Spirituality

Gak Pede Tiap Kali Ingin Bertindak? Atasi Sikap Pemalu Kamu Dengan Cara Ini

pemalu

Manusia punya sifat dan karakteristik yang berbeda-beda, ada yang punya kepercayaan diri yang tinggi, ada yang cuek, ada yang sombong, ada yang suka iseng, jahat, baik, dan sebagainya. Sifat pemalu dan tidak percaya diri termasuk ke dalam salah satu sifat yang dimiliki banyak orang.

Alasan seseorang mempunyai sifat yang tidak percaya diri dan pemalu biasanya karena tidak suka bergaul dengan orang lain atau sosialisasinya kurang, punya pengalaman buruk di masa lalu, takut berbuat salah, dan sebagainya.

Kalau sekarang kamu merupakan salah satu orang yang pemalu, sebaiknya ubah kepribadianmu itu. Kenapa? Karena tidak baik untuk masa depanmu. Untuk menumbuhkan rasa percaya diri dalam dirimu, ada cara yang bisa kamu lakukan.

SELALU INGAT KEPADA SANG PENCIPTA AGAR SELALU OPTIMIS MENJALANI HARI

Kunci untuk bisa percaya diri setiap hari yang pertama adalah selalu mengingat keberadaan Tuhan Yang Maha Esa. Bukannya sok religius, tetapi dengan mengingat Tuhan, kamu akan mendapatkan rasa percaya diri secara alamiah.

Terkadang banyak masalah yang menimpa hidup kita yang membuat kita jadi merasa tidak percaya diri. Masalah tersebut  seringkali membuat kita mumet dan stres. Jika demikian, mengingat Tuhan adalah cara yang tepat untuk membuat pikiran dan hati jadi adem. Rasa optimis bisa menjalani kerasnya hidup ini akan kamu dapatkan.

Tuhan merupakan pelindung terkuat yang dapat membuatmu bertahan saat menghadapi masalah sehari-hari. Tidak peduli seberapa besar masalah yang kamu hadapi, Tuhan akan menolongmu dengan caraNya. Jadi tidak ada alasan untuk kamu takut melakukan segala sesuatu dalam hidupmu.

KAMU TAHU KAN PENAMPILAN ITU PENTING? TERUS PERBAIKI PENAMPILANMU AGAR PERCAYA DIRI MENINGKAT

Penampilan adalah faktor penunjang kepercayaan diri bagi sebagian orang. Jika kamu termasuk orang yang suka minder di depan banyak orang, mungkin kamu bisa merubah sedikit penampilan. Berani tampil beda, bisa jadi cara efektif untuk menarik perhatian orang-orang yang ada di sekitarmu.

Contohnya gini, kamu adalah seorang mahasiswa cupu, kutu buku, dan tidak pernah bergaul dengan orang lain. Tetapi, satu saat kamu ingin sekali punya teman dan berbaur layaknya mahasiswa normal lainnya. Tapi, sayangnya kamu tidak pernah mendapat perhatian dari orang yang ada di sekitarmu.

Lalu, kamu putuskan untuk mencukur rambut, melepaskan kacamata, dan berdiri tegak sambil mengangkat kepala keesokan harinya. Kamu coba berbaur dan mengobrol lagi dengan beberapa kumpulan mahasiswa di kampus. Kemungkinan kamu akan mendapat tanggapan seperti ini,

“Bro, keren tuh gayanya. Bagi tipsnya dong!”

“Tampilan lo yang sekarang bagusan, keliatan lebih cerah. Abis potong rambut ya?”

Ketika kamu sudah mendapatkan perhatian karena seseorang menyadari perubahan penampilanmu. Kamu pun dapat dengan mudah bergaul.

Sesekali berani tampil beda tidak masalah, asalkan masih tetap menjadi diri kamu sendiri.

BUANG JAUH-JAUH PIKIRAN NEGATIF, INI PENYEBAB KAMU SELALU MINDER!

Pikiran negatif! Salah satu penyebab utama kenapa kamu merasa minder dan gak percaya diri dalam melakukan sesuatu. Dalam pikiranmu yang ada hanyalah ketakutan, takut salah, kegelisahan, dan sejumlah pikiran jelek lainnya. Pikiran negatif yang selalu ada di kepalamu membuat kamu jadi tidak bisa menghargai diri sendiri. Padahal kamu adalah orang yang berbakat. Ketika kamu merasa ragu dan takut, wajar jika pada akhirnya kamu selalu menjadi orang yang tertinggal karena tidak bisa menentukan sikap dan tidak berani mengambil keputusan.

