Inspiration

Meski Cengeng, Ini 6 Bukti Bahwa Hatimu Setegar Karang

Kamu tidak akan pernah tahu kekuatan dirimu sebelum kamu dihadapkan pada sebuah cobaan kehidupan. Ujian dalam hidup  membuat hidup kita lebih kuat, sayangnya kita tak pernah menyadari kekuatan kita sampai kita berhasil melewati sebuah ujian.

Walaupun kamu sering menangis ketika ada masalah menimpamu. Tapi sebenarnya kamu adalah orang yang kuat dan tegar, setegar karang di lautan. Ini buktinya!

TAK PERNAH BERHENTI MELANGKAH MESKI BANYAK MASALAH

Begitu banyak masalah yang datang menimpamu. Kamu harus menyelesaikannya satu persatu hingga kamu tidak sadar waktu dan energimu telah terkuras untuk menyelesaikan segala persoalan hidup. Stres, pasti kamu rasakan. Lelah sudah tentu. Meski begitu, kamu tidak pernah berhenti melangkah. Tubuh dan hatimu tidak kenal kata menyerah meskipun masalah itu datang silih berganti.

Ketika lelah, kamu memilih untuk berhenti sejenak, agar kamu tetap memiliki tenaga untuk menyelesaikan masalah yang ada sampai tuntas hingga ke akarnya. Ketika merasakan stres, kamu menenangkan diri dengan cara berdiam diri sejenak atau melakukan yoga. Semua cara kamu lakukan agar masalah yang ada terselesaikan dengan baik. Segala cara kamu lakukan agar ‘menyerah’ bukanlah suatu pilihan.

HUBUNGAN DENGAN ORANG TERDEKAT MASIH TERJAGA DENGAN BAIK

Saat dihadapkan pada sebuah masalah yang berat, seseorang biasanya akan cenderung mengasingkan diri dari banyak orang. Hal ini dilakukan karena ia berpikir bahwa menyelesaikan masalah tanpa melibatkan orang lain adalah cara terbaik. Tapi berbeda denganmu, meskipun kamu sedang banyak masalah, hubunganmu dengan orang-orang terdekat masih berjalan dengan baik. Kamu adalah orang yang tegar karena masih bisa bertemu, saling menyapa, bahkan saling bersenda gurau dengan teman-teman atau anggota keluargamu seakan tidak ada masalah yang terjadi di dalam hidupmu.

Sikapmu yang seperti ini menunjukan bahwa orang-orang di sekitarmu sangat penting. Ini menandakan bahwa mereka sangat penting, kamu tidak akan meninggalkannya meski ujian yang kamu hadapi saat ini sedang berat.

TIDAK TAKUT JUJUR PADA DIRI SENDIRI

Saat kamu merasa tidak lagi mampu menyelesaikan masalahmu sendiri, kamu akan jujur mengakuinya. Kamu tidak bersikap pura-pura sok kuat di depan orang lain. Kamu berani jujur pada diri sendiri maupun orang lain. Ketika kamu sudah tidak kuat, kamu berani datang pada orang lain untuk membantumu. Dengan begitu, kamu tidak tersiksa dan terpuruk seorang diri.

Meminta bantuan bukan berarti lemah, terkadang ada saja masalah yang tidak bisa kita selesaikan sendiri sehingga butuh bantuan orang lain.

Jujur pada diri sendiri merupakan cara yang baik untuk menolong diri sendiri untuk lepas dari masalah yang menyiksa. Jika kamu terus berpura-pura bisa menyelesaikan semuanya sendirian, bisa dipastikan kamu akan terpuruk dalam kesedihan yang dalam.

TETAP BISA MEMBAGI WAKTU DENGAN BAIK, BAIK URUSAN PRIBADI MAUPUN NON PRIBADI

Meski rasanya masalah yang kamu hadapi  saat ini ingin membuatmu menangis dan mengurung diri seharian. Tapi, kamu masih bisa mengatur semuanya dengan baik. Masalah tidak lantas membuatmu terpuruk dan berantakan. Kamu masih masih bisa membagi waktu dengan teliti, baik itu untuk dirimu sendiri, keluarga, atau teman-temanmu. Banyak  masalah tidak lantas membuatmu jadi pribadi yang anti-sosial. Kamu masih senang berbaur dengan orang sekitar meskipun waktunya hanya sebentar.

