Spirituality

Kamu yang Sudah Sukses akan Semakin Sukses Jika Pantang Melakukan 7 Hal Ini

Patokan apa yang kamu gunakan untuk mengukur sebuah kesuksesan? Apakah hanya sebatas dari segi finansial atau lebih dari segi itu. Semua orang memiliki skemata tersendiri pada patokan sebuah kesuksesan. Sukses memiliki banyak cakupan. Mungkin saja satu orang akan menganggap dirinya sudah sukses saat dia sudah berhasil lulus dari perguruan tinggi ternama. Kamu pun dapat berpandangan lain. Mungkin saja kamu akan merasa kamu telah sukses jika kamu sudah mendapatkan pekerjaan tetap sekaligus memiliki mobil juga rumah pribadi. Yaa, nyatanya kesuksesan itu tergantung bagaimana cara pandang seseorang. Perasaan nyaman, tenang, damai yang kamu rasakan juga dapat menjadi sebuah wujud kesuksesan dalam konteks tertentu. Meskipun begitu, kesuksesan bukan hal yang mudah untuk diraih. Tentunya dalam perjalanan untuk mendapatkan kesuksesan tersebut, diperlukan adanya kekuatan tersendiri dalam menghadapi rintangan dan ujian yang ada. Kamu pun harus siap dengan segala hal yang akan kamu hadapi di masa depan. Yang perlu kamu lakukan adalah bersiap diri dan selalu berusaha tanpa mengenal kata menyerah. Berikut ini adalah pantangan yang wajib kamu perhatikan untuk menjadikan dirimu meraih kesuksesan di masa yang akan datang.

  1. Hanya mementingkan kebutuhan diri sendiri

Kamu bukannya tidak boleh mementingkan kebutuhanmu sendiri. Tetapi dalam dunia bisnis, kamu tidak boleh bersikap terlalu egois dan otoriter. Jadilah pemimpin yang bijaksana dan dapat mempertimbangkan mana yang perlu diutamakan dan mana yang harusnya dikesampingkan untuk sementara waktu. Bekerjalah dengan kekompakan yang ada dalam tim. Dengan begitu tidak hanya kesuksesan material yang akan kamu dapatkan, tetapi juga kesuksesan emosional dalam bersosialisasi dengan sesama.

  1. Mudah menyerah

Jika kamu mudah menyerah tentu saja kamu tidak akan berkembang. Orang yang kuat adalah orang yang pantang menyerah. Sekali seseorang dijatuhkan, dia akan bangkit dengan kekuatan yang lebih, saat dia terjatuh lagi, esoknya dia akan bangkit dengan kekuatan yang lebih besar lagi. seperti itulah seterusnya. Sehingga saat kamu mampu bangkit dari kesakitanmu, kamu akan menjadi orang yang lebih kuat dari masa ke masa. Percayalah, kegagalan bukanlah akhir, namun awal untuk membuatmu menjadi pribadi yang lebih kuat dari sebelumnya dalam mencapai kesuksesanmu.

  1. Menganggap semua hal buruk yang terjadi adalah kesalahan diri sendiri

Waktumu akan terbuang sia-sia saat kamu sibuk menyalahkan dirimu sendiri atas apa yang menimpamu. Cobalah untuk berpikir negative dan cobalah untuk memulai mempercayai dirimu sendiri bahwa kamu memang benar-benar mampu. Kesalahan yang terjadi sebelumnya dapat kamu jadikan sebuah pengalaman sekaligus pelajaran, agar di hari yang mendatang kamu tidak mengulangi kesalahan yang sama. jangan kamu sakiti fisik dan kejiwaanmu sendiri dengan menyalahkan dirimu atas apa yang telah terjadi. Cukuplah kamu jadikan kesalahan sebelumnya sebagai motivasi agar hidupmu lebih baik di masa yang akan datang.

  1. Tidak berani mencoba menciptakan inovasi baru

Jika kamu mencoba untuk tetap hidup dizona amanmu dan tidak berani mengambil langkah baru dengan inovasi baru yang mungkin memiliki peluang bagus di hari depan kamu tidak akan memperoleh kesuksesan yang lebih untuk hari mendatang. Setidaknya saat kamu tidak mampu menjadi yang terbaik, cobalah untuk menjadi yang berbeda. Agar apa yang kamu tekuni memiliki peluang yang lebih besar untuk dilirik oleh para konsumen. Karena saat ini, jika kamu tetap membatasi dirimu dalam zona aman saja, kamu akan semakin kalah dengan pesaingmu yang memiliki inovasi lebih.

