Spirituality

Ini 4 Bukti Ilmiah Bahwa Sebaiknya Lebih Baik Diam Daripada Banyak Bicara

Dalam hidup ini, kita dipenuhi oleh berbagai suara. Suara mesin kendaraan, suara televisi, suara barang-barang elektronik, dan sebagainya. Terlalu banyak suara yang kita terima sehingga kita tidak lagi mengenal kata “hening” dalam hidup ini.

Tapi, tahukah kamu bahwa manusia butuh mengurangi kadar bunyi yang didengar dalam sehari untuk menenangkan otak. Seperti penjelasan dalam 4 bukti ilmiah berikut ini.

KEHENINGAN MENINGKATKAN REGENERASI SEL-SEL OTAK YANG ADA DI KEPALA

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2013 yang dipublikasikan di dalam jurnal bertajuk “Brain, Structure, and Function” melakukan percobaan terhadap sebuah tikus. Dalam percobaannya ini, berbagai macam suara dikeluarkan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan pada otak tikus percobaan. Hasilnya yang diperoleh ternyata mengejutkan. Para peneliti menemukan bahwa selama dua jam tikus dalam keheningan tanpa suara apapun per hari, sel-sel pada otak tikus tersebut beregenerasi membentuk sel-sel baru. Pembentukan sel baru terjadi di area hippocampus, sebuah bagian dalam otak yang bertanggung jawab terhadap memori, emosi, dan pembelajaran.

Imke Kirste, salah satu peneliti mengatakan bahwa sel-sel yang muncul pada otak selama keheningan terjadi berubah menjadi neuron yang memiliki banyak fungsi. Penelitian ini membuktikan, bahwa keheningan dalam kurun waktu tertentu dapat membantu perkembangan dalam otak menjadi lebih baik.

KAMU MUNGKIN TIDAK TAHU, TAPI SEJENAK BERADA DALAM KEHENINGAN MEMBUAT OTAKMU LEBIH KREATIF

Pada penelitian lainnya yang dipublikasikan pada tahun 2001 silam, ditemukan istilah “default mode” untuk menyebut fungsi pada otak. Kondisi ini menjelaskan bahwa saat otak dalam keadaan “istirahat” sebenarnya sel-sel dalam otak sedang mencerna berbagai sumber informasi yang diubah menjadi pengetahuan baru.

Josep Moran pada 2013 dalam “Frontiers in Human Neuroscience” mengatakan, ketika tubuh beristirahat sebenarnya otak sedang bekerja memproses informasi internal dan eksternal lslu memindahkannya ke bagian prefrontal cortex (bagian penting dari otak yang berfungsi untuk berpikir, membuat keputusan, hingga mengontrol emosi).

Selama kamu membiarkan diri dalam keheningan dan menjauhkan diri dari suara bising, otak akan bekerja lebih maksimal dan bisa memproses informasi dengan lebih baik. Informasi-informasi baru akan lebih cepat dicerna sehingga kamu jadi orang yang lebih kreatif dan inovatif.

TERKADANG KAMU PERLU KEHENINGAN SEHARI SAJA UNTUK MENGISI ULANG SUMBER DAYA MENTAL AGAR SELALU DALAM KEADAAN YANG BAIK

Polusi suara berdampak pada kinerja manusia yang menurun, baik saat mengerjakan pekerjaan di sekolah atau kantor. Suara yang bising juga berdampak pada hilangnya semangat dan kemungkinan terjadinya “error” dalam membuat keputusan lebih besar.

Dalam sebuah penelitian di Amerika mengungkapkan, anak-anak yang tinggal di lingkungan perumahan atau beraktivitas di kelas yang berdekatan dengan kawasan bandara atau rel kereta api memiliki kemampuan baca yang rendah dan perkembangan kemampuan kognitif dan bahasanya berjalan sangat lambat.

Hal ini terjadi karena otak terlalu sering menerima gelombang suara yang berlebihan. Maka dari itu, otak perlu keheningan agar dapat me-restore informasi yang tidak tercerna atau tersampaikan dengan baik selama tubuh terjebak dalam suasana yang berisik. Keheningan membantu manusia berpikir lebih fokus. Suasana tenang dan damai sangat bagus untuk perkembangan anak. Sehingga disarankan bagi orang tua untuk teliti dalam memilih lokasi tempat tinggal. Disarankan tidak memilih tempat tinggal disamping jalan raya, rel kereta api, atau jaraknya dekat dengan area bandara.

