Spirituality

Tak Perlu Merutuki Sepi, Justru Sepi Adalah Waktu Tepat Untuk Bersyukur Atas Segala Yang Terjadi

Pada suatu malam kamu mungkin tengah duduk terpekur merenungkan segala hal yang sedang dijalani. Namun, mendadak kamu merasa bahwa hidupmu sepi. Himpitan beban dan rasa kecewa seketika membuat hidup kian terasa berat.

Kamu pun lantas merasa jadi orang paling nelangsa  dan tak punya siapa-siapa di muka bumi ini. Namun jauh di balik semua rasa sepi itu, justru semesta sedang memberimu momen istimewa untuk mensyukuri segala yang ada. Sebab tak hanya kamu saja, di luar sana masih banyak orang yang merasakan hal yang sama.

Mungkin Benar, Jika Hidupmu Memang Sepi Dan Sunyi

Meski sedang berada di dalam kerumunan ribuan umat manusia, ada waktu yang memang membuat kita tetap merasa sepi. Sesuatu yang bisa dijadikan kambing hitam untuk alasannya, tentu sangat beragam. Tanpa harus menjelaskan, kamu tentu paham alasan apa yang sedang ada dalam pikiran. Namun semua alasan itu tak lantas harus membuat kita diam hingga tenggelam dalam kesunyian.

Satu hal yang harus kamu yakini, tak hanya kamu saja yang sepi, orang lain juga merasakan hal yang sama. Namun percayalah situasi ini tak selalu berlangsung lama. Jika kita mampu menempatkan segala sesuatu sesuai dengan porsinya. Sunyi tak selalu membuat resah, bahkan bisa berubah jadi sesuatu yang indah jika kamu tahu cara menikmatinya.

Kendati Demikian, Kamu Masih Memiliki Hidup Yang Berjalan. Kesepian Tak Lantas Membuatmu Berhenti

Keberadaan manusia sebagai mahluk ciptaan Tuhan membuat kita hanya bisa berencana dan membiarkan Sang Pemilik Semesta menentukan hasil akhirnya. Meski rasa sepi masih kerap menghantui, kita semua tentu tahu bahwa hidup tetap berjalan. Bergerak dan beranjak pada tahap-tahap hidup selanjutnya, menjadi dewasa hingga kelak akan menua.

Semua itu menjadi peroleh diri atas hidup yang telah dilalui. Dunia dan seisinya memang terlalu sibuk untuk kita ikuti. Namun selama kita mampu untuk tetap berjalan melewati semua kecewa dan rasa sepi, sesuatu yang indah tentu telah menanti. Semesta dan kita tetap bergerak maju tanpa bisa kembali, untuk itu jangan pernah berhenti!

Meski Sepi Tetap Terasa Membelenggu, Kamu Adalah Manusia Yang Tentu Berevolusi

Hal-hal lain yang selalu jadi alasan untuk rasa sepi yang kita punya, kadang memang tak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Kita hanya bisa melihat, mengamati hingga nanti akan merasakannya. Kemudian bertanya dalam hati, mengapa semuanya harus terjadi? Tapi tunggu dulu, bukankah ini semua adalah sesuatu yang wajar?

Kita tentu tahu bahwa hidup tak selalu baik. Ada masa dimana kita memang harus tetap berdiri meski tengah dalam cobaan. Jatuh bangun jadi sesuatu yang tak terelakkan, yang kita butuh hanyalah sebuah kepercayaan. Percaya bahwa setiap manusia tentu berevolusi. Berubah dan akan tetap bergerak. Satu hal yang mungkin sedang kita butuhkan adalah sesuatu yang akan membantu diri untuk menghilangkan rasa sepi dan semua kegundahan.

Jika Segalanya Tetap Menempatkan Diri Pada Kesunyian, Lihatlah Mereka Yang Tetap Bertahan

Jika untuk yang kesekian kalinya semuanya masih tetap sama dan tak ada tanda atas sebuah perubahan, hati pun kian terasa gundah. Bahkan mulai timbul beberapa pertanyaan lain yang kian membuat hati nelangsa. Jika semua upaya yang kita lakukan memang tak menunjukkan perubahan, cobalah hal lain yang bisa jadi jawaban. Tengok sekelilingmu, lihatlah mereka yang nasibnya lebih tragis. Meski ditengah-tengah semua rasa sepi yang tak henti, toh mereka tetap bertahan untuk melawan. Agar kelak bisa membuktikan bahwa kesepian hanyalah sebuah ujian untuk menjadi lebih baik.

