Spirituality

Kamu Merasa Waktu Berjalan Begitu Cepat? Hindarilah 10 Kegiatan yang Hanya Membuang Waktu

Kamu selalu merasa bahwa waktu berjalan begitu cepat, padahal kamu belum melakukan segala sesuatu secara maksimal. Dalam sehari, manusia memiliki waktu yang sama yakni 24 jam dalam 1 hari. Jika kamu merasa masih kurang, mungkin kamu belum memanfaatkannya dengan optimal.

Bisa jadi tanpa kamu sadari, kamu telah melakukan kegiatan yang membuang-buang waktu. Kebiasaan-kebiasaan ini membuat waktu berharga terbuang sia-sia. Agar kamu bisa memanfaatkan waktu dengan maksimal, sebaiknya kamu menghindari kebiasaan ini.

MENGHABISKAN WAKTU LUANG YANG SANGAT SEDIKIT DENGAN MENONTON TV

Penyebab yang paling sering membuat waktu seseorang jadi terbuang percuma ialah terlalu banyak menonton televisi. Ya, memang di dalam televisi banyak sekali hiburan yang disuguhkan, tetapi kebanyakan isinya adalah sesuatu yang tidak mendidik dan bermanfaat. Sebagian besar acara televisi didominasi oleh sinetron, reality show, talkshow, dan drama.

Daripada membuang waktumu menonton televisi, lebih baik gunakan internet sebagai media penghiburmu. Menjelajah internet kita bisa mendapatkan banyak hal, tidak hanya hiburan, tetapi pengetahuan-pengetahuanbaru yang bersumber dari artikel, gambar, maupun video. Tapi ingat, gunakan internet dengan bijak ya!

MEMAKSA MENANG DALAM SETIAP DEBAT, WAKTUMU HANYA TERBUANG UNTUK KEGIATAN TIDAK PENTING

Kamu selalu memaksakan diri untuk menang dalam setiap perdebatan. Sifat egois dan keras kepalamu akhirnya malah membuang-buang waktu. Setelah menang perasaan apa yang kamu dapat? Hanya puas saja bukan? Percuma jika kamu bahagia tetapi orang-orang di sekitarmu malah kesal atau tidak merasa bahagia atas kemenangan yang kamu peroleh. Kurangi sedikit ego, dan coba menerima pendapat orang lain. Mendengarkan pendapat orang lain akan membantumu mendapat pengetahuan baru.

MELAKUKAN PEKERJAAN YANG TIDAK KAMU SUKAI ATAU TIDAK SESUAI PASSION KAMU

Membuang waktu yang paling efektif adalah dengan melakukan sesuatu yang tidak kamu sukai tapi tetap dikerjakan. Kamu mengerjakan pekerjaan tersebut hanya untuk membahagiakan orang lain, dan mengabaikan kebahgiaan dirimu sendiri. Hidupmu tidak bermakna karena melakukan semuanya serba terpaksa. Belajarlah menolak berbagai permintaan yang tidak kamu sukai. Berikan mereka pengertian yang baik mengapa kamu sampai menolak permintaan mereka, dengan begitu mereka akan lebih memahami kamu dan kamu pun bisa berhenti membuang-buang waktu. Orang sukses adalah orang yang mengatakan “tidak” terhadap hampir semua tawaran.

SELALU MENGELUH DENGAN PERUBAHAN YANG TERJADI DALAM HIDUPMU

Kebiasaan sering mengeluh tanpa kamu sadari telah membuang banyak waktumu. Ketika mengeluh, perasaan memang jadi lega. Tetapi kalau keseringan mengeluh tentang perubahan yang terjadi dalam hidupmu, itu sama sekali tidak ada manfaatnya. Lima menit waktu yang kamu pakai untuk mengeluh dama dengan 5 menit kamu membuang waktumu untuk bersyukur.

TERLALU BANYAK AKTIF DI SOSIAL MEDIA

Dunia yang serba internet seperti sekarang ini, mengakses media sosial jadi lebih gampang. Didukung dengan sinyal yang kencang, kegiatan pamer di sosmed jadi lebih asyik. Tapi, secara tidak sadar banyak waktu yang telah terbuang karena terlalu sering aktif di media sosial. Kalau untuk urusan bisnis atau pekerjaan tidak masalah, tetapi jika hanya untuk menunjukan eksistensi itu kegiatan yang tidak terlalu bermanfaat. Lihat saja, apa yang kamu dapatkan setelah update status? Kebahagiaan? Jempol? Love? Komentar? Coba deh kegiatan update sosmed itu kamu alihkan dengan melakukan pekerjaan yang bermanfaat, kamu pun akan mendapatkan manfaat yang lebih berguna juga.

