Spirituality

Jangan Sakiti Hati Orang Lain Jika kamu Tidak Ingin Tersakiti

agar tidak menyakiti orang lain

Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, melakukan kesalahan merupakan hal yang wajar dilakukan dalam hidup manusia, baik yang tidak disengaja maupun tidak.Bahkan kamu pun bisa saja melakukan kesalahan, untuk itu jika ada orang yang berbuat salah padamu, maafkanlah dia. Tuhan saja maha pemaaf, kenapa kita tidak?

Sebagai manusia, sebisa mungkin jangan mencoba menyakiti hati orang lain, meskipun orang tersebut pernah menyakiti hati kita. Orang yang bijaksana adalah orang yang mau belajar dari kesalahan, mengakui, menyesali, dan kemudian berusaha untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.

KAMU YANG TIDAK INGIN TERSAKITI, JANGAN PERNAH MENYAKITI ORANG LAIN

agar tidak menyakiti orang lain

Dalam hidupmu, pasti kamu ingin hidupmu itu berjalan dengan lancar, damai, tanpa ada musuh. Hidup penuh kedamaian yang seperti itu merupakan impian bagi banyak orang. Hidup berdampingan baik dengan orang lain akan membuat hati kita menjadi tentram.

Jika kamu tidak ingin tersakiti, maka jangan memulai perbuatan buruk pada orang lain, perbuatan buruk yang kamu lakukan itu bisa saja menyakiti perasaannya. Jika kamu merasa telah berbuat salah pada tetangga atau temanmu, segeralah minta maaf agar hubungan kembali berjalan dengan baik.

Percaya deh, orang lain gak akan menyakiti kamu jika kamu tidak pernah berbuat jahat pada mereka. Hidup dengan perasaan dan hati yang tersakiti gak akan enak. Maka itu, hiduplah dengan damai dan tetap jaga silahturahim dengan orang lain.

KAMU YANG SERING BERBUAT JAHAT PADA ORANG LAIN, MAKA KAMU AKAN MENDAPATKAN BALASANNYA SUATU SAAT KELAK

balasan menyakiti orang lain

Kamu mungkin saat ini merasa senang akan bisa melakukan keburukan pada orang yang tidak kamu sukai, tapi ingat deh apa yang kamu tebar adalah apa yang kamu dapatkan. Ketika kamu berbuat baik pada orang, kamu pun akan mendapatkan hal yang sama bahkan berkali-kali lipat. Begitu pun juga dengan keburukan. Jika kamu berbuat tidak baik pada orang lain, percayalah kamu pun akan mendapatkan balasannya bahkan lebih sakit.

Untuk itu, ingatlah suntuk selalu berbuat baik pada orang lain jika tidak ingin tersakiti.

MINTA MAAF SELAGI SEMPAT, KAMU TIDAK TAHU APA YANG AKAN TERJADI PADAMU KELAK

meminta maaf

Mungkin kamu tidak sadar pernah berbuat kesalahan pada orang lain. Ingatlah dengan baik siapa saja orang-orang yang pernah sakit hati akibat perbuatanmu. Kepada siapa saja kamu membuat orang lain sampai menangis dan bersedih akibat ulahmu. Selagi sempat dan masih sehat, minta maaflah kepada mereka yang kamu sakiti.

Jangan karena gengsi, kamu enggan melakukannya. Minta maaf tidak membuatmu terlihat lemah. Tidak ada kata terlambat untuk minta maaf selama kita masih hidup di dunia.

SIKAPMU YANG MEMUTUSKAN UNTUK TIDAK MEMBALAS PERBUATAN ORANG LAIN, MENUNJUKAN KAMU ADALAH ORANG YANG KUAT

memaafkan orang lain

Tunjukan pada mereka yang menyakitimu kalau kamu adalah orang yang lebih baik dan lebih kuat dari mereka. Kamu tidak akan goyah meski berkali-kali tersakiti. Keputusanmu yang tidak membalas perbuatan mereka yang telah jahat kepadamu menjadikanmu orang yang tangguh yang tidak mudah terpancing untuk membalas, selain itu kamu menjadi pribadi yang lebih dewasa lagi dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.