Masalah bukan jadi alasan untuk menghalangimu terus berkembang. Justru masalah ada untuk membuatmu lebih matang dalam menjalani kehidupan. Ketikakamu bisa membagi waktu dengan baik, kamu akan bersedia mendengarkan curhatan temanmu seharian ketika mereka memintanya, meskipun kamu sendiri sedang ada dalam masalah.

MESKIPUN SULIT MENGHADAPI MASALAH YANG DATANG MENIMPAMU, TAPI  KAMU MASIH BISA MENGHORMATI ORANG LAIN

Tidak ada masalah yang menyulut emosi. Sebagai manusia biasa, kita sering kali terperangkap dalam emosi. Padahal emosi tidak akan pernah menyelesaikan masalah apapun. Tapi kamu tidaklah demikian, meski sedang terperangkap dalam masalah, kamu masih bisa mengendalikan emosi yang ada di dalam diri kamu. Orang lain masih bisa kamu hormati seperti kamu menghormati diri sendiri.

Kenapa mengendalikan emosi ini sangat penting? Karena saat kita emosi, biasanya kita hanya sibuk memikirkan diri sendiri. Ketika manusia sudah mulai egois, dia tidak akan memikirkan orang-orang di sekitarnya dan akan bertindak sesuka hati. Itulah mengapa, kamu termasuk orang yang tegar dan kuat ketika bisa mengendalikan emosi di tengah masalah yang menimpa duniamu.

SELALU BERSIKAP OPTIMIS BAHWA SETIAP MASALAH ADA JALAN KELUARNYA

Orang yang terkena masalah biasanya akan selalu berpikir negatif terhadap keadaan di sekelilingnya. Ia hanya bisa mengeluh dan terus mengeluh pada saat masalah datang menghampiri. Dia berharap masalah akan terselesaikan dengan sendirinya melauli keluhan.

Ketika kamu bisa menunjukan diri jadi orang yang selalu positif walaupun sedang diterpa banyak masalah. Itu artinya kamu adalah orang yang kuat. Kamu yakin bahwa setiap masalah yang kamu hadapi ada  jalan keluarnya. Manusia dilengkapi dengan akal, tinggal bagaimana caramu memanfaatkan akal yang sudah diberikan oleh Tuhan untukmu dalam menemukan pemecahan masalah tersebut.

2 Comments

2 Comments

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:47 pm

    Harusss Kuat dan Tegar !!!!!
    S.E.M.A.N.G.A.T S.E.M.A.N.G.A.T

  2. hasriyani

    July 13, 2017 at 6:38 pm

    benar banget nih tulisan. Aku bangeettt deeehh…! mewek lagii…uhuhuhuu…
    Tegar tegar meski nangis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Tak Melulu Soal Perasaan Terluka, Ini Pelajaran yang Bisa Kamu Petik Setelah Putus Cinta

Siapa sih yang ingin putus cinta? Selain membuat perasaan jadi sedih, hati perih, dan pikiran pun risih, sebagai manusia biasa, kita pasti akan merasa amat kehilangan ketika dihadapkan bahwa diri ini harus berpisah dengan orang yang dicinta.

Tetapi, jangan terlalu berburuk sangka atau menyalahkan keadaan karena kamu sekarang sedang mengalami putus cinta. Semua hal di dunia pasti ada hikmahnya, termasuk putus cinta. Inilah yang akan dapat setelah kamu merasakan pedihnya putus cinta dengan orang lain.

Kamu yang Tadinya Hanya Fokus Memabahagiakan Orang Lain, Kini Jadi Bisa Lebih Menghargai Diri Sendiri

Tidak jarang, banyak diantara kamu yang terjebak dalam cinta yang salah. Kamu masih tetap saja bertahan dalam hubungan asmara yang tidak sehat hanya karena kamu merasa bahwa kamu mencintainya. Meskipun pada kenyataannya kamu tidak menerima balasan yang sesuai atas cintamu padanya, seperti terus menerus dihina, selalu disakiti secara fisik dan sebagainya. Kamu selalu saja bertahan meski diperlakukan buruk oleh orang lain, dan berpikir bahwa dia akan berubah pada waktunya.

