Inspiration

Karena Tolak Ukur Kesuksesan Seseorang Tak Melulu Tentang Uang, Tapi Tentang…

Setiap kali kita mendengar kata “sukses”, hal pertama yang terbersit di benak kita pastilah tentang berapa banyak harta dan posisi jabatan hebat yang dimiliki seseorang. Bayangan ini seakan menjadi tolak ukur yang selama ini kita percayai untuk menilai kesuksesan pada orang lain.

Membayangkan nama-nama besar yang sudah banyak dikenal karena kesuksesannya lengkap dengan sejumlah kekayaan yang dimilikinya sekarang, sebenarnya bisa memberikan kita gambaran bahwa tolak ukur sukses yang sebenarnya bukanlah tentang materi yang bergelimang.

Karena dibalik kesuksesan yang mereka miliki sekarang, kita tidak tahu apa saja yang telah mereka lalui sedari dulu. Bisa saja semua hal yang mereka miliki sekarang adalah buah dari akumulasi kecil kesuksesan yang diraih. Yakinlah bahwa pada kenyataannya sukses tak melulu tentang materi dan harta, kita bisa melihatnya dari keyakinan diri kita sendiri.

“Anda Yakin Pada Diri Sendiri dan Suka Menghadapi Tantangan” – Rob Moore, Seorang Miliarder dan Pendiri Progressive Property

Seperti kata Moore bahwa seseorang yang sukses dalam hidup percaya bahwa dia dapat membuka parasutnya atau tujuan hidupnya setelah meloncat dan tidak akan menyerah dalam mencapainya. Pernyataan ini sekaligus membuktikan bahwa salah satu kesuksesan dapat kita lihat dari bagaimana rasa percaya diri yang kita miliki.

Kita punya kebebasan sendiri untuk menjalani kehidupan, melakukan segala sesuatu yang kita mau, dan bertanggung jawab untuk semua resiko yang akan datang. Kesuksesan memang bukan hal yang mudah untuk dicapai, tapi coba bayangkan jika kita bisa melakukan suatu hal yang kita cintai, itu akan menjadi  pekerjaan paling mudah yang ada di muka bumi. Tapi perlu kita ingat pula, tak semua sukses bisa kita gapai dengan mudah, karena itu kita juga harus siap untuk segala bentuk resiko yang menghadang.

Bahagia yang Datang Beragam Tak Bisa Dibeli Dengan Uang, Sekaligus Jadi Penanda Ada Bentuk Sukses yang Lain Selain Uang

Karena bahagia memang tak akan bisa dibeli dengan uang, untuk itu kita harus tahu bahwa hal tersebut merupakan salah satu bentuk kesuksesan dalam hidup yang kita jalani. Hal yang bertolak belakang dari pernyataan ini bisa kita lihat pada orang-orang yang terlihat sukses lengkap dengan harta yang melimpah tapi ternyata hidupnya tak bahagia. Lantas untuk apa semua itu jika tidak ada bahagia dalam hidupnya?

Terlebih lagi bila kita dapat hidup berdampingan dengan banyak orang, saling tolong menolong dan selalu bahagia, ini menandakan bahwa kita sukses dalam berkehidupan. Hal lain yang harus kita yakini bahwa tak ada sukses yang bisa datang hanya karena kerja keras diri sendiri, kita butuh dukungan dari orang lain baik itu keluarga, teman dan orang lain yang mungkin jadi panutan untuk tolak ukur sukses kita nanti.

Bentuk Sederhana Dari Salah Satu Bahagia Itu Bisa “Melakukan Apa Yang Kamu Cintai dan Mencintai Apa Yang Kamu Lakukan”, Sudahkah Kita Melakukannya?

Sepenggal pernyataan di atas mungkin sering kali kita dengar, entah itu saat berbicara dengan orang lain atau di acara-acara motivasi yang ditayangkan TV yang juga bisa kita gambarkan untuk menilai sudah seberapa sukses kita. Apa yang sudah kita lakukan selama ini, sudahkah menemukan sesuatu yang memang kita cintai untuk dikerjakan atau justru masih sibuk dalam dilema yang sulit diputuskan?