JANGAN TAKUT MENYAPA ORANG BARU, BISA JADI ORANG BARU ITU MEMBIMBINGMU JADI LEBIH BAIK

Memang sekarang, di era yang serba gadget harus diakui komunikasi langsung  semakin berkurang, orang-orang pun mulai cuek berinteraksi dengan orang lainnya dan lebih memilih setia dengan gadgetnya. Tidak sedikit orang-orang yang pada akhirnya jadi anti sosial dan minder berbicara dengan orang lain yang belum dikenal.

Kamu bisa memulai untuk membangun kepercayaan diri dengan mencoba berani untuk menyapa orang-orang di sekitarmu. Pentingnya bergaul dengan orang-orang yang baru adalah kamu akan mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru. Bisa jadi, orang yang kamu sapa di pinggir jalan adalah seorang pengusaha terkenal yang sudah memiliki bisnis dimana-mana. Dari pengalamannya kamu bisa banyak belajar.

Kamu jadi memiliki teman mengobrol dan berbagi keluh kesah ketika berani memulai pembicaraan dengan orang lain, dibanding hanya menatap layar ponsel pintarmu seharian. Kepercayaan dirimu semakin meningkat seiring bertambahnya temanmu.

PERSIAPAN ITU PERLU, BUATLAH PERSIAPAN YANG MATANG SEBELUM MELAKUKAN SESUATU

Perasaan takut salah menjadi alasan klasik bagi sebagian orang yang minder atau gak PEDE saat ingin memulai suatu tindakan. Orang-orang seperti ini biasanya takut akan konsekuensi yang akan mereka terima saat berbuat kesalahan. Di dalam benak mereka, mereka berpikir lebih baik tidak melakukan apa-apa.

Pemikiran seperti itu jelas salah. Jika kamu tidak ingin melakukan kesalahan dalam setiap hal yang kamu lakukan, kamu bisa melakukan persiapan yang matang terlebih dahulu. Kamu bisa mempersiapkan rencana A-Z untuk menghadapi segala kemungkinan, dengan begitu rencanamu akan berjalan dengan lancar dan tidak perlu khawatir akan melakukan kesalahan kan?

Jika kamu mulai merasa tidak percaya diri, pikirkanlah sesuatu yang positif untuk memotivasi. Semua manusia pasti pernah berbuat salah, maka itu jangan ragu untuk bertindak dan berbuat salah, karena kamu masih bisa memperbaiki kesalahan tersebut di kesempatan berikutnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiration

Ini Bahayanya Jika Anak Dibebani Terlalu Banyak PR dari Sekolah!

http://health.detik.com/read/2014/03/29/140514/2540508/1301/hati-hati-ini-dampak-buruk-jika-anak-stres-karena-pr

Bermain adalah hak anak. Idealnya anak-anak mendapat cukup waktu untuk bermain. Selepas pulang sekolah adalah waktu yang yang diharapkan bisa digunakan anak-anak untuk bermain-main. Sayangnya tidak semua anak bisa merasakan hal itu.

Bila guru memberi PR terlalu banyak, anak jadi tak bisa bermain sepulang sekolah, PR yang banyak menuntut anak untuk tetap berkutat dengan pelajaran sekolah sekalipun mereka telah berada di rumah. Kalau sudah begini alih-alih meningkatkan prestasi anak, PR yang terlalu banyak justru memberikan dampak negatif bagi anak.

Anak-anak yang Terlalu Banyak Mengerjakan PR Memiliki Resiko Obesitas Lebih Tinggi

Beban PR yang terlalu banyak akan membuat anak kehilangan kesempatan untuk melakukan aktivitas fisik. Selepas jam sekolah pun mereka harus tetap memeras otak untuk menyelesaikan PR yang diberikan oleh guru. Kalau sudah begini bisa dipastikan tingkat stres mereka akan jadi lebih tinggi. Kalau sudah begini, kecenderungan untuk gemuk pun akan jadi lebih besar.

Hal ini terjadi karena seseorang yang tengah dalam kondisi stres atau kurang tidur biasanya cenderung akan makan lebih banyak karena pengaruh hormon. Kondisi ini semakin diperparah oleh minimnya kesempatan untuk melakukan aktivitas fisik. Kalau sudah seperti ini, resiko obesitas pun jadi kian tinggi.

Beban PR yang Kelewat Banyak Bisa Mengakibatkan Anak Lebih Mudah Sakit

Sudah bukan menjadi hal yang aneh lagi, beban PR yang banyak secara otomatis membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama. Konsekuensinya jam tidur anak jadi berkurang. Padahal berkurangnya jam tidur biasanya diikuti dengan melemahnya daya tahan tubuh. Dalam kondisi seperti ini anak akan lebih mudah terserang penyakit.

Pekerjaan Rumah yang Terlalu Banyak Tak Hanya Membuat Anak Rawan Stres, Seluruh Anggota Keluarga Juga Terkena Imbasnya

Dalam kondisi tertentu, anak kadang perlu didampingi saat mengerjakan PR. Mengerjakan PR yang kelewat banyak tidak hanya menjadi beban bagi anak, orang tua atau pengasuh pun bisa saja ikut stres. Belum lagi bila anak sakit, seisi rumah pun akan direpotkan.