Berpisah adalah jalan yang terbaik. Saat berpisah darinya, pandanganmu akan lebih terbuka. Kamu bisa lebih menghargai diri sendiri, bahwa kamu juga manusia biasa yang layak disayangi dan diperlakukan dengan baik.

Kini Waktumu Tak Hanya Dihabiskan Hanya untuk Satu Orang Saja. Waktu dengan Keluarga dan Sahabat Jadi Lebih Banyak

Saat masih berpacaran dengannya, waktumu selain lebih banyak dihabiskan dengan urusan kantor, juga dihabiskan hanya dengan si dia. Tidak hanya di hari biasa saja, bahkan pada saat hari libur dan hari raya kamu sibuk menghabiskan waktu dengan kekasihmu sehingga lupa pda keluarga dan sahabat.

Ketika sudah putus cinta, baru kamu sadar akan kehadiran keluarga dan sahabat-sahabatmu yang tidak akan pernah pergi meninggalkanmu dan selalu ada di saat kamu dalam keadaan susah.

Nah, kini setelah putus cinta kamu bisa lebih banyak quality time bersama anggota keluarga maupun sahabatmu yang tidak pernah bisa digantikan dengan apapun.

Kamu Jadi Tahu Bahwa Selama Ini Dia Bukanlah Jodohmu

Jangan terlalu lama larut dalam kesedihan karena mengalami putus cinta. Dari kejadian ini kamu jadi paham bahwa dia bukanlah jodohmu. sekeras apapun kamu berusaha dan bertahan, jika dia memang tidak ditakdirkan untukmu terimalah kenyataannya. Toh masih banyak wanita dan pria di luar sana yang bisa kamu kenal dan dekati.

Berpikirlah secara positif setelah putus cinta. Kamu jadi bisa berkenalan dengan orang lain tanpa takut ada yang cemburu atau melarangmu. Kesempatan untuk bertemu jodohmu yang sebenarnya pun bisa jadi lebih besar asal kamu mau tetap membuka hati setelah putus cinta.

Pemikiranmu akan Sesuatu yang Berhubungan dengan Cinta Jadi Lebih Dewasa

Ketika putus cinta, kamu telah belajar banyak hal dari hubungan yang sebelumnya. Dari putus cinta itulah kamu jadi tahu kesalahan apa yang sebaiknya tidak kamu lakukan agar tidak terulang kembali di masa yang akan datang. Setelah putus cinta, kamu telah melalui satu tahapan untuk menjadi manusia yang lebih matang. Tidak berpikiran seperti anak-anak lagi dan cenderung bertindak hati-hati saat melakukan apapun di masa depan.

Trauma yang kamu alami saat putus cinta bisa dijadikan motivasi untuk berperilaku lebih baik, terhadap orang yang kamu sayangi, jangan malah membuatmu jadi menutup diri.

Kamu Belajar untuk Menerima Kenyataan Hidup

Ketika putus cinta, kamu belajar tentang kenyataan hidup. Tidak selamanya hidup ini akan berjalan sesuai yang kamu inginkan, termasuk soal cinta. Mungkin kamu merasa awalnya hubungan kamu dan dia akan berjalan sempurna dan berakhir bahagia, tetapi pada nyatanya kalian tidak berjodoh. Dia yang kini telah menikah dan hidup bersama orang lain, ia telah meninggalkanmu.

Jika sudah demikian, hal yang harus kamu lakukan adalah move on. Bangkit kembali dan jalin hubungan baru dengan orang lain. Berkenalan dengan orang baru akan membuka wawsanmu lebih luas dan memberimu pengalaman baru yang belum pernah kamu tahu sebelumnya. Ingat, jangan pernah menutup diri setelah putus cinta ya. Waktumu hanya sedikit di dunia ini, jadi maksimalkanlah waktu yang ada.