Karena ketika kita sudah memiliki sesuatu yang menjadi hal yang kita cintai sekaligus menjadi sumber penghidupan, meski itu tak berbuah banyak tapi itu adalah salah satu hal yang sudah menunjukkan kesuksesan kita. Karena tak ada kesuksesan dalam bekerja yang melebihi kecintaan yang dibayar.

Terlepas Dari Semua Yang Kita Lakukan, Peka Terhadap Lingkungan Sekitar, Membuat Banyak Orang Peduli dan Menyukaimu Juga Menjadi Bagian Dari Suksesmu

Biar bagaimanapun lingkungan sangatlah berpengaruh pada tingkat kesuksesan yang kita dapatkan, terlebih ketika mampu memberikan sebagian fokus yang kita miliki untuk lingkungan. Hal ini akan memberikan kesan positif sebagai feedback dari orang-orang yang ada, bagaimana mereka memedulikan kita dan caranya menjalin komunikasi dengan kita.

Namun jika ternyata kita merasa sudah di garis sukses tapi tidak peduli terhadap lingkungan, begitu pun sebaliknya, lingkungan juga seakan tak memedulikan kita, maka kesuksesan tersebut patut dipertanyakan.

Dan Pada Akhirnya Kita Harus Tahu Bahwa Sukses Tak Selalu Tentang Materi, Bukan Juga Perihal Orang Lain Tapi Tentang Diri Sendiri

Bagi sebagian orang memiliki mobil, rumah, dan uang serta harta yang melimpah mungkin menjadi ukuran tentang kesuksesan, tapi kesuksesan tidak melulu soal berapa banyak harta yang kamu miliki. Karena pada dasarnya setiap orang tentunya memiliki arti sukses yang berbeda-beda pula.

Sukses pun tak melulu soal diri sendiri, tapi juga tentang hal-hal sederhana yang bisa kamu berikan kepada orang lain. Dan jangan pernah coba untuk membandingkan kesuksesan orang lain dengan dirimu, karena kehidupan setiap orang berbeda. Setiap orang tentu memiliki target sukses yang tidak sama, apalagi kamu dan orang-orang di sekelilingmu jelas-jelas memiliki jalan kehidupan yang berbeda pula.

Karena sukses yang sesungguhnya tak melulu tentang uang dan harta, tapi tergantung bagaimana kita menjalani hidup dan mengisinya dengan segala sesuatu yang menjadi tolak ukur sukses dari diri kita sendiri. Tak usah perdulikan pandangan orang lain atau berharap pengakuan, lakukan saja apa yang kamu inginkan sebab sukses itu adalah saat kamu menjadi dirimu sendiri untuk dirimu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiration

Jangan Pernah Remehkan Diri Sendiri, Sebelum Kamu Benar-benar Memahami Kelebihanmu

Seringkali orang lain terlihat lebih hebat di mata kita. Dia tampaknya bisa melakukan apa yang dia mau, sedangkan kita tak kunjung bisa seperti dirinya. Kita merasa tidak memiliki bakat layaknya dia. Merasa tidak punya potensi diri, kita pun memilih jadi orang yang biasa-biasa saja dan mengabaikan semua mimpi.

Tahukah kamu, sebenarnya pikiran-pikiran seperti itu hanya membatasi dirimu untuk melangkah jauh maju ke depan. Coba tanya kepada diri sendiri, apakah selama ini kamu sudah tentang dirimu sendiri dan kelebihan yang kamu miliki?

Pernahkah kamu menganggap dirimu hebat dan bisa menjadi hebat seperti banyak orang di luar sana? Jika belum, yuk mari cari tahu bagaimana cara untuk lebih mengenali dan menghargai sendiri, serta menggunakan segala potensi yang ada untuk bisa meraih mimpi!

