Spirituality

Bukan Uang dan Jabatan yang Bisa Membuatmu Bahagia, Ini 7 Hal yang Kamu Butuhkan Agar Bisa Merasa Bahagia

Uang selalu dihubungkan dengan sesuatu yang bisa membuat seseorang bahagia. Uang seakan menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan di kehidupan manusia. Punya rumah mewah, mobil bagus, gadget terkini, semua hal tersebut bisa didapatkan dengan mudah jika mempunyai banyak uang. Uang seakan menjadi tolak ukur kebahagiaan seseorang pada saat ini.

Tapi tahukah kamu tentang kebahagiaan yang sesungguhnya? Apa benar uang dan jabatan bisa selamanya membahagiakanmu? Jika ditelisik lebih dalam, uang bukanlah satu-satunya hal yang membuatmu bahagia begitu juga dengan jabatan yang kamu miliki sekarang. Ini alasan kenapa sebaiknya kamu tidak mendewakan kedua hal tersebut.

Keluarga yang Selalu Mencintai Segala Kekurangan dan Kelebihanmu adalah Kebahagiaan yang Sebenarnya

bagaimana-cara-bahagia

Memiliki keluarga yang selalu menerimamu kapan saja dalam kondisi apa saja patut kamu syukuri. Keluarga adalah sumber kebahagiaan sejati yang tidak bisa digantikan dengan uang ataupun jabatan yang kita miliki sekarang.

Uang bisa pergi saat kamu tidak lagi berusaha mengejarnya, sedangkan jabatan bisa hilang saat kamu tidak lagi punya kemampuan. Tapi keluarga tidak akan pernah pergi darimu.

Setelah Keluarga, Sahabat yang Selalu Ada Untukmu Adalah Sumber Kebahagiaan yang Tak Ada Bandingannya di Dunia

hal yang bisa membuat kita bahagia

Jangan sampai kamu dibutakan oleh kekayaan dan jabatan sehingga membuat kamu melupakan sahabatmu yang senantiasa mendukungmu. Kamu mungkin tidak menyadari betapa berharganya mereka sekarang, namun setelah mereka pergi dan tidak lagi mendukungmu kamu akan merasakan pentingnya menjaga persahabatan dengan kawan-kawanmu.

Sahabat bagaikan keluarga kedua yang siap menerma apapun keadaanmu. Bersama mereka, kamu selalu merasakan kehangatan, bersama mereka pula kamu bisa menjadi diri sendiri.

Ikatan yang kamu miliki dengan mereka jangan sampai terputus, karena mereka sangat berharga dan tidak bisa dibeli dengan apapun.

Bisa Melihat Indahnya Dunia dengan Kedua Matamu Sungguh Anugerah yang Bisa Membuat Hatimu Tenteram

cara agar kita bahagia

Kamu beranggapan memerlukan modal yang banyak untuk bisa menikmati kekayaan alam yang ada di dunia ini. Perlunya uang untuk membeli tiket pesawat, membayar penginapan, membeli oleh-oleh, dan sebagainya.

Padahal gak perlu pergi yang jauh untuk bisa menikmati indahnya ciptaan Tuhan. Kamu bisa pergi ke tempat terdekat yang ada di daerahmu dan nikmatilah suasana alam yang disuguhkan gratis oleh Sang Pencipta.

Saat Kamu Jatuh Cinta, Kamu Akan Merasakan Perasaan Bahagia yang Tidak Bisa Kamu Beli Dengan Uang

cara agar bahagia tanpa uang banyak

Tak ada yang bisa menyaingi perasaan bahagia yang timbul karena jatuh cinta. Cinta sejati tidak bisa dibeli dengan uang. Setinggi apapun jabatanmu di institusi pemerintahan atau swasta, kamu tidak bisa membeli perasaan bahagia yang datang dari jatuh cinta.

Jatuh cinta tak hanya ditujukan keada manusia saja, perasaan cinta bisa ditujukan untuk hewan yang kita sukai, benda kesayangan, rumahmu yang telah reyot, dan hal-hal sederhana lainnya.