Selanjutnya Kamu Bisa Mulai Menikmati Semuanya Sebagai Anugerah Besar Yang Lebih Dari Cukup Untuk Disyukuri

Tanpa terus memandang sebuah rasa kecewa atas sepi yang ada, kita patut membuka mata untuk kemungkinan yang ada. Meski rasa sepi tentu bukanlah sesuatu yang dinanti, bisa jadi ini adalah sebuah hadiah yang semesta berikan. Karena bisa jadi kita terlalu sibuk untuk menghitung segala keinginan, lalu lupa atas hal-hal yang sudah menjadi keberuntungan. Belajarlah membuka mata, dengan melihat sesuatu dari sisi yang berbeda. Karena tanpa kita sadari, bisa jadi hal tersebut adalah sesuatu yang indah. Hanya saja cara kita untuk menerimanya mungkin salah. Dengan begitu, hal yang tadi kita sambut dengan keluh kesah bisa jadi sesuatu yang mesti dibalas dengan rasa syukur dan terima kasih pada semesta.

Karena Bisa Jadi, Itu Semua Adalah Bagian Dari Proses Hidup Yang Semesta Berikan Untukmu

Untuk kamu yang baru saja patah hati lalu merasa sepi, yang baru kehilangan pekerjaan lalu merasa sepi dan untuk kamu yang baru kehilangan orang tersayang lalu merasa sepi. Sungguh semua itu bukanlah sesuatu yang salah, kamu berhak berdiam diri disana. Demi sesuatu yang sebelumnya kita punya, yakni rasa bahagia dan senang yang selalu ada. Kita memiliki hak yang sama untuk tetap lelap dalam kesepian atau bergerak maju untuk sesuatu yang lebih menyenangkan. Semuanya keputusan mutlak berada ditangan kita.

Namun untuk hidup yang tak lagi terasa sepi, bergerak maju jadi sesuatu yang tentu kita butuh. Anggaplah ini jadi sebuah babak yang menjadi bagian dari proses hidup yang semesta berikan. Tanpa bisa menghindar dan menolaknya, mau tak mau kita tentu akan tetap mengalaminya. Tapi tindakan tepat diwaktu yang pas, jadi sesuatu yang kita harus lakukan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Tanpa Sadar Kita Sering Melakukan Sikap-sikap Egois Ini Hingga Membuat Orang Lain Menjauh

http://laruno.com/karir/tipskarir-cara-bijak-mengahadapi-rekan-yang-menyebalkan/

Hampir semua orang ingin menjadi sosok yang terbaik, peduli dengan sekitarnya dan penuh semangat. Pada kenyatanya sosok ideal seperti itu tidak bisa selalu ditemukan. Bahkan ada beberapa orang yang tidak menempatkan hal itu sebagi prioritas.

Berteman dengan orang yang memiliki perangai buruk memang kurang menyenangkan. Kamu pun sulit untuk menemukan kenyamanan saat menjalin interaksi dengannya. Kalau sudah begini alih-alih ingin menjadikannya sahabat dekat, orang pun buru-buru menjauh darinya. Beberapa sikap tak baik ini harus kamu hindari. Sebaiknya kamu juga menjauh dari orang yang gemar bersikap seperti ini.

Kamu Tak Pernah Peduli Pada Orang Lain. Kamu Hanya Fokus Pada Dirimu Sendiri. Bisa Dibilang Kamu Egois!

Kamu hanya peduli tentang kamu dan kepentinganmu saja. Kamu tak mau tahu dengan orang-orang yang berada disekitarmu. Bahkan seringkali kamu  tak memberikan kesempatan kepada lawan bicaramu untuk berkata. Kalau kamu seperti ini akan lebih baik bila segera berubah sebelum satu per satu temanmu angkat kaki.

Kamu Hanya Menilai Orang Lain Dari Penampiannya!

Kamu terbiasa menilai orang lain dari tampilanny saja. Padahal kecantikan abadi justru datang dari hati. Kalau kamu seperti ini, segera rubah pola pikirmu. Mulai belajar lebih bijak menilai orang lain.