Selalu ingat, perbuatan baik akan dibalas dengan kebaikan. Percayalah akan ada kebaikan yang datang padamu jika kamu tetap bersabar.

JANGAN SOMBONG, MASIH BANYAK ORANG LAIN YANG LEBIH BAIK DARIMU

jangan sombong

Kamu merasa saat ini dirimu lebih baik dari orang lain, sehingga kamu merasa berhak melakukan apapun yang kamu suka termasuk menyakiti hati mereka. Kamu harus tahu bahwa roda kehidupan selalu berputar. Tidak selamanya kamu akan ada di posisi teratas, suatu saat kamu akan merasakan posisimu sangat jatuh hingga tidak bisa melakukan apapun. Sikapmu yang sombong membuatmu tidak memiliki teman yang bersedia menolongmu saat kamu ada di posisi terbawah.

KAMU TENTUNYA TIDAK INGIN, ORANG YANG KAMU SAKITI BERDOA KEPADA TUHAN SESUATU YANG JELEK UNTUKMU

jangan menyakiti orang

Kamu tentu sering mendengar kata-kata yang berbunyi seperti ini, “Orang yang terdzalimi (tersakiti) doanya akan cepat dikabulkan”. Kamu tentunya gak mau kan, orang yang kamu sakiti itu mengadu pada Tuhan, dan keluar doa-doa yang buruk yang ditujukan untukmu. Jika benar dia ‘mengutukmu’ melalui doa, maka persiapkan dirimu untuk mendapatkan balasannya. Maka dari itu, janganlah mencoba menyakiti perasaan orang lain karena itu hanya akan membuatmu rugi.

INGATLAH KITA SEMUA BERSAUDARA

kita semua bersaudara

Ingatlah bahwa kita semua bersaudara. Sesama saudara hendaknya saling menjaga hubungan agar tetap harmonis. Saling menyakiti antar saudara tidak akan menguntungkan siapapun. Menjaga persaudaraan dan terus memperatnya dapat membuat hidupmu lebih bahagia dan lebih mudah. Kamu akan merasakannya ketika kamu mengalami kesusahan atau kesulitan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Pertanyaan Pada Diri Sendiri, Sudahkah Kita Bersyukur Untuk Hari Ini?

Bersyukur itu mudah dikatakan tapi sungguh, tak mudah dilakukan. Karena kadang kita terlalu sibuk memperhatikan apa yang tidak kita miliki. Sekaligus juga kita kerap terpana dengan yang sudah dimiliki orang lain.

Sesungguhnya hal tersebut wajar. Kita memang dititipkan nafsu yang mendorong kita menginginkan hal yang belum kita miliki. Namun kalau tak dikontrol hal itu bisa saja mengkonsumsi kepribadian kita. Malah nanti kita selalu merasa kurang dan kosong.

Mungkin kita perlu berhenti sejenak. Merenung memikirkan apa yang membuat kita berada di sini saat ini. Tak perlu merogoh jauh ke belakang atau menatap jauh ke depan. Cukup mensyukuri hari ini.

Hidup Dengan Keluarga Yang Saling Menyayangi Dan Lingkungan Yang Aman

Berada diantara keluarga yang saling menyanyangi membuat kita lebih giat untuk menghitung berkah yang sudah kita terima, lihatlah mereka yang kehilangan orang yang disayangi dalam hidupnya entah itu karena kesakitan, maut atau direnggut oleh bencana alam di lingkungannya. Kehilangan orang yang disayangi dalam hidup menjadi penderitaan batin yang tak tertandingi, bahkan membayangkannya saja kadang sudah membuat hati kita tercabik. Bersyukurlah kita yang masih hidup bersama dengan keluarga yang lengkap dengan nyaman.

