Spirituality

7 Hal yang Sering Disepelekan Tapi Sangat Dibutuhkan Orang Lain. Sudah Bersyukur Hari Ini?

Merasa hidup kamu membosankan dan tidak bergairah? Selalu saja merasa kekurangan dan iri dengan kesuksesan yang orang lain dapatkan? Mungkin hari ini kamu belum bersyukur.

Banyak hal yang kita sepelekan dalam hidup ini sebenarnya dibutuhkan atau diinginkan oleh orang lain. Banyak orang di luar sana yang saat ini mungkin sedang menginginkan kehidupan seperti yang kamu miliki sekarang. Punya tempat tinggal yang layak, bisa makan setiap hari, dapat pergi kemana pun dan hal-hal lainnya.

Umumnya, 7 hal ini tanpa disadari sering kita remehkan dan luput untuk kita syukuri. Namun orang-orang yang hidupnya kekurangan, akan menganggap 7 hal ini sebagai sesuatu yang mewah. Apa saja?

Bisa Makan Enak Dan Bergizi 3 Kali dalam Sehari

Beruntunglah kamu, saat ini masih diberi kesempatan untuk bisa makan tiga kali dalam sehari. Menikmati makanan yang enak dan bergizi. Tidak perlu bingung besok akan makan apa. Tahukah kamu, masih banyak saudara kita di luar sana yang tidak bisa makan sehari-harinya? Ada yang makan hanya sekali dalam sehari, bahkan ada yang berhari-hari tidak  makan. Masihkah kamu mau mengeluh? Jadikan bersyukur sebagai bagian dari rutinitas agar hidupmu penuh arti.

Masih Mampu Berbelanja Pakaian Setiap Bulan

Di saat kita mengeluh tidak punya baju baru untuk pergi hangout bersama teman-teman, di pelosok sebuah desa masih banyak anak-anak yang memakai pakaian kumal dan robek.

Kamu saat ini masih diberi kenikmatan dan kemudahan untuk  berbelanja pakaian di mal ataupun secara online. Tidak seperti mereka, berpikir tentang keinginan punya baju baru saja tidak berani, karena masih harus memikirkan bagaimana caranya bertahan hidup sehari-hari menahan rasa lapar dan haus.

Punya Smartphone Canggih untuk Menghiburmu

Saat ini siapa yang hidupnya tidak bisa lepas dari smartphone? Pastinya banyak, termasuk kamu salah satunya. Melalui smartphone, kamu dapat dengan mudah mendapatkan hiburan yang bisa membuatmu tersenyum dan tertawa. Pengetahuan baru dan berita terbaru dapat dengan mudah kamu dapatkan. Komunikasi dapat dengan mudah dilakukan. Kurang apa lagi?

Bersyukurlah kamu sekarang punya smartphone meskipun bukan yang terbaru dan tercanggih seperti milik teman atau tetanggamu. Masih banyak orang miskin yang hidupnya tidak pernah menemukan hiburan untuk membuatnya tertawa di luar sana.

Dapat Tidur Di Kasur yang Empuk Di Dalam Kamar yang Nyaman

Capek setelah seharian bekerja, tentunya yang kita hanyalah satu, beristirahat di kasur yang empuk dalam kamar ber-AC. Hmmm nyaman!

Hidupmu yang masih diberi kenyamanan oleh Tuhan, janganlah kamu rusak dengan mengeluh. Meskipun, kasur empuk dan kamar sejuk adalah hal yang sepele bagimu, tapi banyak orang yang menginginkannya. Tidak semua orang bisa tidur di kasur yang empuk dengan dua buah bantal dan satu guling, di kamar yang ber-AC pula. Masih banyak orang di luar sana yang tidur hanya beralaskan terpal dan beratapkan langit lho! Yuk lebih sadar diri!