Kenali Perasaan yang Meluap-luap dalam Diri, Apa Sebenarnya yang Menjadi Passion Kamu Selama Ini

Kebahagiaan dalam diri akan muncul jikalau kita dapat melakukan sesuatu yang benar-benar kita sukai. Ketika melakukan suatu pekerjaan yang disukai, maka kita pun akan dapat melakukan pekerjaan itu dengan baik. Tanda-tanda kita bahagia akan sesuatu adalah ketika dada terasa lebih lega dan pupil membesar dari biasanya.

Todd Kashdan, seorang profesor psikologi di George Mason University mengatakan, seseorang akan terasa begitu hidup dan termotivasi ketika mereka menggunakan kelebihan yang dimilikinya. Ketika kita merasa bersemangat dan perasaan pun terasa meluap-luap setelah melakukan suatu hal, bisa jadi itu lah ciri-ciri kelebihan yang kamu punya di dalam dirimu.

Cobalah Mengerjakan Pekerjaan Lain, Bisa Jadi Minat dan Bakatmu Ada Dibidang itu

Agar kita dapat menemukan kelebihan atau bakat terpendam, kita perlu mengeksplor peran baru. Maksudnya begini, belum tentu pekerjaan yang kita lakukan sekarang adalah hal yang kita sukai, bukan?

“Pikirkan kantor kita sebagai sebuah laboratorium percobaan,” ujar Todd. Setelah pekerjaan utama yang membuatmu bosan itu selesai, cobalah sesuatu yang belum pernah kamu coba sebelumnya. Bisa dengan membantu pekerjaan teman di divisi lain, belajar dari YouTube, dan sebagainya.

Ketika kita merasa bersemangat tiap kali mengerjakan sesuatu yang berbeda dari pekerjaan utama, maka bisa jadi sebenarnya minat dan bakat kita ada di pekerjaan lain. Jika kita sudah menemukan apa yang kita sukai dan kelebihan di bidang itu, perdalamlah ilmu sebanyak-banyaknya sampai kita menjadi expert di bidangnya.

Perhatikan Kelebihanmu dari Setiap Momen yang Membuat Kamu Lebih Menonjol daripada Orang Lain

Saat sedang menggunakan kelebihan, pastinya kita tiba-tiba akan lebih menonjol lebih dari yang lainnya. Untuk mengetahui dimana kelebihan yang ada di dalam diri itu muncul, identifikasi dan sadari setiap momen di mana kita selalu lebih menonjol dan berbeda dari orang lain.

Ketika kamu menyadari momen tersebut, ingat dan kunci baik-baik di dalam memori. Ingatlah bahwa kamu memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Asah kelebihan yang kamu miliki, sampai akhirnya bisa membantumu mewujudkan cita-citamu.

Salurkan Kekuatan yang Ada Didalam Diri dengan Cara yang Lebih Kreatif

Todd menyampaikan, ketika kita menyebut kelebihan kita, jangan menyebutnya dengan panggilan yang mainstream seperti “passionate”. Gunakanlah kata-kata yang lebih kreatif dan spesifik untuk menyebut kelebihan kita. Misalnya “pendongeng”, “investigator”, “gundam builder”, dan sebagainya.

“Jika kita sudah memberi sebutan atau nama pada kelebihan yang kita miliki, maka akan membuat diri kita lebih bangga dan kelebihan tersebut lebih tertanam pad akehidupan sehari-hari,” ungkap Todd.

Jangan Meremehkan Diri Sendiri, Kamu Hanya Perlu Lebih Mengenali Dirimu

Setiap orang pasti mempunyai kelebihan, entah itu dibidang yang sering dianggap remeh atau pada ranah yang memang khusus. Jangan membatasi pergerakanmu dengan menganggap remeh dirimu. Pikiran-pikiran yang membatasi hanya akan membuat kita terus mundur dan takut melangkah.

Jangan karena kamu belum mendapat penghargaan dalam hidup lantas kamu anggap dirimu sebagai orang yang payah. Ingatlah, terkadang kelebihan pada seseorang tidak dibuktikan dengan berapa banyaknya penghargaan yang telah ia dapat, tetapi pada apa yang bisa dilakukannya untuk bermanfaat pada orang lain.