KAMU BERPURA-PURA BERGAUL DAN MENYUKAI ORANG-ORANG YANG ADA DI SEKITARMU

Buat apa membuang waktumu percuma hanya untuk bergaul dengan orang-orang yang sebenarnya tidak kamu suka? Hidupmu terlalu singkat untuk dihabiskan hanya untuk berteman dengan ornag yang tidak memberi manfaat pada hidupmu. Alhasil, waktumu hanya terpakai sia-sia untuk menyenangkan orang lain. Untuk membuat orang suka akan keberadaanmu. Ujungnya kamu akan lelah karena berusaha membuat orang-orang untuk menyukaimu dengan susah payah. Hingga pada akhirnya,kamu jadi kehilangan diri sendiri.

MEMBUAT MASALAH YANG DIBUAT-BUAT

Seseorang biasanya akan menciptakan masalah palsu atau yang dibuat-buat untuk menghindari masalah lainnya. Hal ini malah berbahaya dan cuma membuang-buang waktu saja. Ada baiknya, jika kamu mempunyai masalah, hadapilah dengan berani dengan tubuh yang tegap. Masalahmu tidak akan selesai jika terus menghindarinya. Kalaupun ada resiko hadapilah! Setidaknya hatimu akan lebih tenang karena telah menghadapi satu permasalahan yang selama ini menggentayangimu.

TERLALU BANYAK MEMBICARAKAN KEBURUKAN ORANG LAIN

Mengobrol selama itu bermanfaat dan menambah pengetahuan sih tidak masalah, malah dianjurkan agar kamu semakin pintar. Tapi jika ujungnya kamu malah membicarakan keburukan orang lain dan obrolan-obrolan yang gak jelas, lebih baik tinggalkan atau diam. Membicarakan sesuatu yang jelek tentang orang lain tidak akan memberi manfaat apapun untukmu.  Sama saja kamu membuang waktumu yang berharga. Coba bayangkan efek tidak bergosip, pekerjaanmu akan selesai lebih cepat. Jika pekerjaan selesai lebih cepat, waktu bersantai yang lebih lama pun bisa kamu dapatkan.

Daripada kamu menyakiti hati orang dengan menggosipkannya, lebih baik ubah kebiasaan itu menjadi sesuatu yang bermanfaat.

1 Comment

1 Comment

  1. BoedyWp82

    April 4, 2017 at 10:52 am

    WAKTU Seperti SUNGAI,,,
    KITA Tidak Bisa Menyentuh Air Yang Sama Untuk Kedua Kalinya Karena Air Yang Telah Mengalir Akan Terus Berlalu dan Tidak Akan Pernah Kembali.
    Untuk Itu Manfaatkan WAKTU Sebaik-Baiknya dan Buat Hidup ini Lebih Berarti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Pertanyaan Pada Diri Sendiri, Sudahkah Kita Bersyukur Untuk Hari Ini?

Bersyukur itu mudah dikatakan tapi sungguh, tak mudah dilakukan. Karena kadang kita terlalu sibuk memperhatikan apa yang tidak kita miliki. Sekaligus juga kita kerap terpana dengan yang sudah dimiliki orang lain.

Sesungguhnya hal tersebut wajar. Kita memang dititipkan nafsu yang mendorong kita menginginkan hal yang belum kita miliki. Namun kalau tak dikontrol hal itu bisa saja mengkonsumsi kepribadian kita. Malah nanti kita selalu merasa kurang dan kosong.

Mungkin kita perlu berhenti sejenak. Merenung memikirkan apa yang membuat kita berada di sini saat ini. Tak perlu merogoh jauh ke belakang atau menatap jauh ke depan. Cukup mensyukuri hari ini.

Hidup Dengan Keluarga Yang Saling Menyayangi Dan Lingkungan Yang Aman

Berada diantara keluarga yang saling menyanyangi membuat kita lebih giat untuk menghitung berkah yang sudah kita terima, lihatlah mereka yang kehilangan orang yang disayangi dalam hidupnya entah itu karena kesakitan, maut atau direnggut oleh bencana alam di lingkungannya. Kehilangan orang yang disayangi dalam hidup menjadi penderitaan batin yang tak tertandingi, bahkan membayangkannya saja kadang sudah membuat hati kita tercabik. Bersyukurlah kita yang masih hidup bersama dengan keluarga yang lengkap dengan nyaman.