Memori Kebahagiaan yang Bisa Dikenang Selamanya Bisa Membuat Hidup Lebih Bermakna

bahagia tanpa harta yang banyak

 

Setiap memori indah yang kamu alami dalam hidupmu merupakan harta yang lebih berharga daripada uang. Pengalaman-pengalaman senag, susah, sedih, kecewa yang tersimpan rapi dalam otakmu bisa terus kamu ingat sampai kamu tua nanti. Ketika bernostalgia dengan kenangan-kenangan indah yang ada di masa lalu, kamu pun tanpa sadar akan bahagia dan bersyukur karena telah memiliki memori indah bersama orang-orang yang kau cintai.

Mempunyai Orang-orang yang Bisa Diajak Berbagi Akan Lebih Menyenangkan Daripada Punya Banyak Uang Tapi Tidak Memiliki Siapapun

teman yang bisa bikin bahagia

Senang rasanya bila bisa berbagi kebahagiaan dengan orang-orang di sekitar kita. Pun bila kamu sedang merasa sedih, orang-orang tersebut akan dengan senang hati mendengarkan keluh kesahmu sampai kamu merasa baikan.

Hal-hal inilah yang tidak bisa didapat dari uang dan jabatan. Mungkin, bisa saja kamu membayar orang untuk mendengarkan curhatanmu, tapi setelah kamu kehabisan uang apa dia masih mau tetap setia mendengarkanmu?

Orang-orang yang tulus di sekitarmu, tidak akan mengharapkan uang seperak pun darimu. Mereka akan datang ketika kamu berbuat baik dan berani berbagi kehidupan dengan mereka.

Hubungan yang Erat Antar Sesama Mahluk Hidup Dapat Menolongmu di Masa Depan, Sedangkan Uang dan Jabatan Tidak Bisa Melakukannya

cara untuk bahagia

Jagalah hubungan silahturahim antar sesama karena hal ini penting untuk masa kini dan masa yang akan datang. Ketika kamu dalam masa-masa sulit, orang yang sering kamu hubungi, orang yang kamu sapa, atau datangi akan siap menolongmu meskipun kamu tidak punya apapun.

Tidak Ada yang Menyaingi Kebahagiaan dari Mempunyai Kesehatan Fisik yang Baik

sehat bahagia

Memiliki kesehatan fisik yang tetap terjaga merupakan kebahagiaan yang tidak ada duanya. Percuma, jika kamu punya banyak uang tapi kamu tidak bisa menikmatinya karena sakit-sakitan. Untuk itu, syukurilah kesehatan yang kamu rasakan saat ini, jangan membuangnya sia-sia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiration

Jangan Pernah Remehkan Diri Sendiri, Sebelum Kamu Benar-benar Memahami Kelebihanmu

Seringkali orang lain terlihat lebih hebat di mata kita. Dia tampaknya bisa melakukan apa yang dia mau, sedangkan kita tak kunjung bisa seperti dirinya. Kita merasa tidak memiliki bakat layaknya dia. Merasa tidak punya potensi diri, kita pun memilih jadi orang yang biasa-biasa saja dan mengabaikan semua mimpi.

Tahukah kamu, sebenarnya pikiran-pikiran seperti itu hanya membatasi dirimu untuk melangkah jauh maju ke depan. Coba tanya kepada diri sendiri, apakah selama ini kamu sudah tentang dirimu sendiri dan kelebihan yang kamu miliki?

Pernahkah kamu menganggap dirimu hebat dan bisa menjadi hebat seperti banyak orang di luar sana? Jika belum, yuk mari cari tahu bagaimana cara untuk lebih mengenali dan menghargai sendiri, serta menggunakan segala potensi yang ada untuk bisa meraih mimpi!

