Spirituality

Banyak Hal Baik yang Kamu Dapatkan Jika Gak Mudah Berburuk Sangka Terhadap Sesuatu atau Orang Lain Dalam Hidup Kamu

Apakah kamu orang yang selalu berpikiran negatif pada suatu hal atau orang lain yang ada di dalam kehidupan kamu? Lebih baik kebiasaan kamu yang satu itu cepat-cepat dihilangkan, karena sebenarnya tidak ada yang kamu dapatkan jika selalu berpikir jelek pada orang lain atau suatu hal yang kamu anggap tidak sesuai dengan kebiasaan atau kepribadian kamu.

Awali harimu dengan terbiasa berpikiran positif akan suatu hal karena sesungguhnya banyak manfaat yang kamu dapatkan jika selalu positive thinking.

BERPIKIR NEGATIF HANYA AKAN MEMICU EMOSI DAN KEMARAHAN DI DALAM DIRI, SEMENTARA BERPIKIR POSITIF DAPAT MEMBUAT DIRI LEBIH SEMANGAT

Barbara Frederickson seorang peneliti psikologi positif yang berasal dari Universitas Carolina Utara melakukan sebuah penelitian mengenai dampak berpikir positif berpengaruh terhadap kemampuan yang dimiliki seseorang untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Penelitian yang dipublikasikan dalam “Jurnal NCBI” menunjukan bahwa berpikir positif sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.

APA YANG TERJADI PADA OTAKMU KETIKA KAMU BERPIKIRAN NEGATIF?

Pertama-tama kita jabarkan tentang sebuah contoh kasus yang menjelaskan apa yang terjadi pada otak jika kita selalu berpikiran negatif.

Suatu ketika, kamu berada di hutan yang gelap lalu ada seekor singa yang siap memangsamu. Ketika berada di posisi terjepit seperti itu apa yang kamu rasakan dan ingin lakukan? Ya, rasa takut akan melanda seuruh tubuhmu. Pikiran negatif akan memunculkan rasa takut ketika melihat singa yang bersiap menerjangmu lalu tindakan  yang kamu pikirkan, hanyalah lari dan berusaha menghindar sejauh mungkin.

Karena sudah terlanjur takut, kamu tidak memikirkan berbagai pilihan yang bisa dilakukan untuk mempertahankan diri selain hanya berlari saja. Memanjat pohon atau membuat sebuah jebakan tak terpikir olehmu, ini karena emosi negatif menghalangi otak kamu untuk berpikir tentang berbagai kesempatan dan peluang yang ada untuk bisa menyelamatkan diri, pikiranmu hanya terfokus pada rasa takut akan singa tersebut. Alhasil kamu akan kelelahan karena terus berlari, dan kamu dimakan oleh singa tersebut.

APA YANG TERJADI PADA OTAKMU KETIKA KAMU BERPIKIRAN POSITIF?

Menurut riset yang dilakukan oleh Barbara, ketika seseorang berpikiran positif, mereka akan merasakan perasaan bahagia, cinta, dan kepuasan hati. Kamu akan bisa melihat dengan jelas berbagai peluang yang bisa kamu dapatkan dalam kehidupan. Berpikir positif adalah cara sederhana untuk merasa bahagia setiap hari, karenanya banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari pikiran yang positif.

Coba bayangkan jika kamu selalu berpikir jelek suatu hal, kamu akan berpikiran buruk terus menerus pada hal yang kamu benci itu meskipun ada sisi positif yang bisa kamu peroleh.

Misalnya, kamu mempunyai mempunyai gadget warna putih, sedangkan kamu menyukai warna hitam. Kamu pasti akan berpikir warna hitam itu adalah yang  terbaik, dan warna putih punya banyak kekurangan dari segi layar, bentuk, fungsi, dan sebagainya. Padahal baik gadget warna hitam maupun putih sama-sama memiliki fungsi yang sama, bentuk fisik yang sama, dan harga pun sama.

BERPIKIRAN POSITIF SETIAP HARI MEMBANTU KITA MELAKUKAN TINDAKAN YANG BENAR

Selalu memiliki pikiran positif akan suatu hal dapat mencegah kamu melakukan tindakan yang ceroboh yang akan kamu sesali di kemudian hari. Ketika kamu memutuskan suatu tindakan dengan perasaan marah, kamu tidak akan mendapatkan hasil yang memuaskan karena kamu tidak berpikir jernih dan cenderung terburu-buru.