Kesempatan untuk Mengenal Orang Yang Lebih Baik Pun Jadi Terbuka

Nah, usai putus cinta adalah kesempatan emas untukmu berkenalan dengan orang yang lebih baik. Tidak ada salahnya ikut bergabung dengan komunitas yang sehobi denganmu, atau komunitas yang bergerak di bidang sosial. Membiarkan dirimu lebih berkembang adalah salah satu cara tepat untuk move on.

Selalu ada sisi positif dari setiap kejadian di dunia ini. Tuhan tidak akan pernah memberi cobaan yang tidak bisa dilalui oleh hambanya. Ketika kamu putus cinta, jangan anggap hal tersebut sebagai akhir dunia. Jadikanlah momen ini sebagai cara untuk memotivasi diri menjadi lebih baik lagi.

2 Comments

2 Comments

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:47 pm

    Harusss Kuat dan Tegar !!!!!
    S.E.M.A.N.G.A.T S.E.M.A.N.G.A.T

  2. hasriyani

    July 13, 2017 at 6:38 pm

    benar banget nih tulisan. Aku bangeettt deeehh…! mewek lagii…uhuhuhuu…
    Tegar tegar meski nangis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Untuk Kamu yang Disakiti Tetaplah Kuat, Karena Mereka Kamu Bisa Jadi Lebih Tangguh

“Janganlah terlalu berharap kepada manusia, jika tidak ingin menerima kekecewaan. Berharaplah hanya pada Tuhan, niscaya kamu akan selalu bahagia,” – anonim

Kutipan di atas mengingatkan kita agar tidak terlalu berharap pada ciptaan-Nya yang tak sempurna. Hanya Tuhanlah Yang Maha Sempurna, tempat yang pantas untuk kita menggantungkan harapan. Kamu mungkin pernah mengalami sendiri atau melihat orang lain yang disakiti oleh orang lain. Entah itu karena terlalu berharap atau memang ada alasan lainnya.

Disakiti memang meninggalkan perasaan terluka, belum lagi trauma berkepanjangan yang bisa terjadi. Menurut American Psycological Association, trauma dapat menimbulkan dampak jangka panjang secara fisik maupun mental. Untuk kamu yang telah terlanjur disakiti, tetaplah kuat. Berkat mereka, kamu bisa tahu karakter asli mereka yang sesungguhnya. Bahkan kamu sekaligus belajar untuk jadi lebih kuat lagi. Tetaplah kuat, karena kamu berhak bahagia. Ini 5 cara agar kamu bisa bangkit setelah disakiti oleh orang terdekat.

Luapkan Emosi Sebebas-bebasnya, Jangan Pernah Dipendam!

Setelah tahu diri ini disakiti, pasti perasaan pun hancur dan sakit yang teramat sangat. Rasanya tidak mudah untuk mengobati luka yang sudah tertanam di hati. Ketika kamu merasa sakit di dada, luapkanlah emosimu sebebas-bebasnya. Kamu bisa meluapkannya dengan cara berteriak sekeras mungkin, memutar musik dengan sekencang-kencangnya, kebut-kebutan di arena balapan, dan sebagainya. Silakukan luapkan amarah dengan bebas asal jangan merugikan orang lain. Lakukanlah sampai perasaanmu tenang seutuhnya.

Memang tidak langsung hilang sih rasa sakitnya, tetapi setidaknya bisa membuat hati yang kecewa sedikit lega dan membuat dirimu terhindar dari stres. Meluapkan emosi juga bagian dari terapi untuk terhindar dari trauma dan keinginan untuk bunuh diri. Banyak kasus bunuh diri di Jepang dan Korea disebabkan karena orang-orang tersebut terlalu memendam stres atau rasa sedih yang dirasakannya.

Terimalah Segala Bentuk Perasaan Yang Muncul Setelah Disakiti, Jangan Pernah Menolaknya Dengan Berlagak Sok Kuat

Sesaat setelah dikhianati, pasti perasaan yang kamu rasakan saat itu bercampur aduk, sedih, kesal, jijik, muak, kecewa, marah dan perasaan buruk lainnya. Jika, kamu mengalami hal tersebut, terimalah dengan lapang dada. jangan menolaknya, karena hanya akan membuat kamu terkungkung dalam emosi itu sendiri.

