Spirituality

Ini 4 Bukti Ilmiah Bahwa Sebaiknya Lebih Baik Diam Daripada Banyak Bicara

Dalam hidup ini, kita dipenuhi oleh berbagai suara. Suara mesin kendaraan, suara televisi, suara barang-barang elektronik, dan sebagainya. Terlalu banyak suara yang kita terima sehingga kita tidak lagi mengenal kata “hening” dalam hidup ini.

Tapi, tahukah kamu bahwa manusia butuh mengurangi kadar bunyi yang didengar dalam sehari untuk menenangkan otak. Seperti penjelasan dalam 4 bukti ilmiah berikut ini.

KEHENINGAN MENINGKATKAN REGENERASI SEL-SEL OTAK YANG ADA DI KEPALA

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2013 yang dipublikasikan di dalam jurnal bertajuk “Brain, Structure, and Function” melakukan percobaan terhadap sebuah tikus. Dalam percobaannya ini, berbagai macam suara dikeluarkan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan pada otak tikus percobaan. Hasilnya yang diperoleh ternyata mengejutkan. Para peneliti menemukan bahwa selama dua jam tikus dalam keheningan tanpa suara apapun per hari, sel-sel pada otak tikus tersebut beregenerasi membentuk sel-sel baru. Pembentukan sel baru terjadi di area hippocampus, sebuah bagian dalam otak yang bertanggung jawab terhadap memori, emosi, dan pembelajaran.

Imke Kirste, salah satu peneliti mengatakan bahwa sel-sel yang muncul pada otak selama keheningan terjadi berubah menjadi neuron yang memiliki banyak fungsi. Penelitian ini membuktikan, bahwa keheningan dalam kurun waktu tertentu dapat membantu perkembangan dalam otak menjadi lebih baik.

KAMU MUNGKIN TIDAK TAHU, TAPI SEJENAK BERADA DALAM KEHENINGAN MEMBUAT OTAKMU LEBIH KREATIF

Pada penelitian lainnya yang dipublikasikan pada tahun 2001 silam, ditemukan istilah “default mode” untuk menyebut fungsi pada otak. Kondisi ini menjelaskan bahwa saat otak dalam keadaan “istirahat” sebenarnya sel-sel dalam otak sedang mencerna berbagai sumber informasi yang diubah menjadi pengetahuan baru.

Josep Moran pada 2013 dalam “Frontiers in Human Neuroscience” mengatakan, ketika tubuh beristirahat sebenarnya otak sedang bekerja memproses informasi internal dan eksternal lslu memindahkannya ke bagian prefrontal cortex (bagian penting dari otak yang berfungsi untuk berpikir, membuat keputusan, hingga mengontrol emosi).

Selama kamu membiarkan diri dalam keheningan dan menjauhkan diri dari suara bising, otak akan bekerja lebih maksimal dan bisa memproses informasi dengan lebih baik. Informasi-informasi baru akan lebih cepat dicerna sehingga kamu jadi orang yang lebih kreatif dan inovatif.

TERKADANG KAMU PERLU KEHENINGAN SEHARI SAJA UNTUK MENGISI ULANG SUMBER DAYA MENTAL AGAR SELALU DALAM KEADAAN YANG BAIK

Polusi suara berdampak pada kinerja manusia yang menurun, baik saat mengerjakan pekerjaan di sekolah atau kantor. Suara yang bising juga berdampak pada hilangnya semangat dan kemungkinan terjadinya “error” dalam membuat keputusan lebih besar.

Dalam sebuah penelitian di Amerika mengungkapkan, anak-anak yang tinggal di lingkungan perumahan atau beraktivitas di kelas yang berdekatan dengan kawasan bandara atau rel kereta api memiliki kemampuan baca yang rendah dan perkembangan kemampuan kognitif dan bahasanya berjalan sangat lambat.

