Spirituality

Tak Perlu Merutuki Sepi, Justru Sepi Adalah Waktu Tepat Untuk Bersyukur Atas Segala Yang Terjadi

Pada suatu malam kamu mungkin tengah duduk terpekur merenungkan segala hal yang sedang dijalani. Namun, mendadak kamu merasa bahwa hidupmu sepi. Himpitan beban dan rasa kecewa seketika membuat hidup kian terasa berat.

Kamu pun lantas merasa jadi orang paling nelangsa  dan tak punya siapa-siapa di muka bumi ini. Namun jauh di balik semua rasa sepi itu, justru semesta sedang memberimu momen istimewa untuk mensyukuri segala yang ada. Sebab tak hanya kamu saja, di luar sana masih banyak orang yang merasakan hal yang sama.

Mungkin Benar, Jika Hidupmu Memang Sepi Dan Sunyi

Meski sedang berada di dalam kerumunan ribuan umat manusia, ada waktu yang memang membuat kita tetap merasa sepi. Sesuatu yang bisa dijadikan kambing hitam untuk alasannya, tentu sangat beragam. Tanpa harus menjelaskan, kamu tentu paham alasan apa yang sedang ada dalam pikiran. Namun semua alasan itu tak lantas harus membuat kita diam hingga tenggelam dalam kesunyian.

Satu hal yang harus kamu yakini, tak hanya kamu saja yang sepi, orang lain juga merasakan hal yang sama. Namun percayalah situasi ini tak selalu berlangsung lama. Jika kita mampu menempatkan segala sesuatu sesuai dengan porsinya. Sunyi tak selalu membuat resah, bahkan bisa berubah jadi sesuatu yang indah jika kamu tahu cara menikmatinya.

Kendati Demikian, Kamu Masih Memiliki Hidup Yang Berjalan. Kesepian Tak Lantas Membuatmu Berhenti

Keberadaan manusia sebagai mahluk ciptaan Tuhan membuat kita hanya bisa berencana dan membiarkan Sang Pemilik Semesta menentukan hasil akhirnya. Meski rasa sepi masih kerap menghantui, kita semua tentu tahu bahwa hidup tetap berjalan. Bergerak dan beranjak pada tahap-tahap hidup selanjutnya, menjadi dewasa hingga kelak akan menua.

Semua itu menjadi peroleh diri atas hidup yang telah dilalui. Dunia dan seisinya memang terlalu sibuk untuk kita ikuti. Namun selama kita mampu untuk tetap berjalan melewati semua kecewa dan rasa sepi, sesuatu yang indah tentu telah menanti. Semesta dan kita tetap bergerak maju tanpa bisa kembali, untuk itu jangan pernah berhenti!

Meski Sepi Tetap Terasa Membelenggu, Kamu Adalah Manusia Yang Tentu Berevolusi

Hal-hal lain yang selalu jadi alasan untuk rasa sepi yang kita punya, kadang memang tak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Kita hanya bisa melihat, mengamati hingga nanti akan merasakannya. Kemudian bertanya dalam hati, mengapa semuanya harus terjadi? Tapi tunggu dulu, bukankah ini semua adalah sesuatu yang wajar?

Kita tentu tahu bahwa hidup tak selalu baik. Ada masa dimana kita memang harus tetap berdiri meski tengah dalam cobaan. Jatuh bangun jadi sesuatu yang tak terelakkan, yang kita butuh hanyalah sebuah kepercayaan. Percaya bahwa setiap manusia tentu berevolusi. Berubah dan akan tetap bergerak. Satu hal yang mungkin sedang kita butuhkan adalah sesuatu yang akan membantu diri untuk menghilangkan rasa sepi dan semua kegundahan.

Jika Segalanya Tetap Menempatkan Diri Pada Kesunyian, Lihatlah Mereka Yang Tetap Bertahan

Jika untuk yang kesekian kalinya semuanya masih tetap sama dan tak ada tanda atas sebuah perubahan, hati pun kian terasa gundah. Bahkan mulai timbul beberapa pertanyaan lain yang kian membuat hati nelangsa. Jika semua upaya yang kita lakukan memang tak menunjukkan perubahan, cobalah hal lain yang bisa jadi jawaban. Tengok sekelilingmu, lihatlah mereka yang nasibnya lebih tragis. Meski ditengah-tengah semua rasa sepi yang tak henti, toh mereka tetap bertahan untuk melawan. Agar kelak bisa membuktikan bahwa kesepian hanyalah sebuah ujian untuk menjadi lebih baik.