Berbeda dengan ketika kamu memutuskan suatu hal dengan pikiran yang baik dan terbuka, kamu punya kesempatan melakukan survei, bertanya mengenai pendapat orang lain, dan dapat menyimpulkan dengan baik sehingga kamu mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan.

BERPIKIR POSITIF MEMBUAT KAMU MENJADI LEBIH FOKUS SAAT MENGERJAKAN SESUATU

Pikiran yang positif diperlukan dalam berbagai hal, termasuk ketika kamu membutuhkan fokus yang tinggi saat mengerjakan sesuatu. Bayangkan saja, ketika kamu dibayang-bayangi deadline namun kamu sudah panik duluan lalu berpikir menyelesaikannya tepat pada tenggat waktu yang ditentukan.

Bukannya cepat selesai, malah jadi terhambat karena sibuk memikirkan hal yang jelek, yang berujung tidak ada tindakan. Waktu dan kesempatan yang kamu miliki akan terbuang percuma. Kejadian ini tidak akan kamu alami jika kamu berpikir positif dan terus termotivasi mengerjakannya sampai selesai.

BANYAK BERPIKIR POSITIF MEMBUAT KAMU LEBIH BERANI MENGAMBIL RISIKO

Ketakutan berasal dari pikiran yang negatif. Sama halnya seperti contoh kasus singa yang sudah dijabarkan di atas. Ketika kamu sudah dilanda rasa takut, pikiran kamu akan tertutup untuk melihat peluang yang ada.

Dengan berpikir positif, kamu akan jadi lebih berani melakukan tindakan dan menerima risiko apapun yang akan terjadi nantinya. Kamu tidak takut akan kegagalan dan siap bangkit jika ada yang membuatmu jatuh. Kamu menjadi seorang pemberani dan bukan seorang pengecut yang hanya mengandalkan bantuan dari orang lain.

KAMU AKAN LEBIH CEPAT MERAIH SEMUA IMPIAN KAMU

Pikirkan saja, jika saat ini kamu masih di diam di tempat karena takut merasa gagal. Kamu tidak akan bergerak kemana-mana dan alhasil mimpi hanya sekedar mimpi tanpa adanya action. Tindakan diperlukan untuk dapat meraih mimpi yang sedari dulu sudah kamu mimpikan sejak lama. tindakan positif berawal dari pikiran yang baik.

Kamu tidak akan melangkah kemanapun jika awalnya saja sudah berpikiran malas, berpikiran segala hal sulit dilakukan, merasa tidak sanggup mengerjakan suatu hal, dan segala pikiran jelek lainnya.

1 Comment

1 Comment

  1. hasriyani

    July 15, 2017 at 7:59 am

    iya benar. aku setuju banget! berpikiran negatif hanya membunuh kreativitas.
    oh, maaf. kalau boleh saran, jarak paragrafnya di lebihkan lagi supaya enak bacanya. maaf sekali lagi. tulisannya lebih besar, jarak mempercantik. maaf lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiration

Jangan Pernah Remehkan Diri Sendiri, Sebelum Kamu Benar-benar Memahami Kelebihanmu

Seringkali orang lain terlihat lebih hebat di mata kita. Dia tampaknya bisa melakukan apa yang dia mau, sedangkan kita tak kunjung bisa seperti dirinya. Kita merasa tidak memiliki bakat layaknya dia. Merasa tidak punya potensi diri, kita pun memilih jadi orang yang biasa-biasa saja dan mengabaikan semua mimpi.

Tahukah kamu, sebenarnya pikiran-pikiran seperti itu hanya membatasi dirimu untuk melangkah jauh maju ke depan. Coba tanya kepada diri sendiri, apakah selama ini kamu sudah tentang dirimu sendiri dan kelebihan yang kamu miliki?

Pernahkah kamu menganggap dirimu hebat dan bisa menjadi hebat seperti banyak orang di luar sana? Jika belum, yuk mari cari tahu bagaimana cara untuk lebih mengenali dan menghargai sendiri, serta menggunakan segala potensi yang ada untuk bisa meraih mimpi!

Kenali Perasaan yang Meluap-luap dalam Diri, Apa Sebenarnya yang Menjadi Passion Kamu Selama Ini

Kebahagiaan dalam diri akan muncul jikalau kita dapat melakukan sesuatu yang benar-benar kita sukai. Ketika melakukan suatu pekerjaan yang disukai, maka kita pun akan dapat melakukan pekerjaan itu dengan baik. Tanda-tanda kita bahagia akan sesuatu adalah ketika dada terasa lebih lega dan pupil membesar dari biasanya.