Semua orang bisa jadi hebat, semua orang bisa jadi terkenal. Tinggal bagaimana kita untuk lebih mengenali diri sendiri dan kelebihan yang kita miliki. Tidak ada kata terlambat untuk terus mencari kelebihan di dalam diri. Hal yang fatal adalah jika kamu telah menyerah dan tidak mau lagi berkembang ke arah yang lebih baik. Yuk, kenali dirimu lebih baik sekarang!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Alih-alih Membuat Dirimu Terlihat Baik, Bergosip Hanya Akan Semakin Mempersulit Hidupmu

Ada sebuah kisah mengenai seseorang yang menyebarkan rumor buruk mengenai tetangganya. Tak butuh waktu lama, seluruh desa tersebut tahu soal rumor tersebut. Namun belakangan diketahui bahwa rumor itu sebenarnya tidak benar. Orang yang menyebarkan rumor tersebut pun merasa menyesal dan mengunjungi tetua desa tersebut untuk meminta nasihat. Si tetua lalu berkata,”Kembali ke rumahmu dan bawa bantal bulu angsamu keluar. Lalu robeklah dan sebarkan bulu-bulunya, lalu kembali padaku besok,”. Orang itu pun pulang dan melakukan hal yang telah diinstruksikan oleh sang tetua.

Hari berikutnya, ia mengunjungi tetua itu kembali. Sang tetua berkata, “Sekarang, aku ingin kau mengambil kembali semua bulu-bulu angsa yang telah kau sebarkan dan bawa kesini.”. Ia pun pulang ke rumah dan mencari bulu-bulu angsa yang sudah tersebar, namun angin telah membawanya pergi. Ia kembali pada sang tetua dan berkata,”Aku tidak bisa menemukan bulu-bulu itu kembali”. Sang tetua lalu berkata, “Sekarang kau mengerti. Sangat mudah membuang bulu-bulu tersebut tapi tidak mungkin mendapatkannya kembali,” ujarnya.

Begitu pula dengan hal buruk orang lain yang kita sebarkan. Tidak sulit menceritakannya ke orang lain, namun setelah itu kamu tidak akan mungkin memperbaikinya. Kalau sudah demikian, hidupmu pun akan terasa kian rumit.

Aib Buruk Orang Lain bila Disebarkan Akan Mempersulit Dirimu Sendiri

Memang, menyebarkan cerita buruk mengenai seseorang akan terasa menyenangkan, tapi tidak untuk waktu yang lama. Bila cerita tersebut ternyata tak benar, kamu tidak bisa begitu saja memperbaikinya. Akhirnya, kamu pun akan dihantui rasa bersalah karena telah menyebarkan hal yang tidak benar mengenai orang lain.

Hubunganmu dengan Orang Tersebut Jadi Terancam

Baik berita buruk yang kamu sebarkan itu benar atau salah, ketika kamu menceritakannya pada orang lain berarti kamu menempatkan hubunganmu dengan orang tersebut pada posisi yang sulit. Bila ia tahu kamu membicarakannya di belakang, maka kepercayaannya padamu akan hancur. Di jaman sekarang ini, lebih baik membuat banyak teman daripada menciptakan musuh.

Membicarakan Hal Buruk Orang Lain Tak Akan Membuat Dirimu Terlihat Baik

Banyak orang yang melupakan bahwa ketika kita membicarakan aib buruk orang lain, kita sesungguhnya menunjukkan jati diri kita yang sebenarnya. Kita akan dikenal sebagai orang yang suka bergosip, dan tidak pernah berkata baik mengenai orang-orang di sekitarnya. Tentu hal tersebut tak mau kamu alami, ‘kan? Ada pepatah mengatakan, diam itu emas. Pepatah lama yang sesungguhnya masih sangat relevan, karena memang terkadang diam itu lebih baik dibanding menceritakan keburukan orang lain.