Segala Sesuatu Dalam Hidup Kamu Anggap Kompetisi. Kamu Tak Rela Bila Ada Yang Lebih Baik Darimu

Apakah kamu orang yang selalu menganggap diri sendiri merasa lebih dari orang lain? Kamu tak akan membiarkan orang lain untuk mengalahkanmu, bahkan sekalipun itu teman kamu sendiri. Jika seperti itu kamu memang bukan orang yang asyik untuk diajak berteman. Kamu harus bisa lebih peduli pada teman-temanmu dan membiarkan mereka merasa bangga pada kemampuannya

Bagimu Teman Berarti Musuh. Kamu Tak Segan Untuk Menjatuhkan Mereka Dari Belakang

Alih-alih mengangap teman sebagai partner yang saling mendukung, justru kamu menanggap mereka sebagai musuh kamu. Kamu tak segan untuk berkonflik dengan teman-temanmu. Bahkan pertengkaran sengit dengan teman nyaris selalu mewarnai harimu. Kamu tak segan menjatuhkan teman demi bisa mencapai tujuanmu. Tak heran bila tak ada orang yang tahan lama bertahan denganmu.

Kamu Menuntut Orang Lain Untuk Menganggapmu Penting

Kamu tak ragu untuk mempertanyakan seberapa penting dirimu bagi orang lain. Tentu saja pertanyaan ini akan membuat teman-temanmu merasa tak nyaman. Kamu ingin orang lain menganggapmu sepenting yang kamu mau. Kamu juga akan marah bila teman-temanmu tak melibatkan kamu dalam momen penting mereka. Sudahlah, kehidupan temannmu tak hanya berpusat di kamu!

Bersikap Layaknya Seorang Bos Hanya Akan Membuat Orang-orang Menjauh Darimu

Kamu selalu menganggap dirimu paling penting diantara teman-temanmu. Setiap keputusan penting yang diambil teman-temanmu harus berdasarkan persetujuanmu. Kamu juga selalu membuat orang lain berada dikendalimu. Ayolah berhenti melakukan ini sebelum orang-orang menjauhimu!

Bahkan Kamu Pun Enggan Jujur Pada Dirimu Sendiri

Kejujuran adalah hal terbaik yang bisa kamu lakukan untuk menghargai orang-orang disekitar kamu. Tak heran saat kamu tak bisa jujur pada dirimu sendiri, kamu bukanlah orang yang asyik untuk diajak berteman. Tak bisa jujur pada sendiri, berbohong dan membuat citra palsu hanya akan membuat kamu dijauhi teman-temanmu.

Kamu Tak Segan Untuk Berkata Kasar Dan Mempermalukan Teman-teman Kamu Di Depan Orang Banyak

Jika kamu menganggap bahwa berkata kasar dan suka mempermalukan teman-teman kamu di depan orang banyak adalah hal lumrah, sepertinya kamu harus mulai mengubah pola pikir kamu dari sekarang. Mungkin ada saatnya kamu tak setuju dengan pendapat teman-teman kamu, namun hal ini tak lantas membuat kamu memiliki hak untuk berkata kasar pada temanmu. Ini bukan hal baik yang bisa kamu lakukan. Bersikaplah lebih bijak!

Gayanya Sih Sok Mandiri, Alih-alih Bisa Mengurus Diri Sendiri, Nyatanya Kamu Lebih Sering Merepotkan Teman Kamu

Seberapa sering kamu meminta bantuan dari temanmu? Jika cukup sering, apakah kamu juga tak segan mengulurkan bantuaan pada temanmu saat dia membutuhkannya? Jika tidak berarti kamu belum memiliki kualitas menjadi teman yang baik. Setiap teman berbuat baik hendakknya kamu membalasnya dengan perbuatan baik. Bila kamu masih merasa segan untuk itu, kamu bukan teman yang asyik. Tidak heran bila kamu kerap dijauhi orang.

Selalu Berpikir Negatif. Siapa Sih Yang Betah Berteman Lama-lama Dengan Orang Yang Selalu Pesimis?

Memiliki pola pikir negatif dalam memandang dunia hanya akan membuat kamu dijauhi teman-temanmu. Belum lagi mental pesimis yang hanya akan membuat kamu terlihat menyedihkan. Bangkit dan hadapi hidup ini dengan berani! Selalu berpikiran negatif hanya akan membuatmu dijauhi orang.