Punya Tempat Tinggal Dan Bisa Makan Setiap Hari

Berterimakasihlah kepada sang pemberi hidup karena memberikan kita rumah untuk tinggal dan bisa makan setiap harinya, bandingkan dengan mereka yang sama sekali tidak memiliki rumah untuk tinggal. Berpindah-pindah hanya untuk merebahkan tubuh yang kelelahan, berjuang bertaruh nyawa untuk memenuhi rasa lapar akan sesuap nasi.

Tapi kita tak pernah menganggap hal ini penting. Bahkan masih sering mengeluh dan khawatir ke orang lain, soal apakah kita bisa makan esok hari.  Kita perlu ingat budayawan Sujiwo Tejo khawatir besok tak bisa makan saja, itu sudah menghina Tuhan. Bukankah ini saatnya kita mensyukuri apa yang ada di depan meja makan kita saat ini?

Mendapat Kesempatan Merasakan Pendidikan Dan Memiliki Pekerjaan

Percaya atau tidak memang tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama dalam hidup, kesempatan untuk merasakan pendidikan salah satunya. Kita harus mensyukuri hal ini dengan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya karena tak semua orang bisa merasakan pendidikan yang sama. Sebagian dari mereka bahkan tak pernah tau apa itu pendidikan yang sebenarnya, mereka tidak seberuntung kita yang bisa mendapatkan pendidikan bahkan hingga ke pekerjaan.

Selalu melihat hidup oranglain yang terlihat sempurna dan membandingkannya dengan hidup kita hanya akan membuat kita banyak mengeluh dan meminta. Yang sadar atau tidak kita sering kali lupa jika masih ada orang yang tidak seberuntung kita. Bersyukurlah untuk hidup dengan segala kelebihan dan kekurangannya, akuilah bahwa segala yang ada dalam hidup kita adalah hal yang patut untuk disyukuri karena tak semua orang bisa mendapatkan apa yang kita miliki sekarang ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Cinta Tak Perlu Dipaksakan, Jangan Halangi Kebahagiaanmu

Sesuatu yang bersifat sementara, bukan berarti  tak bermakna. Demikian juga dengan sebuah hubungan. Memang sulit sekali untuk menerima kenyataan bahwa suatu hubungan harus berakhir, tapi apakah mempertahankannya menjadi pilihan yang tepat? Apalagi bila kamu tahu hubungan tersebut tidak akan berakhir di jalan yang kamu inginkan.

Jangan Karena Takut Sendiri, Kamu Mempertahankan Hubungan yang Sudah Rapuh

Kembali sendiri lagi setelah lama berpasangan memang tidak menyenangkan. Terbiasa ada yang menemani, memberi perhatian. Tapi bukan berarti karena hal ini kamu harus mempertahankan rasa sakit berada di hubungan yang tidak membuatmu bahagia lagi. Percayalah, bahwa sendiri itu lebih baik daripada berdua tapi tidak bahagia.

Semua Teman-Teman Sudah Menikah, Tapi Aku Putus Lagi..

Pernikahan bukanlah perlombaan. Statusmu bukanlah sesuatu yang harus dipaksakan. Bila saat ini waktumu untuk sendiri, maka nikmatilah. Semua orang memiliki masanya masing-masing, akan tiba juga saatmu untuk berbahagia bersama pasanganmu nantinya. Tentunya hal ini harus dimulai dari keberanianmu untuk menghentikan diri memaksakan cinta yang tidak seharusnya lagi dilanjutkan.

Jangan Halangi Dirimu Menemukan Cinta yang Lebih Baik

Saat kamu mati-matian mempertahankan hubungan yang sudah tidak bisa lagi dilanjutkan, kamu sebenarnya menghalangi dirimu untuk kebahagiaan yang lebih baik. Kamu tidak tahu kan, di luar sana ada orang yang siap memberikanmu cinta yang layak kamu dapatkan, hubungan yang akan membuatmu lebih bahagia? Ayo beranikan dirimu, sudahi hubungan yang tidak membuatmu bahagia demi kebahagiaan dirimu sendiri di masa depan.