Todd Kashdan, seorang profesor psikologi di George Mason University mengatakan, seseorang akan terasa begitu hidup dan termotivasi ketika mereka menggunakan kelebihan yang dimilikinya. Ketika kita merasa bersemangat dan perasaan pun terasa meluap-luap setelah melakukan suatu hal, bisa jadi itu lah ciri-ciri kelebihan yang kamu punya di dalam dirimu.

Cobalah Mengerjakan Pekerjaan Lain, Bisa Jadi Minat dan Bakatmu Ada Dibidang itu

Agar kita dapat menemukan kelebihan atau bakat terpendam, kita perlu mengeksplor peran baru. Maksudnya begini, belum tentu pekerjaan yang kita lakukan sekarang adalah hal yang kita sukai, bukan?

“Pikirkan kantor kita sebagai sebuah laboratorium percobaan,” ujar Todd. Setelah pekerjaan utama yang membuatmu bosan itu selesai, cobalah sesuatu yang belum pernah kamu coba sebelumnya. Bisa dengan membantu pekerjaan teman di divisi lain, belajar dari YouTube, dan sebagainya.

Ketika kita merasa bersemangat tiap kali mengerjakan sesuatu yang berbeda dari pekerjaan utama, maka bisa jadi sebenarnya minat dan bakat kita ada di pekerjaan lain. Jika kita sudah menemukan apa yang kita sukai dan kelebihan di bidang itu, perdalamlah ilmu sebanyak-banyaknya sampai kita menjadi expert di bidangnya.

Perhatikan Kelebihanmu dari Setiap Momen yang Membuat Kamu Lebih Menonjol daripada Orang Lain

Saat sedang menggunakan kelebihan, pastinya kita tiba-tiba akan lebih menonjol lebih dari yang lainnya. Untuk mengetahui dimana kelebihan yang ada di dalam diri itu muncul, identifikasi dan sadari setiap momen di mana kita selalu lebih menonjol dan berbeda dari orang lain.

Ketika kamu menyadari momen tersebut, ingat dan kunci baik-baik di dalam memori. Ingatlah bahwa kamu memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Asah kelebihan yang kamu miliki, sampai akhirnya bisa membantumu mewujudkan cita-citamu.

Salurkan Kekuatan yang Ada Didalam Diri dengan Cara yang Lebih Kreatif

Todd menyampaikan, ketika kita menyebut kelebihan kita, jangan menyebutnya dengan panggilan yang mainstream seperti “passionate”. Gunakanlah kata-kata yang lebih kreatif dan spesifik untuk menyebut kelebihan kita. Misalnya “pendongeng”, “investigator”, “gundam builder”, dan sebagainya.

“Jika kita sudah memberi sebutan atau nama pada kelebihan yang kita miliki, maka akan membuat diri kita lebih bangga dan kelebihan tersebut lebih tertanam pad akehidupan sehari-hari,” ungkap Todd.

Jangan Meremehkan Diri Sendiri, Kamu Hanya Perlu Lebih Mengenali Dirimu

Setiap orang pasti mempunyai kelebihan, entah itu dibidang yang sering dianggap remeh atau pada ranah yang memang khusus. Jangan membatasi pergerakanmu dengan menganggap remeh dirimu. Pikiran-pikiran yang membatasi hanya akan membuat kita terus mundur dan takut melangkah.

Jangan karena kamu belum mendapat penghargaan dalam hidup lantas kamu anggap dirimu sebagai orang yang payah. Ingatlah, terkadang kelebihan pada seseorang tidak dibuktikan dengan berapa banyaknya penghargaan yang telah ia dapat, tetapi pada apa yang bisa dilakukannya untuk bermanfaat pada orang lain.

Semua orang bisa jadi hebat, semua orang bisa jadi terkenal. Tinggal bagaimana kita untuk lebih mengenali diri sendiri dan kelebihan yang kita miliki. Tidak ada kata terlambat untuk terus mencari kelebihan di dalam diri. Hal yang fatal adalah jika kamu telah menyerah dan tidak mau lagi berkembang ke arah yang lebih baik. Yuk, kenali dirimu lebih baik sekarang!