Mempunyai Pekerjaan Tetap dengan Gaji Bulanan yang Pasti

Sering mengeluh soal pekerjaan yang tiada hentinya? Sering mengeluh karena bos sering bertindak tidak sewajarnya? Ingat, di luar sana masih banyak lho yang pengangguran dan ingin bekerja sepertimu. Bekerja dikantor yang nyaman dan mempunyai penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Jika kamu merasa jengkel dengan bos yang suka memarahimu setiap hari, coba deh introspeksi diri lagi. Siapa tahu memang ada yang salah dengan apa yang kamu kerjakan selama ini.

Memiliki Orangtua Yang Amat Menyayangimu

Besyukurlah kamu saat ini masih memiliki kedua orangtua yang lengkap dan masih mau mengurusmu dengan baik. Banyak orang di luar sana yang sudah tidak memiliki kedua orangtuanya. Selagi masih ada di dunia, bahagiakanlah mereka. Janganlah engkau berani membuat mereka sedih. Tengoklah mereka sesering mungkin, karena kamu tidak tahu kapan orangtuamu akan dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.

Diberikan Kesehatan Lahir dan Batin Sehingga Bisa Menjalani Kehidupan Dengan Nyaman

Kesehatan lahir dan batin adalah anugerah yang patut kamu syukuri karena sakit itu mahal dan tidak enak. Kamu masih bisa bernapas dengan lancar saja itu sebuah rezeki yang patut disyukuri. Bayangkan jika kamu saat ini sedang terbaring lemah karena penyakit kanker dan berjuang keras untuk bertahan hidup. Pastinya tidak mau bukan?

Yuk berhenti mengeluh sekarang juga! Waktumu terlalu berharga bila hanya digunakan untuk mengeluh.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Karena Kamu Tak Hidup Selamanya, Waktumu Terlalu Berharga Jika Hanya Dihabiskan Untuk Memusingkah Hal-hal Ini!

Detik demi detik berlalu, terkadang waktu terasa begitu cepat berputar. Namun juga tak jarang waktu terasa berjalan sangat lama. Akan ada banyak hal yang dilalui seseorang saat menjalani hidupnya. Ada banyak tawa, tangis, amarah, senang, dan berbagai hal lainnya.

Sesekali mimpi dan cita-cita menuntutmu  untuk mengorbankan banyak waktu. Karena perjalanan waktu tidak bisa diputar ulang lagi, tidak heran bila waktu terasa begitu penting. Bahkan uang sebanyak apa pun tak bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu. Meski begitu, ada beberapa hal dalam hidup yang tidak perlu kita pikirkan atau lakukan hingga mengorbankan banyak waktu yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk hal-hal  yang lebih bermanfaat.

Kita Dilahirkan Untuk Menjadi Diri Sendiri Bukan Sebagai Sosok Sempurna. Jadi Tidak Menjadi Masalah Jika Ada Orang Yang Tak Menyukaimu

Tak ada gading yang tak retak, setiap manusia pun dilahirkan dengan kekurangan, entah fisik ataupun sikap. Karena cacat itu, kamu tak bisa memaksakan siapa pun untuk  mencintai dan menerima dirimu. Lantas apakah masih perlu menghabiskan waktu untuk merubah dirimu agar dicintai oleh semua orang?

Jawabannya tentu ‘tidak’. Karena kriteria ‘baik’ dan ‘buruk’ pun tidak ada standar tetapnya, kita juga tidak bisa memaksakan seseorang yang hadir untuk terus menetap. Sebagiamana penjahat akan selalu memiliki pendukung,  pahlawan pun akan selalu memiliki pembenci. Kita tak perlu berkecil hati jika ada yang membenci, karena setiap orang terlahir untuk menjadi apa adanya dirinya dengan kekurangan yang juga melekat. Kamu hanya harus berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. Cintailah mereka yang menerimamu dengan tulus, namun jangan memusuhi pembencimu.

Waktu Tidak Akan Bisa Terulang, Hidupmu Juga Tidak Berlangsung Selamanya

Saat mimpi besar sedang diukir, akan banyak hal yang akan dikorbankan tak terkecuali waktu. Kita yang merasa waktu begitu cepat berlalu, lantas mengharuskan diri untuk melakukan banyak demi sebuah pencapaian hidup. Sibuk mengejar mimpi tak jarang membuat kita lupa bahwa kehidupan tidak akan berlangsung selamanya.