KEHENINGAN MEMBANTUMU MENGURANGI STRES DAN KETEGANGAN

Telah banyak penelitian yang mengungkapkan terlalu banyak suara dapat berpengaruh terhadap otak yang menyebabkan kadar stres meningkat. Gelombang suara mencapai otak melalui sinyal elektrik yang masuk melalui kuping. Tubuh akan bereaksi terhadap suara meskipun kita tertidur hingga akhirnya otakmu tidak bisa beristirahat dengan baik walaupun kita telelap. Orang-orang yang terbiasa tinggal di lingkungan yang berisik kecenderungan untuk mengalami stres akan lebih tinggi.

Salah satu studi yang dipublikasikan dalam jurnal “Heart” menemukan fakta bahwa berada selama dua menit dalam keheningan dapat menghasilkan tubuh yang lebih relaks. Efek positif yang ditimbulkan lebih banyak daripada menenangkan diri dengan mendengarkan musik yang bernuansa “relaxing”. Tekanan darah menurun dan sirkulasi darah dalam tubuh jadi lebih lancer ketika seseorang menikmati keheningan sejenak.

 

Perkembangan populasi manusia semakin pesat belakangan ini. Hal ini berdampak pada banyaknya suara yang akan ditimbulkan baik dari benda bergerak maupun dari benda yang diam. Tempat yang terlalu banyak suara tidak baik untuk kesehatan jiwa maupun raga. Sesekali kamu perlu pergi ke tempat-tempat yang sepi dan jauh dari peradaban manusia.

Kamu bisa mencari ketenangan dengan pergi berlibur ke daerah pegunungan atau ke pulau terpencil. Menghabiskan beberapa hari di tempat yang sepi dapat membuat tubuhmu terasa lebih relaks dan jauh dari stres.

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:27 pm

    Keheningan akan mengurangi ketegangan dan kebuntuan, tapi gak boleh terlalu lama dalam kondisi yang hening takutnya kesambet …. wkwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Tanpa Sadar Kita Sering Melakukan Sikap-sikap Egois Ini Hingga Membuat Orang Lain Menjauh

http://laruno.com/karir/tipskarir-cara-bijak-mengahadapi-rekan-yang-menyebalkan/

Hampir semua orang ingin menjadi sosok yang terbaik, peduli dengan sekitarnya dan penuh semangat. Pada kenyatanya sosok ideal seperti itu tidak bisa selalu ditemukan. Bahkan ada beberapa orang yang tidak menempatkan hal itu sebagi prioritas.

Berteman dengan orang yang memiliki perangai buruk memang kurang menyenangkan. Kamu pun sulit untuk menemukan kenyamanan saat menjalin interaksi dengannya. Kalau sudah begini alih-alih ingin menjadikannya sahabat dekat, orang pun buru-buru menjauh darinya. Beberapa sikap tak baik ini harus kamu hindari. Sebaiknya kamu juga menjauh dari orang yang gemar bersikap seperti ini.

Kamu Tak Pernah Peduli Pada Orang Lain. Kamu Hanya Fokus Pada Dirimu Sendiri. Bisa Dibilang Kamu Egois!

Kamu hanya peduli tentang kamu dan kepentinganmu saja. Kamu tak mau tahu dengan orang-orang yang berada disekitarmu. Bahkan seringkali kamu  tak memberikan kesempatan kepada lawan bicaramu untuk berkata. Kalau kamu seperti ini akan lebih baik bila segera berubah sebelum satu per satu temanmu angkat kaki.

Kamu Hanya Menilai Orang Lain Dari Penampiannya!

Kamu terbiasa menilai orang lain dari tampilanny saja. Padahal kecantikan abadi justru datang dari hati. Kalau kamu seperti ini, segera rubah pola pikirmu. Mulai belajar lebih bijak menilai orang lain.

Segala Sesuatu Dalam Hidup Kamu Anggap Kompetisi. Kamu Tak Rela Bila Ada Yang Lebih Baik Darimu

Apakah kamu orang yang selalu menganggap diri sendiri merasa lebih dari orang lain? Kamu tak akan membiarkan orang lain untuk mengalahkanmu, bahkan sekalipun itu teman kamu sendiri. Jika seperti itu kamu memang bukan orang yang asyik untuk diajak berteman. Kamu harus bisa lebih peduli pada teman-temanmu dan membiarkan mereka merasa bangga pada kemampuannya

Bagimu Teman Berarti Musuh. Kamu Tak Segan Untuk Menjatuhkan Mereka Dari Belakang

Alih-alih mengangap teman sebagai partner yang saling mendukung, justru kamu menanggap mereka sebagai musuh kamu. Kamu tak segan untuk berkonflik dengan teman-temanmu. Bahkan pertengkaran sengit dengan teman nyaris selalu mewarnai harimu. Kamu tak segan menjatuhkan teman demi bisa mencapai tujuanmu. Tak heran bila tak ada orang yang tahan lama bertahan denganmu.

