Inspiration

Tuhan Lebih Tahu Mana Waktu yang Tepat Untuk Mengabulkan Doa, Dibanding Diri Kita Sendiri

Pernahkah kamu berpikir, sudah sering berdoa dan beribadah dengan benar tetapi Tuhan tidak juga mengabulkan satupun doa-doa kita. Padahal kamu merasa sudah melakukan semuanya dengan benar.Tak sedikit, orang-orang yang lantas berpikiran buruk dan menyalahkan Tuhannya karena doa yang telah dipanjatkan tak kunjung didengar.

Tapi apakah benar demikian? Apakah Tuhan sejahat itu hingga membiarkan umatNya menderita dan tidak mendengarkan doa-doa dari kaumNya. Sesungguhnya Tuhan Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Ia lebih tahu kapan waktu yang tepat untuk mengabulkan doa dibanding dirimu sendiri. Hal yang perlu kamu lakukan adalah bersabar dan tetap ikhtiar.

DOA BUKANLAH TRANSAKSI JUAL-BELI, PERNAHKAH KAMU BERPIKIR BAHWA DOA ADALAH CARA TUHAN AGAR KITA SEBAGAI UMATNYA TIDAK MALU MENGAKUI KELEMAHAN?

Ada yang bilang kalau berdoa padaNya harus secara spesifik, ada juga yang bilang bahwa berdoa harus disertai dengan keikhlasan dan bersungguh-sungguh. Semua pendapat itu mungkin tidak salah. Kamu pun sudah melakukan semuanya dengan baik, tapi kenapa tak kunjung dikabulkan? Ingatlah, doa bukanlah transaksi, dimana ketika kamu meminta saat itu pula kamu akan mendapatkannya. Doa memiliki makna yang lebih dalam yang tidak pernah disadari oleh banyak manusia. Doa merupakan cara Tuhan untuk melihat sampai mana batas kesabaranmu dalam menunggu terkabulnya doa dan juga sebagai cara Tuhan agar kita tidak malu mengakui kelemahan kita sebagai manusia.

SIFAT MANUSIA YANG MERASA SELALU MAMPU MEMBUATNYA LUPA BERDOA KEPADA SANG PEMBERI NIKMAT

Ketika kenikmatan yang selalu kamu dapatkan membuatmu lupa akan Tuhan. Disitu juga Tuhan akan mengujimu. Kamu selama ini kufur nikmat, dan merasa bahwa apa yang telah kamu capai selama ini merupakan hasil kerja keras sendiri, padahal ada Dia yang selalu menyertai kesuksesanmu. Hanya kamu seringkali lupa terhadap Tuhanmu sendiri. Barulah saat kamu mulai kehilangan segalanya, kamu akan menuju ke tempat ibadah dan memohon pertolonganNya. Kabar baiknya adalah, Tuhan tidaklah pendendam hanya karena kamu pernah melupakannya. Untuk itu, jangan pernah malu berdoa meminta kepadanya meskipun kamu merasa penuh dosa sekalipun.

DOA ADALAH CARA TUHAN UNTUK MELIHAT SEBERAPA KERAS USAHA KITA UNTUK BERSUNGGUH-SUNGGUH

Dia adalah pemberi yang loyal. Dia selalu mengabulkan doa setiap hambaNya bahkan lebih dari ekspektasi. Dia adalah pemberi tanpa perhitungan apapun. Dibalik sifatnya yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang terdapat kebijaksanaan yang sudah tidak perlu diragukan lagi. Di tengah kebutuhanmu yang mendesak, Tuhan akan lebih memilih untuk menunggu. Ia tahu bahwa kamu akan langsung sombong jika permintaanmu langsung dikabulkan. Ia akan menunggu, melihat seberapa keras usaha kita merayuNya di setiap pagi dan malam. TujuanNya mungkin agar kita tidak menjadi pribadi yang manja karena tidak kenal kata “berusaha” dalam hidup ini. Ia akan mengabulkan doamu di waktu yang tidak disangka-sangka. Tunggulah.