Selanjutnya Kamu Bisa Mulai Menikmati Semuanya Sebagai Anugerah Besar Yang Lebih Dari Cukup Untuk Disyukuri

Tanpa terus memandang sebuah rasa kecewa atas sepi yang ada, kita patut membuka mata untuk kemungkinan yang ada. Meski rasa sepi tentu bukanlah sesuatu yang dinanti, bisa jadi ini adalah sebuah hadiah yang semesta berikan. Karena bisa jadi kita terlalu sibuk untuk menghitung segala keinginan, lalu lupa atas hal-hal yang sudah menjadi keberuntungan. Belajarlah membuka mata, dengan melihat sesuatu dari sisi yang berbeda. Karena tanpa kita sadari, bisa jadi hal tersebut adalah sesuatu yang indah. Hanya saja cara kita untuk menerimanya mungkin salah. Dengan begitu, hal yang tadi kita sambut dengan keluh kesah bisa jadi sesuatu yang mesti dibalas dengan rasa syukur dan terima kasih pada semesta.

Karena Bisa Jadi, Itu Semua Adalah Bagian Dari Proses Hidup Yang Semesta Berikan Untukmu

Untuk kamu yang baru saja patah hati lalu merasa sepi, yang baru kehilangan pekerjaan lalu merasa sepi dan untuk kamu yang baru kehilangan orang tersayang lalu merasa sepi. Sungguh semua itu bukanlah sesuatu yang salah, kamu berhak berdiam diri disana. Demi sesuatu yang sebelumnya kita punya, yakni rasa bahagia dan senang yang selalu ada. Kita memiliki hak yang sama untuk tetap lelap dalam kesepian atau bergerak maju untuk sesuatu yang lebih menyenangkan. Semuanya keputusan mutlak berada ditangan kita.

Namun untuk hidup yang tak lagi terasa sepi, bergerak maju jadi sesuatu yang tentu kita butuh. Anggaplah ini jadi sebuah babak yang menjadi bagian dari proses hidup yang semesta berikan. Tanpa bisa menghindar dan menolaknya, mau tak mau kita tentu akan tetap mengalaminya. Tapi tindakan tepat diwaktu yang pas, jadi sesuatu yang kita harus lakukan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiration

Karena Tolak Ukur Kesuksesan Seseorang Tak Melulu Tentang Uang, Tapi Tentang…

Setiap kali kita mendengar kata “sukses”, hal pertama yang terbersit di benak kita pastilah tentang berapa banyak harta dan posisi jabatan hebat yang dimiliki seseorang. Bayangan ini seakan menjadi tolak ukur yang selama ini kita percayai untuk menilai kesuksesan pada orang lain.

Membayangkan nama-nama besar yang sudah banyak dikenal karena kesuksesannya lengkap dengan sejumlah kekayaan yang dimilikinya sekarang, sebenarnya bisa memberikan kita gambaran bahwa tolak ukur sukses yang sebenarnya bukanlah tentang materi yang bergelimang.

Karena dibalik kesuksesan yang mereka miliki sekarang, kita tidak tahu apa saja yang telah mereka lalui sedari dulu. Bisa saja semua hal yang mereka miliki sekarang adalah buah dari akumulasi kecil kesuksesan yang diraih. Yakinlah bahwa pada kenyataannya sukses tak melulu tentang materi dan harta, kita bisa melihatnya dari keyakinan diri kita sendiri.

“Anda Yakin Pada Diri Sendiri dan Suka Menghadapi Tantangan” – Rob Moore, Seorang Miliarder dan Pendiri Progressive Property

Seperti kata Moore bahwa seseorang yang sukses dalam hidup percaya bahwa dia dapat membuka parasutnya atau tujuan hidupnya setelah meloncat dan tidak akan menyerah dalam mencapainya. Pernyataan ini sekaligus membuktikan bahwa salah satu kesuksesan dapat kita lihat dari bagaimana rasa percaya diri yang kita miliki.

Kita punya kebebasan sendiri untuk menjalani kehidupan, melakukan segala sesuatu yang kita mau, dan bertanggung jawab untuk semua resiko yang akan datang. Kesuksesan memang bukan hal yang mudah untuk dicapai, tapi coba bayangkan jika kita bisa melakukan suatu hal yang kita cintai, itu akan menjadi  pekerjaan paling mudah yang ada di muka bumi. Tapi perlu kita ingat pula, tak semua sukses bisa kita gapai dengan mudah, karena itu kita juga harus siap untuk segala bentuk resiko yang menghadang.