Kamu Menuntut Orang Lain Untuk Menganggapmu Penting

Kamu tak ragu untuk mempertanyakan seberapa penting dirimu bagi orang lain. Tentu saja pertanyaan ini akan membuat teman-temanmu merasa tak nyaman. Kamu ingin orang lain menganggapmu sepenting yang kamu mau. Kamu juga akan marah bila teman-temanmu tak melibatkan kamu dalam momen penting mereka. Sudahlah, kehidupan temannmu tak hanya berpusat di kamu!

Bersikap Layaknya Seorang Bos Hanya Akan Membuat Orang-orang Menjauh Darimu

Kamu selalu menganggap dirimu paling penting diantara teman-temanmu. Setiap keputusan penting yang diambil teman-temanmu harus berdasarkan persetujuanmu. Kamu juga selalu membuat orang lain berada dikendalimu. Ayolah berhenti melakukan ini sebelum orang-orang menjauhimu!

Bahkan Kamu Pun Enggan Jujur Pada Dirimu Sendiri

Kejujuran adalah hal terbaik yang bisa kamu lakukan untuk menghargai orang-orang disekitar kamu. Tak heran saat kamu tak bisa jujur pada dirimu sendiri, kamu bukanlah orang yang asyik untuk diajak berteman. Tak bisa jujur pada sendiri, berbohong dan membuat citra palsu hanya akan membuat kamu dijauhi teman-temanmu.

Kamu Tak Segan Untuk Berkata Kasar Dan Mempermalukan Teman-teman Kamu Di Depan Orang Banyak

Jika kamu menganggap bahwa berkata kasar dan suka mempermalukan teman-teman kamu di depan orang banyak adalah hal lumrah, sepertinya kamu harus mulai mengubah pola pikir kamu dari sekarang. Mungkin ada saatnya kamu tak setuju dengan pendapat teman-teman kamu, namun hal ini tak lantas membuat kamu memiliki hak untuk berkata kasar pada temanmu. Ini bukan hal baik yang bisa kamu lakukan. Bersikaplah lebih bijak!

Gayanya Sih Sok Mandiri, Alih-alih Bisa Mengurus Diri Sendiri, Nyatanya Kamu Lebih Sering Merepotkan Teman Kamu

Seberapa sering kamu meminta bantuan dari temanmu? Jika cukup sering, apakah kamu juga tak segan mengulurkan bantuaan pada temanmu saat dia membutuhkannya? Jika tidak berarti kamu belum memiliki kualitas menjadi teman yang baik. Setiap teman berbuat baik hendakknya kamu membalasnya dengan perbuatan baik. Bila kamu masih merasa segan untuk itu, kamu bukan teman yang asyik. Tidak heran bila kamu kerap dijauhi orang.

Selalu Berpikir Negatif. Siapa Sih Yang Betah Berteman Lama-lama Dengan Orang Yang Selalu Pesimis?

Memiliki pola pikir negatif dalam memandang dunia hanya akan membuat kamu dijauhi teman-temanmu. Belum lagi mental pesimis yang hanya akan membuat kamu terlihat menyedihkan. Bangkit dan hadapi hidup ini dengan berani! Selalu berpikiran negatif hanya akan membuatmu dijauhi orang.

Jika kamu merasa beberapa sikap tersebut ada pada diri kamu, segera bangkit dan perbaiki diri kamu. Bukankah tak ada gunanya mempertahankan sikap buruk!

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:27 pm

    Keheningan akan mengurangi ketegangan dan kebuntuan, tapi gak boleh terlalu lama dalam kondisi yang hening takutnya kesambet …. wkwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Menunda Pekerjaan Itu Artinya Kamu Sedang Menangguhkan Suksesmu. Atasi Dengan Cara Ini

Dua hal yang sering menjadi hambatan dalam bekerja adalah memulai pekerjaan dan menjaga fokus saat bekerja. Pekerjaanmu tidak akan segera dimulai jika kamu masih saja terus menunda-nunda pekerjaanmu.