Hal ini terjadi karena otak terlalu sering menerima gelombang suara yang berlebihan. Maka dari itu, otak perlu keheningan agar dapat me-restore informasi yang tidak tercerna atau tersampaikan dengan baik selama tubuh terjebak dalam suasana yang berisik. Keheningan membantu manusia berpikir lebih fokus. Suasana tenang dan damai sangat bagus untuk perkembangan anak. Sehingga disarankan bagi orang tua untuk teliti dalam memilih lokasi tempat tinggal. Disarankan tidak memilih tempat tinggal disamping jalan raya, rel kereta api, atau jaraknya dekat dengan area bandara.

KEHENINGAN MEMBANTUMU MENGURANGI STRES DAN KETEGANGAN

Telah banyak penelitian yang mengungkapkan terlalu banyak suara dapat berpengaruh terhadap otak yang menyebabkan kadar stres meningkat. Gelombang suara mencapai otak melalui sinyal elektrik yang masuk melalui kuping. Tubuh akan bereaksi terhadap suara meskipun kita tertidur hingga akhirnya otakmu tidak bisa beristirahat dengan baik walaupun kita telelap. Orang-orang yang terbiasa tinggal di lingkungan yang berisik kecenderungan untuk mengalami stres akan lebih tinggi.

Salah satu studi yang dipublikasikan dalam jurnal “Heart” menemukan fakta bahwa berada selama dua menit dalam keheningan dapat menghasilkan tubuh yang lebih relaks. Efek positif yang ditimbulkan lebih banyak daripada menenangkan diri dengan mendengarkan musik yang bernuansa “relaxing”. Tekanan darah menurun dan sirkulasi darah dalam tubuh jadi lebih lancer ketika seseorang menikmati keheningan sejenak.

 

Perkembangan populasi manusia semakin pesat belakangan ini. Hal ini berdampak pada banyaknya suara yang akan ditimbulkan baik dari benda bergerak maupun dari benda yang diam. Tempat yang terlalu banyak suara tidak baik untuk kesehatan jiwa maupun raga. Sesekali kamu perlu pergi ke tempat-tempat yang sepi dan jauh dari peradaban manusia.

Kamu bisa mencari ketenangan dengan pergi berlibur ke daerah pegunungan atau ke pulau terpencil. Menghabiskan beberapa hari di tempat yang sepi dapat membuat tubuhmu terasa lebih relaks dan jauh dari stres.

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:27 pm

    Keheningan akan mengurangi ketegangan dan kebuntuan, tapi gak boleh terlalu lama dalam kondisi yang hening takutnya kesambet …. wkwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Pertanyaan Pada Diri Sendiri, Sudahkah Kita Bersyukur Untuk Hari Ini?

Bersyukur itu mudah dikatakan tapi sungguh, tak mudah dilakukan. Karena kadang kita terlalu sibuk memperhatikan apa yang tidak kita miliki. Sekaligus juga kita kerap terpana dengan yang sudah dimiliki orang lain.

Sesungguhnya hal tersebut wajar. Kita memang dititipkan nafsu yang mendorong kita menginginkan hal yang belum kita miliki. Namun kalau tak dikontrol hal itu bisa saja mengkonsumsi kepribadian kita. Malah nanti kita selalu merasa kurang dan kosong.

Mungkin kita perlu berhenti sejenak. Merenung memikirkan apa yang membuat kita berada di sini saat ini. Tak perlu merogoh jauh ke belakang atau menatap jauh ke depan. Cukup mensyukuri hari ini.

Hidup Dengan Keluarga Yang Saling Menyayangi Dan Lingkungan Yang Aman

Berada diantara keluarga yang saling menyanyangi membuat kita lebih giat untuk menghitung berkah yang sudah kita terima, lihatlah mereka yang kehilangan orang yang disayangi dalam hidupnya entah itu karena kesakitan, maut atau direnggut oleh bencana alam di lingkungannya. Kehilangan orang yang disayangi dalam hidup menjadi penderitaan batin yang tak tertandingi, bahkan membayangkannya saja kadang sudah membuat hati kita tercabik. Bersyukurlah kita yang masih hidup bersama dengan keluarga yang lengkap dengan nyaman.