Bahagia yang Datang Beragam Tak Bisa Dibeli Dengan Uang, Sekaligus Jadi Penanda Ada Bentuk Sukses yang Lain Selain Uang

Karena bahagia memang tak akan bisa dibeli dengan uang, untuk itu kita harus tahu bahwa hal tersebut merupakan salah satu bentuk kesuksesan dalam hidup yang kita jalani. Hal yang bertolak belakang dari pernyataan ini bisa kita lihat pada orang-orang yang terlihat sukses lengkap dengan harta yang melimpah tapi ternyata hidupnya tak bahagia. Lantas untuk apa semua itu jika tidak ada bahagia dalam hidupnya?

Terlebih lagi bila kita dapat hidup berdampingan dengan banyak orang, saling tolong menolong dan selalu bahagia, ini menandakan bahwa kita sukses dalam berkehidupan. Hal lain yang harus kita yakini bahwa tak ada sukses yang bisa datang hanya karena kerja keras diri sendiri, kita butuh dukungan dari orang lain baik itu keluarga, teman dan orang lain yang mungkin jadi panutan untuk tolak ukur sukses kita nanti.

Bentuk Sederhana Dari Salah Satu Bahagia Itu Bisa “Melakukan Apa Yang Kamu Cintai dan Mencintai Apa Yang Kamu Lakukan”, Sudahkah Kita Melakukannya?

Sepenggal pernyataan di atas mungkin sering kali kita dengar, entah itu saat berbicara dengan orang lain atau di acara-acara motivasi yang ditayangkan TV yang juga bisa kita gambarkan untuk menilai sudah seberapa sukses kita. Apa yang sudah kita lakukan selama ini, sudahkah menemukan sesuatu yang memang kita cintai untuk dikerjakan atau justru masih sibuk dalam dilema yang sulit diputuskan?

Karena ketika kita sudah memiliki sesuatu yang menjadi hal yang kita cintai sekaligus menjadi sumber penghidupan, meski itu tak berbuah banyak tapi itu adalah salah satu hal yang sudah menunjukkan kesuksesan kita. Karena tak ada kesuksesan dalam bekerja yang melebihi kecintaan yang dibayar.

Terlepas Dari Semua Yang Kita Lakukan, Peka Terhadap Lingkungan Sekitar, Membuat Banyak Orang Peduli dan Menyukaimu Juga Menjadi Bagian Dari Suksesmu

Biar bagaimanapun lingkungan sangatlah berpengaruh pada tingkat kesuksesan yang kita dapatkan, terlebih ketika mampu memberikan sebagian fokus yang kita miliki untuk lingkungan. Hal ini akan memberikan kesan positif sebagai feedback dari orang-orang yang ada, bagaimana mereka memedulikan kita dan caranya menjalin komunikasi dengan kita.

Namun jika ternyata kita merasa sudah di garis sukses tapi tidak peduli terhadap lingkungan, begitu pun sebaliknya, lingkungan juga seakan tak memedulikan kita, maka kesuksesan tersebut patut dipertanyakan.

Dan Pada Akhirnya Kita Harus Tahu Bahwa Sukses Tak Selalu Tentang Materi, Bukan Juga Perihal Orang Lain Tapi Tentang Diri Sendiri

Bagi sebagian orang memiliki mobil, rumah, dan uang serta harta yang melimpah mungkin menjadi ukuran tentang kesuksesan, tapi kesuksesan tidak melulu soal berapa banyak harta yang kamu miliki. Karena pada dasarnya setiap orang tentunya memiliki arti sukses yang berbeda-beda pula.

Sukses pun tak melulu soal diri sendiri, tapi juga tentang hal-hal sederhana yang bisa kamu berikan kepada orang lain. Dan jangan pernah coba untuk membandingkan kesuksesan orang lain dengan dirimu, karena kehidupan setiap orang berbeda. Setiap orang tentu memiliki target sukses yang tidak sama, apalagi kamu dan orang-orang di sekelilingmu jelas-jelas memiliki jalan kehidupan yang berbeda pula.

Karena sukses yang sesungguhnya tak melulu tentang uang dan harta, tapi tergantung bagaimana kita menjalani hidup dan mengisinya dengan segala sesuatu yang menjadi tolak ukur sukses dari diri kita sendiri. Tak usah perdulikan pandangan orang lain atau berharap pengakuan, lakukan saja apa yang kamu inginkan sebab sukses itu adalah saat kamu menjadi dirimu sendiri untuk dirimu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Maafkanlah, Maka Tuhan Akan Memberimu Lebih Banyak Kebahagiaan

Kebahagian dan kesedihan adalah dua hal yang silih berganti menemani kehidupan selama denyut nadi masih ada. Hakeket manusia sebagai makhluk sosial membuatnya harus berinteraksi dengan orang-orang yang berada dilingkungannya. Sayangnya, komunikasi itu tak selamanya mulus. Kadang muncul gesekan yang membuat hubungan jadi renggang.