Kesedihanmu Akan Segera Berganti dengan Kebahagiaan Bila Kamu Berani Memulai Langkah Baru

Tidak mungkin tidak sedih saat mengakhiri suatu hubungan. Semua kenangan yang kamu miliki bersamanya, itu akan tetap ada di hati dan pikiranmu. Tapi biarkanlah itu jadi masa lalumu, nikmati semua kesedihan itu sekarang. Berani memulai langkah baru, maka kesedihanmu akan segera berganti dengan kebahagiaan. Hidup terus berputar, kamu tidak mungkin akan berada di posisi sedih terus menerus. Pelangi akan hadir setelah hujan badai, dan ketika bahagia, kamu akan menyadari kesedihan itu perlu untuk jadi bahan pelajaran di hubungan selanjutnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiration

Bebaskan Dirimu, Mulailah Hidup Tanpa Tergantung Pengakuan Orang Lain

Mencari pengakuan dari orang lain adalah kecanduan yang sangat berbahaya. Hal ini begitu adiktif, dan saat kamu mulai melakukannya, kamu akan ingin mengulanginya lagi dan lagi. Saat kamu butuh pengakuan dari orang lain, kamu memberi nilai pada opini mereka dibanding menghargai dirimu sendiri. Pendapat orang lain jadi lebih penting dari dirimu, dan inilah yang menjadikan hal ini pengalaman yang menyakitkan. Kamu jadi tidak bisa memutuskan apapun dalam hidupmu tanpa mendapat pengakuan dari orang lain. Akibatnya, kamu jadi mengorbankan mimpi-mimpi dan ambisimu demi pengakuan mereka.

Terus Mencari Pengakuan Orang Lain Membuat Dirimu Jatuh ke Lubang Kenegatifan

Akibat terus mencari pengakuan orang lain, kegiatanmu sehari-hari jadi menurun. Kamu malas melakukan hal-hal yang penting, karena takut dan khawatir akan pendapat orang lain mengenai apa yang kamu kerjakan. Ini mencegahmu mencapai hal-hal baik dalam hidup. Bila kamu berhasil mengatasi hal ini, dan melakukan apapun yang kamu sukai tanpa perlu pengakuan dari orang lain, kamu akan merasa lebih bebas. Hidupmu akan terasa lebih ringan, karena kamu akhirnya terlepas dari rasa ingin diakui.

Mulailah Menerima Dirimu Apa Adanya

Mencari pengakuan dari orang lain biasanya diawali dengan kurangnya rasa percaya diri. Selalu merasa dirimu kurang, sehingga butuh pendapat orang lain untuk membuatmu merasa lebih baik. Percayalah, dirimu itu baik apa adanya. Semua keputusan-keputusan yang kamu buat dalam hidup adalah yang terbaik untukmu, dan tidak ada seorangpun yang berhak menghalangimu mencapai yang terbaik, begitu juga dirimu sendiri.

Perlahan, Jalani Hidup Tanpa Perlu Pengakuan dari Orang Lain

Tak perlu terburu-buru. Secara perlahan, kamu pasti bisa memulai kembali hidupmu tanpa perlu pendapat dari orang lain. Ketika membuat keputusan dalam hidupmu, cek sendiri dengan dirimu apakah itu keputusan yang baik, bukan menanyakan kepada orang lain. Ingatlah itu adalah pilihanmu, dan hanya kamu yang berhak untuk memberikan pengakuan untuk dirimu sendiri.

Percayalah, hidup tanpa tergantung dengan pengakuan orang lain akan membuatmu terasa lebih ringan dan bebas. Lambat laun, percaya dirimu akan kembali dan kamu akan menjadi pribadi yang kuat dan tangguh.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top