Memberi PR berlebihan pada anak memang tidak efektif. Bukan saja menempatkan anak dalam kondisi yang rentan stres. Hal ini juga memiliki pengaruh negatif terhadap kesehatan anak. Kalau sudah begini, perlu dilakukan komunikasi antara orang tua dan guru demi mendapatkan pola pembelajaran yang tepat untuk anak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Business

Ternyata, Kecerdasan Emosional Jadi Faktor Penting Kesuksesan di Tempat Kerja

Pernahkah kamu mendengar pernyataan bila kecerdasan intelegensi tidak seberapa hebat dibandingkan dia yang mempunya kecerdasan emosi yang besar. Suatu penelitian yang dilakukan Carneigie Institute of Technology menunjukkan bahwa 85% kesuksesan finansial seseorang adalah karena kemampuan humanis. Seperti kepribadian dan kemampuan berkomunikasi, bernegosiasi dan memimpin, sementara itu pengetahuan teknis mengambil porsi 15%. Hal tersebut sudah membuktikan bahwa kecerdasan emosi seseorang sangat berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang.

Dalam sebuah survey builder career 2011 yang melibatkan lebih dari 2.600 manager perekrutan dan sumber daya manusia, 71% cenderung menyatakan bahwa mereka menghargai kecerdasan emosional pada karyawan yang melebihi IQ 75% mengatakan bahwa mereka lebih cenderung mempromosikan pekerja yang sangat emosional, dan 59% mengaku mereka telah melewatkan kandidat dengan IQ tinggi namun kecerdasan emosionalnya rendah.

Lalu adakah hubungannya perusahaan menempatkan standar yang tinggi untuk kecerdasan emosi. Kenapa kecerdasan emosi sangat penting dan berpengaruh besar terhadap pekerjaan?

Saat Masalah Datang, Mereka yang Memiliki Kecerdasan Emosi akan Menanggapinya dengan Tenang

Tekanan pada saat bekerja akan sangat sulit dihindari oleh siapa pun. Dan untuk menghadapi tekanan di tempat kerja dibutuhkan kemampuan untuk mengelola emosi kita. Orang yang memiliki tingkat kecerdasan emosi yang tinggi lebih mengetahui batasan diri mereka dan itu membuat mereka lebih mampu mengelola tingkat stresnya. Mereka cenderung memiliki cara yang baik untuk menangani tekanan sehingga bisa tetap bekerja secara efektif di situasi sulit sekalipun.

Orang yang Memiliki Kecerdasan Emosi akan dengan Mudah Memahami dan Bekerja sama dengan Orang Lain

Dalam dunia kerja kita tidak mungkin bekerja secara individual secara terus-menerus. Ada saatnya kita harus kerja tim dan hal itu sangat penting di tempat kerja, orang-orang yang mampu memahami dan bergaul dengan orang lain akan semakin dicari. Keistimewaan dari orang yang memiliki kecerdasan emosi adalah mereka memiliki kemampuan orang-orang yang berkembang dengan baik sehingga memungkinkan dirinya membangun hubungan dengan beragam sifat orang.

Pendengar yang Baik Adalah Salah Satu Keahlian Mereka yang Memiliki Kecerdasan Emosi

Menjadi pendengar yang baik adalah salah satu pekerjaan yang agak sulit bagi sebagian besar orang. Kecenderungan ingin dimengerti dan didengar oleh orang lain, membuat seseorang lebih sulit jika harus menjadi pendengar. Tetapi untuk orang yang memiliki kecerdasan emosi yang baik mereka tidak akan mengalami kesulitan untuk mendengarkan orang lain.

Hal itu dimungkinkan karena mereka berada dalam posisi yang lebih baik untuk menyingkirkan emosi dan keinginan mereka sendiri dan pertimbangan orang lain. Kemampuan mereka untuk menangkap emosi orang melalui nada suara dan bahasa tubuh sangat berguna dalam pengaturan tim.

Disaat Orang Lain Kesal Jika Mendapatkan Kritik, Tidak Berlaku untuk Mereka yang Punya Kecerdasan Emosi yang Baik

Saat kita melakukan sesuatu yang ternyata ada mendapatkan kritikan dan masukan yang tajam kepada diri kita, sebagian besar orang mungkin tidak akan terima dengan perlakuan yang demikian. Rasa marah atau bahkan menyerah bisa merasuki perasaan mereka, dan kemudian menjadi down.

Sayangnya kamu tidak akan pernah menemukan hal ini pada orang yang memiliki kecerdasan emosi yang baik. Mereka tidak akan memberikan sikap defensif, justru mereka akan dengan terbuka menerima hal itu sebagai sebuah perbaikan, dan terlihat sebagai orang yang positif.