  1. Tidak mampu menangani masalah dengan tangannya sendiri

Seorang yang sukses pastinya akan mampu menangani segala masalah yang dihadapinya. Ketidakmampuan untuk menangani masalah dengan tanganmu sendiri harus kamu jadikan salah satu pantangan agar kelak kamu dapat meraih kesuksesan yang lebih. Terlalu percaya dengan penanganan yang dilakukan oleh anak buahmu sama saja dengan membunuh usahamu secara pelan-pelan. Dia dapat saja berkhianat dengan memanipulasi laporan akhir atau mungkin saja sebenarnya kinerja orang yang kamu percaya tak sebaik yang kamu pikir. Jadi pikirkanlah kemabali untuk tetap mengatur alur usahamu dengan tenagamu sendiri, dan tidak terlalu mempercayai segala hal untuk ditangani oleh orang lain.

  1. Selalu saja berfokus pada hal negative

Jadilah pribadi yang pandai dalam mengontrol alur pikiran. Di dunia ini ada banyak hal negative yang mungkin saja dengan mudahnya dapat singgah dalam pikiranmu. Jangan terlalu membebani dirimu sendiri. Berpikirlah positif dan beranilah dalam mengambil sebuah tindakan. Jika kamu terlalu larut dalam pikiran-pikiran negatifmu, kamu tidak akan melaju dengan cepat untuk meraih kesuksesanmu. Daripada berfokus pada hal yang merugikan, akan lebih baik jika kamu mencoba fokus pada hal-hal positif yang dapat membangunmu menjadi pribadi yang lebih tangguh.

  1. Salah dalam memperlakukan mitra kerja maupun konsumen

Konsumen adalah raja. Itu adalah kalimat yang sudah sering terdengar di telinga kita. Berhati-hatilah dalam menghadapi para mitra kerja maupun konsumenmu. Kenapa? karena itu akan berpengaruh pada kesuksesan bisnis yang sedang kamu jalankan. Jangan sampai kamu mengeluarkan statement yang membuat para konsumen ataupun mitra kerjamu tersinggung. Bangunlah citra yang baik di depan mereka dan yakinkan bahwa usaha yang kamu bangun adalah usaha yang berkualitas. Semakin bagus citra yang kamu bangun di depan mereka, akan semakin lancar pula usahamu dalam meraih kesuksesan yang kamu idamkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiration

Ini Bahayanya Jika Anak Dibebani Terlalu Banyak PR dari Sekolah!

http://health.detik.com/read/2014/03/29/140514/2540508/1301/hati-hati-ini-dampak-buruk-jika-anak-stres-karena-pr

Bermain adalah hak anak. Idealnya anak-anak mendapat cukup waktu untuk bermain. Selepas pulang sekolah adalah waktu yang yang diharapkan bisa digunakan anak-anak untuk bermain-main. Sayangnya tidak semua anak bisa merasakan hal itu.

Bila guru memberi PR terlalu banyak, anak jadi tak bisa bermain sepulang sekolah, PR yang banyak menuntut anak untuk tetap berkutat dengan pelajaran sekolah sekalipun mereka telah berada di rumah. Kalau sudah begini alih-alih meningkatkan prestasi anak, PR yang terlalu banyak justru memberikan dampak negatif bagi anak.

Anak-anak yang Terlalu Banyak Mengerjakan PR Memiliki Resiko Obesitas Lebih Tinggi

Beban PR yang terlalu banyak akan membuat anak kehilangan kesempatan untuk melakukan aktivitas fisik. Selepas jam sekolah pun mereka harus tetap memeras otak untuk menyelesaikan PR yang diberikan oleh guru. Kalau sudah begini bisa dipastikan tingkat stres mereka akan jadi lebih tinggi. Kalau sudah begini, kecenderungan untuk gemuk pun akan jadi lebih besar.

Hal ini terjadi karena seseorang yang tengah dalam kondisi stres atau kurang tidur biasanya cenderung akan makan lebih banyak karena pengaruh hormon. Kondisi ini semakin diperparah oleh minimnya kesempatan untuk melakukan aktivitas fisik. Kalau sudah seperti ini, resiko obesitas pun jadi kian tinggi.

Beban PR yang Kelewat Banyak Bisa Mengakibatkan Anak Lebih Mudah Sakit

Sudah bukan menjadi hal yang aneh lagi, beban PR yang banyak secara otomatis membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama. Konsekuensinya jam tidur anak jadi berkurang. Padahal berkurangnya jam tidur biasanya diikuti dengan melemahnya daya tahan tubuh. Dalam kondisi seperti ini anak akan lebih mudah terserang penyakit.

Pekerjaan Rumah yang Terlalu Banyak Tak Hanya Membuat Anak Rawan Stres, Seluruh Anggota Keluarga Juga Terkena Imbasnya

Dalam kondisi tertentu, anak kadang perlu didampingi saat mengerjakan PR. Mengerjakan PR yang kelewat banyak tidak hanya menjadi beban bagi anak, orang tua atau pengasuh pun bisa saja ikut stres. Belum lagi bila anak sakit, seisi rumah pun akan direpotkan.