Punya Tempat Tinggal Dan Bisa Makan Setiap Hari

Berterimakasihlah kepada sang pemberi hidup karena memberikan kita rumah untuk tinggal dan bisa makan setiap harinya, bandingkan dengan mereka yang sama sekali tidak memiliki rumah untuk tinggal. Berpindah-pindah hanya untuk merebahkan tubuh yang kelelahan, berjuang bertaruh nyawa untuk memenuhi rasa lapar akan sesuap nasi.

Tapi kita tak pernah menganggap hal ini penting. Bahkan masih sering mengeluh dan khawatir ke orang lain, soal apakah kita bisa makan esok hari.  Kita perlu ingat budayawan Sujiwo Tejo khawatir besok tak bisa makan saja, itu sudah menghina Tuhan. Bukankah ini saatnya kita mensyukuri apa yang ada di depan meja makan kita saat ini?

Mendapat Kesempatan Merasakan Pendidikan Dan Memiliki Pekerjaan

Percaya atau tidak memang tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama dalam hidup, kesempatan untuk merasakan pendidikan salah satunya. Kita harus mensyukuri hal ini dengan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya karena tak semua orang bisa merasakan pendidikan yang sama. Sebagian dari mereka bahkan tak pernah tau apa itu pendidikan yang sebenarnya, mereka tidak seberuntung kita yang bisa mendapatkan pendidikan bahkan hingga ke pekerjaan.

Selalu melihat hidup oranglain yang terlihat sempurna dan membandingkannya dengan hidup kita hanya akan membuat kita banyak mengeluh dan meminta. Yang sadar atau tidak kita sering kali lupa jika masih ada orang yang tidak seberuntung kita. Bersyukurlah untuk hidup dengan segala kelebihan dan kekurangannya, akuilah bahwa segala yang ada dalam hidup kita adalah hal yang patut untuk disyukuri karena tak semua orang bisa mendapatkan apa yang kita miliki sekarang ini.

1 Comment

1 Comment

  1. BoedyWp82

    April 4, 2017 at 10:52 am

    WAKTU Seperti SUNGAI,,,
    KITA Tidak Bisa Menyentuh Air Yang Sama Untuk Kedua Kalinya Karena Air Yang Telah Mengalir Akan Terus Berlalu dan Tidak Akan Pernah Kembali.
    Untuk Itu Manfaatkan WAKTU Sebaik-Baiknya dan Buat Hidup ini Lebih Berarti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Cinta Tak Perlu Dipaksakan, Jangan Halangi Kebahagiaanmu

Sesuatu yang bersifat sementara, bukan berarti  tak bermakna. Demikian juga dengan sebuah hubungan. Memang sulit sekali untuk menerima kenyataan bahwa suatu hubungan harus berakhir, tapi apakah mempertahankannya menjadi pilihan yang tepat? Apalagi bila kamu tahu hubungan tersebut tidak akan berakhir di jalan yang kamu inginkan.

Jangan Karena Takut Sendiri, Kamu Mempertahankan Hubungan yang Sudah Rapuh

Kembali sendiri lagi setelah lama berpasangan memang tidak menyenangkan. Terbiasa ada yang menemani, memberi perhatian. Tapi bukan berarti karena hal ini kamu harus mempertahankan rasa sakit berada di hubungan yang tidak membuatmu bahagia lagi. Percayalah, bahwa sendiri itu lebih baik daripada berdua tapi tidak bahagia.

Semua Teman-Teman Sudah Menikah, Tapi Aku Putus Lagi..

Pernikahan bukanlah perlombaan. Statusmu bukanlah sesuatu yang harus dipaksakan. Bila saat ini waktumu untuk sendiri, maka nikmatilah. Semua orang memiliki masanya masing-masing, akan tiba juga saatmu untuk berbahagia bersama pasanganmu nantinya. Tentunya hal ini harus dimulai dari keberanianmu untuk menghentikan diri memaksakan cinta yang tidak seharusnya lagi dilanjutkan.

Jangan Halangi Dirimu Menemukan Cinta yang Lebih Baik

Saat kamu mati-matian mempertahankan hubungan yang sudah tidak bisa lagi dilanjutkan, kamu sebenarnya menghalangi dirimu untuk kebahagiaan yang lebih baik. Kamu tidak tahu kan, di luar sana ada orang yang siap memberikanmu cinta yang layak kamu dapatkan, hubungan yang akan membuatmu lebih bahagia? Ayo beranikan dirimu, sudahi hubungan yang tidak membuatmu bahagia demi kebahagiaan dirimu sendiri di masa depan.