1 Comment

1 Comment

  1. hasriyani

    July 15, 2017 at 7:59 am

    iya benar. aku setuju banget! berpikiran negatif hanya membunuh kreativitas.
    oh, maaf. kalau boleh saran, jarak paragrafnya di lebihkan lagi supaya enak bacanya. maaf sekali lagi. tulisannya lebih besar, jarak mempercantik. maaf lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Alih-alih Membuat Dirimu Terlihat Baik, Bergosip Hanya Akan Semakin Mempersulit Hidupmu

Ada sebuah kisah mengenai seseorang yang menyebarkan rumor buruk mengenai tetangganya. Tak butuh waktu lama, seluruh desa tersebut tahu soal rumor tersebut. Namun belakangan diketahui bahwa rumor itu sebenarnya tidak benar. Orang yang menyebarkan rumor tersebut pun merasa menyesal dan mengunjungi tetua desa tersebut untuk meminta nasihat. Si tetua lalu berkata,”Kembali ke rumahmu dan bawa bantal bulu angsamu keluar. Lalu robeklah dan sebarkan bulu-bulunya, lalu kembali padaku besok,”. Orang itu pun pulang dan melakukan hal yang telah diinstruksikan oleh sang tetua.

Hari berikutnya, ia mengunjungi tetua itu kembali. Sang tetua berkata, “Sekarang, aku ingin kau mengambil kembali semua bulu-bulu angsa yang telah kau sebarkan dan bawa kesini.”. Ia pun pulang ke rumah dan mencari bulu-bulu angsa yang sudah tersebar, namun angin telah membawanya pergi. Ia kembali pada sang tetua dan berkata,”Aku tidak bisa menemukan bulu-bulu itu kembali”. Sang tetua lalu berkata, “Sekarang kau mengerti. Sangat mudah membuang bulu-bulu tersebut tapi tidak mungkin mendapatkannya kembali,” ujarnya.

Begitu pula dengan hal buruk orang lain yang kita sebarkan. Tidak sulit menceritakannya ke orang lain, namun setelah itu kamu tidak akan mungkin memperbaikinya. Kalau sudah demikian, hidupmu pun akan terasa kian rumit.

Aib Buruk Orang Lain bila Disebarkan Akan Mempersulit Dirimu Sendiri

Memang, menyebarkan cerita buruk mengenai seseorang akan terasa menyenangkan, tapi tidak untuk waktu yang lama. Bila cerita tersebut ternyata tak benar, kamu tidak bisa begitu saja memperbaikinya. Akhirnya, kamu pun akan dihantui rasa bersalah karena telah menyebarkan hal yang tidak benar mengenai orang lain.

Hubunganmu dengan Orang Tersebut Jadi Terancam

Baik berita buruk yang kamu sebarkan itu benar atau salah, ketika kamu menceritakannya pada orang lain berarti kamu menempatkan hubunganmu dengan orang tersebut pada posisi yang sulit. Bila ia tahu kamu membicarakannya di belakang, maka kepercayaannya padamu akan hancur. Di jaman sekarang ini, lebih baik membuat banyak teman daripada menciptakan musuh.

Membicarakan Hal Buruk Orang Lain Tak Akan Membuat Dirimu Terlihat Baik

Banyak orang yang melupakan bahwa ketika kita membicarakan aib buruk orang lain, kita sesungguhnya menunjukkan jati diri kita yang sebenarnya. Kita akan dikenal sebagai orang yang suka bergosip, dan tidak pernah berkata baik mengenai orang-orang di sekitarnya. Tentu hal tersebut tak mau kamu alami, ‘kan? Ada pepatah mengatakan, diam itu emas. Pepatah lama yang sesungguhnya masih sangat relevan, karena memang terkadang diam itu lebih baik dibanding menceritakan keburukan orang lain.

Membicarakan Hal Negatif Membuat Pribadimu Jadi Negatif Juga

Terlalu sering membicarakan hal-hal negatif ternyata berpengaruh banyak lho pada kepribadianmu. Kamu akan dikuasai oleh pikiran negatif setiap saat, dan selalu merasa akan ada orang lain yang membicarakanmu di belakang. Ini karena dirimu sendiri yang memulainya.

Maka dari itu, mulailah bersikap positif dan fokuskan untuk memperbaiki diri sendiri. Urusan orang lain biarlah menjadi urusan mereka, kamu bisa bersinar dengan caramu sendiri tanpa perlu mematikan cahaya orang lain.