Membuat Keputusan yang Lebih Bijaksana dan Menyeluruh adalah Keahlian Bagi Mereka yang Memiliki Kecerdasan Emosi yang baik

Orang cerdas secara emosi cenderung melihat segala sesuatu dengan jelas dari sudut pandang orang lain, mereka dapat membuat penilaian yang lebih baik tentang bagaimana keputusan mereka akan berdampak kepada orang lain. Hal ini tidak hanya menghasilkan pengambilan keputusan secara menyeluruh, namun juga membantu mengelola pengendalian kesalahan saat keputusan tertentu menimbulkan konsekuensi negatif. Kecerdasan secara emosi akan membantu untuk berpikir secara proaktif bukan reaktif, dan itu menguntungkan untuk mengambil keputusan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Karena Tak Semua Orang Mampu Bicara Terbuka, Hargailah Dia!

Kenyamanan kita dalam menjalin hubungan baik dalam lingkup asmara ataupun pertemanan dengan seseorang pada dasarnya didukung oleh adanya banyak kesamaan dan kesukaan yang kita miliki. Meski tak bisa dipungkiri juga, akan ada fase dimana kita dihadapkan dengan perbedaan-perbedaan.

Jika ada seseorang yang dengan santai mampu menceritakan semua hal yang dirasakannya kepada orang lain, disisi lain ada juga orang yang sama sekali tak pernah mampu untuk terbuka berbicara kepada orang, bahkan mungkin orang terdekatnya sekalipun, bukan karena dia tidak percaya kepada orang lain. Tapi memang ada orang yang tak mampu berbicara terbuka pada orang lain. Ya, kita harus menghargai apa pun alasan dibalik sikapnya itu.

Bagi Sebagian Orang Masalahnya Adalah Miliknya

Seseorang yang selalu ceria dan mudah senyum bahkan hampir tak pernah menunjukkan kesedihan atau masalah apa pun, kadang bisa mendadak berubah diam seribu bahasa dengan raut wajah yang sedang menyimpan sebuah masalah. Situasi ini mungkin membuatmu berpikir untuk membantu mengurangi bebannya dengan menawarkan diri sebagai pendengar yang baik akan tetapi dia malah memilih untuk diam.

Hal ini mungkin memberikan kesan seakan-akan dirinya tak mempercayai kita, tapi memang bagi sebagian orang ada beberapa hal yang memang tidak ingin ia bagikan kepada siapa pun. Atau dengan kata lain masalah yang dia sedang alami hanyalah miliknya dan tak perlu diumbar ke orang lain.

Masing-masing Orang Punya Cara Sendiri

Bagi sebagian orang yang memilih untuk bercerita mungkin berpikir bahwa hal tersebut mampu mengurangi beban, tapi di lain sisi ada pula yang memilih untuk tidak ingin bercerita dengan sembarang orang. Memilih teman yang tepat sebagai pendengar mungkin akan jadi hal yang baik. Meski ada juga orang yang memilih untuk diam, tak ingin bercerita. Bukan karena tak percaya kepada siapa pun, tapi itulah caranya.

Jika demikian, kita tidak perlu merasa tersinggung karena memang setiap individu mempunyai caranya masing-masing untuk masalah pribadinya.

Ada Alasan Dibalik Sikapnya

Satu hal yang perlu kita ingat bahwa setiap orang mempunya alasan tersendiri untuk semua sikap dan perilaku yang ditunjukkan, begitu juga dengan keterbukaan seseorang untuk masalah pribadinya. Mereka memilih diam karena mungkin ada beberapa hal-hal yang mereka pertimbangkan dan jaga. Apa pun itu alasannya mungkin bagi mereka adalah yang terbaik.

Dan Sudah Seharusnya Kita Menghargai Keputusannya

Dan pada akhirnya yang harus kita lakukan untuk menyikapi sikap seseorang yang seperti ini hanyalah dengan menghargai keputusannya, bukan lantas pergi dan menjauh darinya. Kita harus tetap menjalin komunikasi yang baik dengannya. Karena tidak semua orang yang dianggap sudah dekat dengan kita merasa nyaman sebagaimana kita merasa nyaman dengannya. Akan tetap ada titik dimana seseorang memang butuh sendiri untuk semua masalah yang dihadapinya.

Selama hal itu tidak menganggu hubunganmu dengannya, rasanya akan sah-sah saja, kita bisa tetap menjalani hari seperti biasa. Karena mengenal seseorang, bukan berarti kita harus tahu semua cerita dan kisah hidupnya. Meski mungkin kita adalah orang yang begitu gampang membuka diri untuk bercerita dengan orang lain, tak berarti semua orang yang dikenal bisa nyaman dengan kita.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top