Life

Kerja Keras Itu Perlu, Tapi Jangan Lupakan Hakmu untuk Bahagia

Semua orang tahu bahwa dalam hidup ini butuh yang namanya kerja keras. Segala sesuatu tidak bisa didapatkan dengan mudah maka dari itu perlu daya dan upaya demi memperoleh hal yang kita inginkan.

Kerja keras memang penting, tapi hal yang tidak diketahui dan disadari oleh orang-orang yang telah terjebak dalam mobilitas yang tinggi ialah haknya untuk merasa bahagia. Kamu mungkin punya materi yang berlimpah setelah bekerja keras, tapi apakah kamu benar-benar bisa menikmati hasil dari kerja keras yang kamu lakukan selama ini?

MENGEJAR MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK MEMANG BUTUH USAHA YANG EKSTRA KERAS, TAPI PERCUMA JIKA KAMU TIDAK PUNYA WAKTU UNTUK ISTIRAHAT

Istirahat yang cukup sangat diperlukan oleh tubuh. Hal ini agar pikiran tidak gampang stres dan tubuh tidak mudah lelah. Badan kita punya hak untuk tetap relaks karena tubuh kita bukan sebuah mesin yang bisa dipaksakan bekerja selama 24 jam sehari. Kenali kemampuan tubuhmu untuk bertahan, ketika dirasa mulai lelah berhentilah segera. Beristirahat membantumu menyimpan tenaga agar dapat menyelesaikan pekerjaan sampai selesai. Membiarkan tubuhmu kelelahan hanya akan membuatmu ‘rusak’ secara hati dan pikiran, serta tidak menjamin pekerjaan yang kamu kerjakan cepat selesai.

KEHIDUPANMU TIDAK CUMA SEBATAS RUANGAN PERSEGI, PERCUMA KERJA MATI-MATIAN UNTUK MASA DEPAN TAPI TIDAK TAHU INDAHNYA KEHIDUPAN DI DUNIA LUAR

Iya, kamu memang sedang fokus membangun kariermu saat ini. Tapi apa artinya jika kamu tidak bisa melihat indahnya dunia luar saat ini. Hidupmu tak hanya sebatas ruang kantor atau kamarmu yang nyaman. Jangan abaikan kehidupan sosialmu, bergaulah dengan orang di sekitar. Kamu akan merasa bahagia ketika lebih sering berinteraksi dengan makhluk hidup lainnya.

PENGHASILAN TIAP BULAN BISA DIBILANG MELIMPAH TAPI SAYANG KALAU KAMU TIDAK BISA MENGGUNAKANNYA UNTUK BERLIBUR KE TEMPAT-TEMPAT MEWAH

Hasil kerja kerasmu selama ini tentunya menghasilkan pendapatan yang bisa dibilang tidak sedikit. Tapi apa artinya jika kamu hanya menghabiskan seluruh waktu yang kamu punya dengan berdiam diri di dalam kamar. Pertanyaan selanjutnya yang harus kamu jawab adalah selama ini kamu kerja untuk apa jika bukan untuk mencari kebahagiaan?

Sesekali kamu butuh refreshing hati dan otak. Manjakanlah dirimu dengan sesekali pergi berlibur ke tempat-tempat mewah. Liburan merupakan suatu investasi untuk membahagiakan diri sendiri. Uangmu yang kamu peroleh akan terasa manfaatnya ketika kamu menggunakannya untuk hal-hal yang bermanfaat.

BUAT MANAJEMEN PRIORITAS AGAR HIDUPMU TIDAK BERANTAKAN

Biasakan dirimu untuk mengatur segala kebutuhan hidupmu mulai dari yang prioritasnya tinggi sampai ke rendah. Pandai me-manage diri sendiri perlu dilakukan agar hidupmu tidak berantakan. Misalnya, hal yang perlu kamu lakukan setelah bangun tidur ialah mandi, sarapan, bekerja, istirahat, kemudian bekerja lagi, lalu makan, dan sebagainya. Siklus hidup yang baik akan meminimalisir akibat buruk yang akan menimpa hidupmu. Di tengah-tengah waktu bekerja, sempatkan untuk makan dan istirahat agar badan tidak mudah sakit. Percaya deh, jika sudah sakit kamu akan repot sendiri nantinya.