Bukan hanya untuk mengejar ambisimu, kamu juga harus membagi waktu yang kamu miliki dengan orang-orang terdekat. Memberikan hadiah terbaik bagi diri sendiri dengan menjaga kesehatan serta berbagi canda tawa bersama keluarga akan membuat hidupmu lebih bermakna.

Perbedaan Yang Membuat Semuanya Menjadi Sempurna. Kamu Pun Tak Perlu Berusaha Mati-matian Untuk Merubah Apa Pun

Seperti jemari tangan yang memiliki ruang satu sama lain untuk memberikan tempat untuk jemari lainnya mengisi, itulah gambaran sederhana bagaimana hidup ini tidaklah sempurna, namun bisa menjadi utuh jika saling melengkapi. Tidak ada orang yang dilahirkan sama persis. Semua orang memiliki kelebihan dan  kelemahannya masing-masing.

Maka wajar bila hidup selalu diwarnai dengan hal yang kamu sukai maupun tidak. Meski begitu, dua hal tersebut akan selalu berjalan beriringan. Kamu juga tak harus mengubal hal yang tidak disukai menjadi seperti apa yang seharusnya menurutmu. Waktumu terlalu berharga jika hanya kamu manfaatkan untuk mengubah semua itu. Meski begitu kamu masih bisa bersyukur dan membuat semuanya jadi terasa indah.

Kamu Tetap Harus Ingat Bahwa Kehidupan Yang Sebenarnya Adalah Dunia Nyata

Kemajuan dari teknologi memang memberikan pengaruh tersendiri.  Dunia terasa dalam genggaman. Dunia maya menjadi salah satu aspek penting dalam sosialisasi yang kerap mengedepankan gengsi. Kehidupan yang tidak pernah benar-benar nyata justru menarik kita dari hidup yang sebenarnya. Mendekatkan yang jauh namun mengabaikan yang dekat. Mengorbakan kenyataan hanya untuk sebuah pengakuan dari dunia maya. Padahal jika direnungkan kembali, kehidupan yang sebenarnya terjadi di dunia nyata.

Sesulit Apa Pun keadaan Dan Sekejam Apa pun Dunia Memperlakukanmu, Pada Akhirnya Hanya Diri Sendiri Yang Menentukan Jalan Hidupmu

Saat kita merasa terpuruk, serta mempertanyakan mengapa kehidupan orang lain lebih menguntungkan dibandingkan dirimu, sumpah serapah dan kemarahan akan perasaan tidak adil atas hidup yang dijalani pun akan terlontar begitu saja. Namun jika direnungkan kembali, apakah kita yakin bahwa hidup orang lain lebih baik dari apa yang kita jalani. Bagaimana jika hal yang dia alami lebih sulit dari yang kita lalui dan lebih menyedihkan dari apa yang terlihat?

Memang hidup bisa saja seperti itu, namun mereka yang terlihat bahagia belum tentu benar-benar bahagia. Tapi mereka bisa dan mau menempatkan serta mengendalikan diri agar tetap di posisi tersebut dan mensyukuri apa yang sedang mereka lalui. Menempatkan diri untuk tetap menjalani hidup meskipun sulit. Jika mereka saja bisa, mengapa kita harus meratapi takdir dan jalan hidup yang memang harus kita lalui untuk mencapai sebuah akhir yang bahagia.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Gagal Terus? Cobalah Introspeksi Diri, Ternyata 5 Hal Ini Yang Membuatmu Sulit Sukses!

Kamu pasti pernah merasa frustasi dalam hidup ini karena tidak ada satu pun rencana yang terlaksana sesuai dengan keinginanmu. Kamu membenci dirimu sendiri dan merasa menjadi orang yang gagal dan tidak berguna. Perasaan kecewa, marah, dan kesal pada dunia pun terus menghampiri. Seakan dunia yang harus menanggung kesalahan saat ada hal yang tidak berjalan sesuai kehendakmu.