PERNAHKAN KAMU SADAR BAHWA KAMU TIDAK PERNAH BERDEKATAN LAGI DENGAN TUHANMU? DAN DOA ADALAH CARA TUHAN AGAR HAMBANYA SELALU MENGAKUI BAHWA DIA ADA

Sebagai manusia, seringkali kita terlena dengan kenikmatan dunia. Merasa segala yang terjadi di dunia ini bukan atas kehendakNya. Perlahan kamu mulai melupakan dan tidak merasakan kehadiranNya. Kamu merasa tidak butuh pertolongannya karena apa yang sudah kamu dapat sekarang sudah lebih dari cukup. Masa-masa untuk berduaan hanya dengan Tuhanmu tiap malam tidak pernah lagi engkau lakukan.

Ketika, doa-doa yang kamu panjatkan memasuki “ruang tunggu” dan akan dikabulkan lebih lama dari orang lain, sebenarnya ada maksud yang tersirat dari Tuhanmu itu. Ia ingin meminta kita lebih lama meminta padaNya. Ia hanya ingin kamu percaya, bahwa Dia selama ini ada. Ketika kamu dalam titik terlemah dan tidak ada satu orang pun membantumu, Tuhan tidak pernah akan pergi meninggalkanmu. Maka itu berdoalah sebanyak mungkin! Dengan suara yang lembut dan penuh keikhlasan.

TENANGLAH, TUHAN TIDAK AKAN PERNAH MENGHAMBAT PROSES DOA DARI TIAP UMAT YANG BERIMAN KEPADANYA

Ia tidak pernah sekalipun menghambat doa-doa dari tiap ribuan umat yang meminta padanya. Ia bukanlah yang maha pelit. Ia adalah sebaik-baiknya Dzat yang selalu memberikan apapun bagi orang yang beriman padanya. Untuk apalah dia menghambat doa-doa yang telah dipanjatkan, sementara Dia tidak mendapatkan apapun? Percayalah, bahwa semua doa akan dikabulkan di waktu yang tepat.

COBA PIKIR APA YANG SELAMA INI MENGHAMBAT TERKABULNYA DOAMU? ADAKAH KAMU BERMUSUHAN DENGAN ORANG LAIN?

Tidak dikabulkannya doamu mungkin saja karena beberapa faktor. Misalnya saja kamu telah memutuskan hubungan kekerabatan dengan saudaramu. Tuhan tidak menyukai orang yang saling bermusuhan antar sesama. Mungkin ini menjadi penghambat dari doa-doa yang selama ini telah kamu kirimkan padaNya. Jika demikian, perbaikilah dulu hubunganmua dengan orang tersebut agar proses dari setiap doamu lebih lancar kedepanny

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiration

Jangan Pernah Remehkan Diri Sendiri, Sebelum Kamu Benar-benar Memahami Kelebihanmu

Seringkali orang lain terlihat lebih hebat di mata kita. Dia tampaknya bisa melakukan apa yang dia mau, sedangkan kita tak kunjung bisa seperti dirinya. Kita merasa tidak memiliki bakat layaknya dia. Merasa tidak punya potensi diri, kita pun memilih jadi orang yang biasa-biasa saja dan mengabaikan semua mimpi.

Tahukah kamu, sebenarnya pikiran-pikiran seperti itu hanya membatasi dirimu untuk melangkah jauh maju ke depan. Coba tanya kepada diri sendiri, apakah selama ini kamu sudah tentang dirimu sendiri dan kelebihan yang kamu miliki?

Pernahkah kamu menganggap dirimu hebat dan bisa menjadi hebat seperti banyak orang di luar sana? Jika belum, yuk mari cari tahu bagaimana cara untuk lebih mengenali dan menghargai sendiri, serta menggunakan segala potensi yang ada untuk bisa meraih mimpi!