Sebagai makhluk yang tak sempurna, sesekali manusia memang melakukan kesalahan. Terkadang kamu berada disubjek yang melakukan kesalahan, namun tak menutup kemungkinan kamu menjadi objek penderita atas kesalahan yang dilakukan orang lain. Tak bisa dipungkiri, saat kamu mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan dari orang lain, kamu akan merasa tidak nyaman. Bahkan bisa saja akan memunculkan rasa sakit hati tak berkesudahan yang bisa berujung pada dendam.

Menyimpan rasa sakit hati dan dendam sesungguhnya hanya akan membuat hati kamu tidak tenang. Bagaimana kamu bisa merasakan damai bila di dalam hatimu tersimpan bara yang sewaktu-waktu bisa membakar kamu? Tidak ingin hal itu terjadi bukan? Maka maafkanlah mereka yang pernah menyaktimu. 4 kebaikan ini hanya akan kamu dapatkan setelah kamu ikhlas memberi maaf.

Tak Ada Gunanya Menyimpan Dendam Dalam hati. Maafkanlah, Agar Kebahagiaan Menghampiri Hidupmu

Dengan memberi maaf berarti kamu telah melepaskan sesuatu yang selama ini menjadi bara dihatimu. Memafkan akan membuat kamu menjalani hidup dengan lapang. Kamu akan merasa lebih ringan melangkah. Dengan hati yang jauh lebih ringan, maka kebahagiaan pun akan lebih mudah diraih. Untuk apa terus menyimpan dendam dalam hati jika hanya menghalangi datangnya kebahagiaan?

Memberi Maaf Berarti Memperbaiki Hubungan. Hidupmu Pun Akan Terasa Damai

Sifat memafkan akan membuat hubungan horizonalmu lebih baik. Tidak memiliki sifat keras kepala dan pendendam akan membuat kamu memiliki banyak teman. Selain itu hubunganmu dengan pasangan akan langgeng. Dengan demikian hidupmu pun akan terasa lebih damai.

Memaafkan Dapat Menghindarkan Kamu Dari Stres. Pikiranmu Pun Jauh Lebih Produktif

Ketika kamu telah ikhlas memaafkan berarti saat itu pula kamu telah melepas rasa sakit hati dan dendam yang membuat pikiranmu tidak tenang. Kamu telah melakuka tindakan tepat. Tak ada gunanya memang menyimpan amarah dalam hati. Tidak hanya hati kamu yang akan merasa lelah, tubuh kamu juga turut merasakan imbasnya.  Bukankah tak ada gunanya mengingat-ingat hal yang telah berlalu? Apalagi bila hal itu hanya membuatmu tak nyaman.

Amarah Akan Membuat Tubuhmu Harus Bekerja Lebih Keras. Demi Kesehatanmu Maka Maafkanlah

Amarah membara yang disimpan akan memberikan pengaruh negatif pada tubuhmu. Aliran darah meningkat, otot menegang dan muncul keringat berlebihan. Memendam amarah hanya akan memberikan pengaruh negatif pada tubuhmu. Bahkan bisa mengakibatkan kamu sakit. Memaafkan akan membuat kamu merasa jauh lebih baik. Tentu kebaikan tersebut hanya akan kamu dapatkan setelah kamu benar memaafkan dengan hati.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Tak Perlu Merasa Bersalah Untuk Melakukan 5 Hal Ini Jika Memang Bisa Membuatmu Nyaman

Kebanyakan orang merasa cemas terhadap segala hal yang sebenarnya tidak perlu dicemaskan. Seperti merasa bersalah karena telah melakukan hal yang tidak banyak dilakukan oleh orang-orang. Banyak orang yang masih merasa takut jika melakukan hal yang diluar kebiasaan orang-orang di sekitarnya. Takut dianggap aneh, menyalahi aturan, dan sebagainya.

Padahal kamu pun berhak memutuskan dan menentukan apa pun yang ingin kamu lakukan. Selama masih dalam batas kewajaran dan tidak melanggar hukum yang berlaku, sebenarnya sah-sah saja. Setiap orang punya hak untuk bebas dalam berpendapat dan berperilaku.

Jika kamu sering melakukan 5 hal di bawah ini, sekarang saatnya untuk berhenti merasa cemas dan bersalah!