Sampai kapan kamu mau menyalahkan keadaan atas hidupmu yang tak  kunjung berkembang? Cobalah untuk introspeksi diri. Apakah hal yang kamu lakukan selama ini sudah benar?

Coba Periksa dengan Teliti, Apakah Rencana yang Kamu Buat Sudah Benar-benar Matang?

Ketika rencana tidak berjalan sesuai dengan apa yang telah dibuat, sering kali kita menyalahkan realitas. Kamu merasa sudah berusaha sekuat tenaga, tapi keberhasilan belum berpihak juga. Akhirnya kalimat, “Memang bukan takdirku untuk memperolehnya” menjadi pembelaan diri yang ampuh.

Tapi sebenarnya, sebelum kamu menyalahkan takdir. Apakah kamu sudah membuat rencana yang benar-benar ingin kamu raih dengan matang? Coba kroscek lagi. Bisa jadi hal itu akibat dari bagian rencanamu yang kurang matang. Kekurangan inilah yang menyebabkan rencana yang kamu buat jadi tidak berhasil sesuai dengan keinginan.

Manfaatkan Satu Kesempatan yang Ada dengan Semaksimal Mungkin

Kamu mungkin punya banyak  mimpi, sama seperti orang kebanyakan. Tetapi, mengapa ya mimpi orang lain terwujud sedangkan mimpi kamu sendiri tak kunjung tergapai?

Pikiran yang seperti itu membuat kamu merasa hidupmu stagnan. Kamu merasa Tuhan memang telah menciptakanmu untuk terus menjalani kehidupanmu yang sekarang ini.

Pernahkah kamu berpikir bahwa orang-orang di luar sana yang sudah berhasil mewujudkan mimpinya sebelumnya harus berusaha lebih keras darim? Jangan munafik, kamu sendiri pasti merasa bahwa usaha yang kamu lakukan selama ini belum maksimal. Daripada menyalahkan orang lain, lebih baik perbaiki usaha kamu untuk meraih mimpi.

Mimpi yang Pudar Karena Terus Mengalami Kegagalan, Itu Merupakan Tanda Bahwa Usahamu Kurang Keras

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Bisa jadi mimpi yang kamu impikan belum terwujud karena kurangnya usahamu untuk meraihnya. Kita seringkali terburu-buru untuk mewujudkan mimpimu. Padahal kamu masih punya banyak waktu, karena dirimu sendirilah yang berhak mengatur kapan mimpi tersebut akan terwujud.

Diri sendiri adalah musuh terbesar yang sulit ditaklukan. Jangan sampai rasa ragu dan kekhawatiran yang tidak penting menghambat langkahmu untuk meraih mimpi dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Terlalu Memusingkan Omongan Orang, Padahal Kamu yang Menjalani Kehidupan

Dikritik, disepelekan, diremehkan oleh orang lain adalah pengalaman terburuk yang pernah atau akan dialami oleh seseorang. Perasaan dikucilkan dan tidak didukung inilah yang terkadang membuat kamu bertanya tentang kapasitas dan kemampuanmu sendiri sebagai manusia. Kamu jadi tidak percaya diri karena ada satu orang yang berkomentar buruk tentang dirimu.

Jika terlalu memusingkan perkataan orang, kapan kamu mau maju? Yakinlah dengan apa yang kamu anggap benar. Tak usah terlalu memikirkan perkataan orang yang tidak suka akan dirimu. Meskipun kamu sudah melakukan yang terbaik, orang-orang tetap akan mencibirmu dan ada saja orang yang tidak suka  kepadamu. Anggap saja cacian dari mereka sebagai sebuah motivasi untuk terus berkembang.

Sibuk Menyalahkan Pekerjaan yang Tidak Sesuai, Padahal Kamu Punya Banyak Pilihan

Pekerjaan yang tak pernah usai membuatmu stres dan tidak merasa bahagia. Hari-hari yang membosankan dan karier yang tidak kunjung naik membuatmu merasa hidup tidak pernah berkembang. Tapi anehnya, kamu masih saja bertahan di perusahaan kamu yang sekarang. Kenapa? Alasannya pasti karena mencari pekerjaan sekarang itu sulit,  jika keluar dari perusahaan pasti bakal jadi pengangguran.