KERJA KERASMU TIDAK AKAN BERHARGA JIKA KAMU TIDAK BISA MEMBAGINYA BERSAMA ORANG-ORANG TERDEKAT

Buat apa sukses, buat apa kerja keras, jika kita hanya menikmatinya seorang diri? Alasan utama selama ini kamu bekerja keras selain untuk dirimu pasti untuk membahagiakan orang-orang di sekitarmu kan? Entah itu keluarga, sahabat, atau orang-orang terdekat lainnya. Kamu ingin menunjukan pada mereka pencapaian yang selama ini kamu perjuangkan. Ada rasa bahagia tercipta ketika kamu bisa berbagi keberhasilanmu dengan mereka yang selalu menjadi penyemangatmu. Kebahagiaan tak melulu soal materi, asal kamu bisa membagi segala keluh kesahmu selama bekerja keras dengan orang yang kamu cinta, kamu pun akan merasa bahagia karena merekalah yang selalu ada di saat kamu tidak punya apa-apa.

LEMBUR SETIAP HARI, PEKERJAAN TIDAK KUNJUNG BERES PADA UJUNGNYA KAMU JADI SERING STRES

Setiap hari kerja, tapi pekerjaan tidak ada habisnya seolah-olah datang tiada henti. Hari-harimu selalu dihantui deadline. Sehingga ketika mendekati waktunya, kamu tidak bisa lepas dari depan layar monitor laptop­-mu. Alhasil, menjelang awal bulan sampai deadline kamu tidak pernah merasakan yang namanya santai.

Coba tanya pada diri sendiri, apakah kamu sudah bekerja secara efisien? Usaha yang kamu lakukan memang sudah maksimal, tapi nyatanya tidak efisien dampaknya kamu selalu tidak menyelesaikan tugas sebelum waktu deadline.

Keseringan capek membuatmu jadi mudah stres dan tidak pernah bahagia. Coba renungkan dan tata ulang siklus kerjamu. Bisa jadi kamu selama ini membuang-buang waktu dengan tidak benar karena tidak punya penjadwalan kerja yang tepat. Buatlah jadwal kerja yang baik agar siklus kerjamu lebih teratur.

PENTING UNTUK TIDAK LUPA TERTAWA DAN BAHAGIA

Tertawa dan bahagia adalah dua hal yang sering dilupakan orang yang terlalu fokus pada pekerjaannya. Cobalah lebih sering tertawa dan bahagia menjalani hidup ini. Kamu pun berhak bahagia sama seperti orang yang lain. Tertawa bisa lewat cara-cara yang sederhana. Setelah bisa tertawa lepas, kamu pun akan memiliki perasaan yang bahagia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Pertanyaan Pada Diri Sendiri, Sudahkah Kita Bersyukur Untuk Hari Ini?

Bersyukur itu mudah dikatakan tapi sungguh, tak mudah dilakukan. Karena kadang kita terlalu sibuk memperhatikan apa yang tidak kita miliki. Sekaligus juga kita kerap terpana dengan yang sudah dimiliki orang lain.

Sesungguhnya hal tersebut wajar. Kita memang dititipkan nafsu yang mendorong kita menginginkan hal yang belum kita miliki. Namun kalau tak dikontrol hal itu bisa saja mengkonsumsi kepribadian kita. Malah nanti kita selalu merasa kurang dan kosong.

Mungkin kita perlu berhenti sejenak. Merenung memikirkan apa yang membuat kita berada di sini saat ini. Tak perlu merogoh jauh ke belakang atau menatap jauh ke depan. Cukup mensyukuri hari ini.