Kenali Perasaan yang Meluap-luap dalam Diri, Apa Sebenarnya yang Menjadi Passion Kamu Selama Ini

Kebahagiaan dalam diri akan muncul jikalau kita dapat melakukan sesuatu yang benar-benar kita sukai. Ketika melakukan suatu pekerjaan yang disukai, maka kita pun akan dapat melakukan pekerjaan itu dengan baik. Tanda-tanda kita bahagia akan sesuatu adalah ketika dada terasa lebih lega dan pupil membesar dari biasanya.

Todd Kashdan, seorang profesor psikologi di George Mason University mengatakan, seseorang akan terasa begitu hidup dan termotivasi ketika mereka menggunakan kelebihan yang dimilikinya. Ketika kita merasa bersemangat dan perasaan pun terasa meluap-luap setelah melakukan suatu hal, bisa jadi itu lah ciri-ciri kelebihan yang kamu punya di dalam dirimu.

Cobalah Mengerjakan Pekerjaan Lain, Bisa Jadi Minat dan Bakatmu Ada Dibidang itu

Agar kita dapat menemukan kelebihan atau bakat terpendam, kita perlu mengeksplor peran baru. Maksudnya begini, belum tentu pekerjaan yang kita lakukan sekarang adalah hal yang kita sukai, bukan?

“Pikirkan kantor kita sebagai sebuah laboratorium percobaan,” ujar Todd. Setelah pekerjaan utama yang membuatmu bosan itu selesai, cobalah sesuatu yang belum pernah kamu coba sebelumnya. Bisa dengan membantu pekerjaan teman di divisi lain, belajar dari YouTube, dan sebagainya.

Ketika kita merasa bersemangat tiap kali mengerjakan sesuatu yang berbeda dari pekerjaan utama, maka bisa jadi sebenarnya minat dan bakat kita ada di pekerjaan lain. Jika kita sudah menemukan apa yang kita sukai dan kelebihan di bidang itu, perdalamlah ilmu sebanyak-banyaknya sampai kita menjadi expert di bidangnya.

Perhatikan Kelebihanmu dari Setiap Momen yang Membuat Kamu Lebih Menonjol daripada Orang Lain

Saat sedang menggunakan kelebihan, pastinya kita tiba-tiba akan lebih menonjol lebih dari yang lainnya. Untuk mengetahui dimana kelebihan yang ada di dalam diri itu muncul, identifikasi dan sadari setiap momen di mana kita selalu lebih menonjol dan berbeda dari orang lain.

Ketika kamu menyadari momen tersebut, ingat dan kunci baik-baik di dalam memori. Ingatlah bahwa kamu memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Asah kelebihan yang kamu miliki, sampai akhirnya bisa membantumu mewujudkan cita-citamu.

Salurkan Kekuatan yang Ada Didalam Diri dengan Cara yang Lebih Kreatif

Todd menyampaikan, ketika kita menyebut kelebihan kita, jangan menyebutnya dengan panggilan yang mainstream seperti “passionate”. Gunakanlah kata-kata yang lebih kreatif dan spesifik untuk menyebut kelebihan kita. Misalnya “pendongeng”, “investigator”, “gundam builder”, dan sebagainya.

“Jika kita sudah memberi sebutan atau nama pada kelebihan yang kita miliki, maka akan membuat diri kita lebih bangga dan kelebihan tersebut lebih tertanam pad akehidupan sehari-hari,” ungkap Todd.

Jangan Meremehkan Diri Sendiri, Kamu Hanya Perlu Lebih Mengenali Dirimu

Setiap orang pasti mempunyai kelebihan, entah itu dibidang yang sering dianggap remeh atau pada ranah yang memang khusus. Jangan membatasi pergerakanmu dengan menganggap remeh dirimu. Pikiran-pikiran yang membatasi hanya akan membuat kita terus mundur dan takut melangkah.

Jangan karena kamu belum mendapat penghargaan dalam hidup lantas kamu anggap dirimu sebagai orang yang payah. Ingatlah, terkadang kelebihan pada seseorang tidak dibuktikan dengan berapa banyaknya penghargaan yang telah ia dapat, tetapi pada apa yang bisa dilakukannya untuk bermanfaat pada orang lain.