Padahal, jika kamu tidak membatasi diri dan tidak takut akan jadi pengangguran, kamu bisa saja keluar dari tempatmu bekerja sekarang juga. Kamu punya banyak pilihan untuk menentukan kebahagiaanmu sendiri. Tak usah takut tidak punya pekerjaan, ingat rezeki sudah diatur oleh Tuhan.

Menyalahkan Tuhan atas Jodoh yang Tak Kunjung Datang. Tapi Apakah Kamu Sudah Berusaha Mencari?

Kamu pasti merasa, seiring bertambahnya usia, tekanan untuk segera menikah dan membina hubungan rumah tangga semakin terasa jelas. Keluarga inti, saudara, teman dekat bahkan tetangga sibuk bertanya “Kapan menikah?”. Kamu yang kebingungan dengan pertanyaan tersebut pun pasrah saja menjawab,”Segera, mohon doanya”. Menerima pertanyaan seperti itu memang menjengkelkan, karena kita sendiri tidak tahu kapan jodoh itu akan datang.

Tapi  jika kamu benar-benar ingin bertemu dengan jodohmu, berusahalah untuk mencarinya. Jangan terus berdiam diri dan menunggu saja. Sejatinya, meski jodoh sudah ditakdirkan oleh Tuhan untukmu, tapi dia tidak akan begitu saja jatuh dari langit. Perlu usaha dan tindakan untuk bertemu dengan belahan hatimu. Bisa saja dia sedang menunggumu di luar sana, dan menunggumu untuk menjemputnya. Sesuatu yang berharga itu memang perlu diusahakan, sama seperti jodoh. Kamu tidak akan pernah benar-benar mendapatkannya, jika kamu tidak mengusahakannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Spirituality

Lima Kalimat Sederhana Yang Bisa Kita Jadikan Alasan Untuk Mengubah Hidup

Perjalanan hidup yang kita lalui tentu memberikan beberapa pelajaran berharga bagi setiap pribadi kita. Mulai dari bayang-bayang tentang sesuatu yang buruk hingga hal-hal indah yang kita inginkan. Namun terfokus kepada hal-hal besar kadang malah membuat kita melupakan perubahan kecil yang bisa saja sudah kita temukan. Karena hidup yang baik tak hanya tentang pencaapain besar saja, ada hal-hal kecil yang seharusnya bisa kita lakukan untuk hidup yang lebih baik. Salah satunya merenungi beberapa kalimat yang bisa mengubah hidup yang kita miliki. Meski nyatnya diri sendirilah yang akan mengubah hidup masing-masing kita, setidaknya kalimat-kalimat ini akan sedikit lebih membantu.

 

Tak Perlu Risau, Meski Tak Selalu Mendapat Apa Yang Kita Inginkan Tetapi Semua Hal Yang Di Butuhkan Selalu Terpenuhi

Tentu kita pernah menginginkan sesuatu tapi nyatanya tidak berhasil untuk mendapatkannya. Untuk kemudian merasa bahwa hidup sudah tidak adil. Mungkin terdengar sangat manusia tapi bukan berarti sikap ini harus kita pelihara. Cobalah untuk membayangkan kembali perjalanan hidup yang sudah terlalui. Untuk semua keingin yang mungkin tidak terpenuhi dan coba bandingkan untuk semua kebutuhan yang selalu tercukupi. Karena begitulah hidup yang sebenarnya, meski banyak hal-hal dari rencana tidak berjalan lancar. Tapi sang pencipta selalu punya cara lain untuk menggenapi janjinya. Untuk itu kita tidak risau untuk segala sesuatu yang tidak berhasil diraih, selama kita telah mencoba itu sudah lebih dari cukup. Karena segala sesuatu hanya akan terjadi jika kita memang benar-benar butuh akan hal itu. Selebihnya tergantung bagaimana semesta merestuinya.

