliki Kecerdasan Emosi akan dengan Mudah Memahami dan Bekerja sama dengan Orang Lain

Dalam dunia kerja kita tidak mungkin bekerja secara individual secara terus-menerus. Ada saatnya kita harus kerja tim dan hal itu sangat penting di tempat kerja, orang-orang yang mampu memahami dan bergaul dengan orang lain akan semakin dicari. Keistimewaan dari orang yang memiliki kecerdasan emosi adalah mereka memiliki kemampuan orang-orang yang berkembang dengan baik sehingga memungkinkan dirinya membangun hubungan dengan beragam sifat orang.

Pendengar yang Baik Adalah Salah Satu Keahlian Mereka yang Memiliki Kecerdasan Emosi

Menjadi pendengar yang baik adalah salah satu pekerjaan yang agak sulit bagi sebagian besar orang. Kecenderungan ingin dimengerti dan didengar oleh orang lain, membuat seseorang lebih sulit jika harus menjadi pendengar. Tetapi untuk orang yang memiliki kecerdasan emosi yang baik mereka tidak akan mengalami kesulitan untuk mendengarkan orang lain.

Hal itu dimungkinkan karena mereka berada dalam posisi yang lebih baik untuk menyingkirkan emosi dan keinginan mereka sendiri dan pertimbangan orang lain. Kemampuan mereka untuk menangkap emosi orang melalui nada suara dan bahasa tubuh sangat berguna dalam pengaturan tim.

Disaat Orang Lain Kesal Jika Mendapatkan Kritik, Tidak Berlaku untuk Mereka yang Punya Kecerdasan Emosi yang Baik

Saat kita melakukan sesuatu yang ternyata ada mendapatkan kritikan dan masukan yang tajam kepada diri kita, sebagian besar orang mungkin tidak akan terima dengan perlakuan yang demikian. Rasa marah atau bahkan menyerah bisa merasuki perasaan mereka, dan kemudian menjadi down.

Sayangnya kamu tidak akan pernah menemukan hal ini pada orang yang memiliki kecerdasan emosi yang baik. Mereka tidak akan memberikan sikap defensif, justru mereka akan dengan terbuka menerima hal itu sebagai sebuah perbaikan, dan terlihat sebagai orang yang positif.

Membuat Keputusan yang Lebih Bijaksana dan Menyeluruh adalah Keahlian Bagi Mereka yang Memiliki Kecerdasan Emosi yang baik

Orang cerdas secara emosi cenderung melihat segala sesuatu dengan jelas dari sudut pandang orang lain, mereka dapat membuat penilaian yang lebih baik tentang bagaimana keputusan mereka akan berdampak kepada orang lain. Hal ini tidak hanya menghasilkan pengambilan keputusan secara menyeluruh, namun juga membantu mengelola pengendalian kesalahan saat keputusan tertentu menimbulkan konsekuensi negatif. Kecerdasan secara emosi akan membantu untuk berpikir secara proaktif bukan reaktif, dan itu menguntungkan untuk mengambil keputusan.




MOST SHARE

To Top