Hidup Dengan Keluarga Yang Saling Menyayangi Dan Lingkungan Yang Aman

Berada diantara keluarga yang saling menyanyangi membuat kita lebih giat untuk menghitung berkah yang sudah kita terima, lihatlah mereka yang kehilangan orang yang disayangi dalam hidupnya entah itu karena kesakitan, maut atau direnggut oleh bencana alam di lingkungannya. Kehilangan orang yang disayangi dalam hidup menjadi penderitaan batin yang tak tertandingi, bahkan membayangkannya saja kadang sudah membuat hati kita tercabik. Bersyukurlah kita yang masih hidup bersama dengan keluarga yang lengkap dengan nyaman.

Punya Tempat Tinggal Dan Bisa Makan Setiap Hari

Berterimakasihlah kepada sang pemberi hidup karena memberikan kita rumah untuk tinggal dan bisa makan setiap harinya, bandingkan dengan mereka yang sama sekali tidak memiliki rumah untuk tinggal. Berpindah-pindah hanya untuk merebahkan tubuh yang kelelahan, berjuang bertaruh nyawa untuk memenuhi rasa lapar akan sesuap nasi.

Tapi kita tak pernah menganggap hal ini penting. Bahkan masih sering mengeluh dan khawatir ke orang lain, soal apakah kita bisa makan esok hari.  Kita perlu ingat budayawan Sujiwo Tejo khawatir besok tak bisa makan saja, itu sudah menghina Tuhan. Bukankah ini saatnya kita mensyukuri apa yang ada di depan meja makan kita saat ini?

Mendapat Kesempatan Merasakan Pendidikan Dan Memiliki Pekerjaan

Percaya atau tidak memang tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama dalam hidup, kesempatan untuk merasakan pendidikan salah satunya. Kita harus mensyukuri hal ini dengan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya karena tak semua orang bisa merasakan pendidikan yang sama. Sebagian dari mereka bahkan tak pernah tau apa itu pendidikan yang sebenarnya, mereka tidak seberuntung kita yang bisa mendapatkan pendidikan bahkan hingga ke pekerjaan.

Selalu melihat hidup oranglain yang terlihat sempurna dan membandingkannya dengan hidup kita hanya akan membuat kita banyak mengeluh dan meminta. Yang sadar atau tidak kita sering kali lupa jika masih ada orang yang tidak seberuntung kita. Bersyukurlah untuk hidup dengan segala kelebihan dan kekurangannya, akuilah bahwa segala yang ada dalam hidup kita adalah hal yang patut untuk disyukuri karena tak semua orang bisa mendapatkan apa yang kita miliki sekarang ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Cinta Tak Perlu Dipaksakan, Jangan Halangi Kebahagiaanmu

Sesuatu yang bersifat sementara, bukan berarti  tak bermakna. Demikian juga dengan sebuah hubungan. Memang sulit sekali untuk menerima kenyataan bahwa suatu hubungan harus berakhir, tapi apakah mempertahankannya menjadi pilihan yang tepat? Apalagi bila kamu tahu hubungan tersebut tidak akan berakhir di jalan yang kamu inginkan.

Jangan Karena Takut Sendiri, Kamu Mempertahankan Hubungan yang Sudah Rapuh

Kembali sendiri lagi setelah lama berpasangan memang tidak menyenangkan. Terbiasa ada yang menemani, memberi perhatian. Tapi bukan berarti karena hal ini kamu harus mempertahankan rasa sakit berada di hubungan yang tidak membuatmu bahagia lagi. Percayalah, bahwa sendiri itu lebih baik daripada berdua tapi tidak bahagia.

Semua Teman-Teman Sudah Menikah, Tapi Aku Putus Lagi..

Pernikahan bukanlah perlombaan. Statusmu bukanlah sesuatu yang harus dipaksakan. Bila saat ini waktumu untuk sendiri, maka nikmatilah. Semua orang memiliki masanya masing-masing, akan tiba juga saatmu untuk berbahagia bersama pasanganmu nantinya. Tentunya hal ini harus dimulai dari keberanianmu untuk menghentikan diri memaksakan cinta yang tidak seharusnya lagi dilanjutkan.