Memberi PR berlebihan pada anak memang tidak efektif. Bukan saja menempatkan anak dalam kondisi yang rentan stres. Hal ini juga memiliki pengaruh negatif terhadap kesehatan anak. Kalau sudah begini, perlu dilakukan komunikasi antara orang tua dan guru demi mendapatkan pola pembelajaran yang tepat untuk anak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Business

Ternyata, Kecerdasan Emosional Jadi Faktor Penting Kesuksesan di Tempat Kerja

Pernahkah kamu mendengar pernyataan bila kecerdasan intelegensi tidak seberapa hebat dibandingkan dia yang mempunya kecerdasan emosi yang besar. Suatu penelitian yang dilakukan Carneigie Institute of Technology menunjukkan bahwa 85% kesuksesan finansial seseorang adalah karena kemampuan humanis. Seperti kepribadian dan kemampuan berkomunikasi, bernegosiasi dan memimpin, sementara itu pengetahuan teknis mengambil porsi 15%. Hal tersebut sudah membuktikan bahwa kecerdasan emosi seseorang sangat berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang.

Dalam sebuah survey builder career 2011 yang melibatkan lebih dari 2.600 manager perekrutan dan sumber daya manusia, 71% cenderung menyatakan bahwa mereka menghargai kecerdasan emosional pada karyawan yang melebihi IQ 75% mengatakan bahwa mereka lebih cenderung mempromosikan pekerja yang sangat emosional, dan 59% mengaku mereka telah melewatkan kandidat dengan IQ tinggi namun kecerdasan emosionalnya rendah.

Lalu adakah hubungannya perusahaan menempatkan standar yang tinggi untuk kecerdasan emosi. Kenapa kecerdasan emosi sangat penting dan berpengaruh besar terhadap pekerjaan?

Saat Masalah Datang, Mereka yang Memiliki Kecerdasan Emosi akan Menanggapinya dengan Tenang

Tekanan pada saat bekerja akan sangat sulit dihindari oleh siapa pun. Dan untuk menghadapi tekanan di tempat kerja dibutuhkan kemampuan untuk mengelola emosi kita. Orang yang memiliki tingkat kecerdasan emosi yang tinggi lebih mengetahui batasan diri mereka dan itu membuat mereka lebih mampu mengelola tingkat stresnya. Mereka cenderung memiliki cara yang baik untuk menangani tekanan sehingga bisa tetap bekerja secara efektif di situasi sulit sekalipun.

Orang yang Memiliki Kecerdasan Emosi akan dengan Mudah Memahami dan Bekerja sama dengan Orang Lain

Dalam dunia kerja kita tidak mungkin bekerja secara individual secara terus-menerus. Ada saatnya kita harus kerja tim dan hal itu sangat penting di tempat kerja, orang-orang yang mampu memahami dan bergaul dengan orang lain akan semakin dicari. Keistimewaan dari orang yang memiliki kecerdasan emosi adalah mereka memiliki kemampuan orang-orang yang berkembang dengan baik sehingga memungkinkan dirinya membangun hubungan dengan beragam sifat orang.

Pendengar yang Baik Adalah Salah Satu Keahlian Mereka yang Memiliki Kecerdasan Emosi

Menjadi pendengar yang baik adalah salah satu pekerjaan yang agak sulit bagi sebagian besar orang. Kecenderungan ingin dimengerti dan didengar oleh orang lain, membuat seseorang lebih sulit jika harus menjadi pendengar. Tetapi untuk orang yang memiliki kecerdasan emosi yang baik mereka tidak akan mengalami kesulitan untuk mendengarkan orang lain.

Hal itu dimungkinkan karena mereka berada dalam posisi yang lebih baik untuk menyingkirkan emosi dan keinginan mereka sendiri dan pertimbangan orang lain. Kemampuan mereka untuk menangkap emosi orang melalui nada suara dan bahasa tubuh sangat berguna dalam pengaturan tim.

Disaat Orang Lain Kesal Jika Mendapatkan Kritik, Tidak Berlaku untuk Mereka yang Punya Kecerdasan Emosi yang Baik

Saat kita melakukan sesuatu yang ternyata ada mendapatkan kritikan dan masukan yang tajam kepada diri kita, sebagian besar orang mungkin tidak akan terima dengan perlakuan yang demikian. Rasa marah atau bahkan menyerah bisa merasuki perasaan mereka, dan kemudian menjadi down.

Sayangnya kamu tidak akan pernah menemukan hal ini pada orang yang memiliki kecerdasan emosi yang baik. Mereka tidak akan memberikan sikap defensif, justru mereka akan dengan terbuka menerima hal itu sebagai sebuah perbaikan, dan terlihat sebagai orang yang positif.