Kenali Perasaan yang Meluap-luap dalam Diri, Apa Sebenarnya yang Menjadi Passion Kamu Selama Ini

Kebahagiaan dalam diri akan muncul jikalau kita dapat melakukan sesuatu yang benar-benar kita sukai. Ketika melakukan suatu pekerjaan yang disukai, maka kita pun akan dapat melakukan pekerjaan itu dengan baik. Tanda-tanda kita bahagia akan sesuatu adalah ketika dada terasa lebih lega dan pupil membesar dari biasanya.

Todd Kashdan, seorang profesor psikologi di George Mason University mengatakan, seseorang akan terasa begitu hidup dan termotivasi ketika mereka menggunakan kelebihan yang dimilikinya. Ketika kita merasa bersemangat dan perasaan pun terasa meluap-luap setelah melakukan suatu hal, bisa jadi itu lah ciri-ciri kelebihan yang kamu punya di dalam dirimu.

Cobalah Mengerjakan Pekerjaan Lain, Bisa Jadi Minat dan Bakatmu Ada Dibidang itu

Agar kita dapat menemukan kelebihan atau bakat terpendam, kita perlu mengeksplor peran baru. Maksudnya begini, belum tentu pekerjaan yang kita lakukan sekarang adalah hal yang kita sukai, bukan?

“Pikirkan kantor kita sebagai sebuah laboratorium percobaan,” ujar Todd. Setelah pekerjaan utama yang membuatmu bosan itu selesai, cobalah sesuatu yang belum pernah kamu coba sebelumnya. Bisa dengan membantu pekerjaan teman di divisi lain, belajar dari YouTube, dan sebagainya.

Ketika kita merasa bersemangat tiap kali mengerjakan sesuatu yang berbeda dari pekerjaan utama, maka bisa jadi sebenarnya minat dan bakat kita ada di pekerjaan lain. Jika kita sudah menemukan apa yang kita sukai dan kelebihan di bidang itu, perdalamlah ilmu sebanyak-banyaknya sampai kita menjadi expert di bidangnya.

Perhatikan Kelebihanmu dari Setiap Momen yang Membuat Kamu Lebih Menonjol daripada Orang Lain

Saat sedang menggunakan kelebihan, pastinya kita tiba-tiba akan lebih menonjol lebih dari yang lainnya. Untuk mengetahui dimana kelebihan yang ada di dalam diri itu muncul, identifikasi dan sadari setiap momen di mana kita selalu lebih menonjol dan berbeda dari orang lain.

Ketika kamu menyadari momen tersebut, ingat dan kunci baik-baik di dalam memori. Ingatlah bahwa kamu memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Asah kelebihan yang kamu miliki, sampai akhirnya bisa membantumu mewujudkan cita-citamu.

Salurkan Kekuatan yang Ada Didalam Diri dengan Cara yang Lebih Kreatif

Todd menyampaikan, ketika kita menyebut kelebihan kita, jangan menyebutnya dengan panggilan yang mainstream seperti “passionate”. Gunakanlah kata-kata yang lebih kreatif dan spesifik untuk menyebut kelebihan kita. Misalnya “pendongeng”, “investigator”, “gundam builder”, dan sebagainya.

“Jika kita sudah memberi sebutan atau nama pada kelebihan yang kita miliki, maka akan membuat diri kita lebih bangga dan kelebihan tersebut lebih tertanam pad akehidupan sehari-hari,” ungkap Todd.

Jangan Meremehkan Diri Sendiri, Kamu Hanya Perlu Lebih Mengenali Dirimu

Setiap orang pasti mempunyai kelebihan, entah itu dibidang yang sering dianggap remeh atau pada ranah yang memang khusus. Jangan membatasi pergerakanmu dengan menganggap remeh dirimu. Pikiran-pikiran yang membatasi hanya akan membuat kita terus mundur dan takut melangkah.

Jangan karena kamu belum mendapat penghargaan dalam hidup lantas kamu anggap dirimu sebagai orang yang payah. Ingatlah, terkadang kelebihan pada seseorang tidak dibuktikan dengan berapa banyaknya penghargaan yang telah ia dapat, tetapi pada apa yang bisa dilakukannya untuk bermanfaat pada orang lain.