 

Fokuslah Pada Hal-Hal Yang Menjadi Prioritas, Dan Berhenti Untuk Memikirkan Pandangan Buruk Dari Oranglain

Hidup yang lebih baik hanya akan kita dapatkan ketika kita bisa berusaha dengan baik. Untuk itu fokuslah untuk sesuatu yang memang menjadi tujuan dan prioritas utama kita. Karena untuk segala sesuatu yang kita mau keyakinanlah hal yang paling penting untuk dimiliki. Mendengarkan omongan buruk dari orang lain tentang kita hanya akan menambah beban untuk diri sendiri. Mengganggu konsentrasi yang kita punya yang bisa-bisa merusak semua rencana yang telah kita susun. Karena hidup yang kita jalani menjadi milik dan tanggungjawab kita sepenuhnya. Untuk itu segala hal yang menjadi hasilnya akan kita terima sesuai dengan perjuangan yang kita perbuat. Jika nyatnya kita malah lebih mementingkan pandangan orang lain, daripada keyakinan kita sendiri. Itu adalah sesuatu yang akan sia-sia.

 

Berbuat Salah Itu Wajar, Justru Dari Sana Kita Akan Menemukan Banyak Pelajaran Berharga Nantinya

Jika ternyata kita merasa belum pernah melakukan kesalahan apapun dalam hidup, sudah selayaknya kita bertanya pada diri sendiri. Bertanya tentang apa saja yang sudah kita perbuat unuk hidup yang lebih baik. Meski kerap kali kita pernah berbuat salah bukan berarti kita harus berkecil hati atau mengutuk diri. Justru kita adalah orang yang beruntung karena sudah pernah berbuat salah. Dalam artian kita sudah melakukan beberapa hal dalam hidup. Meski kerap kali gagal kita harus tetap bersyukur, berterimakasih untuk kesempatan yang ada. Dari semua salah tersebut kita belajar untuk lebih baik lagi kedepannya. Menjadikan hal tersebut sebagai tolak ukur yang akan kita pakai untuk rencana-rencana hidup selanjutnya.

 

Masalah Datang Untuk Menguatkan Kita Bukan Untuk Menjatuhkan Semangat

Biar bagaimanapun ungkapan yang mengatakan “Tidak ada masalah yang melebihi kekuatan seseorang”. Adalah benar adanya, setiap masalah yang menghampiri hidup kita tentu mempunyai maksud-maksud tersendiri. Hadir untuk menguatkan jiwa dan keyakinan kita bukan untuk menggoyahkan impian kita. Jangan pernah berpikir bahwa masalah yang ada dikirim sebagai hukuman dari semesta. Posisikan semuanya sebagai guru yang akan memberi kita pelajaran hidup tanpa menginginkan bayaran. Dari setiap masalah kita akan memperoleh ilmu yang kelak kan berguna untuk sesuatu yang lebih baik. Karena setiap masalah yang ada akan selalu menyalurkan pelajaran yang juga berbeda-beda untuk kita.

 

Sebelum Berani Untuk Membandingkan Hidup Dengan Orang Lain, Belajarlah Untuk Bersyukur.

Sering sekali kita tergiur dengan membandingkan pencapaian yang dimiliki oleh orang lain dengan apa yang kita miliki. Untuk selanjutnya selalu memandang lebih terhadap semua hal yang dimiliki oleh orang lain. Tapi sering lupa untuk berterimakasih untuk semua hal yang kita miliki. Yang kita sadari atau tidak sikap ini, hanya akan menjadikan kita sebagai seseorang yang mudah mengeluh. Memandang segala hal sebagai kesulitan yang mungkin tidak bisa kita lewati. Sehingga akan berpengaruh pada kepercayaan diri yang kita miliki. Ketika oranglain sudah sampai pada hasil pencapaiannya, kita masih sibuk membandingkan hidup dengan orang lain. Jika sikap ini masih akan terus kita pelihara, maka kita masuk kedalam golongan ornag-orang yang merugi.

Lima kalimat tersebut memang terlihat sederhana, tapi jika kita memang benar-benar bisa memahami. Dan mengaplikasikannya dalam hidup yang kita jalani niscaya hidup akan terasa lebih mudah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top