Jika kamu merasa beberapa sikap tersebut ada pada diri kamu, segera bangkit dan perbaiki diri kamu. Bukankah tak ada gunanya mempertahankan sikap buruk!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Menunda Pekerjaan Itu Artinya Kamu Sedang Menangguhkan Suksesmu. Atasi Dengan Cara Ini

Dua hal yang sering menjadi hambatan dalam bekerja adalah memulai pekerjaan dan menjaga fokus saat bekerja. Pekerjaanmu tidak akan segera dimulai jika kamu masih saja terus menunda-nunda pekerjaanmu.

Kebiasaan menunda-nunda pekerjaan adalah sesuatu yang buruk, jika dibiarkan kebiasaan ini akan mendarah daging dan akhirnya kamu sulit untuk jadi produktif.

Yuk, mulai sekarang hindari kebiasaan menunda-nunda pekerjaan agar waktu yang kamu miliki berguna lebih efisien dan bermanfaat! Ini 9 cara yang bisa membantumu untuk terhindar dari kebiasaan menunda-nunda pekerjaan.

Kamu Bisa Memulainya Dengan Mencicil Pekerjaan Dan Mengatur Jadwalmu

Melihat pekerjaan yang menumpuk memang menyebalkan dan seringkali membuat kita down duluan. Tetapi, jika ingin cepat selesai dan terhindar dari omelan bos, kamu bisa mengerjakan pekerjaan tersebut dengan cara mencicilnya, kemudian atur jadwal untuk mengerjakannya.

Misalnya, kamu punya 4 pekerjaan yang berbeda-beda namun harus selesai dalam waktu satu bulan. Kamu bisa mencicilnya satu persatu dengan cara, pekerjaan 1 dikerjakan di minggu pertama, pekerjaan 2 dikerjakan pada minggu kedua, pekerjaan 3 dikerjakan pada minggu ketiga, dan pekerjaan keempat dikerjakan di minggu keempat.

Dengan mencicil, pekerjaan kamu akan selesai pada waktunya. Kamu pun terhindar dari omelan bos yang galak.

Hindari Segala Hal Yang Mengalihkan Fokusmu Saat Melakukan Pekerjaan

Sebisa mungkin hindari sumber-sumber yang membuat perhatian kita jadi tidak fokus saat bekerja. Sumber yang paling sering membuat kita tidak fokus adalah smartphone dan media sosial. Sebisa mungkin hindari kedua hal itu saat bekerja. Ketika pekerjaanmu sudah selesai, barulah kamu bisa kembali menggunakannya dengan leluasa.

Letakan smartphone sejauh mungkin dari pandangan saat kita sedang bekerja, pastikan kamu sudah menyetelnya dalam mode silent agar tidak ada suara-suara mengganggu yang dapat memecah fokus. Kemudian, tutup semua akun media sosial yang kamu punya saat sedang bekerja.

Pilihlah Tempat Yang Nyaman Untuk Melakukan Pekerjaan Agar Kamu Semakin Fokus

Tempat yang nyaman saat bekerja adalah faktor penting agar kita tetap fokus. Untuk itu, pilih atau buatlah tempat kerja yang nyaman untuk dirimu sendiri. Jika tempat untuk melakukan pekerjaan sudah tidak nyaman, bagaimana kamu bisa fokus bekerja? Bila perlu tambahkan wewangian aromatheraphy di sekitar tempatmu untuk membantumu tetap konsentrasi saat bekerja.

Jangan Terlalu Banyak Berpikir, Kerjakan Tanpa Banyak Mengeluh

Kebiasaan yang sering membuat kita menunda-nunda pekerjaan adalah karena kita terlalu banyak berpikir. Banyak berpikir tentang pekerjaan yang menumpuk, banyak berpikir tentang kerjaan yang tak kunjung selesai dan sebagainya.

Padahal, kuncinya satu. Kerjakan saja! Tanpa banyak mengeluh. Pekerjaan tersebut tidak akan selesai jika kamu tidak mengerjakannya. Tidak usah memikirkan terlalu banyak hal, ambil laptop kamu sekarang dan kerjakan sebaik yang kamu bisa!

Bekerjalah Sesuai Dengan Ritmemu. Kamu Bisa Memilih Waktu Yang Menurutmu Paling Nyaman Untuk Bekerja

Kenali dirimu sendiri, temukan ritme kerja yang paling sesuai dengan kepribadianmu. Ketahui kapan waktu yang paling produktif bagi kamu untuk berpikir dan bekerja? Pagi? Siang? Malam? Jika sudah tahu, manfaatkan waktu tersebut untuk menuntaskan kewajiban.