Kebiasaan menunda-nunda pekerjaan adalah sesuatu yang buruk, jika dibiarkan kebiasaan ini akan mendarah daging dan akhirnya kamu sulit untuk jadi produktif.

Yuk, mulai sekarang hindari kebiasaan menunda-nunda pekerjaan agar waktu yang kamu miliki berguna lebih efisien dan bermanfaat! Ini 9 cara yang bisa membantumu untuk terhindar dari kebiasaan menunda-nunda pekerjaan.

Kamu Bisa Memulainya Dengan Mencicil Pekerjaan Dan Mengatur Jadwalmu

Melihat pekerjaan yang menumpuk memang menyebalkan dan seringkali membuat kita down duluan. Tetapi, jika ingin cepat selesai dan terhindar dari omelan bos, kamu bisa mengerjakan pekerjaan tersebut dengan cara mencicilnya, kemudian atur jadwal untuk mengerjakannya.

Misalnya, kamu punya 4 pekerjaan yang berbeda-beda namun harus selesai dalam waktu satu bulan. Kamu bisa mencicilnya satu persatu dengan cara, pekerjaan 1 dikerjakan di minggu pertama, pekerjaan 2 dikerjakan pada minggu kedua, pekerjaan 3 dikerjakan pada minggu ketiga, dan pekerjaan keempat dikerjakan di minggu keempat.

Dengan mencicil, pekerjaan kamu akan selesai pada waktunya. Kamu pun terhindar dari omelan bos yang galak.

Hindari Segala Hal Yang Mengalihkan Fokusmu Saat Melakukan Pekerjaan

Sebisa mungkin hindari sumber-sumber yang membuat perhatian kita jadi tidak fokus saat bekerja. Sumber yang paling sering membuat kita tidak fokus adalah smartphone dan media sosial. Sebisa mungkin hindari kedua hal itu saat bekerja. Ketika pekerjaanmu sudah selesai, barulah kamu bisa kembali menggunakannya dengan leluasa.

Letakan smartphone sejauh mungkin dari pandangan saat kita sedang bekerja, pastikan kamu sudah menyetelnya dalam mode silent agar tidak ada suara-suara mengganggu yang dapat memecah fokus. Kemudian, tutup semua akun media sosial yang kamu punya saat sedang bekerja.

Pilihlah Tempat Yang Nyaman Untuk Melakukan Pekerjaan Agar Kamu Semakin Fokus

Tempat yang nyaman saat bekerja adalah faktor penting agar kita tetap fokus. Untuk itu, pilih atau buatlah tempat kerja yang nyaman untuk dirimu sendiri. Jika tempat untuk melakukan pekerjaan sudah tidak nyaman, bagaimana kamu bisa fokus bekerja? Bila perlu tambahkan wewangian aromatheraphy di sekitar tempatmu untuk membantumu tetap konsentrasi saat bekerja.

Jangan Terlalu Banyak Berpikir, Kerjakan Tanpa Banyak Mengeluh

Kebiasaan yang sering membuat kita menunda-nunda pekerjaan adalah karena kita terlalu banyak berpikir. Banyak berpikir tentang pekerjaan yang menumpuk, banyak berpikir tentang kerjaan yang tak kunjung selesai dan sebagainya.

Padahal, kuncinya satu. Kerjakan saja! Tanpa banyak mengeluh. Pekerjaan tersebut tidak akan selesai jika kamu tidak mengerjakannya. Tidak usah memikirkan terlalu banyak hal, ambil laptop kamu sekarang dan kerjakan sebaik yang kamu bisa!

Bekerjalah Sesuai Dengan Ritmemu. Kamu Bisa Memilih Waktu Yang Menurutmu Paling Nyaman Untuk Bekerja

Kenali dirimu sendiri, temukan ritme kerja yang paling sesuai dengan kepribadianmu. Ketahui kapan waktu yang paling produktif bagi kamu untuk berpikir dan bekerja? Pagi? Siang? Malam? Jika sudah tahu, manfaatkan waktu tersebut untuk menuntaskan kewajiban.

Mengetahui ritme yang paling cocok untukmu, kamu akan lebih mudah untuk mengatur waktu dan kesempatan yang paling bermanfaat untuk produktivitasmu.