Kesedihanmu Akan Segera Berganti dengan Kebahagiaan Bila Kamu Berani Memulai Langkah Baru

Tidak mungkin tidak sedih saat mengakhiri suatu hubungan. Semua kenangan yang kamu miliki bersamanya, itu akan tetap ada di hati dan pikiranmu. Tapi biarkanlah itu jadi masa lalumu, nikmati semua kesedihan itu sekarang. Berani memulai langkah baru, maka kesedihanmu akan segera berganti dengan kebahagiaan. Hidup terus berputar, kamu tidak mungkin akan berada di posisi sedih terus menerus. Pelangi akan hadir setelah hujan badai, dan ketika bahagia, kamu akan menyadari kesedihan itu perlu untuk jadi bahan pelajaran di hubungan selanjutnya.

1 Comment

1 Comment

  1. BoedyWp82

    April 4, 2017 at 10:52 am

    WAKTU Seperti SUNGAI,,,
    KITA Tidak Bisa Menyentuh Air Yang Sama Untuk Kedua Kalinya Karena Air Yang Telah Mengalir Akan Terus Berlalu dan Tidak Akan Pernah Kembali.
    Untuk Itu Manfaatkan WAKTU Sebaik-Baiknya dan Buat Hidup ini Lebih Berarti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiration

Bebaskan Dirimu, Mulailah Hidup Tanpa Tergantung Pengakuan Orang Lain

Mencari pengakuan dari orang lain adalah kecanduan yang sangat berbahaya. Hal ini begitu adiktif, dan saat kamu mulai melakukannya, kamu akan ingin mengulanginya lagi dan lagi. Saat kamu butuh pengakuan dari orang lain, kamu memberi nilai pada opini mereka dibanding menghargai dirimu sendiri. Pendapat orang lain jadi lebih penting dari dirimu, dan inilah yang menjadikan hal ini pengalaman yang menyakitkan. Kamu jadi tidak bisa memutuskan apapun dalam hidupmu tanpa mendapat pengakuan dari orang lain. Akibatnya, kamu jadi mengorbankan mimpi-mimpi dan ambisimu demi pengakuan mereka.

Terus Mencari Pengakuan Orang Lain Membuat Dirimu Jatuh ke Lubang Kenegatifan

Akibat terus mencari pengakuan orang lain, kegiatanmu sehari-hari jadi menurun. Kamu malas melakukan hal-hal yang penting, karena takut dan khawatir akan pendapat orang lain mengenai apa yang kamu kerjakan. Ini mencegahmu mencapai hal-hal baik dalam hidup. Bila kamu berhasil mengatasi hal ini, dan melakukan apapun yang kamu sukai tanpa perlu pengakuan dari orang lain, kamu akan merasa lebih bebas. Hidupmu akan terasa lebih ringan, karena kamu akhirnya terlepas dari rasa ingin diakui.

Mulailah Menerima Dirimu Apa Adanya

Mencari pengakuan dari orang lain biasanya diawali dengan kurangnya rasa percaya diri. Selalu merasa dirimu kurang, sehingga butuh pendapat orang lain untuk membuatmu merasa lebih baik. Percayalah, dirimu itu baik apa adanya. Semua keputusan-keputusan yang kamu buat dalam hidup adalah yang terbaik untukmu, dan tidak ada seorangpun yang berhak menghalangimu mencapai yang terbaik, begitu juga dirimu sendiri.

Perlahan, Jalani Hidup Tanpa Perlu Pengakuan dari Orang Lain

Tak perlu terburu-buru. Secara perlahan, kamu pasti bisa memulai kembali hidupmu tanpa perlu pendapat dari orang lain. Ketika membuat keputusan dalam hidupmu, cek sendiri dengan dirimu apakah itu keputusan yang baik, bukan menanyakan kepada orang lain. Ingatlah itu adalah pilihanmu, dan hanya kamu yang berhak untuk memberikan pengakuan untuk dirimu sendiri.

Percayalah, hidup tanpa tergantung dengan pengakuan orang lain akan membuatmu terasa lebih ringan dan bebas. Lambat laun, percaya dirimu akan kembali dan kamu akan menjadi pribadi yang kuat dan tangguh.

1 Comment

1 Comment

  1. BoedyWp82

    April 4, 2017 at 10:52 am

    WAKTU Seperti SUNGAI,,,
    KITA Tidak Bisa Menyentuh Air Yang Sama Untuk Kedua Kalinya Karena Air Yang Telah Mengalir Akan Terus Berlalu dan Tidak Akan Pernah Kembali.
    Untuk Itu Manfaatkan WAKTU Sebaik-Baiknya dan Buat Hidup ini Lebih Berarti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top