Mengetahui ritme yang paling cocok untukmu, kamu akan lebih mudah untuk mengatur waktu dan kesempatan yang paling bermanfaat untuk produktivitasmu.

Agar Tak Terasa Berat, Bagi Pekerjaanmu Menjadi Beberapa Bagian Sesuai Yang Kamu Inginkan

Jika kamu merasa berat mengerjakan satu pekerjaan sekaligus, pecahlah menjadi beberapa bagian yang kecil-kecil. Misalnya, kamu punya satu tugas besar soal analisis keuangan suatu perusahaan, cobalah untuk mulai mengerjakan dari hal yang paling mudah, kemudian ke bagian paling sulit. Jika kamu merasa lelah, ada baiknya istirahat sambil sesekali mengumpulkan data untuk kepentingan analisismu.

Jika Pekerjaanmu Masih Terasa Berat, Cari Partner Untuk Bekerja Sama Agar Bisa Dilakukan Dengan Cepat

Jika dirasa bekerja sendiri terasa berat, cobalah minta bantuan seorang rekan untuk membantu menyelesaikannya secara bersama-sama. Bekerja sendirian bisa membuat kamu selalu mencari alasan untuk menunda-nunda, tetapi jika ada rekan yang membantu, bukan saja pekerjaan tersebut jadi lebih ringan tapi juga ada yang membantu untuk mengingatkan. Carilah rekan yang bisa diandalkan.

Beri Penghargaan Pada Diri Sendiri Ketika Berhasil Menyelesaikan Tugas 

Siapa sih yang tidak suka diberi penghargaan? Meski diberikan dari sendiri dan untuk diri sendiri, sebuah penghargaan bisa membuat kita termotivasi untuk menuntaskan pekerjaan sampai selesai. Misalnya, jika kamu telah selesai mengerjakan tugas dari kantor, kamu berhak mentraktir dirimu makan di restoran favoritmu.

Bekerja Keras Memang Akan Membuatmu Semakin Dekat Dengan Kesuksesan, Namun Cukup Istirahat Juga Tak Kalah Penting

Terakhir, dan juga penting adalah jangan lupa untuk tidur yang cukup. Seringkali penyebab dari kebiasaan suka menunda-nunda adalah karena kita terlalu lelah untuk melakukan satu pekerjaan. Kelelahan mengakibatkan kita malas, malas membuat kita jadi menunda-nunda, jika terus begitu maka pekerjaan pun jangan harap bisa selesai.

Pastikan dirimu mendapat tidur yang cukup agar produktivitasmu tidak terganggu dan tidak mudah terserang penyakit. Jika bisa 8 jam setiap hari, namun jika tidak bisa tidur selama 8 jam, asalkan kamu tidur selama beberapa jam saja, itu sudah cukup untuk menjaga tubuh tetap fit.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Tak Melulu Soal Perasaan Terluka, Ini Pelajaran yang Bisa Kamu Petik Setelah Putus Cinta

Siapa sih yang ingin putus cinta? Selain membuat perasaan jadi sedih, hati perih, dan pikiran pun risih, sebagai manusia biasa, kita pasti akan merasa amat kehilangan ketika dihadapkan bahwa diri ini harus berpisah dengan orang yang dicinta.

Tetapi, jangan terlalu berburuk sangka atau menyalahkan keadaan karena kamu sekarang sedang mengalami putus cinta. Semua hal di dunia pasti ada hikmahnya, termasuk putus cinta. Inilah yang akan dapat setelah kamu merasakan pedihnya putus cinta dengan orang lain.

Kamu yang Tadinya Hanya Fokus Memabahagiakan Orang Lain, Kini Jadi Bisa Lebih Menghargai Diri Sendiri

Tidak jarang, banyak diantara kamu yang terjebak dalam cinta yang salah. Kamu masih tetap saja bertahan dalam hubungan asmara yang tidak sehat hanya karena kamu merasa bahwa kamu mencintainya. Meskipun pada kenyataannya kamu tidak menerima balasan yang sesuai atas cintamu padanya, seperti terus menerus dihina, selalu disakiti secara fisik dan sebagainya. Kamu selalu saja bertahan meski diperlakukan buruk oleh orang lain, dan berpikir bahwa dia akan berubah pada waktunya.

Berpisah adalah jalan yang terbaik. Saat berpisah darinya, pandanganmu akan lebih terbuka. Kamu bisa lebih menghargai diri sendiri, bahwa kamu juga manusia biasa yang layak disayangi dan diperlakukan dengan baik.