Agar Tak Terasa Berat, Bagi Pekerjaanmu Menjadi Beberapa Bagian Sesuai Yang Kamu Inginkan

Jika kamu merasa berat mengerjakan satu pekerjaan sekaligus, pecahlah menjadi beberapa bagian yang kecil-kecil. Misalnya, kamu punya satu tugas besar soal analisis keuangan suatu perusahaan, cobalah untuk mulai mengerjakan dari hal yang paling mudah, kemudian ke bagian paling sulit. Jika kamu merasa lelah, ada baiknya istirahat sambil sesekali mengumpulkan data untuk kepentingan analisismu.

Jika Pekerjaanmu Masih Terasa Berat, Cari Partner Untuk Bekerja Sama Agar Bisa Dilakukan Dengan Cepat

Jika dirasa bekerja sendiri terasa berat, cobalah minta bantuan seorang rekan untuk membantu menyelesaikannya secara bersama-sama. Bekerja sendirian bisa membuat kamu selalu mencari alasan untuk menunda-nunda, tetapi jika ada rekan yang membantu, bukan saja pekerjaan tersebut jadi lebih ringan tapi juga ada yang membantu untuk mengingatkan. Carilah rekan yang bisa diandalkan.

Beri Penghargaan Pada Diri Sendiri Ketika Berhasil Menyelesaikan Tugas 

Siapa sih yang tidak suka diberi penghargaan? Meski diberikan dari sendiri dan untuk diri sendiri, sebuah penghargaan bisa membuat kita termotivasi untuk menuntaskan pekerjaan sampai selesai. Misalnya, jika kamu telah selesai mengerjakan tugas dari kantor, kamu berhak mentraktir dirimu makan di restoran favoritmu.

Bekerja Keras Memang Akan Membuatmu Semakin Dekat Dengan Kesuksesan, Namun Cukup Istirahat Juga Tak Kalah Penting

Terakhir, dan juga penting adalah jangan lupa untuk tidur yang cukup. Seringkali penyebab dari kebiasaan suka menunda-nunda adalah karena kita terlalu lelah untuk melakukan satu pekerjaan. Kelelahan mengakibatkan kita malas, malas membuat kita jadi menunda-nunda, jika terus begitu maka pekerjaan pun jangan harap bisa selesai.

Pastikan dirimu mendapat tidur yang cukup agar produktivitasmu tidak terganggu dan tidak mudah terserang penyakit. Jika bisa 8 jam setiap hari, namun jika tidak bisa tidur selama 8 jam, asalkan kamu tidur selama beberapa jam saja, itu sudah cukup untuk menjaga tubuh tetap fit.

 

 

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:27 pm

    Keheningan akan mengurangi ketegangan dan kebuntuan, tapi gak boleh terlalu lama dalam kondisi yang hening takutnya kesambet …. wkwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Tak Melulu Soal Perasaan Terluka, Ini Pelajaran yang Bisa Kamu Petik Setelah Putus Cinta

Siapa sih yang ingin putus cinta? Selain membuat perasaan jadi sedih, hati perih, dan pikiran pun risih, sebagai manusia biasa, kita pasti akan merasa amat kehilangan ketika dihadapkan bahwa diri ini harus berpisah dengan orang yang dicinta.

Tetapi, jangan terlalu berburuk sangka atau menyalahkan keadaan karena kamu sekarang sedang mengalami putus cinta. Semua hal di dunia pasti ada hikmahnya, termasuk putus cinta. Inilah yang akan dapat setelah kamu merasakan pedihnya putus cinta dengan orang lain.

Kamu yang Tadinya Hanya Fokus Memabahagiakan Orang Lain, Kini Jadi Bisa Lebih Menghargai Diri Sendiri

Tidak jarang, banyak diantara kamu yang terjebak dalam cinta yang salah. Kamu masih tetap saja bertahan dalam hubungan asmara yang tidak sehat hanya karena kamu merasa bahwa kamu mencintainya. Meskipun pada kenyataannya kamu tidak menerima balasan yang sesuai atas cintamu padanya, seperti terus menerus dihina, selalu disakiti secara fisik dan sebagainya. Kamu selalu saja bertahan meski diperlakukan buruk oleh orang lain, dan berpikir bahwa dia akan berubah pada waktunya.

Berpisah adalah jalan yang terbaik. Saat berpisah darinya, pandanganmu akan lebih terbuka. Kamu bisa lebih menghargai diri sendiri, bahwa kamu juga manusia biasa yang layak disayangi dan diperlakukan dengan baik.