1 Comment

1 Comment

  1. hasriyani

    July 15, 2017 at 7:59 am

    iya benar. aku setuju banget! berpikiran negatif hanya membunuh kreativitas.
    oh, maaf. kalau boleh saran, jarak paragrafnya di lebihkan lagi supaya enak bacanya. maaf sekali lagi. tulisannya lebih besar, jarak mempercantik. maaf lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Kamu Adalah Pengeluh Akut, Saat Hal-hal Ini Telah Kamu Lakukan

Kadang, kita tidak sadar kalau sehari-hari kita sering mengeluh. Mengeluhkan jalanan yang macet, cuaca yang panas, hingga bos yang marah-marah terus. Sesekali tentu tidak apa-apa untuk meluapkan emosi. Tapi kalau setiap hari? Hmmm, bisa-bisa hidup jadi semakin terasa negatif karena tidak ada yang kita lakukan selain mengeluhkan keadaan di sekitar.

Sebenarnya mengeluh tak lantas menjadi hal yang tidak boleh untuk dilakukan sama sekali. Asal kita tetap tahu batasannya. Jangan sampai kamu menghabiskan waktumu untuk mengeluhkan hal yang sebenarnya tidak penting, Sebab itu hanya akan membuat hidupmu terasa semakin berat. Nah, Bagaimana dengan kamu, kerap mengeluh tidak? Atau jangan-jangan kamu malah termasuk pengeluh akut yang suka melakukan hal-hal di bawah ini.

Kamu yang Suka Mengeluh Biasanya Dekat dengan Orang-orang Berpikiran Negatif

Biasanya kalau kamu terlalu sering mengeluh itu disebabkan oleh lingkungan sekitarmu. Berada di lingkungan yang negatif lambat laun akan membuatmu jadi negatif pula. Di matamu, tidak ada yang baik di dunia ini. Padahal, menurut pepatah “Everyday may not always be good, but there’s something good in every day”, lho. Apa pun hal buruk yang kamu alami hari itu, cobalah cari sisi terangnya. Jauhi lingkungan negatif yang membuatmu selalu melihat dunia dari kacamata yang buruk dan menjauhkanmu dari pikiran-pikiran positif.

Kamu Selalu Fokus pada Hal Buruk

Orang yang sering mengeluh biasanya disebabkan ia terlalu fokus pada hal-hal yang buruk saja. Udara yang panas, kerjaan yang tidak selesai-selesai, pokoknya semua yang terjadi hari ini terasa buruk! Dia melupakan bahwa hari itu, karena udara panas, langit terlihat lebih cerah dan indah dari biasanya. Meskipun kerjaan tidak selesai, tapi ada teman-teman kantor yang selalu siap sedia membantu. Jangan fokus pada yang buruk, tapi lihatlah kebaikan yang ada di semua situasi.

Dengan begitu, kamu pun akan mulai belajar bahwa sesuatu yang didatangkan dalam hidupmu, pasti akan selalu memiliki hal buruk dan baik. Hal buruk memang lebih mudah terlihat, maka tugasnya adalah mencari hal baik itu agar kamu bisa mensyukurinya.

Selalu Mendongak ke Atas dan Lupa Bersyukur

Saat mengeluh, kita merasa bahwa apa yang kita alami menjadi hal terburuk di dunia. Semuanya terasa salah, dan membuat diri jadi tidak merasa enak. Hal ini terjadi karena kita terlalu sering melihat ke atas, dan lupa bersyukur. Saat bersyukur, kita akan lebih menghargai hal-hal kecil yang kita miliki hingga saat ini, dan melupakan semua keluhan. Dengan begitu hidup pun akan lebih mudah dijalani.

Memang, hal baik tidak selalu terjadi setiap hari. Kadangkala, perlu ada hal buruk terjadi untuk dijadikan sebagai pelajaran dan membuat kita bersyukur. Yuk, kurangi mengeluh dan lihat dunia dari sisi yang lebih positif.

1 Comment

1 Comment

  1. hasriyani

    July 15, 2017 at 7:59 am

    iya benar. aku setuju banget! berpikiran negatif hanya membunuh kreativitas.
    oh, maaf. kalau boleh saran, jarak paragrafnya di lebihkan lagi supaya enak bacanya. maaf sekali lagi. tulisannya lebih besar, jarak mempercantik. maaf lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top