Semua orang bisa jadi hebat, semua orang bisa jadi terkenal. Tinggal bagaimana kita untuk lebih mengenali diri sendiri dan kelebihan yang kita miliki. Tidak ada kata terlambat untuk terus mencari kelebihan di dalam diri. Hal yang fatal adalah jika kamu telah menyerah dan tidak mau lagi berkembang ke arah yang lebih baik. Yuk, kenali dirimu lebih baik sekarang!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Alih-alih Membuat Dirimu Terlihat Baik, Bergosip Hanya Akan Semakin Mempersulit Hidupmu

Ada sebuah kisah mengenai seseorang yang menyebarkan rumor buruk mengenai tetangganya. Tak butuh waktu lama, seluruh desa tersebut tahu soal rumor tersebut. Namun belakangan diketahui bahwa rumor itu sebenarnya tidak benar. Orang yang menyebarkan rumor tersebut pun merasa menyesal dan mengunjungi tetua desa tersebut untuk meminta nasihat. Si tetua lalu berkata,”Kembali ke rumahmu dan bawa bantal bulu angsamu keluar. Lalu robeklah dan sebarkan bulu-bulunya, lalu kembali padaku besok,”. Orang itu pun pulang dan melakukan hal yang telah diinstruksikan oleh sang tetua.

Hari berikutnya, ia mengunjungi tetua itu kembali. Sang tetua berkata, “Sekarang, aku ingin kau mengambil kembali semua bulu-bulu angsa yang telah kau sebarkan dan bawa kesini.”. Ia pun pulang ke rumah dan mencari bulu-bulu angsa yang sudah tersebar, namun angin telah membawanya pergi. Ia kembali pada sang tetua dan berkata,”Aku tidak bisa menemukan bulu-bulu itu kembali”. Sang tetua lalu berkata, “Sekarang kau mengerti. Sangat mudah membuang bulu-bulu tersebut tapi tidak mungkin mendapatkannya kembali,” ujarnya.

Begitu pula dengan hal buruk orang lain yang kita sebarkan. Tidak sulit menceritakannya ke orang lain, namun setelah itu kamu tidak akan mungkin memperbaikinya. Kalau sudah demikian, hidupmu pun akan terasa kian rumit.

Aib Buruk Orang Lain bila Disebarkan Akan Mempersulit Dirimu Sendiri

Memang, menyebarkan cerita buruk mengenai seseorang akan terasa menyenangkan, tapi tidak untuk waktu yang lama. Bila cerita tersebut ternyata tak benar, kamu tidak bisa begitu saja memperbaikinya. Akhirnya, kamu pun akan dihantui rasa bersalah karena telah menyebarkan hal yang tidak benar mengenai orang lain.

Hubunganmu dengan Orang Tersebut Jadi Terancam

Baik berita buruk yang kamu sebarkan itu benar atau salah, ketika kamu menceritakannya pada orang lain berarti kamu menempatkan hubunganmu dengan orang tersebut pada posisi yang sulit. Bila ia tahu kamu membicarakannya di belakang, maka kepercayaannya padamu akan hancur. Di jaman sekarang ini, lebih baik membuat banyak teman daripada menciptakan musuh.

Membicarakan Hal Buruk Orang Lain Tak Akan Membuat Dirimu Terlihat Baik

Banyak orang yang melupakan bahwa ketika kita membicarakan aib buruk orang lain, kita sesungguhnya menunjukkan jati diri kita yang sebenarnya. Kita akan dikenal sebagai orang yang suka bergosip, dan tidak pernah berkata baik mengenai orang-orang di sekitarnya. Tentu hal tersebut tak mau kamu alami, ‘kan? Ada pepatah mengatakan, diam itu emas. Pepatah lama yang sesungguhnya masih sangat relevan, karena memang terkadang diam itu lebih baik dibanding menceritakan keburukan orang lain.