Kini Waktumu Tak Hanya Dihabiskan Hanya untuk Satu Orang Saja. Waktu dengan Keluarga dan Sahabat Jadi Lebih Banyak

Saat masih berpacaran dengannya, waktumu selain lebih banyak dihabiskan dengan urusan kantor, juga dihabiskan hanya dengan si dia. Tidak hanya di hari biasa saja, bahkan pada saat hari libur dan hari raya kamu sibuk menghabiskan waktu dengan kekasihmu sehingga lupa pda keluarga dan sahabat.

Ketika sudah putus cinta, baru kamu sadar akan kehadiran keluarga dan sahabat-sahabatmu yang tidak akan pernah pergi meninggalkanmu dan selalu ada di saat kamu dalam keadaan susah.

Nah, kini setelah putus cinta kamu bisa lebih banyak quality time bersama anggota keluarga maupun sahabatmu yang tidak pernah bisa digantikan dengan apapun.

Kamu Jadi Tahu Bahwa Selama Ini Dia Bukanlah Jodohmu

Jangan terlalu lama larut dalam kesedihan karena mengalami putus cinta. Dari kejadian ini kamu jadi paham bahwa dia bukanlah jodohmu. sekeras apapun kamu berusaha dan bertahan, jika dia memang tidak ditakdirkan untukmu terimalah kenyataannya. Toh masih banyak wanita dan pria di luar sana yang bisa kamu kenal dan dekati.

Berpikirlah secara positif setelah putus cinta. Kamu jadi bisa berkenalan dengan orang lain tanpa takut ada yang cemburu atau melarangmu. Kesempatan untuk bertemu jodohmu yang sebenarnya pun bisa jadi lebih besar asal kamu mau tetap membuka hati setelah putus cinta.

Pemikiranmu akan Sesuatu yang Berhubungan dengan Cinta Jadi Lebih Dewasa

Ketika putus cinta, kamu telah belajar banyak hal dari hubungan yang sebelumnya. Dari putus cinta itulah kamu jadi tahu kesalahan apa yang sebaiknya tidak kamu lakukan agar tidak terulang kembali di masa yang akan datang. Setelah putus cinta, kamu telah melalui satu tahapan untuk menjadi manusia yang lebih matang. Tidak berpikiran seperti anak-anak lagi dan cenderung bertindak hati-hati saat melakukan apapun di masa depan.

Trauma yang kamu alami saat putus cinta bisa dijadikan motivasi untuk berperilaku lebih baik, terhadap orang yang kamu sayangi, jangan malah membuatmu jadi menutup diri.

Kamu Belajar untuk Menerima Kenyataan Hidup

Ketika putus cinta, kamu belajar tentang kenyataan hidup. Tidak selamanya hidup ini akan berjalan sesuai yang kamu inginkan, termasuk soal cinta. Mungkin kamu merasa awalnya hubungan kamu dan dia akan berjalan sempurna dan berakhir bahagia, tetapi pada nyatanya kalian tidak berjodoh. Dia yang kini telah menikah dan hidup bersama orang lain, ia telah meninggalkanmu.

Jika sudah demikian, hal yang harus kamu lakukan adalah move on. Bangkit kembali dan jalin hubungan baru dengan orang lain. Berkenalan dengan orang baru akan membuka wawsanmu lebih luas dan memberimu pengalaman baru yang belum pernah kamu tahu sebelumnya. Ingat, jangan pernah menutup diri setelah putus cinta ya. Waktumu hanya sedikit di dunia ini, jadi maksimalkanlah waktu yang ada.

Kesempatan untuk Mengenal Orang Yang Lebih Baik Pun Jadi Terbuka

Nah, usai putus cinta adalah kesempatan emas untukmu berkenalan dengan orang yang lebih baik. Tidak ada salahnya ikut bergabung dengan komunitas yang sehobi denganmu, atau komunitas yang bergerak di bidang sosial. Membiarkan dirimu lebih berkembang adalah salah satu cara tepat untuk move on.

Selalu ada sisi positif dari setiap kejadian di dunia ini. Tuhan tidak akan pernah memberi cobaan yang tidak bisa dilalui oleh hambanya. Ketika kamu putus cinta, jangan anggap hal tersebut sebagai akhir dunia. Jadikanlah momen ini sebagai cara untuk memotivasi diri menjadi lebih baik lagi.

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:27 pm

    Keheningan akan mengurangi ketegangan dan kebuntuan, tapi gak boleh terlalu lama dalam kondisi yang hening takutnya kesambet …. wkwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top