Kini Waktumu Tak Hanya Dihabiskan Hanya untuk Satu Orang Saja. Waktu dengan Keluarga dan Sahabat Jadi Lebih Banyak

Saat masih berpacaran dengannya, waktumu selain lebih banyak dihabiskan dengan urusan kantor, juga dihabiskan hanya dengan si dia. Tidak hanya di hari biasa saja, bahkan pada saat hari libur dan hari raya kamu sibuk menghabiskan waktu dengan kekasihmu sehingga lupa pda keluarga dan sahabat.

Ketika sudah putus cinta, baru kamu sadar akan kehadiran keluarga dan sahabat-sahabatmu yang tidak akan pernah pergi meninggalkanmu dan selalu ada di saat kamu dalam keadaan susah.

Nah, kini setelah putus cinta kamu bisa lebih banyak quality time bersama anggota keluarga maupun sahabatmu yang tidak pernah bisa digantikan dengan apapun.

Kamu Jadi Tahu Bahwa Selama Ini Dia Bukanlah Jodohmu

Jangan terlalu lama larut dalam kesedihan karena mengalami putus cinta. Dari kejadian ini kamu jadi paham bahwa dia bukanlah jodohmu. sekeras apapun kamu berusaha dan bertahan, jika dia memang tidak ditakdirkan untukmu terimalah kenyataannya. Toh masih banyak wanita dan pria di luar sana yang bisa kamu kenal dan dekati.

Berpikirlah secara positif setelah putus cinta. Kamu jadi bisa berkenalan dengan orang lain tanpa takut ada yang cemburu atau melarangmu. Kesempatan untuk bertemu jodohmu yang sebenarnya pun bisa jadi lebih besar asal kamu mau tetap membuka hati setelah putus cinta.

Pemikiranmu akan Sesuatu yang Berhubungan dengan Cinta Jadi Lebih Dewasa

Ketika putus cinta, kamu telah belajar banyak hal dari hubungan yang sebelumnya. Dari putus cinta itulah kamu jadi tahu kesalahan apa yang sebaiknya tidak kamu lakukan agar tidak terulang kembali di masa yang akan datang. Setelah putus cinta, kamu telah melalui satu tahapan untuk menjadi manusia yang lebih matang. Tidak berpikiran seperti anak-anak lagi dan cenderung bertindak hati-hati saat melakukan apapun di masa depan.

Trauma yang kamu alami saat putus cinta bisa dijadikan motivasi untuk berperilaku lebih baik, terhadap orang yang kamu sayangi, jangan malah membuatmu jadi menutup diri.

Kamu Belajar untuk Menerima Kenyataan Hidup

Ketika putus cinta, kamu belajar tentang kenyataan hidup. Tidak selamanya hidup ini akan berjalan sesuai yang kamu inginkan, termasuk soal cinta. Mungkin kamu merasa awalnya hubungan kamu dan dia akan berjalan sempurna dan berakhir bahagia, tetapi pada nyatanya kalian tidak berjodoh. Dia yang kini telah menikah dan hidup bersama orang lain, ia telah meninggalkanmu.

Jika sudah demikian, hal yang harus kamu lakukan adalah move on. Bangkit kembali dan jalin hubungan baru dengan orang lain. Berkenalan dengan orang baru akan membuka wawsanmu lebih luas dan memberimu pengalaman baru yang belum pernah kamu tahu sebelumnya. Ingat, jangan pernah menutup diri setelah putus cinta ya. Waktumu hanya sedikit di dunia ini, jadi maksimalkanlah waktu yang ada.

Kesempatan untuk Mengenal Orang Yang Lebih Baik Pun Jadi Terbuka

Nah, usai putus cinta adalah kesempatan emas untukmu berkenalan dengan orang yang lebih baik. Tidak ada salahnya ikut bergabung dengan komunitas yang sehobi denganmu, atau komunitas yang bergerak di bidang sosial. Membiarkan dirimu lebih berkembang adalah salah satu cara tepat untuk move on.

Selalu ada sisi positif dari setiap kejadian di dunia ini. Tuhan tidak akan pernah memberi cobaan yang tidak bisa dilalui oleh hambanya. Ketika kamu putus cinta, jangan anggap hal tersebut sebagai akhir dunia. Jadikanlah momen ini sebagai cara untuk memotivasi diri menjadi lebih baik lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top