Membicarakan Hal Negatif Membuat Pribadimu Jadi Negatif Juga

Terlalu sering membicarakan hal-hal negatif ternyata berpengaruh banyak lho pada kepribadianmu. Kamu akan dikuasai oleh pikiran negatif setiap saat, dan selalu merasa akan ada orang lain yang membicarakanmu di belakang. Ini karena dirimu sendiri yang memulainya.

Maka dari itu, mulailah bersikap positif dan fokuskan untuk memperbaiki diri sendiri. Urusan orang lain biarlah menjadi urusan mereka, kamu bisa bersinar dengan caramu sendiri tanpa perlu mematikan cahaya orang lain.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Kamu Adalah Pengeluh Akut, Saat Hal-hal Ini Telah Kamu Lakukan

Kadang, kita tidak sadar kalau sehari-hari kita sering mengeluh. Mengeluhkan jalanan yang macet, cuaca yang panas, hingga bos yang marah-marah terus. Sesekali tentu tidak apa-apa untuk meluapkan emosi. Tapi kalau setiap hari? Hmmm, bisa-bisa hidup jadi semakin terasa negatif karena tidak ada yang kita lakukan selain mengeluhkan keadaan di sekitar.

Sebenarnya mengeluh tak lantas menjadi hal yang tidak boleh untuk dilakukan sama sekali. Asal kita tetap tahu batasannya. Jangan sampai kamu menghabiskan waktumu untuk mengeluhkan hal yang sebenarnya tidak penting, Sebab itu hanya akan membuat hidupmu terasa semakin berat. Nah, Bagaimana dengan kamu, kerap mengeluh tidak? Atau jangan-jangan kamu malah termasuk pengeluh akut yang suka melakukan hal-hal di bawah ini.

Kamu yang Suka Mengeluh Biasanya Dekat dengan Orang-orang Berpikiran Negatif

Biasanya kalau kamu terlalu sering mengeluh itu disebabkan oleh lingkungan sekitarmu. Berada di lingkungan yang negatif lambat laun akan membuatmu jadi negatif pula. Di matamu, tidak ada yang baik di dunia ini. Padahal, menurut pepatah “Everyday may not always be good, but there’s something good in every day”, lho. Apa pun hal buruk yang kamu alami hari itu, cobalah cari sisi terangnya. Jauhi lingkungan negatif yang membuatmu selalu melihat dunia dari kacamata yang buruk dan menjauhkanmu dari pikiran-pikiran positif.

Kamu Selalu Fokus pada Hal Buruk

Orang yang sering mengeluh biasanya disebabkan ia terlalu fokus pada hal-hal yang buruk saja. Udara yang panas, kerjaan yang tidak selesai-selesai, pokoknya semua yang terjadi hari ini terasa buruk! Dia melupakan bahwa hari itu, karena udara panas, langit terlihat lebih cerah dan indah dari biasanya. Meskipun kerjaan tidak selesai, tapi ada teman-teman kantor yang selalu siap sedia membantu. Jangan fokus pada yang buruk, tapi lihatlah kebaikan yang ada di semua situasi.

Dengan begitu, kamu pun akan mulai belajar bahwa sesuatu yang didatangkan dalam hidupmu, pasti akan selalu memiliki hal buruk dan baik. Hal buruk memang lebih mudah terlihat, maka tugasnya adalah mencari hal baik itu agar kamu bisa mensyukurinya.

Selalu Mendongak ke Atas dan Lupa Bersyukur

Saat mengeluh, kita merasa bahwa apa yang kita alami menjadi hal terburuk di dunia. Semuanya terasa salah, dan membuat diri jadi tidak merasa enak. Hal ini terjadi karena kita terlalu sering melihat ke atas, dan lupa bersyukur. Saat bersyukur, kita akan lebih menghargai hal-hal kecil yang kita miliki hingga saat ini, dan melupakan semua keluhan. Dengan begitu hidup pun akan lebih mudah dijalani.

Memang, hal baik tidak selalu terjadi setiap hari. Kadangkala, perlu ada hal buruk terjadi untuk dijadikan sebagai pelajaran dan membuat kita bersyukur. Yuk, kurangi mengeluh dan lihat dunia dari sisi yang lebih positif.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top