Membicarakan Hal Negatif Membuat Pribadimu Jadi Negatif Juga

Terlalu sering membicarakan hal-hal negatif ternyata berpengaruh banyak lho pada kepribadianmu. Kamu akan dikuasai oleh pikiran negatif setiap saat, dan selalu merasa akan ada orang lain yang membicarakanmu di belakang. Ini karena dirimu sendiri yang memulainya.

Maka dari itu, mulailah bersikap positif dan fokuskan untuk memperbaiki diri sendiri. Urusan orang lain biarlah menjadi urusan mereka, kamu bisa bersinar dengan caramu sendiri tanpa perlu mematikan cahaya orang lain.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Kamu Adalah Pengeluh Akut, Saat Hal-hal Ini Telah Kamu Lakukan

Kadang, kita tidak sadar kalau sehari-hari kita sering mengeluh. Mengeluhkan jalanan yang macet, cuaca yang panas, hingga bos yang marah-marah terus. Sesekali tentu tidak apa-apa untuk meluapkan emosi. Tapi kalau setiap hari? Hmmm, bisa-bisa hidup jadi semakin terasa negatif karena tidak ada yang kita lakukan selain mengeluhkan keadaan di sekitar.

Sebenarnya mengeluh tak lantas menjadi hal yang tidak boleh untuk dilakukan sama sekali. Asal kita tetap tahu batasannya. Jangan sampai kamu menghabiskan waktumu untuk mengeluhkan hal yang sebenarnya tidak penting, Sebab itu hanya akan membuat hidupmu terasa semakin berat. Nah, Bagaimana dengan kamu, kerap mengeluh tidak? Atau jangan-jangan kamu malah termasuk pengeluh akut yang suka melakukan hal-hal di bawah ini.

Kamu yang Suka Mengeluh Biasanya Dekat dengan Orang-orang Berpikiran Negatif

Biasanya kalau kamu terlalu sering mengeluh itu disebabkan oleh lingkungan sekitarmu. Berada di lingkungan yang negatif lambat laun akan membuatmu jadi negatif pula. Di matamu, tidak ada yang baik di dunia ini. Padahal, menurut pepatah “Everyday may not always be good, but there’s something good in every day”, lho. Apa pun hal buruk yang kamu alami hari itu, cobalah cari sisi terangnya. Jauhi lingkungan negatif yang membuatmu selalu melihat dunia dari kacamata yang buruk dan menjauhkanmu dari pikiran-pikiran positif.

Kamu Selalu Fokus pada Hal Buruk

Orang yang sering mengeluh biasanya disebabkan ia terlalu fokus pada hal-hal yang buruk saja. Udara yang panas, kerjaan yang tidak selesai-selesai, pokoknya semua yang terjadi hari ini terasa buruk! Dia melupakan bahwa hari itu, karena udara panas, langit terlihat lebih cerah dan indah dari biasanya. Meskipun kerjaan tidak selesai, tapi ada teman-teman kantor yang selalu siap sedia membantu. Jangan fokus pada yang buruk, tapi lihatlah kebaikan yang ada di semua situasi.

Dengan begitu, kamu pun akan mulai belajar bahwa sesuatu yang didatangkan dalam hidupmu, pasti akan selalu memiliki hal buruk dan baik. Hal buruk memang lebih mudah terlihat, maka tugasnya adalah mencari hal baik itu agar kamu bisa mensyukurinya.

Selalu Mendongak ke Atas dan Lupa Bersyukur

Saat mengeluh, kita merasa bahwa apa yang kita alami menjadi hal terburuk di dunia. Semuanya terasa salah, dan membuat diri jadi tidak merasa enak. Hal ini terjadi karena kita terlalu sering melihat ke atas, dan lupa bersyukur. Saat bersyukur, kita akan lebih menghargai hal-hal kecil yang kita miliki hingga saat ini, dan melupakan semua keluhan. Dengan begitu hidup pun akan lebih mudah dijalani.

Memang, hal baik tidak selalu terjadi setiap hari. Kadangkala, perlu ada hal buruk terjadi untuk dijadikan sebagai pelajaran dan membuat kita bersyukur. Yuk, kurangi mengeluh dan lihat dunia dari sisi yang lebih positif.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top