Tiap Orang Butuh ‘Me Time’ Dan Tidak Ingin Diganggu Oleh Siapa Pun

Jangan pernah merasa bersalah jika lagi ingin sendirian atau butuh ‘me time’ untuk diri sendiri. Tidak perlu merasa tidak enak ketika teman mengajak untuk berkumpul tetapi kamu tidak ingin melakukannya karena sedang butuh waktu untuk sendiri.

Tak perlu sungkan menolak ajakan teman, jika kamu butuh waktu sendirian. Katakan pada mereka kamu akan ikut bergabung di lain waktu. Melakukan ‘me time’ memang sesekali diperlukan untuk bisa terhindar dari stres atau rutinitas sehari-hari. Jangan sampai ada seorang pun bahkan teman terdekatmu mengganggu ritual ‘me time’ ketika kamu sedang membutuhkannya.

Selektif Dalam Pertemanan Dan Tidak Lagi Berhubungan Dengan Orang-orang Tertentu

Setiap orang berhak menentukan siapa saja yang akan menjadi temannya. Selektif dalam memilih teman itu perlu agar kita tidak terjebak dalam hal-hal yang negatif. Jadi, jika kamu terpaksa mengeliminasi atau tidak ingin berhubungan lagi dengan beberapa orang tertentu, itu adalah hak sepenuhnya.

Terkesan kejam dan menyeramkan ya? Tapi tidak perlu merasa bersalah, kamu melakukan ini bukan hanya demi kepentingan kamu sendiri, tetapi juga demi kepentingan hidupnya. Kalau memang sudah tidak cocok lagi berteman atau saling bekerja sama, untuk apa lagi berhubungan? Untuk apa berhubungan jika saling membenci?

Mengatakan Tidak Pada Sesuatu Yang Tak Ingin Kamu Lakukan

Jangan merasa bersalah karena kamu mengatakan tidak atau menolak tawaran pekerjaan karena kamu memang tidak mau melakukannya. Totalitas dan ketulusan akan lebih terwujud dan terlaksana saat benar-benar diinginkan.

Banyak orang sukses berani mengatakan tidak pada segala hal, daripada harus melakukan sesuatu yang tidak bisa dikerjakannya. Jangan takut dianggap orang yang jahat karena menolak suatu tawaran dari orang lain. Kamu hanya akan menyesal dan merasa tidak nyaman jika menerima tawaran yang sebenarnya tidak bisa kamu lakukan.

Merasa Mempunyai Kemampuan Dibidang Tertentu

Setiap orang dilahirkan dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Jadi, jika kamu punya bakat khusus tertentu jangan merasa minder! Pelihara dan kembangkan kemampuan alami yang ada di dalam dirimu!

Jangan pernah merasa sungkan karena kamu lebih baik dibanding orang lain. Jika ada yang iri padamu, acuhkan saja mereka. Mereka yang iri pada kelebihan dirimu sebenarnya adalah orang yang tidak mampu.

Saat ini masih banyak orang yang malu mengeluarkan atau menunjukan kemampuan yang dimilikinya di depan umum. Ini dikarenakan karena takut kemampuan atau kelebihannya dicemooh oleh orang lain, tidak disukai oleh orang lain, atau karena tidak percaya diri. Tunjukkan kemampuanmu! Yakinkan diri bahwa kelebihan yang kamu miliki bukanlah suatu kesalahan!

Mati-matian Mempertahankan Pendapat Yang Kamu Yakini Benar

Seseorang biasanya dibenci karena terlalu memegang teguh pendapat yang diyakininya. Seorang yang mempertahankan pendapatnya seringkali dianggap keras kepala dan berpikiran tidak terbuka. Kamu tidak perlu merasa bersalah jika orang lain tidak menyetujui pendapatmu. Orang yang berbeda pendapat itu biasa, karena itulah perbedaan.

Jika ada orang lain yang tidak suka karena kamu terlalu kekeuh mempertahankan pendapatmu, biarkan saja. Toh, pendapatmu juga tidak mengganggu mereka.

 

Bagaimana, apakah kamu pernah merasa bersalah saat melakukan hal-hal di atas? Jika iya, sebaiknya nukai sekarang kamu tidak perlu merasa bersalah lagi. Karena sebenarnya hal-hal di atas adalah hal yang umum terjadi dan banyak orang yang melakukannya.

Kamu bebas berekspresi dan menentukan jalan hidupmu sendiri. Intinya, kamu tidak perlu takut jika berbeda dengan orang-orang yang ada di sekelilingmu.

Percaya diri dan yakin bahwa tindakanmu ini tidak melanggar aturan apa pun akan membuatmu tidak ragu-ragu lagi dalam mengambil sikap. Yuk jadi diri sendiri mulai dari sekarang!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top