Punya Tempat Tinggal Dan Bisa Makan Setiap Hari

Berterimakasihlah kepada sang pemberi hidup karena memberikan kita rumah untuk tinggal dan bisa makan setiap harinya, bandingkan dengan mereka yang sama sekali tidak memiliki rumah untuk tinggal. Berpindah-pindah hanya untuk merebahkan tubuh yang kelelahan, berjuang bertaruh nyawa untuk memenuhi rasa lapar akan sesuap nasi.

Tapi kita tak pernah menganggap hal ini penting. Bahkan masih sering mengeluh dan khawatir ke orang lain, soal apakah kita bisa makan esok hari.  Kita perlu ingat budayawan Sujiwo Tejo khawatir besok tak bisa makan saja, itu sudah menghina Tuhan. Bukankah ini saatnya kita mensyukuri apa yang ada di depan meja makan kita saat ini?

Mendapat Kesempatan Merasakan Pendidikan Dan Memiliki Pekerjaan

Percaya atau tidak memang tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama dalam hidup, kesempatan untuk merasakan pendidikan salah satunya. Kita harus mensyukuri hal ini dengan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya karena tak semua orang bisa merasakan pendidikan yang sama. Sebagian dari mereka bahkan tak pernah tau apa itu pendidikan yang sebenarnya, mereka tidak seberuntung kita yang bisa mendapatkan pendidikan bahkan hingga ke pekerjaan.

Selalu melihat hidup oranglain yang terlihat sempurna dan membandingkannya dengan hidup kita hanya akan membuat kita banyak mengeluh dan meminta. Yang sadar atau tidak kita sering kali lupa jika masih ada orang yang tidak seberuntung kita. Bersyukurlah untuk hidup dengan segala kelebihan dan kekurangannya, akuilah bahwa segala yang ada dalam hidup kita adalah hal yang patut untuk disyukuri karena tak semua orang bisa mendapatkan apa yang kita miliki sekarang ini.

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:27 pm

    Keheningan akan mengurangi ketegangan dan kebuntuan, tapi gak boleh terlalu lama dalam kondisi yang hening takutnya kesambet …. wkwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Cinta Tak Perlu Dipaksakan, Jangan Halangi Kebahagiaanmu

Sesuatu yang bersifat sementara, bukan berarti  tak bermakna. Demikian juga dengan sebuah hubungan. Memang sulit sekali untuk menerima kenyataan bahwa suatu hubungan harus berakhir, tapi apakah mempertahankannya menjadi pilihan yang tepat? Apalagi bila kamu tahu hubungan tersebut tidak akan berakhir di jalan yang kamu inginkan.

Jangan Karena Takut Sendiri, Kamu Mempertahankan Hubungan yang Sudah Rapuh

Kembali sendiri lagi setelah lama berpasangan memang tidak menyenangkan. Terbiasa ada yang menemani, memberi perhatian. Tapi bukan berarti karena hal ini kamu harus mempertahankan rasa sakit berada di hubungan yang tidak membuatmu bahagia lagi. Percayalah, bahwa sendiri itu lebih baik daripada berdua tapi tidak bahagia.

Semua Teman-Teman Sudah Menikah, Tapi Aku Putus Lagi..

Pernikahan bukanlah perlombaan. Statusmu bukanlah sesuatu yang harus dipaksakan. Bila saat ini waktumu untuk sendiri, maka nikmatilah. Semua orang memiliki masanya masing-masing, akan tiba juga saatmu untuk berbahagia bersama pasanganmu nantinya. Tentunya hal ini harus dimulai dari keberanianmu untuk menghentikan diri memaksakan cinta yang tidak seharusnya lagi dilanjutkan.

Jangan Halangi Dirimu Menemukan Cinta yang Lebih Baik

Saat kamu mati-matian mempertahankan hubungan yang sudah tidak bisa lagi dilanjutkan, kamu sebenarnya menghalangi dirimu untuk kebahagiaan yang lebih baik. Kamu tidak tahu kan, di luar sana ada orang yang siap memberikanmu cinta yang layak kamu dapatkan, hubungan yang akan membuatmu lebih bahagia? Ayo beranikan dirimu, sudahi hubungan yang tidak membuatmu bahagia demi kebahagiaan dirimu sendiri di masa depan.