Membuat Keputusan yang Lebih Bijaksana dan Menyeluruh adalah Keahlian Bagi Mereka yang Memiliki Kecerdasan Emosi yang baik

Orang cerdas secara emosi cenderung melihat segala sesuatu dengan jelas dari sudut pandang orang lain, mereka dapat membuat penilaian yang lebih baik tentang bagaimana keputusan mereka akan berdampak kepada orang lain. Hal ini tidak hanya menghasilkan pengambilan keputusan secara menyeluruh, namun juga membantu mengelola pengendalian kesalahan saat keputusan tertentu menimbulkan konsekuensi negatif. Kecerdasan secara emosi akan membantu untuk berpikir secara proaktif bukan reaktif, dan itu menguntungkan untuk mengambil keputusan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Karena Tak Semua Orang Mampu Bicara Terbuka, Hargailah Dia!

Kenyamanan kita dalam menjalin hubungan baik dalam lingkup asmara ataupun pertemanan dengan seseorang pada dasarnya didukung oleh adanya banyak kesamaan dan kesukaan yang kita miliki. Meski tak bisa dipungkiri juga, akan ada fase dimana kita dihadapkan dengan perbedaan-perbedaan.

Jika ada seseorang yang dengan santai mampu menceritakan semua hal yang dirasakannya kepada orang lain, disisi lain ada juga orang yang sama sekali tak pernah mampu untuk terbuka berbicara kepada orang, bahkan mungkin orang terdekatnya sekalipun, bukan karena dia tidak percaya kepada orang lain. Tapi memang ada orang yang tak mampu berbicara terbuka pada orang lain. Ya, kita harus menghargai apa pun alasan dibalik sikapnya itu.

Bagi Sebagian Orang Masalahnya Adalah Miliknya

Seseorang yang selalu ceria dan mudah senyum bahkan hampir tak pernah menunjukkan kesedihan atau masalah apa pun, kadang bisa mendadak berubah diam seribu bahasa dengan raut wajah yang sedang menyimpan sebuah masalah. Situasi ini mungkin membuatmu berpikir untuk membantu mengurangi bebannya dengan menawarkan diri sebagai pendengar yang baik akan tetapi dia malah memilih untuk diam.

Hal ini mungkin memberikan kesan seakan-akan dirinya tak mempercayai kita, tapi memang bagi sebagian orang ada beberapa hal yang memang tidak ingin ia bagikan kepada siapa pun. Atau dengan kata lain masalah yang dia sedang alami hanyalah miliknya dan tak perlu diumbar ke orang lain.

Masing-masing Orang Punya Cara Sendiri

Bagi sebagian orang yang memilih untuk bercerita mungkin berpikir bahwa hal tersebut mampu mengurangi beban, tapi di lain sisi ada pula yang memilih untuk tidak ingin bercerita dengan sembarang orang. Memilih teman yang tepat sebagai pendengar mungkin akan jadi hal yang baik. Meski ada juga orang yang memilih untuk diam, tak ingin bercerita. Bukan karena tak percaya kepada siapa pun, tapi itulah caranya.

Jika demikian, kita tidak perlu merasa tersinggung karena memang setiap individu mempunyai caranya masing-masing untuk masalah pribadinya.

Ada Alasan Dibalik Sikapnya

Satu hal yang perlu kita ingat bahwa setiap orang mempunya alasan tersendiri untuk semua sikap dan perilaku yang ditunjukkan, begitu juga dengan keterbukaan seseorang untuk masalah pribadinya. Mereka memilih diam karena mungkin ada beberapa hal-hal yang mereka pertimbangkan dan jaga. Apa pun itu alasannya mungkin bagi mereka adalah yang terbaik.

Dan Sudah Seharusnya Kita Menghargai Keputusannya

Dan pada akhirnya yang harus kita lakukan untuk menyikapi sikap seseorang yang seperti ini hanyalah dengan menghargai keputusannya, bukan lantas pergi dan menjauh darinya. Kita harus tetap menjalin komunikasi yang baik dengannya. Karena tidak semua orang yang dianggap sudah dekat dengan kita merasa nyaman sebagaimana kita merasa nyaman dengannya. Akan tetap ada titik dimana seseorang memang butuh sendiri untuk semua masalah yang dihadapinya.

Selama hal itu tidak menganggu hubunganmu dengannya, rasanya akan sah-sah saja, kita bisa tetap menjalani hari seperti biasa. Karena mengenal seseorang, bukan berarti kita harus tahu semua cerita dan kisah hidupnya. Meski mungkin kita adalah orang yang begitu gampang membuka diri untuk bercerita dengan orang lain, tak berarti semua orang yang dikenal bisa nyaman dengan kita.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top