Jangan Halangi Dirimu Menemukan Cinta yang Lebih Baik

Saat kamu mati-matian mempertahankan hubungan yang sudah tidak bisa lagi dilanjutkan, kamu sebenarnya menghalangi dirimu untuk kebahagiaan yang lebih baik. Kamu tidak tahu kan, di luar sana ada orang yang siap memberikanmu cinta yang layak kamu dapatkan, hubungan yang akan membuatmu lebih bahagia? Ayo beranikan dirimu, sudahi hubungan yang tidak membuatmu bahagia demi kebahagiaan dirimu sendiri di masa depan.

Kesedihanmu Akan Segera Berganti dengan Kebahagiaan Bila Kamu Berani Memulai Langkah Baru

Tidak mungkin tidak sedih saat mengakhiri suatu hubungan. Semua kenangan yang kamu miliki bersamanya, itu akan tetap ada di hati dan pikiranmu. Tapi biarkanlah itu jadi masa lalumu, nikmati semua kesedihan itu sekarang. Berani memulai langkah baru, maka kesedihanmu akan segera berganti dengan kebahagiaan. Hidup terus berputar, kamu tidak mungkin akan berada di posisi sedih terus menerus. Pelangi akan hadir setelah hujan badai, dan ketika bahagia, kamu akan menyadari kesedihan itu perlu untuk jadi bahan pelajaran di hubungan selanjutnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiration

Bebaskan Dirimu, Mulailah Hidup Tanpa Tergantung Pengakuan Orang Lain

Mencari pengakuan dari orang lain adalah kecanduan yang sangat berbahaya. Hal ini begitu adiktif, dan saat kamu mulai melakukannya, kamu akan ingin mengulanginya lagi dan lagi. Saat kamu butuh pengakuan dari orang lain, kamu memberi nilai pada opini mereka dibanding menghargai dirimu sendiri. Pendapat orang lain jadi lebih penting dari dirimu, dan inilah yang menjadikan hal ini pengalaman yang menyakitkan. Kamu jadi tidak bisa memutuskan apapun dalam hidupmu tanpa mendapat pengakuan dari orang lain. Akibatnya, kamu jadi mengorbankan mimpi-mimpi dan ambisimu demi pengakuan mereka.

Terus Mencari Pengakuan Orang Lain Membuat Dirimu Jatuh ke Lubang Kenegatifan

Akibat terus mencari pengakuan orang lain, kegiatanmu sehari-hari jadi menurun. Kamu malas melakukan hal-hal yang penting, karena takut dan khawatir akan pendapat orang lain mengenai apa yang kamu kerjakan. Ini mencegahmu mencapai hal-hal baik dalam hidup. Bila kamu berhasil mengatasi hal ini, dan melakukan apapun yang kamu sukai tanpa perlu pengakuan dari orang lain, kamu akan merasa lebih bebas. Hidupmu akan terasa lebih ringan, karena kamu akhirnya terlepas dari rasa ingin diakui.

Mulailah Menerima Dirimu Apa Adanya

Mencari pengakuan dari orang lain biasanya diawali dengan kurangnya rasa percaya diri. Selalu merasa dirimu kurang, sehingga butuh pendapat orang lain untuk membuatmu merasa lebih baik. Percayalah, dirimu itu baik apa adanya. Semua keputusan-keputusan yang kamu buat dalam hidup adalah yang terbaik untukmu, dan tidak ada seorangpun yang berhak menghalangimu mencapai yang terbaik, begitu juga dirimu sendiri.

Perlahan, Jalani Hidup Tanpa Perlu Pengakuan dari Orang Lain

Tak perlu terburu-buru. Secara perlahan, kamu pasti bisa memulai kembali hidupmu tanpa perlu pendapat dari orang lain. Ketika membuat keputusan dalam hidupmu, cek sendiri dengan dirimu apakah itu keputusan yang baik, bukan menanyakan kepada orang lain. Ingatlah itu adalah pilihanmu, dan hanya kamu yang berhak untuk memberikan pengakuan untuk dirimu sendiri.

Percayalah, hidup tanpa tergantung dengan pengakuan orang lain akan membuatmu terasa lebih ringan dan bebas. Lambat laun, percaya dirimu akan kembali dan kamu akan menjadi pribadi yang kuat dan tangguh.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top