Semua orang bisa jadi hebat, semua orang bisa jadi terkenal. Tinggal bagaimana kita untuk lebih mengenali diri sendiri dan kelebihan yang kita miliki. Tidak ada kata terlambat untuk terus mencari kelebihan di dalam diri. Hal yang fatal adalah jika kamu telah menyerah dan tidak mau lagi berkembang ke arah yang lebih baik. Yuk, kenali dirimu lebih baik sekarang!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Alih-alih Membuat Dirimu Terlihat Baik, Bergosip Hanya Akan Semakin Mempersulit Hidupmu

Ada sebuah kisah mengenai seseorang yang menyebarkan rumor buruk mengenai tetangganya. Tak butuh waktu lama, seluruh desa tersebut tahu soal rumor tersebut. Namun belakangan diketahui bahwa rumor itu sebenarnya tidak benar. Orang yang menyebarkan rumor tersebut pun merasa menyesal dan mengunjungi tetua desa tersebut untuk meminta nasihat. Si tetua lalu berkata,”Kembali ke rumahmu dan bawa bantal bulu angsamu keluar. Lalu robeklah dan sebarkan bulu-bulunya, lalu kembali padaku besok,”. Orang itu pun pulang dan melakukan hal yang telah diinstruksikan oleh sang tetua.

Hari berikutnya, ia mengunjungi tetua itu kembali. Sang tetua berkata, “Sekarang, aku ingin kau mengambil kembali semua bulu-bulu angsa yang telah kau sebarkan dan bawa kesini.”. Ia pun pulang ke rumah dan mencari bulu-bulu angsa yang sudah tersebar, namun angin telah membawanya pergi. Ia kembali pada sang tetua dan berkata,”Aku tidak bisa menemukan bulu-bulu itu kembali”. Sang tetua lalu berkata, “Sekarang kau mengerti. Sangat mudah membuang bulu-bulu tersebut tapi tidak mungkin mendapatkannya kembali,” ujarnya.

Begitu pula dengan hal buruk orang lain yang kita sebarkan. Tidak sulit menceritakannya ke orang lain, namun setelah itu kamu tidak akan mungkin memperbaikinya. Kalau sudah demikian, hidupmu pun akan terasa kian rumit.

Aib Buruk Orang Lain bila Disebarkan Akan Mempersulit Dirimu Sendiri

Memang, menyebarkan cerita buruk mengenai seseorang akan terasa menyenangkan, tapi tidak untuk waktu yang lama. Bila cerita tersebut ternyata tak benar, kamu tidak bisa begitu saja memperbaikinya. Akhirnya, kamu pun akan dihantui rasa bersalah karena telah menyebarkan hal yang tidak benar mengenai orang lain.

Hubunganmu dengan Orang Tersebut Jadi Terancam

Baik berita buruk yang kamu sebarkan itu benar atau salah, ketika kamu menceritakannya pada orang lain berarti kamu menempatkan hubunganmu dengan orang tersebut pada posisi yang sulit. Bila ia tahu kamu membicarakannya di belakang, maka kepercayaannya padamu akan hancur. Di jaman sekarang ini, lebih baik membuat banyak teman daripada menciptakan musuh.

Membicarakan Hal Buruk Orang Lain Tak Akan Membuat Dirimu Terlihat Baik

Banyak orang yang melupakan bahwa ketika kita membicarakan aib buruk orang lain, kita sesungguhnya menunjukkan jati diri kita yang sebenarnya. Kita akan dikenal sebagai orang yang suka bergosip, dan tidak pernah berkata baik mengenai orang-orang di sekitarnya. Tentu hal tersebut tak mau kamu alami, ‘kan? Ada pepatah mengatakan, diam itu emas. Pepatah lama yang sesungguhnya masih sangat relevan, karena memang terkadang diam itu lebih baik dibanding menceritakan keburukan orang lain.

Membicarakan Hal Negatif Membuat Pribadimu Jadi Negatif Juga

Terlalu sering membicarakan hal-hal negatif ternyata berpengaruh banyak lho pada kepribadianmu. Kamu akan dikuasai oleh pikiran negatif setiap saat, dan selalu merasa akan ada orang lain yang membicarakanmu di belakang. Ini karena dirimu sendiri yang memulainya.