Kesedihanmu Akan Segera Berganti dengan Kebahagiaan Bila Kamu Berani Memulai Langkah Baru

Tidak mungkin tidak sedih saat mengakhiri suatu hubungan. Semua kenangan yang kamu miliki bersamanya, itu akan tetap ada di hati dan pikiranmu. Tapi biarkanlah itu jadi masa lalumu, nikmati semua kesedihan itu sekarang. Berani memulai langkah baru, maka kesedihanmu akan segera berganti dengan kebahagiaan. Hidup terus berputar, kamu tidak mungkin akan berada di posisi sedih terus menerus. Pelangi akan hadir setelah hujan badai, dan ketika bahagia, kamu akan menyadari kesedihan itu perlu untuk jadi bahan pelajaran di hubungan selanjutnya.

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:27 pm

    Keheningan akan mengurangi ketegangan dan kebuntuan, tapi gak boleh terlalu lama dalam kondisi yang hening takutnya kesambet …. wkwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiration

Bebaskan Dirimu, Mulailah Hidup Tanpa Tergantung Pengakuan Orang Lain

Mencari pengakuan dari orang lain adalah kecanduan yang sangat berbahaya. Hal ini begitu adiktif, dan saat kamu mulai melakukannya, kamu akan ingin mengulanginya lagi dan lagi. Saat kamu butuh pengakuan dari orang lain, kamu memberi nilai pada opini mereka dibanding menghargai dirimu sendiri. Pendapat orang lain jadi lebih penting dari dirimu, dan inilah yang menjadikan hal ini pengalaman yang menyakitkan. Kamu jadi tidak bisa memutuskan apapun dalam hidupmu tanpa mendapat pengakuan dari orang lain. Akibatnya, kamu jadi mengorbankan mimpi-mimpi dan ambisimu demi pengakuan mereka.

Terus Mencari Pengakuan Orang Lain Membuat Dirimu Jatuh ke Lubang Kenegatifan

Akibat terus mencari pengakuan orang lain, kegiatanmu sehari-hari jadi menurun. Kamu malas melakukan hal-hal yang penting, karena takut dan khawatir akan pendapat orang lain mengenai apa yang kamu kerjakan. Ini mencegahmu mencapai hal-hal baik dalam hidup. Bila kamu berhasil mengatasi hal ini, dan melakukan apapun yang kamu sukai tanpa perlu pengakuan dari orang lain, kamu akan merasa lebih bebas. Hidupmu akan terasa lebih ringan, karena kamu akhirnya terlepas dari rasa ingin diakui.

Mulailah Menerima Dirimu Apa Adanya

Mencari pengakuan dari orang lain biasanya diawali dengan kurangnya rasa percaya diri. Selalu merasa dirimu kurang, sehingga butuh pendapat orang lain untuk membuatmu merasa lebih baik. Percayalah, dirimu itu baik apa adanya. Semua keputusan-keputusan yang kamu buat dalam hidup adalah yang terbaik untukmu, dan tidak ada seorangpun yang berhak menghalangimu mencapai yang terbaik, begitu juga dirimu sendiri.

Perlahan, Jalani Hidup Tanpa Perlu Pengakuan dari Orang Lain

Tak perlu terburu-buru. Secara perlahan, kamu pasti bisa memulai kembali hidupmu tanpa perlu pendapat dari orang lain. Ketika membuat keputusan dalam hidupmu, cek sendiri dengan dirimu apakah itu keputusan yang baik, bukan menanyakan kepada orang lain. Ingatlah itu adalah pilihanmu, dan hanya kamu yang berhak untuk memberikan pengakuan untuk dirimu sendiri.

Percayalah, hidup tanpa tergantung dengan pengakuan orang lain akan membuatmu terasa lebih ringan dan bebas. Lambat laun, percaya dirimu akan kembali dan kamu akan menjadi pribadi yang kuat dan tangguh.

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:27 pm

    Keheningan akan mengurangi ketegangan dan kebuntuan, tapi gak boleh terlalu lama dalam kondisi yang hening takutnya kesambet …. wkwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top