Jangan berlaga sok kuat dengan pura-pura tidak mengalami kekecewaan setelah dikhianati. Jika kamu melakukannya, kamu hanya akan menyiksa dirimu sendiri. Jika kamu merasa marah, akuilah bahwa kamu sedang marah. Sikap kamu yang menerima perasaan kecewa saat ini, merupakan langkah pertama untuk menyembuhkan diri.

Alihkan Perasaan Dan Pikiran Dengan Melakukan Hobi Yang Kamu Sukai

Ubahlah segala bentuk pikiran dan perasaan negatif yang kamu rasakan saat ini dengan sesuatu yang positif. Caranya, kamu bisa melakukan hobi yang kamu sukai. Melakukan kegiatan yang kamu sukai akan menyita pikiran dan perasaan kamu untuk fokus pada hal tersebut. Sehingga kamu tidak terus-terusan merasakan sakit hati karena telah disakiti.

Melakukan kegiatan yang kita sukai, sangat bermanfaat untuk melepas stres dan terhindar dari aura-aura negatif. Bagusnya lagi, kamu bisa menghasilkan karya berharga dari hobimu itu. Pun ikut beragam komunitas yang sehobi denganmu juga bisa dijadikan alternatif untuk menyembuhkan diri dari rasa sakit. Bertemu orang-orang baru, saling sapa, saling mengobrol, akan membuatmu lupa bahwa kamu pernah disakiti sebelumnya.

Lalu, Terima Kejadian Sebagai Bagian Dari Proses Hidup Yang Harus Dilewati

Jalan ampuh untuk bisa bangkit dan sembuh dari rasa sakit adalah dengan ikhlas. Menerima segala kejadian yang dialami dalam hidup ini sebagai bagian dari perjalanan yang harus dilewati. Dari rasa sakit yang kita terima, kita jadi bisa membedakan mana orang yang baik dan tidak. Dari rasa sakit, kita belajar untuk menjadi lebih tahan banting menghadapi segala permasalahan yang ada, dari rasa sakit, kita menjadi lebih dewasa.

Yakinlah bahwa dibalik setiap kejadian akan ada hikmahnya. Kita mungkin memang tidak ditakdirkan dekat dengan orang tersebut. Bisa jadi di masa yang akan datang kita akan dipertemukan dengan orang-orang hebat yang akan mengantar kita menuju kesuksesan.

Belajar Memaafkan Akan Membuatmu Lebih Berpeluang Besar Untuk Merasakan Kebahagiaan Lagi

Saat kita disakiti, tidak perlulah membenci orang yang menyakiti kita. Tidak perlu juga menyimpan dendam pada mereka yang telah menyakitimu.  Perasaan-perasaan negatif yang dipendam hanya akan membuatmu jadi pedendam. Jika sudah menjadi orang yang ingin balas dendam, kamu pun akan sulit untuk merasa bahagia.

Maafkanlah mereka yang telah menyakitimu dan menorehkan luka di hatimu yang tidak akan pernah hilang. Meski tidak bisa memaafkan seutuhnya, tetapi dengan memaafkan, kamu bisa membuka jalan untuk dirimu sendiri merasakan kebahagiaan.

Biarkan mereka yang menyakitimu merasakan pembalasan yang telah ditakdirkan oleh-Nya. Janganlah kamu membalas keburukan dengan keburukan. Yakinlah bahwa Tuhan merupakan hakim yang seadil-adilnya. Setiap perbuatan akan mendapatkan timbal balik yang sesuai.

2 Comments

2 Comments

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:47 pm

    Harusss Kuat dan Tegar !!!!!
    S.E.M.A.N.G.A.T S.E.M.A.N.G.A.T

  2. hasriyani

    July 13, 2017 at 6:38 pm

    benar banget nih tulisan. Aku bangeettt deeehh…! mewek lagii…uhuhuhuu…
    Tegar tegar meski nangis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top