Maka dari itu, mulailah bersikap positif dan fokuskan untuk memperbaiki diri sendiri. Urusan orang lain biarlah menjadi urusan mereka, kamu bisa bersinar dengan caramu sendiri tanpa perlu mematikan cahaya orang lain.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Kamu Adalah Pengeluh Akut, Saat Hal-hal Ini Telah Kamu Lakukan

Kadang, kita tidak sadar kalau sehari-hari kita sering mengeluh. Mengeluhkan jalanan yang macet, cuaca yang panas, hingga bos yang marah-marah terus. Sesekali tentu tidak apa-apa untuk meluapkan emosi. Tapi kalau setiap hari? Hmmm, bisa-bisa hidup jadi semakin terasa negatif karena tidak ada yang kita lakukan selain mengeluhkan keadaan di sekitar.

Sebenarnya mengeluh tak lantas menjadi hal yang tidak boleh untuk dilakukan sama sekali. Asal kita tetap tahu batasannya. Jangan sampai kamu menghabiskan waktumu untuk mengeluhkan hal yang sebenarnya tidak penting, Sebab itu hanya akan membuat hidupmu terasa semakin berat. Nah, Bagaimana dengan kamu, kerap mengeluh tidak? Atau jangan-jangan kamu malah termasuk pengeluh akut yang suka melakukan hal-hal di bawah ini.

Kamu yang Suka Mengeluh Biasanya Dekat dengan Orang-orang Berpikiran Negatif

Biasanya kalau kamu terlalu sering mengeluh itu disebabkan oleh lingkungan sekitarmu. Berada di lingkungan yang negatif lambat laun akan membuatmu jadi negatif pula. Di matamu, tidak ada yang baik di dunia ini. Padahal, menurut pepatah “Everyday may not always be good, but there’s something good in every day”, lho. Apa pun hal buruk yang kamu alami hari itu, cobalah cari sisi terangnya. Jauhi lingkungan negatif yang membuatmu selalu melihat dunia dari kacamata yang buruk dan menjauhkanmu dari pikiran-pikiran positif.

Kamu Selalu Fokus pada Hal Buruk

Orang yang sering mengeluh biasanya disebabkan ia terlalu fokus pada hal-hal yang buruk saja. Udara yang panas, kerjaan yang tidak selesai-selesai, pokoknya semua yang terjadi hari ini terasa buruk! Dia melupakan bahwa hari itu, karena udara panas, langit terlihat lebih cerah dan indah dari biasanya. Meskipun kerjaan tidak selesai, tapi ada teman-teman kantor yang selalu siap sedia membantu. Jangan fokus pada yang buruk, tapi lihatlah kebaikan yang ada di semua situasi.

Dengan begitu, kamu pun akan mulai belajar bahwa sesuatu yang didatangkan dalam hidupmu, pasti akan selalu memiliki hal buruk dan baik. Hal buruk memang lebih mudah terlihat, maka tugasnya adalah mencari hal baik itu agar kamu bisa mensyukurinya.

Selalu Mendongak ke Atas dan Lupa Bersyukur

Saat mengeluh, kita merasa bahwa apa yang kita alami menjadi hal terburuk di dunia. Semuanya terasa salah, dan membuat diri jadi tidak merasa enak. Hal ini terjadi karena kita terlalu sering melihat ke atas, dan lupa bersyukur. Saat bersyukur, kita akan lebih menghargai hal-hal kecil yang kita miliki hingga saat ini, dan melupakan semua keluhan. Dengan begitu hidup pun akan lebih mudah dijalani.

Memang, hal baik tidak selalu terjadi setiap hari. Kadangkala, perlu ada hal buruk terjadi untuk dijadikan sebagai pelajaran dan membuat kita bersyukur. Yuk, kurangi mengeluh dan lihat dunia dari sisi yang lebih positif.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top